
Disebuah rumah seorang wanita terlihat sibuk menyiapkan perlengkapan kerja suaminya,hari ini Serkan akan pergi keluar kota untuk menyusul Papa Histi yg sudah pergi duluan.
Walaupun muka wanita itu mencetut habis tapi Histi tetap melakukan pekerjaannya dengan hati2.
" Ma " panggil seorang bocah mendekati wanita itu.
" Hm " Jawab Histi cuek.
" Kok hem ?" tanya Sutar mengernyit.
" Maksud nya iya " jawab Histi ketus.
" Kenapa Malah kan Sutal belum ngomong " kata Sutar heran.
" Siapa yg marah,orang lagi sibuk juga " Kata Histi menoleh kesal.
Sutar diam sejenak melihat wajah tak bersahabat ibunya.
" Kenapa ?" tanya Histi menoleh.
" Aku sama Uci mau jalan2 " Jawab Sutar hati2.
" Jalan2 kemana ?" Tanya Histi kaget.
" Ya jalan2,Kakek yg ajak " Jawab Sutar.
" Kakek Romi ?" Tanya Histi.
" Emang Kakek aku ada belapa ?" Tanya Sutar polos.
" Seratus " Jawab Histi asal.
" Wah banyak banget " Balas Sutar kaget.
Histi menghela nafas dengan wajah malasnya.
Bocah itu tidak mengerti makna bercanda,semua hal ia anggap serius persis seperti Serkan.
" Nginap Ma " Lanjut Sutar ngeri.
" Hah nginep ?" tanya Histi syok.
" Ia lah ngapain pulang " jawab Sutar santai.
" Kamu mau Mama usir dari Kk ?" tanya Histi tajam.
" Usil aja,lumah Kakek aku kan banyak " Jawab Sutar bersedekap dada.
Deg...
Manik wanita itu terbelalak,Histi merasa senjata makan tuan saat ini dengan ucapannya tadi.
" Haisttt bisa aja ngelawan !" Gerutu Histi kesal.
" Boleh kan ? Papa udah ijinin Sutal " Kata Sutar memainkan alisnya.
" Gak boleh !" kata Histi tegas.
" Kenapa ?" tanya Sutar syok.
" Papa kamu mau keluar kota Sutar,kalo kamu pergi juga terus yg nemenin Mama dirumah siapa ?" tanya Histi ingin mencubit pipi bocah itu.
" Ya Mama dilumah Kakek baleng Nenek " Jawab Sutar gampang.
" Apa !" Pekik Histi melotot.
" Pokoknya Sutal mau ikut Kakek Titik !" kata Sutar tegas.
" Ih gak boleh,Mama gak izinin " Kata Histi tajam.
" Tapi Papa bolehin ueeekkkk " kata Sutar menjulur lidahnya.
" Yaaaaankkkkkkkkkkkkk " Teriak Histi kesal.
__ADS_1
Sutar langsung berlari keluar sebelum wanita didepannya mengamuk.
" Ihhh Sutarrrrr kamu gak boleh ninggalin Mamaaa " Teriak Histi menggelegar.
Wanita itu menghempas baju suaminya dan mengejar bocah nakal tersebut.
Sutar masuk dapur dan mendekati Serkan yang sedang masak dikompor.
" Jangan lari2 " tegur Serkan mengicau masakan.
" Mama belubah jadi Hulk Pa " Kata Sutar bersembunyi dikaki Serkan.
" Apa Papa bilang,Mama kamu gak bakal izinin " Kata Serkan menghela nafas.
" Tapi kan Papa ngasih " Balas Sutar kesal.
" Ya tergantung kalo Mama kamu ngasih ya Papa setuju aja " kata Serkan tenang.
" Ih Papa culang deh,tadi bilangnya ngasih Sutal libulan " kata Sutar mencat2.
Serkan diam,dirinya memang mengizinkan putranya ikut,tapi itu masih menunggu jawaban dari sang istri.
" Yankkk " Teriak Histi masuk kedapur.
Serkan yang kembali memasak hanya bisa menghela nafas panjang.
Perut Serkan sudah lapar bangun tidur tadi tapi Histi belum menyiapkan makan siang sama sekali.
Pria itu bangun terlambat lantaran sudah 3 hari lembur membuat tubuhnya butuh istirahat lebih.
" Yank lihat tuh Sutar mau liburan !" Adu Histi mengkrucut.
" Iya sama Ayah " jawab Serkan tenang.
" Kenapa kamu izinin sih,kalo Sutar pergi terus siapa yang nemenin aku dirumah !" Kata Histi kesal.
" Kan cuma sampe sore Yank " Balas Serkan lembut.
" Mana ada,dia bilang bakal nginap Yankkkk " Rengek Histi.
" Tuh lihat Yankkkk " kata Histi mengasal.
" Astagaaaaaa,kalian berdua kenapa sihh " Ucap Serkan pusing.
" Dia yang mulai Yank !" kata Histi menunjuk anaknya.
" Aku ndak nakal Pa,aku juga gak mecahin balang Mama,Mama aja yg lebai " Cibir Sutar
" Gak boleh gitu Sutar !" Tegur Serkan tegas.
Sutar menunduk meski hatinya masih dongkol dengan sang ibu.
Terlihat keduanya begitu mirip soal tingkah laku,kadang Histi merasa setres meladeni Sutar tapi apa boleh buat,kelahiran Sutar merupakan hadiah terindah bagi pasangan tersebut.
" Udah gini aja,Sutar boleh pergi tapi nanti minta anter Kakek pulang lagi gak usah nginep " Kata Serkan memutuskan.
" Yahh dak selu dong Pa " Balas Sutar lesu.
" Ya mau gimana lagi,Papa kerja dan harus keluar kota,kamu gak kasihan lihat Mama sendirian dirumah gak ada temen " kata Serkan memberi pencerahan.
Sutar melihat Histi,Histi yg melihat aura baik anaknya langsung memasang wajah tersakiti agar bocah itu tak keras kepala lagi.
" Huh tapi Uci juga tidul dilumah ya Pa " kata Sutar hati2.
" Ya boleh aja kalo Mama dan Papa nya ngasih " Balas Serkan.
" Gak Papa Yank kalo Suci tidur dirumah,biar aku ada temennya " kata Histi tersenyum.
" Telus kalo Uci ada dilumah,guna aku apa ?" tanya Sutar bingung sendiri.
" Buat pajangan hahahaha " Jawab Histi tertawa ngakak.
Sutar diam melihat wanita itu terlihat bahagia,Serkan hanya tersenyum kecil takut putranya tersinggung.
__ADS_1
" Telus ini aku jadi apa ndak ?" tanya Sutar belum menerima kepastian.
" Boleh " Jawab Histi dan Serkan bersamaan.
" Nah gitu dong,dali tadi kek " Kata Sutar berjalan sambil gerutu.
Pasangan viral tersebut menganga melihat tingkah anak mereka yang mengalahi usia dewasa.
" Dah clear kan ?" tanya Serkan melihat Histi.
" Ck belum,kamu juga gak usah kemana mana !" Kata Histi tajam..
" Beneran ? gak kasih uang jajan sanggup ?" Tanya Serkan gemas.
" Lari kerumah masing2 " Jawab Histi terkekeh.
" Haha asal kamu !" Kata Serkan mengacak rambut istrinya.
Pasangan itu kembali tertawa,Serkan melanjutkan acara masak2nya dan Histi memeluk Serkan dari belakang seraya mengintip masakan suaminya yg tak pernah mengecewakan permirsa.
" Nih coba cicip " kata Serkan mengambil sendok dan kuah didalam kuali.
Histi memajukan kepalanya,saat akan mencicipi tiba2 kecupan hangat dipipi mendarat dengan sempurna.
" Hehe belum kasih imunisasi pagi tadi " Ucap Serkan terkekeh.
" Hehe iya,yg ini juga belum Yank " kata Histi menunjuk bibirnya.
" Ihh diberi hati mau jantung " Cibir Serkan.
" Ya gak papa biar apdal " Kata Histi terkekeh.
" Apdoll Histi,Apdal itu nama tetangga " Kata Serkan gemas.
" Hehe iya juga " kata Histi terkekeh.
Keduanya kembali berhadapan,Histi berjinjit seraya menarik tengkuk Serkan agar menunduk kepadanya.
Cup...
Kecupan manis diterima lelaki itu dengan lapang dada,Serkan tersenyum kecil sedangkan wajah istrinya sudah memerah menahan malu.
" Bakal rindu banget sama kamu nanti Yank " Cicit Histi manja.
" Iya Yank,3 hari kita gak ketemu " kata Serkan menghela nafas.
Histi mengangguk dan kembali memeluk Serkan.
Meski lelaki itu belum mandi,tapi bau khas Serkan tetap saja memabukkan perasaan Histi yg sudah terlanjut jatuh begitu dalam kepada lelaki itu.
" Aaaaa " pekik Histi kaget saat Serkan mengangkat tubuhnya ke meja samping kompor.
Serkan melihat kebelakang dan tersenyum kecil.
" Hayo mau ngapain ?" Tanya Histi menggoda.
" Mumpung Sutar lagi sibuk nyiapin liburannya mending kita liburan duluan " jawab Serkan terkekeh.
" Maksud kamu ?" tanya Histi mengernyit.
Pria itu tersenyum smirk seraya tangannya merayap masuk kedaster sang istri.
" Aaahhhh " Pekik Histi kaget.
" Disini aja ya " kata Serkan menelan ludah kasar.
" Masakan kamu ?" tanya Histi melirik masakan suaminya yg belum selesai.
" Kamu lebih berselera buat aku " Jawab Serkan mulai serak.
Histi tersipu malu,wanita itu pun membuka perlahan kakinya membuat Serkan tersenyum cerah.
Pasangan tersebut memulai acara temu kangen mereka di dapur hingga pertumpahan terjadi dengan suara khas yg meraung2.
__ADS_1
❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.