Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
379


__ADS_3

Disebuah rumah beberapa warga datang berkunjung karna mendengar salah satu warganya sakit.


Histi dikelilingi beberapa ibu2 yang khawatir akan dirinya.


" Dokter kerja aja gak papa,biar kami yang rawat neng Histi " Ucap salah satu rombongan.


" Hah " kata Serkan kaget.


" Iya Dok,kami gak bakal ninggalin Neng Histi kok tenang aja " Jawab ibu yang lain.


" Iya Om,Om kerja aja biar aku temenin Tante " Sahut Sania sahabat bocil Histi.


Serkan melihat istrinya,terlihat wanita hamil itu sedang dipijit seluruh badan oleh dukun beranak yang sedang viral dikampung.


" Hueek hueeekkk " Kata Histi muntah2 lagi.


Glekk....


Serkan menelan ludah kasar,ia begitu khawatir dengan keadaan Histi apalagi wanita itu hamil besar.


Ntah mengapa dari sore kemarin keadaan Histi memang kurang enak,wanita itu mengaduh mual dan pusing membuat Serkan panik.


Karna takut,lelaki itu pun mendatangi rumah temannya sesama dokter untuk memeriksa kandungan wanita itu dan ternyata Dokter memvonis calon bayi mereka sedang lemah dan rentan terjadinya keguguran.


Sontak Serkan langsung syok begitu pun Histi yang tak menyangka mental anaknya tak sama dengan mental dirinya yang terbilang tahan banting.


Berita itu pun menyebar langsung ke satu desa yang gelap dimalam hari tersebut,gara2 ada salah satu warga melintas didepan rumah Serkan saat dokter kandungan tersebut berpamitan pulang.


Kebesokan paginya rumah Histi langsung diserbu warga membawa banyak makanan untuk partner kerja mereka tersebut.


" Gak papa Dok,masih aman " Ucap seorang wanita tua sambil menguyah sirih dalam mulutnya.


" Beneran mbah ?" tanya Serkan takut.


" Iya,masa pertumbuhan itu,makanya emaknya gak kuat " Jawab Dukun beranak tersebut.


" Sayang " Panggil Serkan mengusap rambut istrinya.


" Aku gak papa Yank " Jawab Histi menenangkan.


" Masih mual ya ?" tanya Serkan khawatir.


" Sedikit,mungkin terlalu banyak makan tadi " jawab Histi.


Semua orang melotot dan terkekeh dengan jawaban polos wanita itu.


" Kirain mual sakit eh malah mual kekenyangan " Bisik salah satu warga ingin tertawa.


Histi menoleh kearah mereka semua dengan wajah bingung.


" Apa yang salah ?" tanya Histi polos.


" Gak ada Neng,Neng selalu benar " Jawab ibu rt disana.


Histi tersenyum malu mendengar jawaban pejabat desa tersebut.


" Aku kerja gak papa ? hari ini ada pasien bakal operasi kecil " Tanya Serkan hati2.


" Gak papa,,kalo kamu disini juga ntar ketularan emak2 " Jawab Histi berbisik.


" Ehh ngondek dong " Kata Serkan melotot.


Histi mengangguk dengan tawa kecilnya.

__ADS_1


" Ih amit2 " Kata Serkan merinding.


" Udah Dok,pergi aja " Usir salah satu warga.


Serkan kembali melotot,warga tersebut langsung mendapat cubitan dari warga lain.


" Hehe maksudnya pergi kerja Sist " Ralat ibu itu terkekeh.


Histi ikut terkekeh,banyak sekali ibu2 yang keracunan akan gaya bicaranya yang masih sering memakai bahasa kota.


Dikampung itu pun mulai bisa membayangkan enakny jadi warga kota seperti Histi,mereka semua sangat ingin ke kota menikmati hidup dan langit cerah dimalam hari.


Tapi berkat Histi,mereka tak perlu payah2 ke kota karna Histi membuat kampung itu terasa seperti kota halu bagi mereka semua.


" Ya udah saya berangkat kerja dulu ya ibu2 semua,tolong jaga istri saya ya " Ucap Serkan sopan.


" Iya Pak Dokter,istri anda aman sentosa sama kami " Jawab ibu Rt tersenyum.


" Iya Pak Dokter,Pak Dokter bantu warga lain aja dipuskesmas,urusan istri pak Dokter biar kami urus " Sahut ibu lain.


Serkan mengangguk tersenyum,meski khawatir akan keadaan Histi tapi lelaki itu berusaha percaya bahwa teman patner kerja istrinya akan membantu.


" Aku berangkat Yank " Ucap Serkan mencium pucuk kepala Histi.


" Iya sayang,hati2 ya " Balas Histi menyalami Serkan takzim.


" Uluh2 Pak dokter sama Neng Histi co cwit banget ya kayak Rose dan Jack " Kata Ibu Rt salut.


" Siapa Rose dan Jack ?" Tanya Ibu Sonia mengernyit.


" Itu film yang aku pernah tonton sama bapak waktu ada layar lebar dulu di kampung sebelah " Jawab bu Rt.


" film apa Bu ?" tanya ibu yang lain.


" Ppffttttt " Serkan dan Histi hampir menyembur mendengar jawab Bu rt yang menggelitik.


" Titanic Bu bukan Tatanic " Ralat Histi gemas.


" Tatanic mah pemuja setan haha " Lanjut Histi tertawa.


" Satanic Yank bukan Tatanic " Kata Serkan memperbaiki.


" Dah lah yang penting ada Nic2 nya " Kata Histi menutupi rasa malu.


Serkan mengulum tawa,lelaki itu benar2 gemas dengan tingkah Histi yang luar biasa.


Para ibu2 terlihat kebingungan tidak tau film apa yang dimaksud oleh pasangan hits tersebut.


" Nanti kita nobar ya Bu " kata Histi tersenyum.


" ehhh " pekik Serkan melotot.


" Hehe " Histi cengengesan menggigit gemas lengan suaminya.


Semua orang tertawa,Sania yang masih dibawah umur menatap Histi dalam.


" Gak boleh kamu masih kecil !" Tegur Serkan tegas kepada bocah 2 SD itu.


" Aku juga pengen nonton Om " kata Sania lesu.


Histi melihat Sania yang mayun ditegur Serkan.


Wanita itu memberi kode kedipan membuat Sania tersenyum cerah.

__ADS_1


Serkan sontak terkejut melihat perubahan wajah gadis yang 3 detik lalu mengkrcut,Histi pura2 tak tau saat suaminya menoleh.


Serkan pun berpamitan pergi,para ibu2 langsung menutup pintu rumah saat Serkan sudah keluar.


" Haistt aku benar2 diusir dari rumah sendiri " Gumam Serkan menghela nafas panjang.


Lelaki itu pun mulai melangkah dengan gontai mencari nafkah untuk sang istri.


" Masak apa hari ini Neng ?" tanya Ibu Sonia bersemangat.


" Aku pengen makan ayam goreng Bu " Jawab Histi semangat.


" Ayam mana ?"


" Ayam yang ada jambul nya itu " Jawab Histi malu.


" Ya udah nanti Ibu tangkap " Jawab Ibu Sania tersenyum.


" Yeeee " Pekik Histi girang.


" Ini Neng,jambu kemarin Neng mau,baru masak " Ucap ibu lain mengeluarkan jambu biji dari balik saku bajunya.


" ehh itu jambu ya,aku kira tadi dada ibu gede sebelah " Kata Histi kaget.


" Hahaa ya gak lah Neng,tadi sebenarnya 2 biji tapi diminta sama anak ibu kesekolah " Balas 9 ibu itu tertawa.


Semua orang tertawa ngakak.


" Jangan makan yang asam2 dulu " Ucap Dokter specialis Histi menegur.


" Iya Mbah " Jawab Histi patuh.


Beberapa wanita disana mulai sibuk,Histi diminta berbaring oleh si Mbah untuk mengecek kondisi janinnya.


Histi menurut saja,perasaannya mulai tenang tak panik seperti malam tadi.


Hari ini wanita itu makan besar,Sania yang beda sendiri mendapat tugas dari Histi mengantarkan beberapa lauk pauk untuk suaminya makan karna kasihan Serkan tak membawa bekal.


Ditempat lain,tiga orang pria berunding dengan serius.


Alexi sangat terkejut mengetahui fakta bahwa Samuel akan mendonorkan ginjalnya kepada Winda.


" Kau serius ?" tanya Alexi masih syok.


" Iya,aku gak main2 " Jawab Samuel tegas.


" Apa tujuan mu ?" Tanya Alexi menyelisik.


" Aku hanya ingin Winda sembuh " Jawab Samuel.


" Lalu apa balasannya nanti jika ginjal mu cocok untuk Winda ?" Tanya Alexi penuh selidik.


" Jika berhasil,nikah kah aku dengan Winda " pinta Samuel tegas.


" Apa !" Pekik Malvin dan Alexi terbelalak.


" Dan jangan beritahu orang tua ku " Lanjut Samuel.


Deg...


Malvin dan Alexi kembali terbelalak.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2