LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
ADU SANDIWARA


__ADS_3

Kini Bai Qi si brewok lah yang berdiri di hadapan Guo Yun dan berbicara dengan suara dingin.


Seluruh tubuhnya memancarkan hawa nafsu membunuh.


Melihat kemunculan Bai Qi di tengah lapang, wajah Wang Jian seketika pucat.


Lu Bu Wei juga berdiri dari tempat duduknya, ingin berteriak menghentikan pertarungan tersebut.


Tapi sebelum dia sempat buka mulut.


Di tengah lapangan terlihat Bai Qi sudah bergerak menyerang kearah Guo Yun, dengan sepasang tinju nya yang mengeluarkan cahaya hijau.


Guo Yun tidak terlihat bermaksud menghindar, dengan menghimpun energi 9 langit.


Dia bergerak maju melepaskan pukulan geledeknya, yang menimbulkan arus listrik sambar menyambar di sekitar kedua lengannya.


Guo Yun maju menyambut serangan Bai Qi keras lawan keras.


"Duaarrr,..!"


"Boooom,..! Boooom,..! Boooom,..!"


Boooom,..! Boooom,..! Boooom,..!"


Saat 4 pasang tinju bertemu di udara, sebuah ledakan dahsyat meledak di udara.


kemudian di ikuti ledakan susul menyusul di sekitar arena lapangan sepak bola.


Sesaat kemudian terlihat tubuh Bai Qi terpental mundur dengan langkah terhuyung-huyung kebelakang.


Sedangkan Guo Yun masih berdiri diam di posisi nya, dengan sikap tenang dia menunggu reaksi dari Bai Qi.


Melihat Jendral mereka di kalahkan oleh Guo Yun, seluruh pasukan Qin langsung menghunuskan senjata mereka kedepan, siap menerjang kearah Guo Yun.


Melihat situas genting ini, tanpa perlu di komando seluruh pasukan Guo Yun juga melakukan hal yang sama.


Mereka juga mencabut senjata, siap melakukan pertempuran berdarah di tepi sungai Huai.


Zhang Yi, Zhou Tai dan Ling Tong juga sudah bersiap dengan senjata di tangan.


Mereka bertiga tidak terlihat takut sama sekali, meski pasukan Qin jumlahnya sangat banyak.


"Hentikan,..!!"


teriak Lu Bu Wei dan Bai Qi hampir bersamaan dengan suara keras.


"Mundur semuanya,..!"


bentak Lu Bu Wei, sambil melangkah dengan wajah keren menuju ke tengah lapangan.

__ADS_1


Pasukan Qin dengan kompak langsung menyimpan senjata mereka, lalu bergerak mundur teratur.


Begitu pula dengan pasukan Guo Yun, begitu mereka mendapatkan anggukan kepala dari Guo Yun.


Mereka semua juga menyimpan senjata dan bergerak mundur dengan sangat teratur dan penuh disiplin.


Di tengah lapangan kini berdiri Lu Bu Wei, yang berada di tengah tengah antara Guo Yun dan Bai Qi.


Lu Bu Wei menyapukan pandangannya kearah pasukannya, tidak ada satupun pasukan negara Qin, dari level atas hingga bawah berani menatap matanya.


Bahkan Bai Qi pun ikut menundukkan kepalanya, saat tatapan mata Lu Bu Wei melewati nya.


Meski Lu Bu Wei adalah seorang menteri sipil, tapi hampir seluruh pasukan Negara Qin dulu nya .


Dia lah yang merekrut, juga melatih mereka dengan sistim hukum dan disiplin yang tertutup dari dunia luar.


Jadi seluruh pasukan Negara Qin sangat patuh dan menghormatinya.


Baik dari level atas sampai bawah.


Tidak ada yang berani membantah perintah dari nya.


Boleh di bilang sebenarnya, bila dia inginkan, Negara Qin kini adalah miliknya, Raja hanya pajangan saja.


Tapi Lu Bu Wei memilki kesetiaan tinggi, dia sepenuh hati hanya ingin membantu temannya Raja ZhuangXiang.


Tidak ada niatan lain di hatinya, untuk berambisi menguasai Qin untuk kepentingan pribadi nya.


Termasuk pengangkatan Ying Zheng, sebagai putra mahkota,.dia juga mengikuti saran dari Lu Bu Wei.


Padahal raja ZhuangXiang, sadar Ying Zheng sebenarnya bukanlah putra kandungnya.


Ying Zheng adalah putra kandung Lu Bu Wei dengan permaisurinya.


Karena sebelum permaisuri Zhao ibu kandung Ying Zheng, menjadi istri raja ZhuangXiang, dia dulunya adalah selir kesayangan Lu Bu Wei.


Dia telah mengandung Ying Zheng, sebelum dirinya menikah dengan raja ZhuangXiang dari Qin.


Di mana waktu itu, raja ZhuangXiang masih menjadi seorang pangeran buangan dan tawanan hidup dari kerajaan Zhao.


Berkat kecerdikan temannya Lu Bu Wei, yang merupakan murid utama Gui Zi Sian Seng.


Raja ZhuangXiang akhirnya berhasil meloloskan diri dari negara Zhao dan kembali ke negara Qin.


Berkat Lu Bu Wei pula, raja ZhuangXiang bisa dengan mulus naik tahta menggantikan ayahnya.


Semua pangeran saingannya, sudah Lu Bu Wei habisi satu persatu dengan caranya sendiri.


Lu Bu Wei juga yang melakukan lobi lobi ke ibu suri dan permaisuri raja sebelumnya, agar sepakat mengangkat raja ZhuangXiang menjadi raja negara Qin.

__ADS_1


Berkat dukungan dari ibu suri dan permaisuri, akhirnya raja ZhuangXiang pun naik tahta menjadi raja dengan selir Zhao, dia angkat menjadi permaisurinya.


Lu Bu Wei memberi hormat kearah Guo Yun dan berkata,


"Aku sungguh merasa malu, atas ketidak sopanan, sambutan yang di berikan oleh pihak kami."


"Padahal anda dan pasukan anda telah berjasa besar menolong kami dari kepungan air dan api ."


"Untuk itu terimalah permintaan maaf dari ku, yang mewakili pihak Qin atas semua ketidaknyamanan ini.."


Guo Yun membalas penghormatan permintaan maaf dari Lu Bu Wei.


"Tidak perlu sampai seperti itu perdana menteri, ini cuma salah paham kecil saja.."


"Dalam suatu aliansi pergesekan kecil seperti ini sudah biasa terjadi.."


"Anggap saja tidak berkelahi tidak saling kenal.."


Itulah hebatnya Lu Bu Wei, padahal dari awal dia jelas tahu kejadian ini.


Dan dia memang sengaja membiarkan nya.


Hal ini terbukti ketika Wang Jian memintanya maju menghentikan pertikaian, dia malah memilih mengabaikan nya.


Sekarang setelah semua berkembang sampai seperti ini, dia baru tampil dan berpura-pura meminta maaf.


Antara ucapan pikiran dan maksud hati tidak sama sangat sulit di tebak.


Inilah kemahiran dalam berpolitik tingkat tinggi sebagai seorang politikus istana.


Wajah tersenyum, diam diam menusuk dari belakang, hingga terkadang yang di tusuk tidak menyadarinya, dia mati oleh siapa dan apa penyebabnya.


Di depan Guo Yun ucapan, sikap semuanya terlihat sangat manis dan enak didengar .


Padahal di dalam hati dia memang ingin memancing Guo Yun turun tangan ikut campur.


Sehingga dia bisa memaksa Guo Yun menunjukkan kemampuannya yang sebenarnya.


Agar dia bisa mengukur sampai di mana kemampuan Guo Yun.


Dengan terpental nya Bai Qi dalam adu kekuatan tersebut, dia jadi bisa menebak kemampuan Guo Yun ada di tingkatan Pendekar Langit.


Setelah dia berhasil mencapai tujuannya, dia baru berpura-pura maju melerainya.


Satu tujuan tercapai, dua dia berhasil mencegah keributan internal yang tidak perlu.


Tapi Guo Yun sebagai seorang ahli strategi militer, dia juga tidak bodoh.


Sejak dari awal dia juga sudah mewaspadai Lu Bu Wei dan Bai Qi yang memilki pembawaan tidak biasa.

__ADS_1


Guo Yun sudah membaca sandiwara yang di mainkan oleh Lu Bu Wei.


Dia sengaja melengkapinya, agar Lu Bu Wei menurunkan kewaspadaan terhadap dirinya.


__ADS_2