LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
PEMBICARAAN MIN MIN DAN LU BU WEI


__ADS_3

"Ayah,.. mengapa sih ayah tetap menggunakan jasa monster Topeng Emas, yang orang bukan orang hantu bukan hantu itu..?"


"Melihat nya saja langsung kesal, tapi kakak Ying Zheng juga terus memuji muji nya tanpa henti.."


"Tapi setelah bertemu ya cuma begitu saja, tak lebih dari seorang bajingan tengil yang menyebalkan..."


"memang sih,. si tengil itu wajah aslinya termasuk sedikit tampan..tapi itu tidak bisa menutupi sikap nya yang sangat menyebalkan itu.."


ucap Min Min sambil menggerakkan jarinya menggambarkan kata sedikitnya itu dengan gaya lucu dan menggemaskan.


Lu Bu Wei sedikit kaget mendengar ucapan putri kesayangannya itu.


Dia menatap Min Min dengan cemas, seperti putrinya habis bertemu binatang buas.


"Min Min jangan bilang tadi pagi kamu pergi ke kemahnya Yun er dan kamu menemuinya saat dia tidak pakai topeng..?"


tanya Lu Bu Wei kaget.


Min Min mengerucutkan bibirnya dan menganggukkan kepalanya dan berkata,


"Kenapa ayah harus begitu kaget ? bukankah juga cuma seorang bajingan tengil saja ? apa yang perlu di takuti .?"


"Aku lihat dia juga cuma segitu saja, tidak ada lebihnya.."


ucap Min Min menyerocos sesuka hati.


"Diam kamu,..! anak kecil tahu apa !"


bentak Lu Bu Wei tiba tiba.


Min Min sampai terlonjak kaget di buatnya, seumur hidup baru pertama kali dia di bentak oleh ayahnya.


Selama ini ayahnya sangat menyayanginya, melebihi dirinya sendiri.


Jangankan membentak dan memukulnya, bahkan menolak keinginan nya pun jarang.


Dia adalah putri yang mau angin dapat angin mau hujan dapat hujan.


Tapi kini demi monster tengil itu, ayah nya malah membentaknya, sesaat dia menjadi kaget.


Tapi setelah kagetnya hilang, dengan wajah kesal dan tidak puas dia menatap ayah.


Dia mengigit bibirnya sendiri erat erat, dengan airmata bercucuran dia langsung berlari meninggalkan ayahnya.


Lu Bu Wei yang melihat sika Min Min, dia jadi menghela nafas menyesal.


Dia buru buru melangkah menyusulnya dan berkata,


"Min Min tunggu,..! kamu harus dengarkan ayah..!"


"Tunggu Min Min..!"


Tai Min Min yang terlanjur sakit hati, dia justru mempercepat langkahnya, sambil menutupi mulutnya sendiri dengan tangan.


Dia terus berlari sambil menahan Isak.

__ADS_1


Hatinya sangat sedih, ayah nya yang biasanya sangat menyayanginya, kini malah membentaknya karena membela si tengil itu.


Dia sudah di tindas dan dilecehkan oleh si tengil, ayahnya, bukannya membelanya.


Malah yang dia dapatkan adalah bentakan dari ayahnya, perasaan nya sangat terluka dan bersedih.


Dia menjadi makin sebal dan kesal dengan si Topeng Emas, yang membuatnya jadi terlihat seperti saat ini..


Min Min tanpa menghiraukan panggilan ayahnya, dia malah mempercepat larinya untuk kembali kedalam kamar nya.


Lu Bu Wei sebenarnya bisa saja menggunakan ilmu ringan tubuh nya, menyusul dan menahan Min Min tapi dia terlalu mengenal sifat putri nya itu.


Jadi dia hanya menyusul dengan langkah lebar sambil memanggilnya dari belakang.


Tidak berusaha menahannya dengan cara kekerasan.


"Brakkk..!"


Saat dia di depan pintu kamar putrinya pintu kembali di banting dengan keras di depan wajahnya.


"Min Min kamu jangan marah dulu, dengarkan dulu penjelasan ayah ya nak.."


ucap Lu Bu Wei lembut, berusaha membujuk putrinya yang sedang kesal.


"Nggak mau,..! ayah membentak ku karena dia..! aku benci kalian semua..! pergi..! aku tidak mau dengar..! pergi..!"


"Hu..hu..hu..hu..!"


akhirnya meledaklah tangis Min Min sambil berjongkok di balik pintu dia menangis sedih.


"Min Min anak ku, ayah bukan sengaja membentak mu, kamu maafkanlah ayah..'


"Min Min bukankah kamu pernah bilang paling sayang dengan ayah, kau maafkanlah ayah mu yang tua dan pikun ini.."


"Kamu mau kan sayang..?"


ucap Lu Bu Wei lembut.


Min Min akhirnya luluh, dia membuka pintunya, lalu berlari pergi menelungkup kan wajahnya diatas meja, berbantalkan lengannya dia menangis hingga terisak Isak.


Lu Bu Wei melangkah masuk, mengambil tempat duduk di sisi putrinya.


Dia duduk sambil membelai kepala putrinya dia berkata,


"Terimakasih Min Min putri ku yang baik,"


"Min Min kamu harus tahu dulu, mengapa dia mengenakan topeng menutupi wajahnya."


"Begini putri ku, Yun er dia mengidap penyakit aneh, setelah dia mengalami keracunan darah ular putih."


"Dia selalu akan sulit mengontrol dirinya dan nafsu pria nya, bila berdekatan dengan wanita."


"puncaknya adalah malam bulan purnama, dia akan berubah menjadi iblis, yang sangat mengerikan dan berbahaya bagi wanita.."


"Lebih parahnya lagi setiap wanita yang bersama nya, menjadi istrinya, keesokan harinya akan tewas keracunan, yang sangat mengerikan.."

__ADS_1


"Kim Bwee dan ke 6 penari dirumah kita, adalah contohnya.."


"Itu makanya ayah melarang keras kamu mendekatinya.."


"Ayah tadi terlalu terkejut dan panik, sehingga lepas kontrol membentak mu, tapi itu adalah salah ayah.."


"Kamu mau kan maafkan ayah..nak ?"


Min Min kini mengangguk pelan, lalu dia menubruk kedalam pelukan ayahnya.


Lu Bu Wei terus membelai rambut putrinya yang halus dengan lembut dan berkata,


"Min Min kamu harus ingat itu, kamu tidak boleh lagi pergi menemui nya.."


"Ayah tidak mau kamu terjadi sesuatu..'


"Kamu harus tahu saat ini ayah dan kakak mu sangat membutuhkan tenaga nya, jadi ayah tidak mungkin mengusir'nya pergi.."


ucap Lu Bu Wei pelan.


Min Min mengangguk dan berkata,


"Baik ayah."


Tapi dia hanya di mulut mengatakan Ya, tapi di hatinya justru berpikir lain.


Kini dia mulai paham mengapa Guo Yun bersikap aneh padanya.


Dia kini dari perasaan kesal dan benci, malah berubah menjadi perasaan iba dan kasihan dengan kondisi Guo Yun.


Dia diam diam mulai menaruh simpati pada Guo Yun.


"Ayah apa benar dua segitu hebat, hingga ayah harus mengandalkan dia untuk menahlukkan negara negara lain..?"


tanya Min Min pelan.


Lu Bu Wei melepaskan pelukan putrinya dan berkata dengan penuh rasa bangga.


"Min Min terus terang saja, dia adalah naga nya naga, diantara semua manusia mungkin akan sulit di cari keduanya yang seperti dia.."


"Bisa mendapatkan bantuan nya, adalah keberuntungan terbesar bagi Qin.."


Lu Bu Wei kemudian dengan bangga menceritakan semua kemampuan Guo Yun kepada putri nya dengan bangga.


Lu Bu Wei yang bercerita dengan bangga, lupa bahwa hal itu justru akan membuat putrinya semakin penasaran dan semakin tertarik untuk mendekati Guo Yun yang sangat berbahaya bagi wanita.


"Ayah sayang sekali dia punya penyakit aneh itu ? apa dia selamanya akan seperti itu ? tidak akan bisa di sembuhkan ?"


tanya Min Min ingin tahu.


Lu Bu Wei menghela nafas panjang, dan berkata,


"Tentu ada tapi dia tidak Sudi melakukan nya.."


"Apa itu,.. ayah..?"

__ADS_1


"Meniduri semua wanita hingga racunnya bersih dan hilang sepenuhnya.."


ucap Lu Bu Wei sambil menghela nafas.


__ADS_2