LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
SITUASI SULIT


__ADS_3

Guo Yun meneteskan dua butir airmata yang langsung di hapus nya.


Setelah itu dia langsung mengalihkan perhatian ke arah pasukan elit Qin.


"Kalian semua layak mampus..!"


Bentak Guo Yun.


Di tangannya tiba tiba muncul sepasang pedang Emas dan Perak.


Kedua pedang ini adalah pedang yang dia pesan khusus, dari pengrajin pedang, di wilayah timur, yang terkenal pandai membuat pedang bagus.


Meski tidak bisa di bandingkan dengan kedua pedang nya sebelumnya.


Tapi kedua pedang ini sudah termasuk pedang kualitas tinggi.


Selesai berkata Guo Yun langsung melayang dari atas punggung tunggangan nya.


"Singggg..!!"


"Singggg..!!"


Singggg..!!"


"Singggg..!!"


Guo Yun langsung melepaskan Jurus tebasan pemusnah nya.


Berbeda dengan sebelumnya di mana tebasan Guo Yun hanya menghasilkan seberkas cahaya putih, merah, atau biru seperti bianglala.


Saat ini karena menggunakan kekuatan tenaga sakti langit dan bumi.


Saat Guo Yun no menebaskan pedangnya, yang muncul adalah ribuan bayangan pedang emas dan perak yang berseliweran menghancurkan seluruh barisan pasukan elit Qin.


"Arggghhh...!"


Jerit ngeri pasukan elit Qin yang tewas memenuhi seluruh tempat tersebut.


Melihat Guo Yun sudah bergerak Han Wei pun memberi kode, agar pasukan harimau hitam mengikutinya bergerak mendekat, kearah pintu gerbang ibukota Xian Yang.


Derap langkah pasukan harimau hitam langsung mewarnai seluruh tempat itu.


Benar benar menciutkan nyali pasukan Qin yang bertugas siaga di atas tembok kota Xian Yang.


Pergerakan Guo Yun sangat mengerikan satu jurus nya sudah membuat ribuan nyawa pasukan Qin melayang.


Mayat bertumpuk tumpuk tergeletak memenuhi tempat itu.


Pasukan pemanah Qin sudah melepaskan tembakan anak panah kearah Guo Yun.


Tapi tanpa memperdulikan hujan anak panah yang mengurungnya.


Guo Yun yang baru saja mendarat diantara tumpukan mayat pasukan elit Qin.


Dia kembali melepaskan Tebasan Pemusnah untuk yang kedua kalinya.


"Singggg..!"


Singggg..!"


Singggg..!"

__ADS_1


Singggg..!"


Ribuan cahaya pedang perak dan emas kini bergerak menerjang kearah pasukan panah yang sedang menembaki dirinya.


"Arggghhh...!"


Jerit ngeri pasukan anak panah dan sisa pasukan elit bertameng Qin kembali berkumandang memenuhi tempat itu.


Meng Yu yang melihat situasi tidak benar, dia buru buru menarik Gongsun Li mundur menjauh kebelakang.


Meng Yu hanya menjalankan tugas, tanpa perintah dari Yun Zheng.


Dia tidak mungkin berani sembarangan menghabisi Gongsun Li.


Melihat aksi Guo Yun, kedua pengawal Ying Zheng sepasang kakek berpakaian hitam dan putih pun melesat kedepan.


Mereka berdua sambil terbang di udara, menggabungkan sepasang telapak tangan mereka menjadi satu.


Kemudian telapak tangan yang lain mereka berdua dorongkan kedepan.


Kabut asap hitam terlihat keluar dari telapak tangan kakek berbaju hitam, menyambar kearah Guo Yun.


Sedangkan kabut asap putih terlihat keluar dari telapak tangan kakek berpakaian putih, juga menyambar kearah Guo Yun.


Melihat datangnya dua serangan berbahaya, Guo Yun pun menggunakan kedua pedangnya untuk memberikan tebasan menghalau serangan kedua kakek itu.


"Tebasan Pedang Langit Bumi Tidak Bertepi..!"


Bentak Guo Yun sambil melepaskan tebasan pedang nya.


Begitu jurus tersebut di lepaskan, sebuah cahaya pedang emas datang dari langit menerjang kearah kakek baju putih.


Sedangkan kakek baju hitam menghadapi terjangan cahaya pedang perak yang muncul dari dalam tanah.


Singggg..!"


"Blaaarrrr..!!"


"Blaaarrrr..!!"


Sepasang kakek itu, masing masing terdorong mundur 5 langkah kebelakang lengan baju mereka robek robek.


Begitu pula dengan telapak tangan mereka yang di gunakan untuk menyerang Guo Yun.


Telapak tangan mereka mengalami luka robek cukup dalam, terpotong oleh hawa pedang langit dan bumi yang Guo Yun lepaskan.


Darah mengucur deras menetes netes dari kedua telapak tangan mereka yang terluka.


Sedangkan Guo Yun sendiri terlihat terpental mundur, dengan sepasang kaki meninggalkan goresan sedalam 5 Cun di.atas tanah.


Goresan panjang itu sejauh satu tombak panjangnya.


Guo Yun juga terlihat si kiri tubuhnya di selimuti oleh es beku, sedangkan sisi kanannya hangus terbakar dengan api masih menyala nyala.


Baru setelah Guo Yun mengerahkan kekuatan langit dan bumi nya untuk menetralisir.


Api itu pun padam, begitu pula dengan es yang menyelimuti tubuh Guo Yun, potongan es beku itu ikut pecah hancur berkeping-keping berserakan di sekitarnya.


Sebelum mereka bertiga melanjutkan pertarungan babak kedua yang jauh lebih dahsyat.


Ying Zheng segera berteriak,

__ADS_1


"Guo Yun tahan..!"


Guo Yun berdiri garang menatap kearah Ying Zheng dan berkata,


"Kamu mau bicara apa..!?"


"Cepat katakan..!!"


Ying Zheng tersenyum licik dia memberi kode kebelakang nya dan berkata,


"Hadirkan mereka..!"


Dari balik pintu gerbang kini terlihat Meng Thian di bantu oleh Zhang Han dan beberapa komandan pasukan mereka.


Masing Masing menyeret Si Si Min Min putra putri Guo Yun, Guo Meng Yun, Guo Ling, Guo Feng juga putri Li Ba dan Li Mei Lan.


Han Xin, Zhang Liang, Zhong San, Xiang Liang, Xiang Bo, Xiang Yu, juga ikut terlihat di dalam rombongan tahanan tersebut.


Terakhir yang paling mengejutkan adalah Li Ba dan Sian Sian dengan tubuh penuh luka, tangan kaki terikat rantai besi yang berat dan besar.


Juga ikut di seret keluar oleh beberapa komandan pasukan Qin.


Melihat semua orang terdekat nya hadir di sana menjadi tawanan Qin.


Lemas lah Guo Yun,.dia hanya berdiri diam di sana dengan wajah pucat.


Dia tidak pernah menyangka, akan ada kejadian di luar dugaan seperti ini.


Guo Yun dengan sedikit penasaran, mencoba mengedarkan pandangan matanya mencari cari.


Ying Zheng yang menyadari hal itu, sambil tersenyum mengejek dia berkata,


"Kamu tidak perlu mencari carinya lagi, kedua pembelot Wang Jian dan Wang Ben.."


"Mereka berdua sudah ku copot jabatannya, dan ku kirim kembali kampung halaman, untuk menghabiskan masa pensiun mereka.."


Guo Yun menghela nafas panjang dan bergumam kecil,


"Kakak Wang maafkan adik, yang telah menyeret mu dalam kesulitan ini.."


Guo Yun mengangkat tangannya keatas, memberi kode, agar Han Wei menahan barisan pasukan besarnya.


Han Wei mengerti, dengan cepat dia segera memberi kode ke seluruh komandan pasukan harimau hitam.


Agar mereka membatalkan serangan, diam di tempat menunggu perintah lebih lanjut


Pasukan harimau hitam dan seluruh komandan mereka, termasuk Han Wei sendiri.


Terlihat menatap bingung ke arah Guo Yun.


Mereka tidak melihat jelas situasi di balik gerbang sana, hanya Guo Yun seorang yang bisa melihat dengan jelas, situasi di balik gerbang tersebut.


Guo Yun setelah menghentikan pergerakan pasukan nya, dia menatap tajam kearah Ying Zheng dan berkata,


"Lepaskan mereka semuanya, biarkan mereka semua pergi dengan selamat dari tempat ini.."


"Buatlah perjanjian tertulis gencatan senjata selama 10 tahun.."


"Aku akan penuhi permintaan mu.."


Ying Zheng tersenyum licik dan berkata,

__ADS_1


"Guo Yun apa kamu punya kekuatan negosiasi dengan ku ?"


__ADS_2