
Disebuah perusahaan seorang pria baru selesai mengerjakan semua pekerjaannya.
Para karyawan satu persatu mulai berberes meninggalkan kantor.
" Res aku duluan ya " ucap seorang pria yang berprofesi sama dengannya.
" Eh iya Bang hati2 " jawab Restu tersenyum.
" Kamu lembur lagi ?" Tanya pria lain mengambil tas dikursi.
" Gak Bang,udah selesai " jawab Restu ramah.
" oh bagus lah,kamu udah hampir sebulanan ini lembur terus " balas lelaki itu terkekeh.
" Hehe iya Bang,tugas banyak " Jawab Restu.
" Ya udah yuk balik " Ajak teman2 Restu semangat.
Mereka mengangguk dan mulai meninggalkan ruangan.
Restu melihat kiri kanan,sebuah ruangan dengan tulisan Direktur masih tertutup rapat seperti siang tadi.
" Kayaknya Pak Sam lembur deh " Bisik teman Restu pelan.
" Iya,kan emang selalu pulang telat " Balas pria lain.
" Iya kadang kasihan juga sih liat dia masih membujang sampe sekarang padahal kan tampang udah oke ya apalagi hartanya gak habis habis tuh " Ucap lelaki lain.
Restu diam melihat ruangan tersebut dengan wajah yg sulit dimengerti.
" Sepertinya para karyawan disini gak tau kalau Samuel pernah menikah " Batin Restu menebak.
" Res " Panggil seseorang kaget melihat Restu malah diam didepan ruangan.
Lelaki itu tersentak dan langsung berlari mendekati temannya.
" kenapa kamu diam disana ?" Tanya pria bernama Sani bingung.
" Hm gak papa " jawab Restu menggeleng.
" Kita dikelilingin cctv,kamu jangan asal " Ucap Sani menasehati.
" Iya Bang " Jawab Restu paham.
Mereka pun menaiki lift dan turun kelantai dasar.
Didepan lobi,seorang pria baru masuk membawa beberapa berkas dari kantornya.
" Huh kebangetan nih Bang Ade,masa iya magrib2 aku disuruh nganterin berkas sih,bukannya disuruh pulang buat solat !" Gerutu Alexi kesal.
" Pak Samuel ada di atas Pak,dia bersedia bertemu bapak " ucap receptionist menegur Alexi.
" Huh kalo dia gak mau ketemu gue,gue hamburin depan jalan nih berkas semuanya " Balas Alexi gemas.
Receptionist terkejut mendengar celetukan kesal pria tersebut.
Alexi mendengus dan berjalan cepat menuju lift.
Ting....
Pintu lift terbuka,keluarlah beberapa pria yg sedang mengobrol hangat.
" Restu " ucap Alexi terkejut melihat suami sahabatnya.
Restu mendongak dan ikut kaget melihat Alexi.
" Kamu mau kemana ?" tanya Restu keluar.
" Temuin Samuel " Jawab Alexi tenang.
" Udah mau balik ?" tanya Alexi.
__ADS_1
" Hm ya,udah jam pulang " Jawab Restu tersenyum.
" Oh iya tadi Salsa telfon aku dia bilang anak istri mu ada dirumah " Ucap Alexi mengingat.
" Hah kok bisa ?" tanya Restu kaget.
" Iya katanya Ayah ketemu mereka di taman jadi ya sekalian diajak kerumah " Jawab Alexi.
Restu melihat hapenya dan benar saja ada notif dari Winda.
" Oh ya udah,makasih ya Lex " Kata Restu sopan.
" Hm ya udah aku keatas dulu ya " Balas Alexi menggaruk kepala.
Restu mengangguk,kedua lelaki itu pun berpisah.
Alexi menatap penampilan Restu dari ujung kaki hingga kepala.
Meski berpakaian cukup rapi tapi Restu masih berbeda pembawaannya dengan mereka,terlihat sekali pria tersebut berasal dari kampung apalagi Restu membawa tas punggung untuk menaruh semua barang dan tak lupa bekal ditentengan lelaki tersebut.
" Sepertinya Winda mengurus Restu dengan sangat baik " Gumam Alexi menghela nafas.
" Huh kalo aja di kantor gak ada jatah makan mungkin aku juga bakal sama kayak Restu minta dibuatkan bekal tiap hari " Lanjut Alexi terkekeh.
Perusahaan Samuel dan Reno berbeda sistem,jika ditempat Reno para karyawan dapat jatah makan siang lain hal dengan karyawan Samuel yg mendapat tambahan uang makan ditiap bulannya.
Lift membawa lelaki tampan tersebut menuju lantai paling atas,Alexi langsung disambut sebuah pintu yg memberitahu bahwa ia akan bertemu dengan sang pemilik gedung raksasa tersebut.
" Ceklek....
Pintu ruangan terbuka,pria dengan kemeja putih itu kaget saat melihat pria yang akan ia temui ditemani seorang wanita yg sedang menuangkan wine digelasnya.
Samuel yg sedang dilayani kaget melihat Alexi menganga diambang pintu.
" Masuk Lex " Ucap Samuel tenang.
Glekkkk....
" Sudah dibawa ?" Tanya Samuel tanpa basa basi.
" Iya ini berkas yg Pak Ade berikan " Jawab Alexi tenang.
Samuel mengambil berkas tersebut dan mulai membacanya.
" Hm aku dengar kau akan menikah " Ucap Alexi spontan.
Samuel yg ingin membubuhkan tanda tangannya langsung berhenti bergerak.
" Hm maaf aku terlalu kepo " Kata Alexi ngeri.
" Ya itu benar " Jawab Samuel kembali mencoret kertas.
" Apa dia calonnya ?" tanya Alexi melirik gadis tersebut.
" Menurut mu ?" Tanya Samuel balik.
" Sepertinya gadis ini bukan istri Samuel,masa iya magrib2 berduaan sih kan ketiganya setan " Batin Alexi menebak.
" Eh kalo ketiganya setan,terus gue....? eh gilak gue bukan setan lah " Lanjut Alexi kelabakan.
" Lo kenapa ?" tanya Samuel heran melihat Alexi menggeleng cepat.
" Hah gak papa,em kalau boleh tau kapan lo bakal menikah ?" tanya Alexi masih kepo.
" Tunggu dia lulus " Jawab Samuel.
" Siapa ?" Tanya Alexi mengernyit.
" Jangan bilang lo mau nikahin gadis belia baru lulus sekolah ?" Tanya Alexi tajam.
" Emangnya kenapa ?" tanya Samuel mendongak.
__ADS_1
" Gak cocok,lo udah tua " jawab Alexi gemas.
Samuel terkekeh,lelaki itu menarik pinggang gadis disebelahnya dan tanpa terduga meraba paha gadis sexy tersebut.
Alexi melototkan matanya kaget,pria itu melihat kearah lain sebelum mata sucinya ternoda.
" Lo pikir gue gak bisa dapetin gadis perawan ?" Tanya Samuel tersenyum miring.
" Gak semua umur muda masih perawan " Jawab Alexi tanpa melihat lelaki itu.
" Ya lo benar,tapi mereka nikmat " Balas Samuel terkekeh.
" Woi magrib,solat sono taubat lo sama Tuhan " kata Alexi kesal.
Samuel tertawa renyah,melihat wajah Alexi bersemu membuat lelaki itu geli sendiri.
" Dah ah kalo lo mau mesum gue balik dulu,Bini dah nungguin " kata Alexi mengambil berkas yg sudah ditanda tangan.
" Yakin gak mau ?" tanya Samuel belum puas.
" Hmmm " Lenguh gadis sexy tersebut saat tangan Samuel memutar dadanya.
" Anj sialan lo !" kata Alexi melempar kertas ke muka Samuel.
" Hahahahahahahahah " Samuel tertawa ngakak.
Alexi berjalan cepat keluar dengan wajah kesalnya.
" Kamu nakal " Ucap gadis sexy tadi mencubit lengan Samuel.
" Dia begitu lucu,badannya aja gede tegep tapi gitu doang lemah " Kata Samuel menggeleng pelan.
Wanita sexy itu tersenyum manis,Samuel membuang muka dan kembali mengecek laporannya.
" Pulanglah jika sudah selesai " Ucap Samuel beberapa saat terdiam.
" Aku masih nyaman disini " Balas gadis itu manja.
" Aku tidak membutuhkan mu lagi " Kata Samuel tegas.
" Iya aku tau,hmm bolehkah aku sering2 datang kemari ?" tanya gadis itu berani.
" Untuk apa ?" Tanya Samuel mengernyit.
" Ya untuk menemani kamu bekerja seperti ini,kamu pria tampan dan suka bercanda "
" Kau akan ketakutan jika aku sudah serius " Balas Samuel tersenyum miring.
Deg...
Gadis itu terdiam,wajah Samuel berubah drastis membuat bulu kuduknya berdiri.
" Jika kau masih betah disini tunggu aku didalam dan siapkan dirimu " Ucap Samuel datar.
Glek...
Gadis tersebut menelan ludah kasar,ia penasaran kepada lelaki tersebut tapi ngeri juga melihat perawakan berbeda Samuel.
" Cepattttt !" Teriak Samuel menggelegar.
" Sepertinya aku akan pulang saja,jika kau butuh teman hubungi aku " Ucap.gadis itu kelabakan.
Samuel diam dengan wajah jahatnya.
Gadis cantik itu pun berlari keluar.
" Lemah !" Cibir Samuel memutar mata.
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya
__ADS_1
Sebelum baca novel ini author sarankan baca novel Senyuman anak yg terbuang ya,biar tau siapa yg masuk kedalam cerita.