LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
RASA PERCAYA DIRI


__ADS_3

Si Topeng Emas membuka topengnya, menunjukkan wajah aslinya kesemua yang ada di sana.


"Berdirilah kalian semuanya saudara ku.."


'Terimakasih atas kepercayaan kalian pada ku, aku sangat menghargainya.."


"Mari kita berjuang bersama untuk mendapatkan masa depan yang jauh lebih baik.."


"Di mana hanya ada kedamaian ketentraman bagi keluarga dan anak anak kita kelak.."


"Tanpa harus melihat peperangan yang terus terjadi seperti saat ini.."


ucap Guo Yun lantang dan penuh semangat.


Seluruh pasukan Qin yang kini berbalik mengabdi ke Guo Yun, bersorak penuh gegap gempita.


Sun Pin sendiri juga sedikit kaget dan di luar dugaan, ternyata orang di balik topeng masih begitu muda.


Juga begitu tampan, bila hari ini tidak mendengar sendiri sikap dan ucapan nya.


Dia akan sulit percaya, orang inilah ahli strategi sekaligus ahli bertarung yang memilki kesaktian tinggi.


Biasanya di militer terbagi dua, ahli strategi dan ahli bertempur.


Yang satu adalah penasehat militer, yang satu lagi adalah ahli bertarung, yang memimpin pasukan di lapangan.


Tapi dalam kasus di Topeng Emas dia adalah kasus yang sangat langka.


Semua kemampuan di borong nya semua.


Sun Pin diam diam menatap kagum kepada pemuda di hadapannya.


Guo Yun mengangkat tangannya keatas, suasana pun kembali hening.


"Jendral Wen Jendral Nan, ambil kembali senjata kalian."


"Pimpin mereka buat pertahanan jaga baik tempat ini.."


ucap Guo Yun tegas.


"Siap laksanakan tuan..!"


ucap Jendral Wen dan Jendral Nan cepat.


Setelah itu mereka segera memberi kode, kearah pasukan diatas kapal untuk segera kembali ke darat.


Semua pasukan Qin yang di darat sudah membentuk pertahanan setengah lingkaran melingkari tempat tersebut.


Bersiap menghadapi segala kemungkinan.


Sedangkan pasukan Qin diatas perahu besar yang terbakar, mereka sudah kembali ke perahu perahu kecil mereka masing masing.


Mereka menggunakan perahu kecil mereka kembali ke tepi sungai untuk memuji panggilan atasan mereka.


Sun Pin lagi lagi diam diam menatap kagum kearah militer hasil didikan si Topeng Emas.


Guo Yun setelah mengatur tugas ke jendral Wen dan Jendral Nan.


Kini dia baru memutar badannya menghadap kearah Sun Pin.


Guo Yun memberi hormat dengan kedua tangan saling mengepal di udara, dengan sikap badan sedikit membungkuk di hadapan Sun Pin.

__ADS_1


"Senang bisa berkesempatan bertemu dengan Senior Sun ditempat ini.."


"Sebenarnya banyak yang ingin di obrolkan, tapi tempat ini tidak bisa di tinggali lama.."


"Harap senior bisa segera melanjutkan perjalanan.."


ucap Guo Yun sopan.


Sun Pin buru buru membalas penghormatan nya, dan berkata.


"Terimakasih banyak saudara Jendral Topeng Emas, hari ini untung ada anda di sini.."


"Yang tua dan cacat ini, baru bisa lepas dari petaka.."


ucap Sun Pin merendah.


"Namanya Guo Yun jendral Sun, Jendral Sun jangan terlalu merendah, siapa yang di dunia ini tidak mendengar nama besar dan reputasi keluarga Sun..?"


ucap Gongsun Li yang baru saja tiba bersama Si Si sambil berjalan menghampiri Guo Yun.


Sun Pin langsung menoleh kearah asal suara, dengan kaget bercampur gembira dia berkata,


"Jendral Gongsun dan Jendral Si Si kalian juga hadir di sini ? kebetulan sekali..?"


"Kalian dan Jendral Guo ini saling kenal..?"


tanya Sun Pin heran.


Karena setahu dia Yue dan Qin adalah musuh, bagaimana mereka bisa bersama.


Si Si sambil menahan tawa berkata,


"Dia suami kami, menurut Jendral Sun apa kami bisa tidak saling kenal.?"


ucap Sun Pin kaget, bercampur sungkan.


Melihat Sun Pun masih belum beranjak obrolan malah jadi panjang Guo Yun pun memotong sambil memberi hormat.


"Maaf Jendral Sun, kami berjanji setelah ini akan mengunjungi jendral Sun untuk ngobrol panjang lebar."


"Saat ini sebaiknya Jendral Sun segera lanjutkan perjalanan dengan perahu kecil yang tersedia.."


"Sudah terlambat,..!'


"Hari ini siapapun jangan harap lolos..!"


ucap sebuah suara yang mengelegar memenuhi seluruh tempat tersebut.


Guo Yun tentu mengenalinya, itulah suara mertua sekaligus musuh besarnya.


Tapi teringat pesan terakhir Min Min, Guo Yun jadi serba salah.


Di dalam hati Guo Yun menyimpan rasa sedih penyesalan dan merasa sangat berhutang yang besar terhadap Min Min.


Dia tidak mungkin bisa menolak permintaan terakhir Min Min yang menukarnya dengan nyawa nya.


Dia sesaat memejamkan matanya, menenangkan perasaan nya.


Lalu Guo Yun membalikkan badannya dan berkata,


"Jendral Sun cepat pergilah dari sini.. di sini percayakan saja pada kami.."

__ADS_1


Sun Pin tahu dan mengerti maksud Guo Yun, dua segera memberi tanda agar pasukan nya segera bergabung dengan Guo Yun.


Sedangkan dia hanya dikawal oleh beberapa orang kepercayaan nya, menggunakan perahu kecil meninggalkan tempat itu..


Saat perahu mulai bergerak ketengah sungai Terdengar Sun Pin berteriak dari tengah sungai..


"Terimakasih atas Budi besar hari ini, seumur hidup Sun Pin tidak akan pernah melupakan nya..!"


"Jaga diri mu saudara Yun, saudari Gongsun dan Saudari Si Si..!"


Gongsun Li dan Si Si membalas dengan lambaian tangan mereka.


Sementara Guo Yun sudah tidak ada waktu menanggapinya.


Guo Yun sudah melayang ke barisan terdepan, mengenakan kembali topeng emas dengan pedang darah ditangan kanan.


Guo Yun bersiap menghadapi kedatangan Lu Bu Wei.


Tidak butuh waktu lama, Lu Bu Wei dengan barisan pasukan berkuda nya telah tiba di tempat itu.


Pasukan berkuda terlihat berbaris rapi bergerak maju pelan pelan, bersiap menunggu perintah dari Lu Bu Wei.


Saat berhadap hadapan, pasukan yang menyertai Lu Bu Wei, terlihat bingung dan gelisah.


Saat melihat musuh yang akan mereka hadapi adalah teman dan saudara mereka sendiri, di bawah pimpinan si Topeng Emas yang sangat mereka hormati dan segani.


"Ha..ha..ha..ha..!"


"Kau memang panjang umur, luar biasa..!"


"Sayangnya putri angkat ku yang bodoh dan malang, malah menyia nyia kan hidupnya .!"


ucap Lu Bu Wei sinis.


Guo Yun tidak ambil perduli ucapan Lu Bu Wei, dia langsung membalas berkata,


"Lu Bu Wei bila kamu tahu diri, pergilah dari sini..!"


"Hari ini aku sedang tidak ingin ribut dengan mu.."


ucap Guo Yun dingin.


"Ha...ha...ha...ha...!"


Lu Bu Wei malah tertawa terbahak bahak dan berkata,


"Kenapa Jendral Topeng Emas yang perkasa jadi pengecut.."


"Kenapa kamu takut ? kalau takut menyerahlah, mengingat hubungan baik masa lalu.."


"Aku akan ampuni jiwa mu.."


ucap Lu Bu Wei sombong.


Guo Yun tersenyum dingin, menanggapi ejekan Lu Bu Wei.


"Aku sarankan kamu jangan takabur, nanti menyesal.."


ucap Guo Yun mencoba bersabar.


Lu Bu Wei sambil tersenyum mengejek berkata,

__ADS_1


"Siapa yang sombong, siapa yang takabur,..sebentar lagi akan tahu.."


"Pasukan bersiap..!"


__ADS_2