LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
LI MENG MENG


__ADS_3

Anak itu mengangguk sambil tersenyum, setelah itu dengan riang dia berlompatan memainkan sekeping perak yang Zhao Guang berikan ke dirinya.


Dia lempar keudara kemudian dia tangkap lagi,


Tak berselang beberapa menit kemudian, anak itupun sudah menghilang dari pandangan Zhao Guang.


Zhao Guang melanjutkan langkahnya menaiki undakan tangga, menuju bagian atas benteng pertahanan kota, untuk melakukan inspeksi.


Dia berjalan santai dengan kedua tangan dibelakang sambil memegang bungkusan berisi bakpao dari anak tadi.


Setiap pasukan ataupun komandan pasukan yang berjaga di sana, saat bertemu dengan nya, mereka semua pasti memberi hormat.


Zhao Guang hanya menanggapinya dengan anggukan kecil saja.


Dia terus berkeliling hingga akhirnya tiba di bagian paling puncak dari menara pengawas.


Saat tiba di sana, dia segera berkata, beberapa pengawas yang bertugas di sana.


"Kalian semua pergilah untuk berjaga di bawah sana.."


"Tanpa ijin dari ku, siapapun di larang naik kemari.."


"Mengerti.."


Beberapa pengawas itu mengangguk patuh dan berkata,


"Siap laksanakan Jendral.."


Setelah memberi hormat mereka semua buru buru meninggal kan tempat tersebut.


Setelah memastikan hanya tersisa dirinya saja, Zhao Guang baru mengeluarkan bakpao panas dari dalam kantung.


Dia dengan hati hati membelahnya menjadi dua, mengeluarkan tabung bambu kecil yang tersimpan di dalamnya.


Zhao Guang segera meletakkan bakpao di atas kertas pembungkus, lalu mulai mengeluarkan isi surat di dalam tabung bambu kecil itu.


Setelah membacanya, Zhao Guang langsung meremas hingga hancur isi surat tersebut.


Zhao Guang terus mengulanginya hingga 4 butir bakpao yang berisi surat pesan penting kedirinya semua sudah di baca dan di mengerti.


Dia baru menghancurkan semua bukti bukti itu.


Lalu Zhao Guang dengan santai sarapan bakpao di atas menara bermandikan cahaya matahari pagi yang hangat.


Setelah semua bakpao habis tak bersisa, Zhao Guang dengan langkah santai segera meninggalkan menara pengawas.


Melanjutkan inspeksinya ke bagain lain, seolah olah tidak ada terjadi sesuatu apapun di sana.


Selain menghabiskan sarapannya di tempat tersebut.


Belum lama Zhao Guang beranjak 4 buah bayangan berkelebat dari bagian atas genteng menara pengawas, meninggalkan tempat tersebut.

__ADS_1


Mereka segera pergi memberikan laporan ke perdana menteri Li Si akan gerak gerik Zhao Guang yang mencurigakan.


Mereka tidak bisa membaca isi surat bertulisan kecil kecil, karena terbentur jarak pandang.


Jadi mereka tidak ada yang tahu apa isi surat tersebut secara pasti.


Sehingga mereka hanya punya pilihan untuk melaporkan ke perdana menteri Li atas kecurigaan mereka.


Sambil perlahan lahan mengumpulkan bukti yang lebih lengkap lagi.


Bukti tidak lengkap, mereka belum punya keberanian menghadap ke Yun Zheng.


Karena Ying Zheng orang seperti apa, sebagai bawahan pribadi yang lama mengikutinya, tentu mereka semua juga tahu tabiatnya.


Sementara Zhao Guang sedang menjalankan inspeksinya ketempat lainnya.


Keempat pengawal rahasia Ying Zheng telah tiba di kediaman perdana menteri Li Si untuk memberikan laporan mereka.


Perdana menteri Li Si hanya duduk diam di kursi kebesarannya, mendengarkan dengan seksama.


Setelah mendengarkan hingga selesai, dia baru berkata,


"Aku mengerti, terimakasih atas kerja keras dan pemantauan kalian selama beberapa bulan ini.."


"Teruskan saja tugas kalian mengawasinya, hingga ada bukti lengkap baru kita laporkan ke Yang Mulia.."


"Kita harus menanganinya dengan sangat hati hati, bagaimana pun dia adalah aset berharga Yang Mulia ."


Ucap perdana menteri Li Si memberikan ancaman balik.


Dengan tujuan mereka takut melapor sendiri, apapun tetap melewatinya.


Jadi dia nantinya tidak akan terlihat bodoh di depan Ying Zheng.


Lebih dari itu, Ying Zheng tidak akan mencurigai dirinya satu komplotan dengan Zhao Guang, bila ternyata Zhao Guang menantunya itu kelak terbukti dalam masalah.


Bila laporan melewatinya, tentu saja dia lebih mudah menyaringnya, sebelum di laporkan.


Ancaman Li Si terbukti mempan, keempat pengawal rahasia itu segera menjatuhkan diri berlutut di hadapan Li Si dan berkata,


"Ucapan perdana menteri benar sekali, kami akan bekerja sama dengan perdana menteri untuk tugas berat ini.."


Ucap mereka berempat sambil memberi hormat dengan kompak.


Perdana menteri Li Si memberi kode agar mereka berdiri dan bisa pergi dari sana.


Keempat pengawal rahasia berilmu tinggi itu, segera menghilang dari hadapan perdana menteri Li Si.


Di tempat lain Zhao Guang setelah melakukan inspeksi hingga ke benteng pertahanan istana dan penjagaan ketat di dalam istana sudah dia periksa.


Dia pun kembali ke kediaman nya yang tidak jauh dari komplek istana.

__ADS_1


Saat Zhao Guang pulang ke kediamannya seorang gadis bertubuh gemuk, pipi tembam, dengan hidung bulat, mata besar, dan bibir yang kecil merah.


Dia di kawal oleh 4 dayang mudanya yang jauh lebih cantik darinya.


Dengan gaya manja dia langsung berlari menghampiri Zhao Guang, tanpa malu malu dia dengan bobot sebesar seekor babi menjelang dewasa.


Langsung melompat memeluk Zhao Guang yang baru tiba.


"Ngekkk..!"


Zhao Guang yang kuat sekalipun sampai mengeluarkan suara itu, saat gadis gemuk satu kwintal itu melompat kedalam pelukannya.


Bila orang lain tentunya sudah terjungkal oleh perilaku gadis gemuk itu.


Gadis gemuk itu adalah putri perdana menteri Li Si yang paling kecil, yang bernama Li Meng Ling.


atau biasanya di panggil putri Li Meng Meng.


Dia kini adalah istri resminya Zhao Guang, Zhao Guang demi misinya mengurangi kecurigaan perdana menteri licik itu pada dirinya.


Mau tidak mau dia harus menerima gadis gendut yang dari awal pertemuan sudah menyukainya menjadi istri keduanya.


Karena istri pertama Zhao Guang alias Liu Qin Lung dari awal sudah kabur pergi menikahi orang lain, setelah dia masuk militer.


Zhao Guang meski tidak mencintai istri keduanya ini, tapi karena kebaikan dan ketulusan perasaan gadis gendut ini.


Perlahan lahan dia mulai menyayanginya, dan menerimanya sebagai istri resminya.


"Suami ku apa aku masih terlalu berat,? padahal aku sudah berusaha menahan lapar, tidak makan malam, hampir satu minggu ini.."


"Kenapa masih bisa berat ya..?"


Sambil tersenyum Zhao Guang menggendong tubuh istrinya yang gendut masuk kedalam rumah dan berkata,


"Tidak kamu sudah jauh lebih ringan sekarang.."


"Yang benar suami ku ? kamu tidak sedang menipu, untuk menyenangkan ku bukan..?"


Ucap putri Li Meng Meng dengan manja.


Zhao Guang menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Tidak itu fakta, aku tidak mungkin bisa menipu mu, karena kamu kan juga tahu. "


"Aku tidak pandai bicara indah indah apalagi menipu.."


"Benar juga aku percaya padamu.."


"Ngokkkk..!


Li Meng Meng langsung memberikan sebuah ciuman yang membuat para pelayan yang melihat nya merasa mual, sekaligus ingin tertawa, tapi tidak berani melakukan nya.

__ADS_1


Mereka semua hanya bisa bersimpati pada Jendral mereka yang tampan gagah, tapi bernasib kurang baik dalam jodohnya itu.


__ADS_2