LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
PEMBICARAAN MENINGGALKAN DASAR JURANG


__ADS_3

Ucapan Guo Yun terakhir jelas membuat Min Min bergidik pucat menatap Guo Yun.


"Yun ke ke serius akan mencelakai ku.."


tanya Min Min sedikit takut, sambil melihat kearah tumpukan tulang di sekitar sana.


Guo Yun sambil tersenyum berkata,


"Itu tidak mungkin terjadi Min Min, karena aku memenuhi syarat mempelajari kitab ini.."


"Kalaupun tidak, aku juga tidak akan memaksa diri mempelajari ilmu mengerikan ini.."


ucap Guo Yun meyakinkan Min Min.


Min Min pun mengangguk cepat.


"Ayo Yun Ke ke teruskan..'


ucap Min Min sambil menunjuk kearah potongan kulit bertulis itu.


Guo Yun mengangguk lalu dia kembali membacanya.


Berikut adalah cara berlatihnya,


Latihan terbagi dalam 3 tahap, setiap tahap ada 3 level.


Tahap pertama adalah tahap dasar.


Catatan, harus belajar tahap demi tahap, tidak boleh melompat..


Tahap Dasar akan mampu membuat yang mempelajarinya, bisa menghisap apapun mahluk hidup di sekitar mu, yang memiliki hawa kehidupan, dalam radius 10 meter, agar mendekat dan menempel pada mu.


Seluruh Chi dan hawa kehidupan mereka akan terhisap dan berpindah ke tubuh mu.


Mulai lah berlatih mengikuti gambar dan petunjuk sirkulasi udara dan hawa, yang masuk kedalam tubuh mu.


Level pertama tahap dasar, meditasi dengan posisi terbalik, terus alirkan hawa dan darah mu berjalan secara terbalik.


Terus edarkan menjelajahi titik jalan darah utama dan Meridian Meridian kecil di dalam tubuh mu.


Dengan mengikuti petunjuk dari kitab kulit kambing itu, Guo Yun terus berlatih dan berlatih hingga lupa waktu.


Lupa makan lupa tidur, saking menariknya kitab itu untuk di pelajari.


Adalah Min Min yang dengan setia terus menemani, dan menjaga asupan makanan buat Guo Yun.


Min Min lah yang pergi mencari dan menyiapkan makanan buat Guo Yun.


Meski hanya umbi dan ikan bakar, tapi itu sudah jauh lebih baik daripada tidak.


Si cebol yang terikat tanpa mendapatkan asupan hawa kehidupan.


Akhir nya tewas hancur menjadi kabut darah tak berbekas.


Baik Guo Yun maupun Min Min mereka tidak bisa membantunya, mereka juga tidak bisa biarkan mahluk berbahaya itu bebas.

__ADS_1


Jadi mereka hanya bisa membiarkan nya hancur dan musnah dengan sendirinya.


Guo Yun tanpa kesulitan dalam 3 hari, sudah berhasil menuntaskan latihan tahap dasar.


Pagi itu terlihat Guo Yun berdiri di tepi kolam mengulurkan tangannya yang membentuk cakar kearah kolam.


Dengan ajaib ikan ikan di dalam kolam terhisap terbang kearah tangan Guo Yun.


Saat Guo Yun memaksa menghentikan tenaga hisapnya, ikan ikan itu pun terjatuh kedalam kolam, dalam keadaan kehilangan nyawa.


Guo Yun terpaksa menangkap nya buat di masak.


Selesai makan bersama Min Min, dia kembali melanjutkan latihannya ke tahap menengah.


Di mana di latihan tahap menengah di jelaskan, bila Guo Yun berhasil menguasai tahap menengah dengan sempurna.


Dia akan mampu mengatur berapa banyak, hawa yang ingin di sedotnya, berapa yang mau dia sisa kan, agar targetnya tidak kehilangan nyawa.


Dia bisa mengontrol mengaktifkan dan menghentikan daya hisapnya sesuka hatinya.


Di tahap menengah lebih banyak praktek ketimbang teori, bagian ini cukup rumit.


Butuh 2 Minggu Guo Yun baru berhasil menyelesaikan nya.


Menyelesaikan tahap menengah dengan sempurna, Guo Yun baru beralih ketahap terakhir.


Yaitu tahap tertinggi, di mana dalam kitab di jelaskan, bila menguasai tahap akhir ini, Guo Yun bisa menghisap mahluk hidup dalam radius 20 meter.


Selain itu, bila hawa tidak tertampung oleh tubuhnya, Guo Yun bisa mengalirkan nya ke mana pun sesuka hati, dengan syarat Guo Yun harus menguasai pengendalian lima unsur Tanah kayu air logam dan udara..


Bahkan Guo Yun bisa mengubahnya menjadi serangan kearah sekitarnya, atau menyerang lawan di hadapannya langsung.


Dengan meretur energinya sendiri, menjadi senjata makan tuan.


Selain itu, Guo Yun saat sedang menghisap hawa lawan, seluruh tubuhnya akan kebal senjata apapun, dia akan terlindungi oleh hawa yang sedang di hisapnya.


Tidak akan ada orang yang mampu mendekatinya dari arah lain.


Tidak akan ada kelemahan seperti yang terjadi pada si kontet sebelumnya.


Guo Yun kembali mengikuti petunjuk pelatihan di dalam kitab itu.


Butuh waktu 1 bulan, dia baru berhasil menyelesaikan tahapan latihannya dengan sempurna.


Di penghujung kirab tertulis peringatan terhadap yang melatih ilmu tersebut.


Aku Wu Ming Lau Jen, sebagai yang menyempurnakan ilmu Che You, mengingatkan kepada yang mempelajari kitab ini.


Sesempurna apapun ilmu mu, jangan pernah takabur, diatas gunung masih ada langit.


Diatas langit pun masih ada langit.


Berhati hatilah dalam penggunaan nya, bila bertemu dengan orang yang memilki Pedang Mestika Panca Warna, menghindar lah.


Dia akan menjadi bintang penangkal mu.

__ADS_1


Kalimat terakhir tersebut membuat Guo Yun menghela nafas panjang.


Dia hanya bisa berdoa pedang itu jangan sampai ada di tangan musuh besarnya Lu Bu Wei.


Guo Yun kini sudah menamatkan seluruh pelatihan nya.


Sore itu Guo Yun dan Min Min duduk santai di tepi telaga, sambil berpelukan.


"Entah bagaimana situasi dan perkembangan di.luar sana ?"


ucap Guo Yun bertanya pada sesuatu yang tidak ada jawabannya.


Tapi justru selalu menjadi beban ke khawatiran nya.


Min Min menatap kearah telaga dan berkata,


"Saat ini yang menjadi ke khawatiran utama kita seharusnya adalah, bagaimana cara kita meninggalkan tempat ini..?"


"Bahkan sampai saat ini satu petunjuk pun belum berhasil kita temukan.."


"Kecuali punya sayap seperti burung, itupun aku agak ragu.."


ucap Min Min pelan mengemukakan jalan pemikirannya.


Guo Yun terdiam sejenak dan kemudian dia berkata pelan.


"Kamu benar sekali sayang.."


"Mulai besok kita akan mencari lebih teliti lagi seluruh tempat ini hingga ke ujungnya."


"Selama aku tidak bisa menjalankan amanat paman mu, juga guru ku Kui Zi Sian Seng."


"Aku tidak akan pernah bisa mati dengan tenang..'


"Minimal harus berhasil mengantar mu pulang ke lembah hantu menemui kakek mu."


ucap Guo Yun sambil menatap Min Min dengan serius.


"Yun Ke ke bukan ingin mengembalikan dan meninggalkan ku di sana bukan ?"


"Bila ya, lebih baik biarkan aku tinggal di tempat penuh kenangan kebersamaan kita ini saja hingga akhir hayat ku.."


ucap Min Min yang sepasang matanya mulai merah dan sedikit berkaca kaca.


Sesaat kemudian dia sudah membuang mukanya, agar airmata nya yang runtuh tidak terlihat oleh Guo Yun.


Guo Yun dengan kaget buru buru merangkulnya dan berkata,


"Kamu jangan salah paham, tentu saja bukan seperti itu."


"Aku ingin kita kembali ke lembah hantu menemui kakek mu, sekaligus meminta restunya.."


"Agar kita bisa menikah secara resmi, kita tidak boleh terus seperti ini tanpa ikatan resmi.."


ucap Guo Yun sambil menciumi kepala Min Min dengan lembut.

__ADS_1


__ADS_2