LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
MENUJU LUO YANG


__ADS_3

"Maaf Min Min, aku tidak tahu kamu ikut dan menangis di sana.."


"Aku pikir kamu sudah kembali ke Sian Yang.."


"Maaf karena strategi ku, kamu jadi ikut susah.."


ucap Guo Yun terharu.


Min Min yang tadinya menangis sedih dan kesal, kini tiba tiba sudah tersenyum.


Dia menengadah menatap wajah Guo Yun yang tampan dengan tatapan mesra.


Lalu dia memegangi kedua sisi wajah Guo Yun dengan lembut.


Sambil berjinjit, dia mendaratkan ciuman nya ke bibir Guo Yun dengan lembut.


Melepaskan semua perasaan nya lewat ciuman tersebut.


Guo Yun sangat kaget hingga terdiam terbelalak di sana.


Sesaat kemudian pikiran warasnya muncul, teringat pesan Pamannya juga apa yang pernah terjadi dengan gadis gadis yang pernah bersama nya.


Guo Yun memaksa Min Min mundur menjauhinya,. dengan wajah sedikit pucat.


Guo Yun menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Tidak Min Min tidak boleh, itu sangat berbahaya bagi mu.."


"Kita tidak boleh terlalu dekat, kita harus jaga jarak.."


"Bila tidak, aku pasti akan mencelakai mu.."


ucap Guo Yun sambil menggelengkan kepalanya dengan kuat.


Min Min tersenyum lembut dan berkata,


"Yun ke ke tak perlu khawatir, aku sudah tahu semuanya dari ayah ku.."


"Aku pasti akan baik baik saja, bahkan ada kemungkinan setelah kita bersama.."


"Aku bisa membantu menetralisir racun di tubuh Yun ke ke.."


"Kamu jangan bercanda, mana boleh seperti itu..'


"Tidak aku tidak akan menjerumuskan mu.."


"Paman sekarang ada di Luo Yang aku akan antar kamu kembali ke Luo Yang.."


"Tapi ingat kita harus jaga jarak tidak boleh seperti tadi lagi..'


"Bila tidak aku akan minta orang lain yang mengantar mu kembali ke Luo Yang.."


ucap Guo Yun sambil mengenakan kembali topeng emas nya


"Yun ke ke kamu dengarkan dulu alasan dan penjelasan ku.."


ucap Min Min sambil mencoba berjalan mendekati Guo Yun.


Tapi Guo Yun justru melangkah mundur kebelakang dan berkata,


"Berhenti..cukup jangan mendekat lagi.."


"Atau aku akan pergi."

__ADS_1


ucap Guo Yun serius.


Min Min terpaksa menghentikan langkahnya dan berkata,


"Baik..baik..aku tidak akan mendekat.."


"Tapi setidaknya Yun ke ke harus tahu, aku ini kebal racun.."


"Sewaktu kecil aku pernah di gigit ular cobra, tapi aku tetap baik baik saja.."


"Suatu hari kakak Ying Zheng juga pernah di gigit kalajengking beracun.."


"Aku yang menghisap lukanya, kakak Ying Zheng, kakak' Ying Zheng sembuh, akupun baik baik saja.."


"Jadi aku rasa aku.."


ucap Min Min dengan wajah merah padam menahan malu.


Tapi dia tidak bisa berpikir banyak, karena dia memang sangat menyukai Guo Yun dan ingin menolongnya.


Tapi Guo Yun tetap menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Tidak,..cukup Min Min, aku tidak akan mengambil resiko itu.."


"Aku sudah pernah mencelakai beberapa wanita yang dekat dengan ku.."


"Aku tidak mau mengulanginya lagi, paling baik adalah kita menjaga jarak..'


ucap Guo Yun sambil menatap Min Min dengan serius.


Min Min akhirnya menghela nafas dan berkata,


"Baiklah Yun ke ke, aku menurut pada mu.."


"Aku ingin hidup bebas mengikuti Yun ke ke boleh kan..?"


Guo Yun menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Tidak Min Min, aku sudah berjanji dengan paman, untuk menjauhi kehidupan mu.."


"Aku tidak bisa melanggarnya, sekali ini adalah terpaksa."


"Aku tidak punya orang yang bisa ku percaya, untuk mengantar mu kembali ke paman.."


ucap Guo Yun serius.


Min Min dengan bibir cemberut langsung membanting kakinya.


"Kalau begitu, aku berubah pikiran, aku tidak akan mengikuti mu.."


"Aku akan jalan sendiri,..apa begitu boleh,..? puas kamu ?"


Setelah berkata Min Min langsung membalikkan badannya berjalan pergi dari sana dengan wajah kesal.


Guo Yun melesat kedepan menotoknya, lalu dia mengeluarkan tali dari cincinnya.


Mengikat Min Min dan berkata,


"Aku tidak akan biarkan kamu bertindak semaunya, membahayakan diri mu sendiri.."


"Bila terjadi sesuatu , bagaimana aku harus mempertanggung jawabkan nya pada ayah mu.?"


Min Min tidak bisa bicara maupun bergerak, dia hanya bisa menatap Guo Yun dengan geram dan kesal.

__ADS_1


Tapi Guo Yun tidak memperdulikan nya, setelah mengikatnya.


Dia langsung memondong Min Min yang keras kepala itu di bahunya.


Lalu melesat pergi meninggalkan tempat itu, dengan ilmu ringan tubuh nya.


Guo Yun bisa melesat bagaikan terbang terus mengambil arah menuju dermaga Bai Ma.


Sebenarnya memondong tubuh Min Min yang lembut dan wangi adalah sebuah cobaan berat bagi Guo Yun.


Tapi dia tidak punya pilihan, Guo Yun ingin secepatnya menyelesaikan hal itu.


Dia tidak ingin menunda bunda nya lagi, dia masih banyak pekerjaan yang belum di selesaikan.


Bahkan rencananya, dia akan menggunakan Pan Hong dan Zhang He, untuk membantunya mencari tahu tentang keberadaan cucu paman gurunya, juga penghianat lembah hantu Lu Bu Wei juga belum kesampaian.


Pan Hong dan Zhang He sudah lulus uji coba, dulu dia belum menemukan orang yang bisa di percaya.


Tidak berani sembarangan bergerak, kini situasi mulai berbeda.


Sudah waktunya dia menjalankan rencananya.


Tapi dengan munculnya masalah Min Min putri pamannya yang sulit di atur ini.


Terpaksa menundanya dulu, setelah mengantar gadis keras kepala ini pulang.


Dia baru akan jalankan rencananya.


Guo Yun harus terus menahan hawa aneh yang membuatnya seperti orang meriang.


Dia terus berlari dan berlari secepat mungkin sampai di dermaga Bai Ma.


Hanya dengan tiba di dermaga Bai Ma dia baru bisa lepas dari siksa ini.


Karena dari sana mereka akan melanjutkan perjalanan menyeberangi sungai kuning menggunakan kapal.


Saat tiba di dermaga Luo Yang perjalanan sudah dekat, dia bisa menggunakan kereta kuda.


Tak perlu lagi menempuh perjalanan seperti saat ini.


Selain itu Guo Yun juga harus antisipasi tgl 15 biasanya akan muncul bulan purnama.


Bila sampai tgl 15 mereka masih bersama, maka Min Min bisa celaka.


Banyak nya hal yang harus di pertimbangkan dan dia perhitungkan.


Membuat Guo Yun melesat.dengan sangat cepat seperti bayangan setan.


Min Min terpaksa memejamkan matanya karena merasa pusing saat melihat keadaan di sekitarnya.


Seperti banyak bayangan yang bergerak gerak sendiri.


Hanya dengan memejamkan matanya,. rasa pusing itu baru hilang.


Dia hanya mendengar suara hembusan angin yang lewat di sisi telinganya.


Perlahan-lahan Min Min jadi mengantuk dan tertidur.


Tidak tahu berapa lama dia tertidur dalam pondongan Guo Yun.


Yang jelas saat terbangun, dia sudah berada di dalam sebuah bilik kamar dalam keadaan terbaring miring dalam keadaan terikat erat.


Dari keadaan ruangan yang terlihat bergoyang goyang, suara ombak dan desir angin.

__ADS_1


Min Min menebak dirinya pasti sedang menempuh perjalanan dengan kapal.


__ADS_2