
Suasana sangat ramai,para pengunjung datang dengan berbagai macam bentuk bahkan ada yang sampai hampir tak memakai baju.
" Astaga tempat apa ini ?" Gumam Salsa merapatkan bajunya masuk lebih dalam.
Gadis itu terus menyusuri lorong hingga sebuah tempat yang begitu luas dengan lampu kerlap kerlip begitu menyilaukan mata.
" Astaga apa ini yang dinamakan club malam ?" Gumam Salsa takjub.
Banyak para bule pria dan wanita bergabung disatu tempat.
Gadis itu mendongak keatas dan kembali kaget ternyata diatas sana lebih parah,terlihat seperti bos2 besar sedang berpesta ria ditemani banyak para gadis2 penggoda.
" Ini seperti di film2 " Gumam Salsa semakin masuk melihat suasana.
Hingga tanpa sadar gadis itu sudah berada didepan tempat bar,beberapa orang gadis terlihat duduk disana.
" Alexi mana ya ?" Gumam Salsa mencari2.
Manik gadis itu mulai menatap satu persatu orang yang hadir disana,Alexi sedikit sulit ditemukan karna lelaki itu memakai jaket hitam dan Salsa tak tau baju dalam yang Alexi pakai.
Karna lelah gadis itu pun duduk didepan bar bersampingan dengan perempuan2 cantik dan ****.
" Mau minum apa ?" tanya Bartender kepada Salsa dalam bahasa inggris.
" Air putih " Jawab Salsa.
" Hah " Kata Bartender kaget.
" Em maksud saya lemon tea " Ralat Salsa.
Bartender kembali kaget,3 gadis disamping Salsa menatap dirinya aneh dan senyum geli.
" Kau anggota baru ?" tanya gadis bergaun biru.
" Hah bukan " Jawab Salsa menggeleng.
" Maaf Nona disini tidak ada jual lemon tea " Ucap Bartender mengulum senyum.
" Beri dia bir saja " Ucap Gadis asing itu terkekeh.
" Saya tidak minum Bir " Jawab Salsa kaget.
" Lalu kenapa kamu disini ?" Tanya gadis itu bingung.
" Saya ingin menemui seseorang " jawab Salsa jujur.
" Kau sudah janjian ? hm melihat dari cara pakaian mu,kau pasti dari kampung ya ?" tanya gadis itu mengejek.
" Ya " Jawab Salsa tak ambil pusing.
" Berhati2 lah,disini banyak pria pencinta S** jika tak kuat,keluarlah " Ucap gadis bergaun pink memberitahu.
" Saya tidak mencari itu " Kata Salsa kembali terkejut.
" Lebih baik kamu temui dia dan pulang lah jika masih ingin perawan " ucap teman satunya lagi sambil tertawa.
Glek...
Salsa menelah ludah kasar,dirinya tak tau apa yang sedang ia hadapi sekarang.
" Ini nona,hangatkan tenggorokan mu "Ucap bartender memberi seloki kecil untuk Salsa.
" Apa ini ?" Tanya Salsa.
" Kami punya soda pengeluaran baru,jadi ini gratis " Ucap lelaki itu tersenyum.
" Benarkah ?" tanya Salsa tak percaya.
__ADS_1
" Hm,jika tak mau juga tak apa " Kata Bartender mengambil lagi gelas kecil itu.
Salsa diam hingga tangannya menahan tangan pria itu.
" Baiklah,aku juga sedang haus " kata Salsa tak enak.
" Ya minumlah " ucap Bartender tersenyum dan melirik ketiga gadis yang melihat kearahnya.
Dengan polos Salsa pun minum dan saat menyentuh tenggorokan gadis itu mengernyitkan wajahnya.
" Minuman apa ini,kenapa panas sekali " kata Salsa mendorong gelas itu menjauh.
" Memang seperti itu rasanya " Kata Bartender tenang.
Salsa mengangguk,ketiga gadis bangun dan menganjak Salsa ke tengah.
" Maaf,saya harus pergi " Tolak Salsa.
" Sebentar saja " Bujuk gadis itu.
" Tidak,terima kasih " Ucap Salsa tersenyum canggung.
Ketiga gadis itu pun mengangguk dan meninggalkan Salsa sendirian.
" Masih mau ?" tanya bartender menegur Salsa.
" Tidak Kak terima kasih,saya mau pulang saja " Tolak Salsa.
Pria itu mengangguk dan mulai bekerja lagi.
" Mending aku cari Alexi dan pulang " Gumam Salsa pelan.
Salsa itu pun bangun dan kembali berjalan.
Ditempat lain seorang pria berdiri paling depan menghadap dj yang memutar kaset.
" Hei Boy,goyangkan pinggul mu " Ucap salah satu gadis meraba bokong Alexi.
Alexi hanya diam dan menepak tangan gadis itu dari milikny.
" Haha sepertinya kau banyak masalah " Ucap gadis asing tersebut malah tertawa.
" Cih menjijikan " Ucap Alexi menatap tajam gadis itu.
Alexi berbalik badan dan mencari tempat duduk.
Pikirannya masih kalut,pria itu baru kali ini datang ke club malam karna selama ini Alexi termasuk pria rumahan.
Menjadi dewasa membuat lelaki itu lelah dalam segala hal,setiap hari selalu ada saja masalah apalagi kini bersangkutan dengan Winda.
" Mau minum apa Tuan ?" tanya seorang gadis cantik berpakaian seperti cat women menegur Alexi.
" Bir aja " Ucap Alexi dalam bahasa inggris.
" Baiklah " Balas pelayan mengerti.
Alexi kembali diam dan merogoh hapenya.
Terlihat disana ada beberapa panggilan tak terjawab dari Salsa..
Alexi kembali memasukkan hapenya kedalam saku dan tak menghiraukan panggilan gadis itu.
Tak lama pesanan Alexi datang,pria itu mulai minum.
" Akhhhhh " Pekik Alexi merasa kaget dengan rasanya.
Karna baru pertama banyak hal yang membuat lelaki itu terkejut.
__ADS_1
Selama ini,Alexi menjaga dirinya dari hal2 negativ berhubung Alexi selalu diawasi oleh Yuni dan Romi,tapi kini lelaki itu bebas melakukan apapun,Romi tak pernah lagi melarangnya berbuat apapun asal tak menyebabkan kefatalan.
Awalnya Alexi hanya minum sekali tapi melihat pria2 dikursi lain yang minum berbotol2 membuat lelaki itu ingin mencicipi lagi dan keterusan.
Alexi tidak tau bahwa ia diikuti oleh Salsa,tapi keduanya tak bertemu lantaran banyak lautan manusia yang bermacam2 disana.
Musik semakin kencang berdentum,Salsa masih belum menemukan Alexi.
" Kemana anak itu ? apa dia pesan kamar ?" Gumam Salsa.
" Mana kepala aku pusing lagi " Lanjut Salsa menyender ditembok.
Gadis itu melihat satu pasang kekasih yang sedang bercumbu tak jauh dari dirinya.
" Apalah orang ini,gak malu apa ******* depan orang rame " Gumam Salsa heran.
Terlihat si pria begitu lihay membuat pasangannya terbuai.
" Eh eh mau apa itu ?" Pekik Salsa terbelalak melihat si gadis mengangkat baji roknya dan si pria membuka seleting celana.
" Aduhh jangan bilang kalo mereka aaaaaaa " Pekik Salsa kembali terkejut melihat pasangan itu tanpa malu bercocok tanam dari belakang.
Si pria mendengar jeritan Salsa menoleh kebelakang menghadap gadis itu.
Dengan sensual pria bule itu menampar bokong kekasihnya dan mengedipkan sebelah mata kepada Salsa.
Seketika bulu kuduk Salsa merinding,ia merasa mual dan panas juga melihat adegan terlarang tersebut.
" Aku harus keluar dari sini,ini tempet gak bener " Kata Salsa siap2 pergi.
gadis itu pun langsung berlari dan brughh...
Salsa menabrak seorang pria yang tiba2 masuk kedalam.
" Maaf saya tidak sengaja " Ucap Salsa menunduk.
Lelaki itu menatap Salsa dari ujung kaki hingga kepala.
" Disini kau rupanya " Ucap lelaki itu setengah sadar.
Salsa mendongak dan seketika menelan ludah kasar.
Gadis itu mundur perlahan melihat si pria maju.
" Mau apa kau ?" tanya Salsa menyilang dadanya.
" Aku sudah lama menunggu mu babe " jawab pria itu meraba lengan Salsa.
" Jangan macam2 !" kata Salsa mundur hingga berseblahan dengan pasangan tadi.
" Hay,kau mau bergabung ?" tanya gadis bule tersenyum sambil disentak oleh kekasihnya.
Salsa menggeleng cepat dan ingin pergi tapi lelaki asing didepannya langsung menahan tubuh gadis itu.
Sketika Salsa berteriak minta tolong.
" Tolongh Alexiiiiiiiiii " Teriak Salsa histeris.
Gadis itu berontak minta dilepaskan,tapi lelaki itu seolah memaksa dirinya untuk pasrah.
Byurrrr...
Tiba2 Alexi menyemburkan minumannya seperti mendengar teriakan seseorang.
" Salsa " Gumam Alexi teringat akan gadis itu.
❤❤❤❤
__ADS_1
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.