LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
MEMBAGI TUGAS


__ADS_3

Gongsun Li menahannya dengan melintangkan tombak diatas kepala.


Mereka berusaha menekan ke bawah, Gongsun Li berusaha menahan dan mendorong sekuat tenaga keatas.


Gongsun Li mengerahkan tenaga sakti putri giok.


Sehingga tekanan dari mereka tertahan di udara, tapi belum sempat Gongsun Li mementalkan mereka semua.


Puluhan orang lain kembali' datang membantu menghantamkan tombak mereka kebawah, membantu daya tekan rekan mereka.


"Trangggg...!!'


"Ahhh..!"


keluh Gongsun Li yang tertekan hebat.


Tidak sampai disitu saja puluhan lain nya kembali datang, menusukkan tombak kearah perut dan dada Gongsun Li yang terbuka tanpa pelindung.


Karena kedua tangannya sedang terangkat keatas, ini bahaya meski dia punya seragam perisai anti senjata.


Tapi serangan ini bisa menggetarkan organ dalamnya, bila di terima begitu saja.


Karena seluruh tenaga sakti nya, kini sedang di kerahkan kearah sepasang tangan nya, untuk menahan tekanan kuat dari atas.


Dalam posisi terjepit Gongsun Li bertindak cepat, dia melakukan gerakan kayang kebawah.


Tubuhnya otomatis merosot kebawah, dengan begitu dia bisa menghindari tusukan tombak pengepungnya.


Sambil masih tetap menahan tombak yang menekan dari atas.


Dengan satu teriakan keras,


"Hyaaaaaat...!!"


Gongsun Li mendorong balik tombak tombak yang sedang menekannya dengan kuat.


Setelah mendorong tombak mereka menjauh, dengan gerakan cepat dari bawah sana.


Gongsun Li memutar tombaknya menebas kaki para pengepungnya


"Wutttt...!!"


"Crasssh..!!"


"Arggghhh..!"


Jerit kesakitan para pengepungnya berkumandang memenuhi tempat itu.


Saat urat di belakang mata kaki mereka, satu persatu


tertebas putus oleh putaran mata tombak Gongsun Li yang dahsyat.


Sebagian jatuh bergelimpangan sambil berteriak kesakitan, sebagian lagi melompat lompat dengan satu kaki, bergerak mundur, dengan satu kaki yang terluka terangkat keatas.


Gongsun Li sendiri setelah melakukan putaran tombak nya di bawah, tubuhnya melenting keatas.


Dari udara dia melepaskan sebuah putaran tombak yang mengeluarkan cahaya putih berkelebat membentuk lingkaran.


"Duaaar...!" "Duaaar...!" "Duaaar...!"


"Duaaar...!" "Duaaar...!" "Duaaar...!"


"Duaaar...!" "Duaaar...!" "Duaaar...!"


"Duaaar...!" "Duaaar...!" "Duaaar...!"


Putaran cepat cahaya berkilau itu, menimbulkan ledakan keras, terhadap apapun yang di lewatinya.


Tubuh pasukan Qin yang melakukan pengepungan terhadap Gongsun Li,. terlihat pada terpental oleh kekuatan ledakan cahaya putih itu.


Sehingga untuk sementara waktu, kepungan menjadi buyar dan terbuka oleh serangan energi cahaya putaran tombak Gongsun Li.

__ADS_1


Di tempat lain Meng Yu yang sedang sumringah melihat keadaan Gongsun Li yang terlihat hampir habis.


Dia di kagetkan dengan seorang komandan pasukan penjaga garis depan yang berlarian menerobos kepungan.


Komandan pasukan yang terlihat berantakan dengan pakaian penuh noda darah langsung menjatuhkan diri berlutut di depannya dan berkata,


"Lapor Jendral, situasi kritis di barisan depan kita..!"


"Pasukan harimau hitam dari Shoucun dan dari arah timur yang tidak kurang dari 300.000 personil datang menyerang.!"


"Kerugian barisan depan kita sudah tidak terhitung."


"Aku rasa barisan depan kita tidak akan mampu bertahan lama, !"


'Sebentar lagi mungkin lawan akan sampai kemari..!"


ucap komandan itu melaporkan dengan suara lantang.


"Keparat..!"


"Biadab..!"


Bentak Meng Yu kesal bercampur kecewa.


Bila punya lebih banyak waktu saja, dia pasti bisa menghancurkan perlawanan Gongsun Li, Si Si, dan mantan bawahan nya Liu Qin Lung.


Tapi situasi sudah seperti ini, dia tidak akan mau ambil resiko.


Dengan wajah kesal dan tidak rela, Meng Yu mengibarkan bendera mundur, sambil berteriak keras..


"Seluruh pasukan dengar perintah, !"


"Mundur..!" Mundur..!" Mundur..!"


"Semuanya Mundur...!"


"Cepat..!" cepat..!" cepat..!"


"Mundur..!" Mundur..!" Mundur..!"


"Semuanya Mundur...!"


"Cepat..!" cepat..!" cepat..!"


Teriak Meng Yu berulang ulang, sambil mengibarkan bendera bergerak mundur.


Meng Yu melarikan kudanya meninggalkan tempat lokasi pertempuran.


Dia bergerak mundur kearah barat, seluruh pasukan yang mengawalnya.


Langsung berlarian mengejar mengikuti kearah mundurnya Meng Yu.


Ke enam orang yang mengepung Liu Qin Lung, mereka juga melakukan serangan secara serentak.


Memaksa Liu Qin Lung melompat mundur kebelakang.


Begitu Liu Qin Lung mundur, mereka segera berlari cepat meninggalkan tempat itu.


Masing masing langsung melompat ke atas panggung kuda mereka masing masing.


Kemudian memacu kuda mereka meninggalkan tempat itu menyusul perginya Meng Yu.


Sisa pasukan yang mengepung Gongsun Li dan pasukannya.


Mereka segera bergerak mundur.


Berlarian serabutan meninggalkan tempat itu, menyusul kearah perginya barisan pasukan pengawal Meng Yu.


Melihat kondisi yang berbalik Gongsun Li segera melakukan siulan keras.


"Suittttt..!"Suittttt..!" Suittttt..!"

__ADS_1


Terlihat seekor kuda tinggi besar berbulu merah, berlari cepat menghampiri Gongsun Li.


Dengan gerakan ringan Gongsun Li melayang duduk diatas punggung kuda nya.


"Ciaaaa...!" Ciaaaa...!" Ciaaaa...!"


Gongsun Li memacu kudanya dengan cepat melakukan pengejaran.


"Semua nya kejar.! habisi mereka tanpa sisa..!"


"Jangan biarkan lolos..!"


Teriak Gongsun Li penuh semangat, sambil terus memacu kudanya sambil membolang balingkan tombak di tangan nya, menyerang pasukan Qin yang di lewatinya.


Dari atas bukit sana suara letusan senjata rahasia dari Si Si dan pasukan nya semakin gencar menjatuhkan pasukan Qin yang sedang berusaha melarikan diri.


Pasukan harimau hitam pimpinan Gongsun Li juga sudah melompat keatas kuda mereka masing masing.


Lalu mereka memacu kuda mereka masing masing, untuk melakukan pengejaran terhadap pasukan Qin, yang sedang berusaha melarikan diri dengan cara berlari manual.


Dalam sekejab mereka segera terkejar dan di bantai oleh pasukan harimau hitam yang mengejar mereka dengan duduk diatas punggung kuda.


Liu Qin Lung yang tidak memiliki kuda terpaksa melakukan pengejaran secara manual, bersama bawahan nya.


Meng Yu sendiri saat berhasil tersusul okeh Meng Da dan Meng Li bersama keempat pengawalnya.


Tanpa menoleh Meng Yu berkata,


"Kita berpencar ke tiga jurusan, nanti bertemu lagi d tepi sungai Han..!"


Meng Da dan Meng Yu mengangguk, lalu mereka segera memimpin pasukan mereka masing masing bergerak ke jurusan yang berbeda-beda.


Keempat pengawal baju putih tetap mengikuti Meng Yu.


Dengan berpencar nya Meng Yu dan kedua saudaranya ke tiga jurusan.


Gongsun Li terpaksa menghentikan laju pergerakan pengejarannya.


Dia harus menunggu yang lainnya, menyusul, dia baru bisa memutuskan bagaimana mereka akan bergerak melakukan pengejaran.


Sambil menunggu, Gongsun Li memimpin pasukannya menyerang pasukan Qin yang sedang tertinggal.


Pasukan Qin yang tertinggal menghadapi serangan dari arah depan dan belakang.


Mereka terjepit dalam situasi yang sangat buruk.


Sebagian ada yang mencoba menyerah, tapi Gongsun Li tidak memberikan instruksi pengampunan.


Sehingga mereka semua di hancurkan hingga tidak bersisa.


Akhirnya Gongsun Li, Si Si, Liu Qin Lung, Zhang Yi, Zhou Tai, Ling Tong mereka semua berkumpul.


"Zhang Yi Ling Tong kalian berdua ikut dengan ku, bawa 50.000 pasukan untuk melakukan pengejaran.."


"Kita fokus menangkap Meng Yu.."


ucap Gongsun Li mulai membagi tugas dengan cepat.


"Siap Yang Mulia.."


jawab Zhang Yi dan Ling Tong bersemangat.


"Si Si kamu pimpinan 50.000 personil bersama Zhou Tai melakukan pengejaran kearah selatan, di mana Meng Li tadi kabur.."


"Siap kak.."


Jawab Si Si cepat.


"Liu Qin Lung kamu pimpin 50.000 pasukan berkuda, kejar kearah Meng Da pergi, mereka bergerak kearah Utara.."


ucap Gongsun Li cepat.

__ADS_1


"Siap terima perintah Yang Mulia.."


ucap Liu Qin Lung penuh hormat.


__ADS_2