
Melihat keadaan yang terjadi di bawahannya, Ji Bu segera menyusul menghampiri Xiang Yu dan berkata,
"Jendral keadaan pasukan kita mulai kelelahan, tempat ini tidak boleh bertahan lebih lama lagi ."
Xiang Yu mengedarkan pandangannya sejenak, kearah pertempuran di belakang sana.
Sesaat kemudian dia langsung membelokkan kudanya, bergerak kembali di kawal oleh Ji Bu.
"Ji Bu kamu buka kepungan dari sisi kanan, aku dari sisi kiri, agar mereka bisa meloloskan diri..!"
Ucap Xiang Yu memberikan instruksinya.
Ji Bu mengangguk patuh,lalu dia segera memacu kudanya bergerak menyerang kearah kanan.
Sedangkan Xiang Yu bergerak menyerang kearah kiri.
Ji Bu juga termasuk seorang jendral yang gagah perkasa.
Dengan golok panjang di tangan.
Dia bergerak menebas siapapun yang berani mencoba menghalangi pergerakannya.
Tidak ada komandan pasukan, ataupun pasukan gabungan Qin, yang mampu menahan pergerakan Ji Bu.
Mereka satu persatu harus menerima nasib jatuh terkapar diata tanah, bila berani mencoba menghalangi Ji Bu
Pergerakan Ji Bu dan Xiang Yu akhirnya berhasil meloloskan pasukan mereka kembali kepuncak bukit dengan aman.
Lagi lagi serangan tersebut membuat pasukan Qin kehilangan puluhan ribu nyawa.
Bila di lihat dari segi jumlah, kekalahan ini tidak terlalu berarti bagi pasukan Qin, yang jumlahnya sangat banyak.
Tapi kekalahan ini, yang terberat adalah moril dan semangat pasukan Qin yang terus mengalami penurunan.
Mereka mulai ketakutan, setiap mereka harus berhadapan dengan Xiang Yu yang datang menyerang mereka.
Xiang Yu baru saja pergi tidak lama kemudian dia kembali datang bersama Zhuang Xiang dan pasukannya.
Mereka kembali datang menyerang pasukan Qin yang moril nya terus mengalami penurunan.
Zhang Han dan Ling Wu memilih terus bertahan, menunggu Xiang Yu kelelahan, baru mereka punya kesempatan menangkap nya .
Tapi harapan tinggal harapan, Xiang Yu bukannya kelelahan.
Dia kini bahkan tidak mengambil kesempatan mundur.
Dia malah terus bergerak maju menyerang pasukan Qin tanpa henti.
Pasukan Zhuang Xiang yang kelelahan langsung di gantikan oleh pasukan Long Ju.
Sehingga Zhuang Xiang bisa memimpin pasukan nya yang kelelahan untuk mundur, tanpa perlu di kawal oleh Xiang Yu.
Dengan cara ini, Xiang Yu tidak perlu bolak balik, 4 jendral bawahannya terus datang secara berganti gantian menemaninya bergerak membantai pasukan Qin.
Kini pasukan Qin mentalnya sudah hancur sepenuhnya,
Baru mendengar suara teriakan Xiang Yu.
__ADS_1
Mereka sudah kehilangan semangat tempurnya.
Tidak sedikit pasukan Qin yang tanpa malu malu membuang senjata, kemudian melarikan diri dari pertempuran.
Kondisi ini memaksa Zhang Han untuk menarik pasukannya bergerak mundur dan terus mundur.
Akhirnya mereka memilih meninggalkan pengepungan gerbang selatan.
Setelah memberi kode kepada Li Cheng dan Fan Kuai dari pihak Qin.
Mereka semua segera meninggalkan benteng pertahanan Bei Qi.
Mereka mundur secara teratur kemudian membentuk pertahanan sementara.
Di sana mereka mengadakan perundingan, bagaimana caranya agar mereka bisa mengatasi Xiang Yu, dan para bawahannya yang gagah perkasa.
Selagi mereka sedang sibuk berunding, di tempat terpisah di perkemahan pasukan Yue.
Xiang Liang juga sedang berunding dengan Xiang Yu dan Liu Pang.
Xiang Liang buka suara pertama,
"Siapa yang akan menjadi pembuka jalan, melakukan pengejaran terhadap sisa pasukan Qin yang mundur melarikan diri .?"
Xiang Yu dengan gagah berkata, "Serahkan saja hal ini pada ku, aku yang akan melakukan pengejaran."
"Jendral Xiang Liang, jangan lupakan aku, berikan aku juga satu tempat untuk maju ke garis depan.."
"Aku akan meringkus dan membunuh bajingan penghianat Ling Wu dengan tangan ku sendiri..!"
Ucap sebuah suara lantang dari luar kemah, sebelum orangnya terlihat.
Melihat kedatangan Zhou Wei, Xiang Liang segera bangkit berdiri menjura kearah Zhou Wei dengan penuh hormat.
"Selamat bergabung Jendral Zhou, bila anda menginginkan nya seperti itu."
"Maka Xiang Liang hanya bisa menurut dan mengucapkan terimakasih ku, karena Jendral Zhou Sudi turun tangan membantu.."
Ucap Zhang Liang penuh hormat.
Zhou Wei sambil tersenyum lebar membalas menjura kesemua yang hadir dan berkata,
"Bila sudah di putuskan, bagaimana bila saat ini juga kita segera melakukan pengejaran.."
"Dalam situasi begini, kita tidak bisa menunda nunda, nantinya bisa kehilangan peluang baik.."
Ucap Zhou Wei mengingatkan.
Xiang Yu mengangguk setuju dan berkata,
"Jendral Zhou benar, ayo kita segera berangkat jangan menundanya lagi.."
"Mari kita segera melakukan pengejaran.."
Ucap Xiang Yu bersemangat.
Liu Pang maju kedepan dan berkata,
__ADS_1
"Aku setuju dengan pendapat Jendral Zhou dan Jendral Xiang."
"Tapi aku ada sedikit usul, daripada kita semua fokus melakukan pengejaran.."
"Bagaimana bila aku dan Jendral Xiang Liang, mengambil jalan memutar, langsung menyerang jalan mundur mereka dari dua arah.?"
"Kami juga akan menduduki kota Lang Ya, bila Lang Ya jatuh, Zhang Han dan pasukannya akan kehilangan jalan mundur."
"Saat itu akan lebih mudah, bagi kita memaksa menghancurkan nya, karena dia sudah tidak punya jalan mundur.."
Xiang Yu menatap Liu Pang sambil tersenyum lebar berkata,
"Ide yang sangat bagus, layak di coba.."
"Aku setuju dengan ide tersebut.."
Zhou Wei juga menganggukkan kepalanya tanda setuju.
Xiang Liang dan Xiang Bo adik nya, juga mengangguk setuju dengan ide Liu Pang tersebut.
Xiang Yu buka suara,
"Saudara Liu kamu akan membawa berapa personil menyertai mu..?"
Liu Pang menjura dengan penuh hormat dan berkata,
"Aku tidak akan meminta tambahan personil, aku hanya akan membawa pasukan tani ku saja.."
Xiang Yu mengangguk puas, dia menoleh kearah paman nya dan berkata,
"Paman aku akan membawa 10.000 pasukan kita untuk melakukan pengejaran.."
"Ada mereka berempat di sisi ku, aku tidak perlu bawa pasukan penuh."
"10.000 personil lainnya, aku percayakan ke paman Xiang berdua untuk memimpinnya.."
Xiang Liang menatap Xiang Yu dengan ragu dan berkata,
"Pengejaran mu akan berkonfrontasi langsung, bila pasukan mu kurang bukankah sangat berbahaya..?"
"Tidak,..menurut ku sebaiknya kamu bawa 15.000 personil, biar aku dan Xiang Bo.paman mu, membawa 5000 personil saja sama dengan saudara Liu.."
Xiang Yu menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Terimakasih banyak paman Liang, tapi aku tidak membutuhkannya.."
"Di samping ku masih ada Jendral Zhou, yang tentunya juga membawa pasukannya, benar tidak Jendral Zhou..?"
Jendral Zhou Wei sambil tersenyum mengangguk dan berkata,
"Jendral Xiang Liang, sebaiknya anda memang tidak perlu menolak niat baik keponakan mu.."
"Aku sendiri ada bawa 30.000 personil, jadi keadaan kami masih jauh lebih aman dari keadaan mu.."
"Harap Jendral Xiang Liang tidak menolaknya lagi, agar kita bisa segera berangkat.."
Xiang Liang tidak berdaya menolak lagi, akhirnya dia mengangguk dan berkata,
__ADS_1
"Baiklah bila seperti itu, kita putuskan begitu saja.."
"Ayo kita segera berangkat.."