Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
153


__ADS_3

Pagi ini Alexi bangun saat mendengar suara ketukan pintu dari luar,lelaki itu terlihat sangat mengantuk.


Alexi membuka pintu dan menguap lebar didepan ibunya.


" Udah bangun ?" tanya Yuni tersenyum.


" Baru bangun Bu " Jawab Alexi.


" Ayo subuh dulu " Ajak Yuni lembut.


Alexi mengangguk lemah.


" Ibu tunggu di sana ya "


" Iya " Jawab Alexi mengangguk.


Lelaki itu kembali masuk kamar dan terdiam melihat sang istri masih tertidur pulas diranjang beruntung Yuni tak curiga kepada mereka yang tidur terpisah,jika tidak wanita itu akan sangat marah bila tau yang sebenarnya.


" Bangunin ngak ya ?" Gumam Alexi bimbang.


Lelaki itu teringat akan nasehat Salsa tempo lalu tentang agama,pria itu takut masuk neraka seperti yang disebutkan oleh istrinya.


" Huh biarin dulu lah,mending aku wudhu " Gumam Alexi memutuskan.


Lelaki itu berlalu masuk kamar mandi.


Salsa yang tidur diranjang terbangun saat mendengar percikan air.


Gadis itu langsung bangun mengusap matanya.


" Alexi " Gumam Salsa pelan tak melihat lelaki itu di sofa.


Salsa turun dari ranjang suaminya dan berjalan kekamar mandi terlihat Alexi sedang mencuci kaki.


" Astagfirullah " Ucap lelaki itu kaget saat berbalik badan melihat istrinya berdiri didepan pintu dengan rambut terurai.


Salsa ikut kaget melihat keterkejutan suaminya.


" Ngapain disana,huh bikin jantungan aja " Kata Alexi kesal.


" Kamu ngapain ?" Tanya Salsa tak menghiraukan.


" Wudhu " jawab Alexi..


Salsa ber Oh ria dan melihat jam didinding kamar.


" Minggir " Kata Alexi mengibas tangannya.


" Ngak mau " Jawab Salsa ingin menjahili pria itu.


" Minggir gue mau lewat " Ucap Alexi gemas.


" Aku pegang ya " Kata Salsa mengulurkan tangannya.


" Ehhh jangan berani2 pegang gue lo,ntar wudhu gue batal " Kata Alexi menghindar.


" Kan satu muhrim " Kata Salsa tersenyum.


" Ya tetap aja batal,dah sana " Usir Alexi.


Salsa bukannya minggir malah menekan pinggang dihadapan lelaki itu.


" Cepetan nanti dimarah Ayah " Kata Alexi geram.


" Kenapa ngak bangunin aku ?" tanya Salsa ingin bermain2 sebentar.


" Kan sekarang udah bangun " Jawab Alexi.


" Ya harusnya kamu yang bangunin dong " Ucap Salsa tegas.


" Ogah " Jawab Alexi mendengus.


" Ya udah batal nih " kata Salsa pura2 ingin menyentuh wajah Alexi.


Tapi sayang pegangan tangannya dikusen pintu terlepas hingga gadis itu ambruk menabrak tubuh suaminya.


Keduanya langsung terduduk dilantai dengan Salsa menindih tubuh suaminya.

__ADS_1


" Salsaaaaaaaaaaa " Pekik Alexi seketika melotot.


Gadis itu langsung kabur,tapi naas belum juga melangkah baju belakang Salsa ditarik oleh suaminya.


" aaaa lepasin " pekik Salsa berontak.


" Tanggung jawab Lo !" Bentak Alexi kesal.


" Aku ngak sengaja " kata Salsa menampar tangan Alexi.


" Ngak bisa gara2 lo wudhu gue batal " Kata Alexi marah.


" Please Lex lepasin gue,gue minta maaf " kata Salsa memohon.


" Ngak bis....


" Apa yang kalian lakukan ?" tanya Romi tiba2 berada diambang pintu.


" Ayah !" Pekik Alexi dan Salsa kaget.


" Kenapa Yah mana mereka ?" tanya Yuni terdengar panik dari arah luar.


Romi terdiam begitu pun Yuni yang langsung mengernyit melihat anak dan menantunya.


Dengan cepat Alexi melepaskan baju Salsa dan merapikan bajunya.


" Kalian ngapain ?" tanya Yuni.


" Udah keluar aja Yank " Sahut Romi keluar lebih dulu.


" Anu Bu kami em kami..." Kata Alexi bingung harus menjelaskan.


" Kami bercanda Bu " Sahut Salsa cengengesan.


" Bercanda ? pagi buta gini ?" tanya Yuni.


Glek...


Salsa dan Alexi saling melihat dan mengangguk lemah.


" Oalah,kalo mau lagi tinggal minta baik2 ngak usah teriak2 " Kata Yuni terkekeh.


" Buk...


" Dah sana cepetan mandi,kami duluan ya kalian berjamaah aja berdua " kata Yuni mengusap kepala Salsa.


Gadis itu melongo bingung dengan pikiran sang mertua.


" Jangan lama2 mandinya,ntar masuk angin " Kata Yuni pelan penuh kode.


Glek..


Alexi dan Salsa kembali saling melihat dan merinding mengerti akan kode wanita itu.


Yuni pun berlalu dari kamar mereka.


Hening....


Alexi dan Salsa saling terdiam dengan manik bertatapan.


" Ihh ogah mandi bareng lo " Kata Alexi tak suka.


" Aku juga ngak mau mandi sama kamu " jawab Salsa kesal.


" Dah sana pergi kacau aja,jadi basah kan baju gue " Gerutu Alexi.


Salsa diam dengan wajah tenangnya.


" Tunggu apa lagi,ambilin gue handuk " Pekik Alexi gemas.


" Iya2,marah2 mulu " Kata Salsa menutup telinganya..


Gadis itu pun berjalan menjauh dan melempar handuk tepat diwajah suaminya.


" Durhaka lo sama suami " Kata Alexi gemas.


" Biarin " Jawab Salsa cuek.

__ADS_1


Alexi menutup pintu dengan keras dan mulai mandi.


Setelah Dua2 nya siap solat,Alexi terlihat canggung karna dirinya akan menjadi imam solat sang istri.


" Ayo mulai " Ucap Salsa sudah siap dengan mukenanya.


Alexi menoleh kebelakang dan terdiam melihat gadis itu dibalut kain putih menutupi seluruh badan kecuali wajah.


Ntah mengapa hati Alexi sedikit bergetar melihat aura Salsa sedikit berbeda saat ini,gadis itu terlihat dewasa dan sangat tenang membuat hati Alexi menghangat.


" Huh2 apa yang gue pikirin " Batin Alexi menggeleng kepalanya saat tak sengaja memuji gadis itu.


" Tunggu apa lagi Lex,matahari udah mau terbit " Kata Salsa heran.


" I iya iya " jawab Alexi ketus.


Lelaki itu kembali menghadap depan dan menarik nafas panjang.


Meski sedikit deg degan karna ini pertama kalinya tapi Alexi meyakinkan diri bahwa dia bisa.


" Allahuakbar " Ucap lelaki itu mulai menghadap Tuhannya.


Salsa dengan patuh mengikuti gerakan suaminya hingga selesai.


Setelah mengucap salam dan doa,Alexi buru2 berdiri tapi sebuah tangan menghampiri dirinya.


Deg...


Alexi tersentak kaget dan menoleh.


Terlihat sang istri menatapnya dengan senyuman hangat.


" Apa ?" tanya Alexi deg degan.


" Salim " jawab Salsa tenang.


" Emang harus ?" tanya Alexi mencoba mengalihkan.


" Gak tau sih,tapi aku lihat di film2 gitu " Jawab Salsa santai.


" Itu kan cuma film " Balas Alexi.


" Jadi ngak mau nih nerima salam aku ?" tanya Salsa gemas.


Glek...


Alexi menelan ludah kasar,lelaki itu memang sering melihat Ayah dan ibunya bersalaman setelah solat tapi untuk mempraktekkan kepada Salsa rasanya Alexi kurang sreg.


" Ya udah kalo ngak mau " Kata Salsa malas.


" Ya udah sini " kata Alexi mengalah.


Lelaki itu mengulurkan tangannya,dengan lembut Salsa menyambut dan mengecup lama punggung tangan Alexi yang terasa hangat dan lembut.


" Lama amat " Cibir Alexi.


" Biar dijabah Tuhan " Jawab Salsa cengengesan.


" Ngak ada pikir mau cium kening gitu ?" tanya Salsa menggoda.


" Harus ?" tanya Alexi.


Salsa mengangguk lemah,gadis itu hanya ingin menggoda Alexi saja tapi diluar perkiraan Alexi benar2 mengecup keningnya singkat dan langsung kabur.


Lelaki itu menaruh asal sarung dan peci lalu keluar dari kamar dengan berlari.


Salsa terdiam ditempat merasai jidatnya yang sedikit basah.


" Aku beneran dicium ?" Gumam gadis itu tak percaya.


Salsa menggelengkan kepalanya,senyum malu2 pun terbit diwajah cantik gadis itu.


" Aaaaaaa Alexi so sweet banget " Kata Salsa kegirangan.


Gadis itu menutup wajahnya malu,diluar Alexi masuk ke dapur mengusap dadanya yang berdegup kencang.


" Ya ampun apa yang gue lakuin ?bisa2 nya gue nyium tuh mba2 astagaaaa " Kata Alexi tak habis pikir dengan tindakannya barusan.

__ADS_1


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2