Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
134


__ADS_3

Disebuah kamar seorang gadis terbaring melihat atap rumah.


saat ini Salsa tidur dikamar mantan suaminya,gadis itu tak tau harus senang atau sedih.


Ranjang yang dulu jarang ia pakai tidur sekarang sangat leluasa ia menaruh tubuhnya.


" Aakhhh kenapa aku merindukan lelaki itu ?" Gumam Salsa mengacak rambutnya kesal.


Bayang2 dirinya tidur dengan Alexi membuat Salsa sulit melupakannya.


" Haissttt aku kenapa sih!" Kata Salsa geram.


Gadis itu bangun dan menarik nafas supaya tenang.


Jam menunjukkan pukul 12 malam,Salsa teringat lelaki itu lembur bekerja.


" Alexi udah makan belum ya ?" Gumam Salsa khawatir.


Gadis itu teringat biasanya Alexi akan sangat kelaparan pulang bekerja,Salsa merasa kasihan karna tak ada yang melayani lelaki manja itu.


" Aku telfon aja kali ya,bilang aja nanyain barang gitu " Gumam Salsa mencari ide.


" Ahh kok aku jadi deg degan gini sih " Gumam Salsa memegang dadanya yang terasa berdenyut.


" Gak papa lah,harus tenang gak boleh panik " Lanjut Salsa yakin.


Gadis itu pun mengambil hapenya dan mengetik nama Alexi.


Salsa mulai menguhubungi lelaki itu.


Tapi belum semenit mba2 operator memberitahu bahwa lelaki itu sedang dalam panggilan lain.


" Alexi nelfon siapa malam2 gini ?" Gumam Salsa heran.


Gadis itu mencoba lagi dan mendapat jawaban yang sama.


" Alexi lagi nelfon siapa sih !" Kata Salsa melepas hapenya kesal.


Gadis itu terlihat marah telepon nya tak bisa tersambung..


Ceklek...


Tiba2 pintu kamar terbuka,Salsa yang menggerutu langsung tercyiduk oleh Yuni yang patroli malam.


" Kamu kenapa Sa ?" tanya Yuni mendekat.


" Eh gak papa Bu,Ibu belum tidur ?" tanya Salsa kelabakan.


" Mau tidur,tapi cek keadaan pintu rumah sama kendaraan udah dikunci atau belum " Jawab Yuni lembut.


Salsa mengangguk paham.


" Udah larut loh,tidur gih " Kata Yuni tersenyum.


" Iya Bu,ini mau tidur " Jawab Salsa malu.


" Mikirin Alexinya besok aja,bocah itu udah ngorok jam segini " Ucap Yuni menggoda.


Salsa tersenyum canggung.


" Anak ibu lagi teleponan sama setan Bu " Batin Salsa kesal..


Yuni pun berjalan keluar setelah mematikan lampu kamar gadis itu.

__ADS_1


" Huuuufffttt pasti ibu gak tau Alexi sering lembur " Gumam Salsa iba.


Selama menjadi menantu rumah itu tak pernah tidur lebih dari jam 11,kecuali Romi sedang lembur mengerjakan tugas perusahaan.


Aturan rumah itu terbilang ketat tapi para warganya begitu patuh karna yang memberi arahan bersikap santai dan tidak menonton dalam memerintah..


Salsa masih penasaran tapi gengsinya mulai membara,gadis itu masih tak terima teleponnya tak dijawab oleh lelaki itu.


Salsa memilih tidur saja dan mematikan hapenya agar ia tak tergoda untuk menelfon Alexi lagi.


Ditempat lain,seorang pria hanya bisa menghela nafas panjang meladeni curhatan mantannya yang begitu memilukan.


Alexi sangat mengenali suara yang menelfonnya tadi,perempuan itu adalah Ayu mantan kekasihnya sendiri.


Gadis itu menceritakan bahwa ia kehilangan Ayah satu2nya karna gadis itu sudah yatim dari umur 1 tahun.


Alexi tak bisa mengabaikan Ayu begitu saja karna gadis itu pernah singgah dihatinya.


Alexi sangat bimbang saat Salsa menelfon nya juga tapi lelaki itu memilih mengabaikan karna Ayu sedang butuh teman untuk menjadi pendengar.


" Jadi sekarang kamu tinggal sama siapa ?" tanya Alexi tenang.


" Gak tau Lex,ayah gak ninggal apapun buat aku,kami juga tinggal dikontrakan " Jawab Ayu lesu.


" Terus sekarang kamu udah kerja ?" tanya Alexi.


" Belum,lagi cari2 kerjaan ini tapi susah banget,mana aku kuliah lagi pusing mau cari uang spp kemana " Curhat Ayu.


Alexi diam,lelaki itu merasa iba dengan nasib yang menimpa mantannya.


" Lex " Panggil Ayu.


" Hm " Jawab Alexi.


" Aku diluar kota " Jawab Alexi.


" Aku akan kesana,aku kangen kamu Lex,aku gak punya siapa2 lagi " Ucap Ayu bergetar.


Alexi kembali diam,lelaki itu sedang berpikir keras dengan perasaanny sendiri.


" Aku janji gak bakal nyusahin kamu lagi Lexi,kamu gak usah tanggung jawab tentang aku,aku pengen mandiri kayak kamu " Ucap Ayu membujuk.


" Tapi Yu,aku dah..


" Tolong aku Lex,aku bisa setres lama2,aku butuh teman,semua teman2 aku pada menghilang,bahkan saat berduka hanya 1 2 orang yang datang " Ucap Ayu sedih.


" Baiklah " Jawab Alexi setelah berpikir keras.


" Beneran ?" tanya Ayu berubah semangat.


" Hm,tapi aku gak bisa tampung kamu lama2 Yu,nanti timbul fitnah " Jawab Alexi.


" Baiklah,aku tidak akan lama2 " kata Ayu ceria.


Alexi menghela nafas panjang,mereka mengobrol sebentar sebelum akhirnya Alexi memutuskan panggilan karna ia butuh tidur mengumpulkan tenaga untuk besok.


Beberapa hari kemudian,Ayu pun sampai.


Alexi pulang cepat hari ini karna masalah perusahaan sudah selesai teratasi.


Lelaki itu menjemput Ayu dibandara berhubung gadis tsb naik pesawat sore.


" Mana dia ?" Gumam Alexi melihat kiri kanan.

__ADS_1


Tak lama seorang gadis pun keluar dari pintu kedatangan,dengan pakaian sederhana Ayu menemui Alexi yang sudah menunggunya diteras bandara.


" Lex " Panggil Ayu tersenyum.


Alexi yang memunggungi gadis itu langsung berbalik dan terdiam melihat mantan kekasihnya dulu.


" Ya " jawab Alexi ikut tersenyum.


" Udah lama ?" tanya Ayu sedikit canggung.


" Hm belum juga " Jawab Alexi.


" Ayo kesana,taxi nya udah nungguin " Ajak Alexi membantu membawa koper.


Ayu mengangguk,keduanya berjalan beriringan menuju mobil biru yang sudah mengantri.


Keduanya langsung pulang kerumah Alexi,selama diperjalanan keduanya banyak diam.


Ayu terlihat curi2 pandang kearah lelaki itu,Alexi semakin tampan,wajah tenangnya begitu menghanyutkan apalagi alis lebat yang menukik indah dan tak lupa bibir kecil pria itu terlihat menggoda iman.


" Ehm " Dehem Alexi merasa tenggorokan nya gatal.


Ayu langsung mengerjabkan mata tanpa sadar memperhatikan perubahan pria itu.


" Kamu udah makan ?" tanya Alexi menoleh.


" Belum " Jawab Ayu menunduk malu.


" Baiklah,Pak berhenti diwarung makan ya " kata Alexi kepada supir.


" Baik Tuan " Jawab si supir taxi.


Keduanya kembali diam,Ayu melihat keluar jendela.


Gadis itu baru sekali kesana,sebenarnya ia sedikit takut pas berangkat tadi tapi melihat Alexi yang selalu memberi arahan jadilah gadis itu bersemangat karna ia akan punya teman lagi pikir Ayu..


Setelah membeli 2 nasi bungkus dan mineral,mereka kembali melanjutkan perjalanan.


Sesampainya dirumah bedug Azan terdengar,Alexi yang masih mengenakan pakaian kantor buru2 ingin mandi.


" Mau aku siapin baju ?" tanya Ayu canggung.


" Hah gak usah,aku langsung solat ntar kek sarung " jawab Alexi menaruh handuk dileher.


" Kamarnya cuma 1,nanti kalo mau istirahat kamu dikamar aja ya,aku diluar " Ucap Alexi tenang.


" Dimana ?" Tanya Ayu.


" Tuh sofa panjang " Jawab Alexi menunjuk sofa yang sering dipakai Salsa tidur.


" Kenapa gak di..


" Em maksud aku... " Kata Ayu malu untuk berucap.


" Haha kau gila apa,kita bukan suami istri mana boleh tidur sekamar " Kata Alexi tertawa.


Ayu menggaruk kepalanya malu,Alexi langsung berlalu.


" Kenapa aku nolak ? harusnya kan seneng dapat pengganti haisssttt mana sok jual mahal lagi,sama Salsa malah kemarin ngebet pengen tidur berdua " Gumam Alexi menggaruk kepalanya gatal.


Lelaki itu terkekeh sendiri dan langsung mandi untuk menyegarkan otak kotornya.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2