Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
497


__ADS_3

Ditempat lain 2 orang wanita terlihat kebingungan saat mendapati buah hati mereka muntah2,Nur belum terbiasa berada diruang Ac membuat gadis itu mual dan mengeluarkan isi perutnya.


Risa yang panikan langsung membawa bocah itu kekamar mandi.


" Ini pake tisu " Ucap Risa memberi banyak tisu.


Winda mengelap mulut anaknya dengan lembut meski sebenarnya perempuan itu tak kalah panik.


Saat sibuk membersihkan tiba2 pintu toilet terbuka,keluarlah seorang gadis sedang merapikan bajunya.


" Duh tisunya habis " Ucap gadis itu melihat kotak yang sudah kosong.


Gadis itu mendekati kaca berencana mengambil tisu,tapi saat ia mengulurkan tangan tiba2 sebuah tangan juga ikut masuk kesana.


Gadis itu menoleh dan terbelalak melihat seorang wanita dikaca.


" Kak Winda " Ucap Tania syok.


Winda yang masih mengingat wajah gadis itu sama syoknya.


" Ayo keluar " ajak Risa menegur.


" Kak " Panggil Tania menahan tangan Winda yang ingin pergi.


" Maaf anda salah orang " Ucap Winda sopan.


Tangan gadis itu pun diangkat dan Winda langsung berjalan cepat keluar membawa putrinya.


" Itu beneran Kak Winda ?" ucap Tania masih tak percaya.


" Nek ayo pergi dari sini " Ucap Winda setelah mereka keluar dari toilet.


" Tenang jangan panik " Ucap Risa lembut.


Winda menggeleng cepat,jantung perempuan itu berdegub sangat kencang,ia begitu takut bertemu sanak keluarga Samuel.


" Kak Winda " Panggil Tania mengejar.


Winda terdiam dan mendekap anaknya erat.


" Kamu beneran kak Winda kan ?" tanya Tania nanar.


Winda melihat gadis itu dan terkejut manik Tania berkaca kaca.


" Kakak kemana aja ?" tanya Tania bergetar.


" Bisa kita bicara ?" ucap Risa menegur.


Tania menoleh ke Risa dan mengangguk pelan.


" Ayo kesana " Ajak Risa tenang.


Tania mengangguk,gadis itu pun mengikuti langkah Risa yang membawanya ke restoran.


Kini ķetiganya berhadapan secara langsung,Winda banyak menunduk lain hal dengan Tania yang tak henti menatap mantan iparnya tersebut.


" Ini anak siapa ?" tanya Tania menunjuk Nur.


" Ini anak Winda " jawab Risa.


" Dengan Kak Samuel ?" tanya Tania nanar.


Risa menggeleng pelan.


" Tak ada darah daging kalian disini " jawab Risa tenang.


Tania terdiam menatap Winda lagi.


" Kau datang bersama siapa ?" tanya Risa hati2.


" aku diantar supir " jawab Tania jujur.


" Baguslah " Balas Risa menghela nafas.

__ADS_1


Ketiganya diam,Tania kembali melihat Nur yang begitu anteng didekapan Winda.


" Kenapa Kakak pergi ?" tanya Tania sedih.


" Maaf " ucap Winda bergetar.


" Tahukah Kakak bagaimana keadaan kami setelah Kakak pergi,terutama Kak Sam ?" tanya Tania.


Winda menggeleng pelan.


" Kenapa Kakak meninggalkan kak Sam ?" tanya Tania lagi.


" Ini bukan salah Winda " jawab Risa tegas.


" Maksud Nenek ?" tanya Tania bingung.


" Ini karna orang tua mu Tania " jawab Risa kesal.


" Tak usah dibahas lagi " uçap Winda tenang.


" Maksud kalian apa ? ada apa dengan Mama dan Papa ?" tanya Tania bingunh.


" Tanyakan saja kepada orang tua Mu,dan jika Sam membenci Winda karna pergi,biarlah kebencian itu tetap ada,dan tolong jangan memperkeruh lagi " jawab Risa.


" Aku tidak mengerti,ada apa ini ? " tanya Tania makin penasaran.


" dan apakah Kakak sudah menikah lagi ?" tanya Tania.


" Ya " jawab Winda pelan.


Deg...


Tania terdiam dengan mata melototnya.


" menikah ? dan ini hasilnya ?" tanya Tania.


" Ya ini anak aku dan suami ku " jawab Winda nanar.


Tania langsung bangkit menatap Winda geram.


" Tania " Panggil Winda lirih.


" Apa kurang kakak ku sama Kakak hah,Kak Sam sudah bèrusaha semampunya,tapi kenapa Kakak lakukan ini " bentak Tania sambil menangis.


" Maaf " ucap Winda pelan.


" Aku salah menilai Kakak !" ucap Tania kecewa.


Gadis itu pun langsung melongos pergi tanpa mendengarkan penjelasan yang sebeñarnya.


" gak papa " ucap Risa menenangkan Winda yang mulai menitikkan air mata.


" Kenapa harus aku Nek ?" Tanya Winda pilu.


Risa memeluk cucunya lembut,sungguh ia pun merasa terluka atas semua yang terjadi kepada Winda.


" Tidakkah ada sedikt kebahagiaan dàlam hidupku ? aku ingin seperti gadis lainnya " Ucap Winda nanar.


" Jangan bersedih sayang " kata Risa sakit.


Nur diam melihat ibunya yang menangis lirih.


Dijalan,Tania menangis sesegukkan ia merasa sangat kecewa kepada Winda yang telah mengecewakan Kakaknya.


" Bagaimana jika nanti Kak Sam bertemu Winda,apa yang akan Kak Sam lakukan saat mengetahui wanitanya sudah menjadi milik oranglain " Gumam Tania pusing.


Sesampainya dirumah,Tania berpapasan dengan Lutfia,gadis itu melihat ibunya dengan tatapan yang sulit diungkapkan.


" ada apa kenapa mata kamu sembab ?" Tanya Lutfia bingung.


" Apa Mama yang membuat Kak Sam dan Kak Winda berpisah ?" Tanya Tania menahan emosi.


" Maksud kamu ?" Tanya Lutfia kaget.

__ADS_1


" Apa itu benar Ma ?" tanya Tania meninggikan suaranya.


Lutfia terdiam dengan pertanyaan nyeleneh anaknya.


" kamu bicara apa sih ?" tanya Lutfia heran.


" Jawab aku Ma,aku bertemu Kak Winda barusan " Pekik Tania kuat.


" Apa ? " Balas Lutfia kaget.


" Dia ada disini ?" tanya Lutfia lagi.


" Mama memisahkan mereka ? Mama yang membuat Kak Sam menderita ?" tanya Tania meledak.


Plakkkkkk....


Pipi gadis itu seketika mendapat tamparan keras dari ibunya.


" Jaga bicaramu " ucap Lutfia emosi.


" Cih kalian benar2 sudah gila !" bentak Tania melawan.


Plakkkj..


Gadis itu kembali mendapat tamparan,Tania memegang wajahnya nyeri seraya melihat Lutfia dengan tatapan elang.


" Jika itu benar,aku akan membenci Mama " Ucap Tania sunggùh2.


Gadis itu langsung berjalan menjauh dan berpapasan dengan adiknya yang baru mandi dengan handuk dikepala.


" Ada apa Kak ?" tanya Tini bingung.


Lutfia melongos pergi dengan tangan bergetar.


" Apa yang terjadi ?" tanya Tini kebingungan.


Gadis itu pun berlari mengejar saudaranya yang menaiki tangga dengan hentakan keras.


" Apa Winda kembali ?" Gumam Lutfia mondar mandir dikamarnya.


" Ahhh dia bisa saja kembali,tapi kenapa aku merasa takut ?" Gumam Lutfia gemeteran.


Perempuan itu begitu syok mendengar Winda sudah kembali apalagi sampai bertemu dengan Tania.


" Apa yang harus aku lakukan ? Sam tidak boleh bertemu gadis itu lagi " Ucap Lutfia tegas.


Disebuah restoran beberapa orang pria tertawa bersama menikmati sajian mereka.


Setelah bermain golf,rombongan Zaki menganjak Rudi dan keluarga Romi makan bersama.


Awalnya Restu dan Alexi begitu kaget saat tak sengaja bertemu,apalagi disana ada Samuel juga yang terlihat tak mengenali Restu dengan baik.


Sutar dan Suci sangat girang berlarian dan memancing ikan dikolam..


Samuel menatap kedua bocah itu dengan senyum kecil,kadang Samuel merasa iri melihat Alexi yang kini punya putri cantik dan ceria.


" Kenapa melamun ?" tegur seseorang.


Samuel menoleh dan mendapati Restu dùduk disampingnya dengan 2 gelas es jeruk.


" Tidak kenapa2 " jawab Samuel tenang.


" Lucu ya anaknya Alexi dan Serkan " ucap Restu terkekeh.


" Iya " Jawab Samuel pelan.


" oh iya apa kau sudah menikah ?" tanya Restu kepo.


Samuel menoleh dan terkekeh geli.


" Sudah " jawab Samuel pelan.


" Hm bagus lah,aku juga sudah dan punya 1 bayi perempuan " Balas Restu ceria.

__ADS_1


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2