
Alexi bersiap2 mengantar Ayu menuju tempat kerjanya,gadis itu kini sudah rapi dengan pakaian hitam putih dan riasan tipis.
" Ayo Lex " seru Ayu semangat.
" Nih pake helm dulu " kata Alexi memberi helmnya kepada gadis itu.
" Bentar " kata Ayu memeriksa isi tas.
Alexi mendekat dan memasangkan helm ke kepala gadis itu seketika Ayu berhenti bergerak dan mendongak melihat Alexi yang menjulang tinggi didepannya sedang mengaitkan tali pengaman.
" udah,ayok " kata Alexi memukul pelan helm itu dan tersenyum manis.
Ayu masih diam dengan manik tak lepas menatap anak pertama Yuni tsb.
" Ya Tuhan apa ini nyata ? Alexi masih seperti pria baik yang aku kenal dulu " Batin Salsa tak menyangka.
Gadis itu tak menyangka Alexi masih memperlakukannya dengan baik.
" Yu " tegur Alexi heran melihat gadis itu diam melihatnya.
" Ayu,kamu kenapa ?" tanya Alexi menggoyangkan lengan gadis itu.
" Hah eh iya Lex ada apa ?" tanya Ayu tersadar.
" Kamu melamun ya ?" Tanya Alexi.
" em maaf Lex aku gak sengaja " jawab Ayu malu.
Alexi mengusap lengan gadis itu dan menaiki motor tingginya.
Ayu tersenyum malu dan menaiki motor tsb.
Mereka pun melaju,Alexi tak mengenakan helm pria itu menggunakan topi karna tak tega melihat Ayu kepanasan apalagi gadis itu sudah berias cantik.
" Hah aku kangen Alexi " Batin Ayu mengepalkan tangannya yang ingin memeluk pinggang lelaki itu.
Alexi menggunakan motor dengan santai,ia tak mau terburu2 karna waktu masih lama.
Beberapa menit kemudian mereka pun samppai,Ayu membuka helm dan memasangkan ke kepala Alexi.
Pria itu kaget lalu tersenyum manis.
" maaf ya Lex aku nyusahin kamu " kata Ayu tak enak.
" iya gak papa " Jawab Alexi mengancing helmnya.
" Ya udah gih sana masuk,aku mau pulang " Kata Alexi menghidupkan motornya lagi.
" Iya kamu hati2 ya " Balas Ayu lembut.
Alexi mengangguk,Ayu pun masuk kegedung besar tersebut,Alexi memutar balik motornya tapi saat ingin pasang gigi tiba2 hape disakunya bergetar.
Alexi pun merogoh saku celana kanannya dan melihat nama dilayar.
" Salsa !" Pekik Alexi terbelalak.
" Aduh kenapa dia nelfon ?" Gumam Alexi seketika panik.
Lelaki itu melihat Ayu yang berdiri diambang pintu melihat kearahnya.
" Gawat kalo Salsa tau aku tinggal sama ayu " Lanjut Alexi panik.
Pria itu langsung tancap gas sedikit menjauh dari lokasi.
Hape terus berdering,Alexi menepikan motornya dan mengangkat panggilan.
" Halo Sa " sapa Alexi semangat dengan tangan bergetar.
" Kamu dimana ?" tanya Salsa ketus.
__ADS_1
" aku di em diluar kenapa ?" tanya Alexi bingung.
" Diluar mana ?" tanya Salsa lagi.
" dipinggir jalan,kenapa nelfon ?"
" Oh,aku mau pulang " Jawab Salsa.
" Apa pulang kemana ?" tanya Alexi kaget.
" LA,emang mau kemana lagi " Jawab Salsa malas.
" Oh untunglah " gumam Alexi mengusap dada.
" Untung apa ?" tanya Salsa heran.
" Hah em anu em aku tadi beli nasi padang tapi dikasih bonus ceker " Jawab Alexi asal.
" Ohh " Balas Salsa sedikit heran.
Alexi menabok kepalanya sendiri yang hampir ketahuan.
" Kapan baliknya ?" tanya Alexi kembali ke topik.
" Besok " Jawab Salsa lesu.
Alexi diam.
" Lex " Panggil Salsa.
" hm " Jawab Alexi menghela nafas.
" Kamu jaga diri ya disana,jangan lupa makan,mandi 2x sehari,jangan makan nasi berhamburan " Ucap Salsa pelan.
" Iya emang aku anak kecil " Kata Alexi gemas.
" Kamu kan sering gitu,kasihan tau nasinya nangis gak kamu makan " Ujàr Salsa sedih.
" Iya nanti aku makan sama sendok piringnya biar gak mubazir " Balas Alexi asal.
" hahahahaah " Salsa tertawa renyah.
Alexi tersenyum mendengar tawa yang jarang ia dengar dan lihat selama gadis itu menikah dengannya.
" Sa " panggil Alexi.
" Iya " Jawab Salsa lembut.
" Aku kangen " Ucap Alexi sedih.
" Kangen siapa ?" tanya Salsa.
" kangen kamu lah,siapa lagi " Jawab Alexi gemas.
" Kenapa kangen aku ?"
" Gak tau,aku gak bisa tidur mikirin kamu,kamu mikirin aku gak sih ?" Tanya Alexi penasaran.
" Gak sih,buat apa " jawab Salsa terkekeh.
" Kok kamu gitu sih Sa " kata Alexi lesu.
" Ya mau gimana lagi,gak bisa maksain " Balas Salsa.
Alexi diam,pria itu kembali menghela nafas panjang.
" Pengen peluk Sa " rengek Alexi manja.
Salsa diam tak menjawab.
__ADS_1
" Pengen ngulang lagi kayak dulu Sa,coba aja waktu bisa aku putar mungkin sekarang anak kita udah 3 " Kata Alexi malu.
" What ! gila apa setahun nikah belum ada kamu udah minta 3 aja " Sembur Salsa kesal.
" Hehe,kan kamu kuat " Kata Alexi cengengesan.
" Gila kamu ya,ogah mending aku cari suami baru " kata Salsa ilfil.
" Jangan gitu Sa ntar bucin nyahok loh " kata Alexi mengulum senyum.
" Apaan sih Lex,udah ah aku mau temenin Ibu kesalon " Kata Salsa ketus.
" Hah Nyonya kesalon ?" Tanya Alexi kaget.
" Ya sekarang Ibu dan Mamanya Bang Serkan udah jadi temen " jawab Salsa semangat.
" Apa !" pekik Alexi syok.
" Udah ya nanti lanjutin lagi,bye !" kata Salsa pamit.
" Tap...tut tut.
Panggilan terputus sepihak,Alexi mengumpat kesal dirinya belum siap ditinggalkan.
" Haissttt Salsa kebiasaan deh kasih info setengah2 !" Gerutu Alexi kesal.
Pria itu terlihat sangat syok mendengar Yuni dan Camelia berbaikan,stau Alexi 2 perempuan itu tak akur bahkan Yuni sempat sangat benci kepada Camelia yang mengabaikan Serkan.
" apa yang terjadi ?" Gumam Alexi sangat kepo.
" Jangan sampai ini hanya salah satu jalan dia untuk pisahin Ayah dan Ibu atau menguasai Kak Serkan,aku gak boleh tinggal diam,Ibu cepat percaya kepada orang,dan Camelia bukanlah lawan yang seimbang " Gumam Alexi khawatir.
" Apa Ayah dan Kak Serkan sudah tau ini,apa Ayah mencari tau kebenarannya ? akhhh aku harus mencaritaunya sekarang " Lanjut Alexi tegas.
Lelaki itu pun pulang kerumah dan langsung menelfon Kakaknya meski tau sekarang jam kerja dokter.
Jika sudah menyangkut masalah orang tuanya pria itu tak bisa hanya melihat,apalagi Alexi anak pertama Yuni yang akan melindungi wanita itu beserta adiknya Byanca.
bukan tidak percaya kepada orang lain,lelaki itu belajar dari pengalaman,apalagi Alexi menyaksikan langsung bagaimana Camelia dan Ibunya bersitegang,bahkan Yuni rela mengorbankan hidupnya demi Serkan.
Alexi menyayangi seluruh keluarganya,termasuk Serkan yang merupakan Saudara tiri rasa kandung.
Dirumah,Yuni mendekati Salsa yang senyum2 sendiri duduk diruang tamu.
Gadis itu sudah bersiap dari tadi.
" Kenapa Sa ?" tanya Yuni duduk disamping Salsa.
" Gak papa Bu " Jawab Salsa tersenyum
" Habis nelfon Alexi ?" tebak Yuni.
Salsa mengangguk malu.
" kalian balikan ?" tanya Yuni menggoda.
" Gak,aku cuma mau ngabarin kalo besok aku berangkat " Jawab Salsa terkekeh.
" terus dia bilang apa ?" tanya Yuni kepo.
" Kangen ups anu Bu maksudnya " Jawab Salsa kecoplosan.
" Cieeeeeeee ada yang ngangenin.." Goda Yuni tertawa renyah.
" Bukan Bu hehe " Kata Salsa menutup wajah malu.
Yuni menggeleng pelan mengusap kepala gadis itu.
Yuni dan Romi masih berharap keduanya bisa rujuk lagi dan membina rumah tangga yang sesungguhnya.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.