Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
308


__ADS_3

Disebuah rumah seorang pria berhadapan dengan keluarga besarnya.


Kini orang tua Yuni dan Serkan serta istri berkumpul dirumah Romi.


Semuanya duduk tenang mendengar permintaan Alexi yang ingin keluar negeri.


" Kenapa gak balik aja Lex " Ucap Rena tenang.


" Balik kemana Nek ?" tanya Alexi.


" Ya ke Salsa,Nenek lihat dia gadis yang baik " Jawab Rena.


Alexi diam dan melirik Ayahnya.


" Bener Lex,dari pada kamu kucing2an gini sama Salsa,kasihan juga dia tinggal sendirian " Sahut Tito.


" Aku belum bisa Kek,Nek " Jawab Alexi menunduk.


" Kamu punya yang baru lagi ?" tanya Rena.


" Gak,aku pengen sendiri dulu,aku gak mau kembali membuat kesalahan " jawab Alexi.


Rena diam menghela nafas panjang,sebenarnya wanita itu sangat gemas melihat Alexi dan Salsa yang masih belum berujung.


Bukan hanya Alexi saja tapi Romi dan Yuni juga membuat Rena gemas karna keduanya terlihat tak membiarkan Salsa bebas.


Rena yakin Salsa pasti tertekan meski mendapat bantuan dari Romi.


" Kalian ini,kalo gak mau lagi biarkan Salsa pergi dengan pilihannya,kalo gini dia bagai burung dalam sangkar,gak bisa kemana mana " Kata Rena mulai mengomel.


" Kami ngak mengurungnya Ma " Balas Yuni.


" Gak gimana,dengan kalian memberi dia kuliah gratis hidup dicukupi,dia akan merasa berhutang budi sama kalian,Salsa itu masih muda,dia punya tujuan hidup bukan seperti dikasihani seperti sekarang " Kata Rena geram.


" Mama kamu benar Yun,bukan kita perhitungan karna kalian membiayai kuliah Salsa,hanya saja sekarang dia menjadi berharap sama kalian,kalian juga tak terlalu memperhatikan dia lagi sampai dia sakit kalian gak tau kalo gak dikasih tau anak Bara " Sahut Tito.


" Maksud kita gak gitu Pa " kata Romi membuka suara.


" Papa tau niat kalian baik tapi pelaksanaannya yang kurang baik,Salsa itu yatim piatu,dia gak punya siapa2 lagi selain kita semua,bahkan pamannya sendiri aja gak perduliin dia lagi kan " Kata Tito tenang.


Yuni menunduk dalam,rasa penyesalan pernah menyueki Salsa mulai berdatangan.


" Lepaskan dia,biarkan dia menentukan hidupnya sendiri " Pinta Tito tegas.


" Ta..


" Dan kamu Lex,jika tak ingin Salsa kembali jangan tarik ulur seperti benang kusut,dia juga punya hati,kamu gak boleh seenaknya sama perempuan !" Potong Tito tegas.


Alexi ikut menunduk,Kakeknya malam ini terlihat begitu kesal dengan situasi yang ada.


Histi dan Serkan hanya diam mendengarkan,Serkan tak berani menyeka apalagi Histi yang tak mau ikut campur masalah Alexi.


" Jadi siapa yang akan kesana ?" tanya Rena menengahi.


" Yuni pengennya dia Ma,tapi Byanca gak mau izin sekolah " Jawab Romi.

__ADS_1


" Kok aku doang ?" Tanya Byanca tak terima.


Histi menegur iparnya untuk diam.


" Ih Ayah curang,padahal dia juga gak mau Ibu pergi " Gerutu Byanca kesal.


Yuni menatap Romi kesal,jika Byanca yang menjadi tumbal pasti Rena dan Tito tak akan mengizinkan dirinya pergi.


Romi memasang wajah melas agar Rena berbaik hati kepadanya.


" Alexi aja yang pergi Bu " Kata Serkan tiba2 bersuara.


Yuni dan Alexi menoleh melihat lelaki itu.


" Biarkan dia bertanggung jawab kepada Salsa " Kata Serkan tenang.


" Dia tak ada hak Serkan " Sahut Tito.


" Ya aku tau Kek,tapi selama ini Salsa sudah banyak menolong Alexi,bahkan saat Alexi diluar kota sedang sakit,Salsa yang merawat sampai sembuh " Kata Serkan yakin.


" Apa itu benar Lex ?" tanya Rena.


" Iya Nek " jawab Alexi menunduk.


" Dia pengennya pulang tapi karna Alexi sakit jadi dia memutuskan tetap disana " kata Serkan lagi.


" kamu tau dari mana Serkan ?" Tanya Tito.


" Salsa yang bilang aku saat aku pengen jemput kebandara " Jawab Serkan.


" Baiklah,aku akan menebus semuanya " Ucap Alexi beberapa menit mikir.


" Apa kau akan membawa Salsa pulang kerumah ini ?" Tanya Tito ambigu.


" Aku tidak tau Kek,jika kami masih berjodoh,Salsa akan pulang kerumah ini " jawab Alexi paham maksud Kakeknya.


" Baiklah " Jawab Tito sepakat.


" Yes " Batin Romi girang.


" Akhirnya Yuni gak bisa kemana2 yeye " Lanjut Romi sangat bahagia.


" Gak ada Yuni,mau jadi apa gue dan Byanca " Batin Romi merinding.


Yuni yang melihat raut cerah suaminya terlihat sangat kesal,bukan tanpa alasan Yuni ingin pergi menemui Salsa,selain ingin menjenguk wanita itu juga ingin jalan2.


" Haisst pasti mereka sekongkol nih " batin Yuni menyepak kaki Romi.


Romi melonjak kaget dan sedikit menjauh karna tau Yuni akan merajuk kepadanya.


Byanca masih mode kesal,gadis cilik itu masih tak terima Romi membawa namanya tadi.


Setelah memutuskan siapa yang akan pergi,mereka semua pun kembali membahas Serkan dan Histi yang lusa akan berangkat.


Yuni tak bisa membendung tangisnya harus merelakan anak yang ia asuh harus meninggalkan dirinya dalam waktu yang lama,tapi semua tak bisa diubah lagi,wanita itu harus ikhlas demi masa depan Serkan.

__ADS_1


Histi memeluk Yuni erat,walaupun baru menjadi menantu tapi Histi mulai menyayangi Yuni seperti Mamanya sendiri.


" Kami akan pulang Bu " Ucap Histi berkaca kaca.


" Kalian harus jaga diri ya " Pinta Yuni menggenggam tangan Histi.


" Iya Bu,aku akan menjaga Serkan dengan baik dan akan segera memberi Ibu cucu hehe " Kata Histi malu.


Yuni yang tadinya bersedih sedikit terkekeh mendengar kata akhir menantunya.


" Janji ya " Kata Yuni serius.


" Hehe iya,tergantung Kak Serkan nya sih,aku mah oke wae " kata Histi menggaruk kepala.


Serkan yang disebut namanya langsung melotot dan mencubit lengan Histi.


" Iya,kalian harus gercep,kakek sama Nenek udah gak sabar nimang cicit " Sahut Rena.


Serkan menggaruk kepala malu,pernikahan baru seumur pete keluarganya sudah minta cucu.


Histi yang melihat Serkan salah tingkah menjadi tertawa geli,perempuan itu sangat suka menjahili suaminya yang selalu menganggap sesuatu dengan serius.


" Iya Nek nanti aku usahain kasih kalian cucu secpatnya dan banyak tentunya " Jawab Serkan melirik Histi.


Deg..


Histi yang tadinya tertawa puas langsung terdiam dengan kode keras Serkan.


" Waduhh senjata makan tuan nih " Batin Histi seketika merinding.


" Kamu kuat kan sayang ?" tanya Serkan merangkul Histi.


" Hah " pekik Histi langsung pucat.


" Ya kuat lah,iya gak His " Kata Yuni menyemangati.


" Hehe ngak eh maksudnya iya " Jawab Histi kelabakan.


Semua orang langsung tertawa,Serkan mengangkat sebelah alisnya saat sang istri menoleh dengan wajah pengampunan.


Meski Serkan masih pemula tapi Histi tak bisa meragukan kekuatan suaminya jika sudah bercinta.


Malam semakin larut,Byanca sudah tertidur setelah perutnya terisi banyak makanan yang dibeli Serkan tadi.


" Kenapa masih diluar ?" tanya Serkan saat akan mengunci pintu depan.


" Kakak " panggil Alexi kaget..


Serkan mendekat dan duduk bersama Alexi diteras.


" Kamu kenapa ?" tanya Serkan.


" Kalo aku minta Salsa balikan,apa menurut Kakak dia akan mau menerima aku lagi ?" tanya Alexi nanar.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2