
Dipuskesmas,seorang wanita terlihat sibuk sana sini mengurus berkas2 adiknya.
Sudah 3 hari Doni demam tingga,hingga puncak malam tadi bocah itu kejang2,Winda sebagai Kakak begitu khawatir dengan keadaan adiknya.
" Minta rujukan aja Dok " ucap Winda tak sabaran.
" Gak bisa Bu,harus rawat inap dulu satu malam baru nanti dibuatkan " Balas Suster.
" Adik saya ini udah parah,kalo dia gak bertahan gimana kalian mau tanggung nyawa adik saya !" Bentak Winda emosi.
Suasana sangat ramai,Winda baru saja sampai dipuskesmas membawa beberapa baju adiknya saat ditelfon Malvin tadi.
Mereka tak bisa membawa kerumah sakit langsung karna sangat jauh,Malvin takut anaknya tak tertolong.
" Winda " Panggil seorang wanita.
Winda menoleh dan mendapati sang ibu keluar dari ruangan.
" Ma Doni gimana ?" tanya Winda panik.
" Masih tinggi tapi udah agak tenang " jawab Sindi.
" Huh aku panik banget tadi " Kata Winda terduduk dikursi.
" Gak papa Nak,Doni akan baik2 saja " Balas Sindi menenangkan.
" Oh iya anak kamu siapa yang jaga ?" tanya Sindi teringat akan cucunya.
" Ada Papanya dirumah " Jawab Winda mengusap wajah.
" Loh bukannya tadi kerja ?" tanya Sindi kaget.
" Iya tapi dia pulang buat jaga Nur " Jawab Winda terkekeh.
" Haist kamu ini,kasihan suami mu " Kata Sindi menampar lengan putrinya.
" Hehe dia ngerti kok Ma,aman " Jawab Winda terkekeh.
Kedua perempuan itu tersenyum,mereka pun masuk kekamar rawat inap Doni.
Flashback On.
1 Tahun Winda meratapi nasibnya menjadi seorang janda muda dengan banyak hinaan,kini wanita itu sudah mulai move on dari masa lalu yang kelam,perlahan Winda juga sudah bisa melupakan lelaki yang telah memberinya luka dan obat sekaligus.
Hingga Tuhan mendengar semua doa dan kerja keras yang ia lakukan selama ini,Tuhan seolah tak menyianyiakan gadis malang itu,sejak tinggal dikampung Winda dan keluarganya membaur disana sampai perempuan itu bertemu dengan seorang pria yang begitu baik.
Setiap ada kesempatan,lelaki itu mendatangi Winda,ingin mengetahui banyak hal tentang gadis cuek tersbut,Winda awalnya sangat menutup hati karna ia pikir tak ada apapun yang bisa ia tawarkan kepada lawan jenis,Winda merasa trauma dengan pernikahan kemarin yang mendatangkan banyak luka,semua itu pun tak lepas dari pantauan Malvin dan Sindi.
Awalnya mereka juga cuek bebek karna menganggap semua lelaki yang mendekati anaknya hanya akan menyakiti,tapi waktu membuktikan bahwa pria yang akan meminang Winda merupakan lelaki bertanggung jawab dan sangat sabar menghadapi Winda dan mereka.
Hingga kata setuju mereka berikan kepada seorang lelaki bernama Restu ramadhan seorang guru honorer dan petani berumur 28 tahun dengan keluarga yang sangat baik kepada mereka dan mau menerima Winda dengan segala kekurangannya.
pria itu juga yang dari awal mendekati Winda dengan mengetahui asam manis perjalanan hidup gadis malang tersebut.
Tak cukup sampai disana,baru berapa bulan menikah Winda divonis hamil oleh Dokter,drama kehidupan pun kembali terjadi dimasa kehamilannya yang mana sebenarnya Winda masih dalam pemulihan pasca operasi tapi karna sudah lewat 1 tahun,Winda yakin bisa melewatinya.
__ADS_1
Dan yapp ia berhasil melahirkan buah cinta yang selama ini ditunggu dengan pria lain yang kini sah menjadi pendamping hidupnya yang baru,hari2 mereka lewati dengan penuh kebahagiaan,Winda merasa benar2 hidup kembali dengan orang yang menurutnya tepat,dimana Restu memberinya banyak cinta dan kasih sayang ditambah mertua yang berbeda jauh dari sebelumnya.
Sindi dan Malvin yang melihat keceriaan putri malangnya kini bisa bernafas lega dan begitu bersyukur kepada Tuhan..
Flashback Off
Siang harinya Winda pulang kerumah,perempuan itu harus sgera masak agar anak dan suaminya bisa makan serta orang tuanya yang juga harus diberi asupan.
Winda berkendara dengan riang,kini wanita itu sudah mempunyai motor sendiri berkat kerja keras ia dan suaminya.
Meski masih kredit tapi Winda tak putus asa,ia akan membayar tepat waktu dan membantu suaminya mencari nafkah.
Beruntung mereka punya sepetak lahan dari warisan yang diberi ibu suaminya yang kini ditanami beberapa model sayuran yang bisa dijual ke tengkulak,setiap hari ia dan Sindi maupun Restu akan bertani mengurus usaha kecilan mereka.
Sesampainya dirumah,Winda mengernyit melihat sebuah mobil mewah terparkir didepan teras.
" Ini mobil siapa ?" Gumam Winda bingung.
Perempuan tersebut turun dan masuk kedalam rumahnya.
" Assalama....Alexiiii " pekik Winda tak jadi menyebut salam.
" Winda " gumam Alexi menoleh dan terbelalak.
" Waalaikumsalam " Jawab Restu melanjutkan salam istrinya.
Winda masuk masih dengan wajah syok.
" Kok kamu ada disini ?" tanya Winda bingung.
Winda menoleh dan tersadar ada anak suaminya disana.
" Uluh2 anak Mama,anteng ya sama Papa " kata Winda mendekati keluarga kecilnya.
Restu melepas gendonģan ditubuhnya agar sang istri bisa mengambil alih.
" Aku gak lagi mimpi kan ?" Tanya Alexi nanar.
" Hehe gak Lex ini beneran " Jawab Winda terkekeh.
" Kenapa kamu gak bilang ?" tanya Alexi sedih.
" Maaf,aku gak mau nambah beban kamu " Balas Winda.
" Oh iya Lex,ini Mas Restu suami aku " Ucap Winda mengenalkan suaminya.
" Iya tadi udah kenalan " Balas Alexi.
Hening...
Alexi masih menatap Winda dengan mata berkaca kaca,sungguh ia tak percaya sahabatnya sudah berubah,badan Winda pun berisi tak kurus seperti dulu lagi.
" Oh iya Mas,em ini Alexi sahabat aku dia dari kota " Kata Winda mengenalkan..
" Udah dikasih tau tadi,hm kalo gitu aku permisi dulu ya " Kata Restu tak enak.
__ADS_1
" Mau kemana ?" Tanya Winda mengernyit.
" Tadi aku izin pulang sekarang mau balik lagi " Jawab Restu.
" Kamu udah makan ?" tanya Winda khawatir.
" Sarapan pagi tadi aja,kan udah megang 15 ribu buat nasi padang " jawab Restu terkekeh.
" Hehe iya juga ya " kata Winda ikut terkekeh.
Keduanya saling tersenyum bahagia dengan tingkah mereka,Alexi menatap pasangan itù dengan wajah yang sulit dimengerti,Restu memang kalah dari segi materi dari Samuel,tapi Alexi melihat lelaki itu begitu tulus kepada sahabatnya bahkan diberi uang 15 ribu saja sudah sangat bahagia.
" Assalamualaikum " Sapa seseorang dari luar.
" Waàlaikumsalam " jawab semuanya menoleh.
" Salsa !" Pekik Winda kembali kaget.
" Hay " Sapa Salsa tersenyum seraya menggendong anaknya.
" ini anak kalian ?" Tanya Winda heboh.
" hehe iya " Jawab Salsa malu.
" Astaga cakep bangettt " kata Winda mendekati mereka.
" Apa kabar ?" tanya Salsa memeluk sahabat suaminya.
" Baik terima kasih " Balas Winda merasa terharu.
Keduanya berpelukan lama menumpahkan rasa rindu dan haru.
" Jangan nangis lagi " Ucap Salsa menghapus air mata Winda.
" Iya Sa,aku hanya rindu aja sama kalian " Balas Winda tersenyum getir.
Restu melihat Alexi dengan tatapan yang sulit dimengerti,pria itu merasa ada hubungan yang sangat dalam antara Alexi dan Winda.
" Maaf semuanya saya permisi ya " Ucap Restu sopan.
" Mas " panggil Winda lembut.
Restu menoleh,Winda mendekat dan mencium pipi lelaki itu lembut.
" Hati2 sayang " Ucap Winda mengulum senyum.
" Ati Papa " Ucap bayi mungil itu menuruti ibunya.
" Iya sayangku " Balas Restu membalas keduanya dengan senyum cerah.
Alexi dan Salsa saling melihat,mereka tak bisa memberikan expresi bahagia atau bersedih saat ini.
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1