
2 anak manusia duduk diplaminan menggunakan baju senada,Samuel terlihat begitu tampan dengan setelan abu2 dengan payet mutiara dipergelangan tangan,begitu pun si pengantin wanita yg sangat elegant dengan gaun abu2 muda ditaburi mutiara kerlap kerlip khas warga terpandang.
" Lihat mereka sangat serasi " Ucap Ana kepada Lulu.
" Iya Na,cakep banget " Jawab Lulu takjub.
" Itu gaunnya bikin sendiri loh,dalam 1 minggu dia bisa menyelesaikannya dengan sempurna " Balas Ana tak menyangka.
" Iya,aku gambarnya nya aja butuh 2 hari apalagi bikinnya " Kata Lulu menggeleng.
" Tapi aku dengar Leni itu...Lesby " Bisik Ana pelan.
" Apa !" Pekik Lulu kaget
" Shuttttt " Kata Ana mengerjabkan matanya dengan cepat.
Lulu melihat kiri kanan dan kaget saat tatapan orang2 menatap kearah mereka.
" Kamu tau dari mana ?" Tanya Lulu ikut berbisik.
" Cuma denger kabar lalu saja,aku gak tau itu bener atau ngak " jawab Ana ngeri.
" Astaga,masa iya Samuel yg keren gitu dapat yg aneh2 sih " kata Lulu bingung.
" Aku dengar itu juga perjodohan loh " Kata Ana lagi.
" Husst gak usah gosip " tegur Prito mendekat.
" Heh ada suami " Kata Ana kelabakan.
" Ck diem napa,malu diliatin orang " Tegur Prito gemas.
" Gak gosip Yank cuma ngasih info aja " kata Ana terkekeh.
" sama aja bgo Gak usah racunin otak polos istri aku !" kata Aktam mentoyor kepala adiknya.
" Ihhhh Abang apa2an sih,Yank lihat nih Bang Aktam noyor aku !" kata Ana ngadu kepada Prito.
" Jangan dong Bang,ntar makin Oon gimana ?" Kata Prito mengusap kepala sang istri.
" Ehhh " pekik Ana bingung maksud ucapan suaminya.
Aktam dan Lulu terkekeh geli begitupun Prito yg ingin tertawa melihat wajah menggemaskan ibu 2 anak tersebut.
" Oh iya,Bang Bara mana ya ?" tanya Aktam tak melihat Kakak tertua.
" Ck gak usah dicariin,sekarang dia gak mikirin kita lagi,dia banyak anak asuhnya " Jawab Ana malas.
" Maksud kamu ?" tanya Prito mengernyit.
" Tuh lihat,dimana tempat pasti bahasnya kerjaan,gak botak apa itu kepala " Kata Ana menunjuk Bara yg asik mengobrol dengan beberapa pria kaya..
" ckckc,untung aku gak terima semua permintaan Papa " kata Aktam menghela nafas.
" Iya Bang,aku juga gelar dokter aja udah ditelan bumi " Kata Prito menggeleng pelan.
" Kamu kan dokter hewan dirumah,kalo anak2 bermasalah sama hewan mereka pasti larinya ke kamu " Kata Lulu terkekeh.
" Iya dan pasien yg sering nemuin aku itu anak kalian " balas Prito.
" Ya,Azura sayang banget sama kucingnya persis seperti Andr..." ucap Lulu kecoplosan.
__ADS_1
Seketika semua hening termasuk Aktam yg tau apa kelanjutan ucapan sang istri.
" Maaf maksud aku em..." Kata Lulu tak enak.
" Gak papa,Papa Zura memang suka dunia perkucingan " balas Aktam hangat.
" Maaf Yank " kata Lulu merasa bersalah.
" Iya sayang " Balas Aktam mengusap pipi istrinya.
Ana dan Prito sama2 diam,mereka tak mau ikut campur meski sebenarnya itu bukanlah hal yg besar.
Wajar Lulu masih mengingat Andrew apalagi Azura begitu menurun mulai dari sifat hingga tingkah lakunya.
Aktam menganjak Lulu ketempat lain bergabung bersama sanak keluarga.
" Yank,Angel mana ya ?" tanya Prito tak melihat sang putri.
" Tadi ada sama Arshad " Jawab Ana tenang.
" Aku juga gak lihat Jack loh " Kata Prito lagi.
" Jack mungkin lagi hafalan " Balas Ana terkekeh.
" Ehh ada2 aja kamu,mana ada Jack ngafal disini " Kata Prito ikut terkekeh..
" Biarin lah Yank,mereka udah gede juga ntar kalo btuh emak bapaknya bakal nyari kok " Kata Ana santai.
" Ya udah,ayo kita kesana " kata Prito merangkul wanita tersebut.
Diatas pelaminan,Samuel dan Leni menerima ucapan selamat dari para tamu undangan.
" Kamu capek ?" Tanya Samuel melirik istrinya.
" Belum,tenang aja kaki aku kuat " Jawab Leni tersenyum manis.
" Kalo cape duduk aja " Kata Samuel tenang.
Leni mengangguk dan kembali menyalami tamu.
Rombongan karyawan mulai sampai,Restu datang bersama teman2nya yg ternyata tak membawa anak istri juga.
" Aku pikir hanya aku yg gak bawa keluarga " Ucap Restu terkekeh.
" Haha kita juga gak bawa Res,mau ngebujang lah sesekali " Balas teman Restu.
" Iya Res,rehat dulu sebentar cuci mata "
" Hehe iya Bang " Jawab Restu canggung.
" Kenapa mereka berbeda dengan aku ya,aku bahkan gak enak datang sendiri tanpa Winda dan Nur,tapi kenapa mereka enjoy aja gak bawa anak istri ?" Batin Restu bingung.
Restu masih belum terbiasa dengan keadaan,lelaki itu termasuk pria bucin yg membutuhkan orang terdekatnya untuk selalu bersama.
" Ayo kita temuin pengantinnya " Ajak Manager semangat.
Para pria itu mengangguk setuju dan mulai melangkah menaiki plaminan.
Restu menatap Samuel dengan wajah yg sulit dimengerti.
Sungguh lelaki itu bangga kepada Samuel yg terlihat begitu sempurna.
__ADS_1
Bagaimana tidak,acara pernikahan Samuel disiarkan secara langsung,ditambah dekorasi dan mempelai wanita yg cantiknya spik bidadari turun dari kayangan.
" Selamat,saya turut bahagia " Ucap Restu menyalami Samuel.
" Terima kasih " Jawab Samuel tersenyum kecil.
" Hm anak istri mu gak ikut ?" Tanya Samuel tak melihat mantan istrinya.
" Tidak,Winda ada sedikit pekerjaan " Jawab Restu sopan.
Samuel mengangguk kecil,Restu pun berlalu menyalami istri Samuel.
Leni tak tau apapun,wanita itu hanya cengar cengir kepada siapa pun yg memberikan restu untuk mereka.
Tak terasa waktu sore menuju malam tiba,para tamu hadirin sudah pulang hanya menyisakan keluarga terdekat.
" Aku kekamar dulu " Ucap Leni menegur Samuel.
" Iya " Jawab Samuel tenang.
Leni mengangguk cepat dan sedikit tergopoh2 membawa gaunnya.
Samuel melihat wanita itu dengan wajah menyelisik,sebenarnya Samuel sudah lelah berdiri seharian,lelaki itu juga ingin istirahat tapi kolega Papanya masih banyak disana.
Hampir magrib,akhirnya semua selesai orang tua Samuel kembali ke kamar masing2 untuk istirhat sebelum melanjutkan acara makan malam bersama.
Sesampainya dikamar,pria itu terkejut melihat sang istri tidak sendirian,tapi ada wanita lain yg terlihat marah2.
" Sam " Ucap Leni kaget.
Samuel masuk dengan wajah tenangnya.
Wanita asing itu melihat Samuel dengan tatapan membunuh.
" Kamu siapa ?" Tanya Samuel duduk diranjang dengan dekor khas pengantin.
" Kau tanya aku siapa ?" Tanya Wanita itu garang.
" Sam maaf " Ucap Leni merasa bersalah.
" Selesaikan masalah kalian duluan,aku ingin istirahat " Kata Samuel tenang.
" Please aku mohon keluar lah dulu " Ucap Leni kepada wanita tersebut.
" Aku tidak terima ini sayang " Kata wanita asing memegang tangan Leni.
" Dia suami ku,aku mohon " Kata Leni melirik Samuel.
" Dia akan meniduri mu,aku tidak bisa menerimanya !"
" Keluarrrrrrr !!!!" Bentak Samuel emosi.
" Ayo keluar dulu " Kata Leni terkejut mendengar suara keras Samuel.
Wanita itu mengangguk dan berjalan kesal keluar.
" Akhhhhh sialan !" Umpat Samuel melempar bantal dengan asal.
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1