
Sore hari Salsa menunggu jemputan suaminya didepan gang tapi hingga hampir magrib lelaki itu belum muncul juga.
" Duh Alex mana ya ? kok belum jemput ?" Gumam Salsa khawatir.
Gadis itu sudah menunggu 3 jam lamanya,Alexi bilang akan menjemput saat pulang tapi hingga kini lelaki itu belum juga datang.
Salsa mencoba menelfon lagi,tersambung tapi tidak diangkat.
" Duhh Lex kamu dimana sih ?" Gumam gadis itu tak tenang.
Salsa berusaha menunggu,untuk pulang sudah tidak ada lagi angkot maupun taxi,bahkan tukang ojek pun tak ada disana.
Ditempat lain,seorang pria sedang duduk dipinggir pantai bersama kekasihnya,Ayu dan Alexi balikan lagi karna mereka merasa hubungan mereka bisa diselamatkan.
" Nih makan lagi " kata Alexi menyuapkan snack ke mulut gadis itu.
" Makasih " Kata Ayu tersenyum malu.
Setelah pulang dari tempat kerja ayahnya,Alexi langsung buru2 menemui Ayu dikontrakan karna gadis itu menganjak kepantai menghabiskan waktu bersama yang telah lama hilang sejak Alexi menikah.
" Kamu gak jemput istri mu ?" tanya Ayu hati2.
" Hah " kata Alexi tersentak dan melihat jam.
Terlihat sudah setengah 6 petang.
" Dia pasti udah pulang " Gumam Alexi pelan.
" Kenapa ?" tanya Ayu tak kedengeran.
" Gak papa " Jawab Alexi tersenyum
Ayu kembali diam.
" Jalan2 disana yuk " Ajak Ayu semangat.
" Kemana ?" tanya Alexi.
" Pinggiran pantai,fotoin matahari terbenam " Jawab Salsa.
" Oh ya udah " jawab Alexi tersenyum.
Keduanya pun bergandengan tangan mendekati cahaya yang menyilaukan.
Selama berjalan Alexi diam menatap pasir putih yang diserbu ombak.
Pikirannya sedikit teralihkan ke Salsa yang tidak tau kabarnya.
Alexi tau Salsa dari tadi menelfonnya tapi lelaki itu enggan mengangkat karna tak enak hati kepada Ayu yang selalu berada disebelahnya.
" Lex " tegur Ayu.
Alexi masih diam sambil berjalan.
" Alexi " Rengek Ayu.
" Ah iya kenapa ?" Tanya Alexi terkejut.
__ADS_1
" Kamu mau terjun kelaut ?" Tanya Ayu heran.
" Hah " Alexi terkejut melihat celananya sudah basah tersapu air.
Pria itu langsung mundur dengan cepat.
" Mikirin apa sih ?" tanya Ayu heran.
" Gak papa,mikirin kerjaan yang gak tau diterima atau ngak " jawab Alexi ngeles.
" Jangan dipikirin,kalo rejeki ngak bakal kemana " Balas Ayu tersenyum.
Alexi mengangguk ikut tersenyum.
Mereka pun berselfi ria,Ayu dengan leluasa memakai hape pria itu bahkan gadis itu dengan berani mengganti foto profil hape Alexi dengan foto mereka dengan back ground matahari.
" Ini cakep " Gumam gadis itu mengotak atik.
Hingga malam mereka masih disana,pikiran Alexi makin kacau,pria itu duduk berdiri tak tenang.
Alexi makin memikirkan istrinya yang sudah pulang atau belum.
" Huh kenapa gue degdegan gini ya ?" Batin Alexi berusaha tenang.
Rasa panas dingin mulai ia rasakan,bahkan sesekali Alexi menjauh dari Ayu hanya untuk menenangkan dirinya
" Lex pulang yuk,cari makan " Ajak Ayu mendekati Alexi yang duduk dipondok sendirian dengan sinar lampu kuning diatasnya.
Meski malam hari,pantai itu masih banyak pengunjung karna banyak lampu2 yang menyala.
" Udah ?" Tanya Alexi tercekat.
" Ya udah ayok " kata Alexi berdiri merapikan baju dan celananya.
Tak ada yang mereka lakukan,Alexi memang tidak berani menyentuh perempuan yang ia cintai tanpa ikatan sah,bahkan istrinya sendiri pun belum pernah Alexi macam2.
Mereka pergi dari sana mencari tempat makan,sepanjang jalan Ayu memeluk pinggang lelaki itu dari belakang.
Alexi merasa nyaman tapi ada sedikit rasa aneh didalam hatinya dan pria itu tidak tau itu rasa apa.
Alexi sedikit ngebut,otak dan hatinya benar2 sedang bertengkar saat ini.
Karna Ayu terus merengek lapar mereka pun akhirnya makan malam dilesehan biasa.
Satu hal yang Alexi suka dari Ayu,gadis itu tak banyak memilih,Ayu tipe gadis yang menerima apa adanya membuat Alexi begitu jatuh kedalam pesona gadis tinggi itu.
Saat makan,sesekali Alexi memeriksa hapenya,sejak pria itu mematikan hape lalu menghidupkannya tak ada lagi panggilan dari Salsa ataupun pesan2 yang menanyakan dirinya.
" Aku kenyang " Ucap Alexi benar2 tak tahan lagi.
" loh kok ngak dimakan semua Lex ?" tanya Ayu dengan mulut penuh.
" Aku kenyang " Jawab Alexi pelan.
" Ya udah,tunggu bentar ya aku habisin dulu " Kata Ayu mengerti.
Alexi mengangguk,lelaki itu izin pergi ke kamar mandi.
__ADS_1
" Apa aku telfon Ibu aja ya buat nanyain ?" Gumam Alexi bimbang.
" Tapi kalo Ayah tau bisa gawat nih " Lanjut pria itu bingung.
" Akhh biarin lah,ibu dan Ayah juga ngak ada nelfon paling wanita itu udah pulang " Gumam Alexi masa bodoh.
Lelaki itu pun kembali lagi dan mengobrol sedikit dengan kekasih hatinya.
Didepan rumah seorang gadis baru saja pulang.
Keringat bercucuran diwajahnya,Salsa terpaksa harus berjalan sangat jauh untuk sampai dirumah ibunya.
Salsa tak pulang kerumah mertua karna tak sanggup lagi untuk kesana,untuk sampai dirumahnya saja Salsa harus minta bantuan warga setempat.
Rasa sakit dan perih begitu gadis itu rasakan,bahkan saat diantar bapak2 tadi pun Salsa sempat menangis mengingat rasa kecewa kepada suaminya yang tak perduli kepadanya.
" Huh tenang Sa,sekarang kamu udah aman " Gumam Salsa menepuk dadanya yang terasa nyeri.
" Harusnya aku ngak berexpetasi tinggi sama Alexi,harusnya aku sadar diri aku siapa dimata lelaki itu,huh kenapa aku jadi cengeng gini " Kata Salsa kembali menangis dan mengusap air matanya.
Wanita itu pun masuk kerumah dan langsung disambut kegelapan.
Salsa tersenyum miris,tak ada siapapun yang menyambutnya,saat ibunya masih hidup wanita itu masih baik2 saja tapi saat malaikat yang telah merawatnya dari kecil itu pergi,hidup Salsa langsung berubah total.
" Huh tenang,Mama ngak ngajarin buat lemah,Mama selalu bilang aku harus hidup dengan kuat,aku bisa,kamu bisa Salsabila " Ucap Salsa yakin.
Gadis itu pun menyalakan semua lampu hingga langsùng terang berderang meski disambut kotornya rumah karna lama tak didiami.
Seperti biasa Salsa langsung masuk kamar dan mulai berberes,ada rasa takut dihatinya tapi gadis itu yakin diriny bisa melewati apapun.
Sesampainya dirumah,Alexi ketar ketir didepan pintu,terlihat motor Salsa terparkir indah disamping mobil Ayahnya seperti pagi tadi.
" Huh semoga aja aman " Gumam Alexi meyakinkan diri.
Lelaki itu pun membuka sepatu dan berjalan masuk.
Terlihat Yuni,Byanca dan Romi sedang menonton tv.
Alexi kaget mendengar tawa mereka menonton kartun Byanca.
" Loh kok kamu disini ?" tanya Yuni terkejut melihat putranya pulang.
" Iya Bu ak...
" Bukannya tadi Salsa bilang kalian tidur dirumah Mamanya " Potong Yuni.
Deg...
Alexi tersentak kaget mendengar ucapan ibunya.
Romi diam memperhatikan penampilan putranya dan expresi wajah kaget lelaki itu.
" Kamu dari mana ?" tanya Romi tenang.
Glek....
Alexi menelan ludah kasar,seketika tubuhnya mematung dengan situasi gawat itu.
__ADS_1
" Alexi " Tegur Romi dingin.
" A k ak u aku..." Jawab Alexi gugup...