Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
135


__ADS_3

Pagi ini Serkan bangun pagi,lelaki itu terkejut melihat iparnya sedang berada didapur mencuci piring sedangkan ibunya memasak depan kompor.


" Loh Salsa tidur disini ?" tanya Serkan mengusap wajahnya.


" Iya Bang,hehe " Jawab Salsa cengengesan.


" Kok abang gak tau ?" tanya Serkan.


" gimana mau tau,abang aja gak pulang2 kek abang toyib " Jawab Salsa mengkrucut.


Yuni menoleh sebentar terkekeh mendengar ucapan menyindir menantunya.


" Iya Dek,Abang punya rumah sendiri,jarang2 tidur disini " Kata Serkan menggaruk kepala malu.


Salsa mengangguk paham karna Yuni sudah banyak cerita tentang lelaki itu termasuk kisah cinta Serkan yang cukup mengangetkan 2 keluarga.


Salsa ikut prihatin,gadis itu sampai sekarang belum tau siapa Serkan dan Histi sebenarnya meski Salsa mengetahui ketiga tokoh tersebut apalagi Bryan menjadi sahabatnya saat ini.


" Bu,tolong bikinin ramuan dong,aku masuk angin kayaknya " Ucap Serkan melas.


" Kamu sakit ?" tanya Yuni menoleh.


" Gak cuma kembung,gak bisa kent*t " Jawab Serkan santai.


" Pfffttttttr " Salsa ingin tertawa dengan penyakit lelaki itu.


Serkan cengengesan dan berjalan santai duduk dimeja makan mengintip menu masakan ibunya.


" Sa ambilin jahe di kulkas " Titah Yuni.


" Siap Bu " Jawab Salsa semangat.


Gadis itu langsung bergerak aktif mengambil apa yang dibutuhkan ibunya.


Serkan duduk diam disana seraya melihat 2 wanita itu berkolaborasi di tempat mereka masing2.


Salsa mengambil alih masakan dikompor sedangkan Yuni membuat ramuan untuk putranya.


Tak lama,Romi dan Byanca hadir.


Keduanya masih mengenakan baju tidur couple spongebob membuat Serkan tersedak roti yang sedang ia makan.


" Uhuk uhuk uhuk..." Lelaki itu terbatuk2.


Salsa melepas sendok aduknya dan langsung mengambil minum untuk lelaki itu.


Serkan menandak hingga habis,Byanca menarik tangan Ayahnya duduk dimeja makan.


Yuni berbalik badan dan terkaget melihat wajah suaminya.


" Muka kamu kenapa Mas ?" Tanya Yuni syok.


Romi mengambil roti dan memakannya dengan cepat.


" Ayah hahahahha " Salsa langsung tertawa lepas memandang wajah mertua lelakinya yang terlihat sangat kocak.


" hehe keren gak Bu,aku dan Ayah main salon2an " Ujar Byanca semangat.


Yuni mengulum bibirnya ingin tertawa tak tahan melihat Romi memasang wajah datar dengan bibir love berantakan,pipi merah sebelah dan bedak asal asalan.


Serkan melanjutkan makannya dengan susah payah agar lelaki itu tidak terlalu malu.


" Kamu yang buat ya ?" tanya Salsa kepada Byanca.


" Iya,Ayah bilang wajahnya udah tua,jadi aku polesin deh biar terlihat muda " Jawab Byanca tersenyum.


" Ketawa ketawa aja gak usah ditahan " Sindir Romi malas.

__ADS_1


" Wahahahahahahhahahaa " Serkan,Yuni dan Salsa langsung tertawa ngakak.


Baru kali ini Salsa melihat mertua lelakinya sangat pasrah dijahili oleh anaknya sendiri.


Dan hanya gadis itu yang berani berbuat seenaknya kepada Romi yang terkenal garang dan tegas.


Bahkan Yuni sebagai istri yang sangat dicintai pun tak berani membuat suaminya menjadi badut dadakan seperti sekarang,apalagi Serkan dan Alexi yang tau tabiat jahat lelaki itu.


" Sayang anak " Ucap Romi menghela nafas melihat Byanca ikut tertawa hingga menunjukkan gigi rapinya.


Pagi ini suasana seketika heboh dengan tawa yang meledak2,bahkan Serkan tanpa ramuan bisa menyemburkan gas beracun yang sulit ia keluarkan.


Mereka pun sarapan bersama,Byanca membersihkan wajah Ayahnya,Romi terlihat memejamkan mata saat tangan halus anaknya mengusap sedikit kasar.


" Pelan2 sayang nanti wajah ayah luka " Tegur Yuni.


" Iya Bu,lipstiknya susah hilang " Jawab Byanca menunduk.


" Emang kamu pake yang mana ?" tanya Yuni.


" Em yang didepan kaca " Jawab Byanca mengingat.


" Yang mana ya ?" tanya Yuni bingung.


" Yang ada tulisan Mate nya Yank " Jawab Romi.


" Apa !" Pekik Salsa dan Yuni bergantian.


" Kenapa ?" Tanya Serkan kaget tak jadi menyuapkan nasi kemulut.


" Itu susah hilang " Jawab Yuni dan Salma bersamaan.


" Apa !" Pekik Serkan dan Romi terkejut.


Romi mengusap bibirnya dan melihat ketangan,tak ada bekas merah disana.


Glek...


Serkan menelan ludah kasar dan melirik adiknya yang hanya diam memasang wajah super polos.


Byanca merasa ada yang melihatnya,menoleh kearah lelaki itu membuat Serkan kelabakan sendiri.


" Kakak kenapa ?" tanya Byanca heran.


" Hah em ngak papa " Jawab Serkan pucat.


Salsa mengulum senyum melihat iparnya ketakutan,gadis itu tau apa yang dipikirkan Serkan saat ini.


" Yankkkk gimana ini,masa iya bibir aku bentuk love gini,mana merah cabe lagi " Pekik Romi didepan wastafel.


Yuni menghela nafas dan mengusap rambut Byanca gemas.


Wanita itu pun menolong suaminya yang sudah seperti anak kecil.


" Ini gimana hilanginnya,kamu ada bibir serep gak ?" Tanya Romi frustasi.


" Apa !! mana ada bibir serep Mas " Kata Yuni terkekeh.


" Terus ini gimana,aku ada meeting jam 10 " Kata Romi menjal2.


Yuni ingin tertawa,lelaki tua itu benar2 sangat lucu.


" Makanya gak usah gatel mau salon2an,udah tau Byanca masih polos " Kata Yuni mencubit dada lelaki itu.


" ya mana aku tau lah itu gak bisa hilang,coba ditulisin kalo itu cat kering " Kata Romi kesal..


Yuni kembali tertawa dengan ucapan asal suaminya.

__ADS_1


" Aku ada penghapusnya Yah " Kata Salsa berdiri membawa piring kotor kewastafel.


" beneran ? bagi dong " Kata Romi girang.


" Iya bentar " Jawab Salsa tenang.


" Huh untung aja Salsa ada penghapusnya,coba kalo gak bisa viral aku !" Gerutu Romi menatap putrinya yang kini sudah makan dengan wajah tenang.


" Sabar,namanya juga anak2 " Kata Yuni terkekeh.


Romi mengkrucut dengan anggukan kecil,setelah Salsa selesai Romi mengikuti menantunya menuju kamar dibantu oleh Yuni.


Serkan menggeleng pelan,pria itu masih tak percaya ayahnya yang terkenal sangat keras kini tak berdaya ditangan gadis kecil yang sedang makan sayur didepannya saat ini.


Malam harinya,Serkan menganjak Salsa keluar bersama dengan Byanca.


Lelaki itu kasihan melihat Salsa hanya dirumah saja seharian tanpa pergi kemana pun.


Ketiganya sudah berangkat setelah mendapat izin dari Yuni.


" Kita mau kemana Kak ?" tanya Byanca duduk dibelakang.


" Jemput Kak Histi dulu ya,dia mau ikut " Jawab Serkan tenang.


" Wah Kak Histi ikut juga ya ?" Tanya Byanca heboh.


" Hm " jawab Serkan tersenyum canggung.


" Cieee sambil pacaran ya " Goda Salsa.


" Gak juga,biar kalian ada temenny " jawab Serkan tersenyum.


Salsa mengangguk,gadis itu juga penasaran dengan sosok gadis dibawah umurnya itu yang mau menerima iparnya meski sebelumnya mereka pernah bertemu.


Tak lama mobil lelaki itu pun masuk pekarangan rumah mewah.


Salsa terbelalak melihat rumah dengan lampu kuning disepanjang jalan itu terlihat sangat menawan.


" Waah keren " Gumam Salsa tak percaya.


" Dia anak pengusaha kaya " Ucap Serkan tenang.


" iya Kak,ini belum seberapa,rumah Kakek neneknya lebih besar dan megah kayak istana " Sahut Byanca.


" Masa sih ?" tanya Salsa kaget.


Byanca mengangguk cepat,mobil lelaki itu pun berhenti disamping rumah.


Terlihat beberapa mobil mewah berjejer rapi disana.


" Ayo turun " Ajak Serkan.


" Gak usah Kak,aku disini aja " Jawab Salsa tak enak.


" Beneran ?" tanya Serkan.


Salsa mengangguk yakin,lelaki itu pun turun bersama adiknya.


Saat Salsa ditinggal sendirian,gadis itu celingak celinguk melihat sekeliling rumah hingga maniknya melihat beberapa orang keluar dari pintu rumah mewah tersebut.


Salsa terus melihat satu persatu hingga maniknya melebar saat mengenali salah satu dari mereka.


" Ya Tuhan,itu kan......" Ucap Salsa menutup mulut tak percaya.


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2