LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
TUGAS BUAT YING WU


__ADS_3

Dia seolah olah sedang melihat langsung apa yang sedang terjadi di depan mata nya.


Akhirnya dia tidak sanggup lagi melanjutkan ceritanya, Min Min terlihat menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


Dia kembali menangis pilu dalam pelukan suaminya.


Guo Yun memeluk Min Min dengan lembut dan berkata,


"Itu cuma mimpi sayang, kamu tak perlu terlalu memikirkannya.."


Min Min perlahan-lahan mulai tenang kembali.


Dia mengangguk pelan menanggapi ucapan Guo Yun.


Melihat Min Min sudah jauh lebih tenang, Guo Yun baru melanjutkan berkata,


"Kita sudah cukup lama meninggalkan istana dan anak anak.."


"Bagaimana, bila aku gendong kamu pulang kerumah kita..?"


Min Min mengangguk pelan dan berkata,


"Terserah Yun ke ke, aku ikut saja.."


Guo Yun sambil tersenyum lembut, lalu dia memutar tubuhnya memunggungi Min Min.


Membiarkan Min Min naik keatas punggungnya.


Setelah itu sambil tersenyum lembut Guo Yun berkata,


"Kamu sudah siap sayang..?"


Min Min mengangguk pelan sambil tersenyum bahagia.


Beberapa saat kemudian terlihat Guo Yun sudah keluar dari dalam rumah sederhananya, sambil menggendong Min Min di punggungnya.


Lalu dia segera melesat dengan berlari cepat, meninggalkan rumah kediaman mereka yang penuh kenangan tersebut.


Guo Yun mengambil jalur darat, jalan tercepat dengan melintasi hutan selatan.


Langsung menuju Gui Ji.


Beberapa hari kemudian Guo Yun dan Min Min akhirnya kembali ke istana.


Setelah kembali ke istana, Min Min langsung pergi menemui anak nya.


Sedangkan Guo Yun langsung mengadakan rapat penting tertutup dengan Gongsun Li, Si Si, dan seluruh bawahan kepercayaannya.


Guo Yun duduk diam mendengarkan laporan dari anak buahnya, tentang perkembangan situasi saat ini.


Seperti biasa, dia hanya duduk diam di kursi singgasana nya sebagai pendengar yang baik, tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


Dia membiarkan anak buahnya saling berdebat dan saling mengeluarkan ide mereka masing masing.


Hingga suasana menjadi riuh rendah dan mulai ramai.


Guo Yun baru mengangkat tangannya keatas.


Memberi kode agar semuanya tenang kembali.


Setelah suasana kembali hening Guo Yun baru berkata.


"Ling Wu Zhou Wei dengar perintah..!'


Kedua Jendral itu pun melangkah maju kedepan menjura kearah Guo Yun dan berkata,


"Ling Wu, Zhou Wei, siap mendengarkan perintah dari Yang Mulia ."

__ADS_1


"Ling Wu, Zhou Wei, kalian masing masing bawa 100.000 pasukan harimau hitam.."


"Berangkat lah ke perbatasan Utara, untuk membantu gubernur Wu, menghadapi invasi Qin di mulut jalan Lang Ya.."


Ling Wu dan Zhou Wei menjawab dengan kompak.


"Siap laksanakan Yang Mulia.."


Guo Yun menatap kedua Jendral nya itu dan berkata,


"Aku tahu masa lalu kalian berdua ada sedikit ganjalan, tapi kini musuh sudah di depan mata.."


"Aku harap kalian berdua bisa bekerjasama, melupakan dulu masalah pribadi, utamakan dulu kepentingan orang banyak.."


"Apa kalian siap untuk itu..?"


Ling Wu menatap Guo Yun dan berkata,


"Masalah tempo hari murni adalah kesalahan adik saya, Yang Mulia sudah mengajar dengan benar.."


"Untuk itu Ling Wu selalu merasa menyesal dan bersalah, semoga dalam misi ini, Ling Wu bisa menebus semua kesalahan tersebut dengan jasa.."


Ucap Ling Wu tegas.


Zhou Wei ikut berkata,


"Yang Mulia tidak perlu khawatir, Zhou Wei akan bekerjasama dengan baik, bersama saudara Ling Wu, demi keamanan dan kejayaan kerajaan Yue..'


Guo Yun mengangguk dan berkata,


"Baguslah bila kalian berdua punya pemikiran seperti itu.."


"Aku menjadi sedikit lebih lega sekarang.."


Guo Yun kemudian melanjutkan berkata dengan serius.


"Pasukan utama kita di bawah Zhang Yun baru pulih dari wabah.."


"Jadi aku tidak bisa melibatkan mereka.."


"Aku harap kalian bisa pergunakan kekuatan pasukan kalian dengan sebaik baiknya, karena pasukan kita saat ini sangat terbatas..'


"Dari informasi mata mata kita, kali ini serangan dari Bei Qi di pimpin oleh Zhang Han di bantu oleh dua Jendral baru Li Cheng dan Fan Kuai."


"Masing masing dari mereka, Zhang Han membawahi 200.000 pasukan, Li Cheng 100.000 dan Fan Kuai 150.000.."


"Total pasukan mereka 2 kali lipat lebih banyak dari pasukan yang kalian miliki.."


"Jadi yang bisa kalian lakukan adalah hindari perang frontal, gunakan strategi untuk mengalahkan mereka.."


"Apa kalian paham..?"


Tanya Guo Yun serius.


"Kami siap Yang Mulia..!"


Jawab Ling Wu dan Zhou Wei kompak.


Guo Yun mengangguk dan berkata,


"Baiklah kalian berdua pergilah bersiap siap dan segera berangkat ke perbatasan Utara."


Kedua Jendral itu memberi hormat kearah Guo Yun, setelah itu mereka segera mengundurkan diri dari ruangan perundingan.


Setelah keluar dari dalam ruangan keduanya berjalan beriringan dan berunding dengan kompak.


Membahas tehnis peperangan mereka di lapangan nanti.

__ADS_1


Mereka terlihat begitu akur, seperti dulu dulu sebelum terjadi insiden di depan kuburan leluhur mereka.


Setelah kedua jendral itu meninggalkan ruangan, Guo Yun kembali berkata,


"Han Wei dengar perintah..!"


Han Wei maju kedepan memberi hormat dan berkata,


"Han Wei siap dengarkan perintah .."


"Han Wei kamu bawa 50.000 personil, untuk bergabung dengan gubernur Wi Hong di Si Qi.."


"Di sana kalian hanya boleh bertahan jangan menyerang ."


"Tugas kalian adalah menjaga keamanan wilayah itu, mencegah Qin mengambil kesempatan masuk dari sana.."


Han Wei mengangguk dan berkata,


"Han Wei siap melaksanakan nya.."


Guo Yun tersenyum hangat, menatap bawahan lamanya yang tersisa itu.


"Pergilah jalankan tugas mu dengan baik, "


Han Wei memberi hormat dan berkata cepat.


"Siap Yang Mulia.."


Saat dia hendak meninggalkan ruangan.


Guo Yun tiba tiba memanggilnya,


"Han Wei,..! berhati hatilah.."


"Kamu harus kembali dengan selamat.. mengerti..!?"


Han Wei mengangguk tanpa menoleh, sambil berjalan pergi meninggalkan ruangan.


Han Wei menghapus dua air bening di matanya.


Dia sangat tersentuh dan terharu dengan perhatian dan kebaikan Guo Yun pada nya.


Sebagai seorang pejabat Si Qi yang pernah korupsi, tapi masih diampuni dan di perhatikan.


Han Wei di dalam hati sangatlah berterimakasih terhadap kebaikan Guo Yun.


Dia sungguh sungguh sangat menyesal dan selalu merasa bersalah dan malu, dengan perbuatan masa lalunya itu.


Han Wei sudah bersumpah di dalam hati, sampai kapanpun dia hanya bisa menukar nyawanya, dan jasa jasanya, untuk membayar sedikit demi sedikit Budi kebaikan Guo Yun padanya.


Setelah Han Wei berlalu, Guo Yun beralih ke Ying Wu dan berkata,


"Ying Wu dengar perintah.."


Ying Wu segera melangkah kedepan dan berkata,


"Ying Wu siap mendengarkan perintah..!"


Guo Yun menatap bawahan lamanya itu dengan hangat dan berkata,


"Ying Wu aku belum merasa tenang, kamu bawalah 50.000 pasukan, kamu lebih tahu tentang seluk beluk daerah Bei Qi.."


"Kamu diam diam awasi Ling Wu dan Zhou Wei bila mereka dalam kesulitan.."


"Segera kamu turun membantu mereka untuk mundur dengan selamat.."


"Misi mu ini bersifat rahasia, mereka berdua tidak boleh ada yang tahu. "

__ADS_1


Ucap Guo Yun berpesan dengan serius.


__ADS_2