LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
SIDANG ISTANA


__ADS_3

Semua bawahan Guo Yun yang hadir di sana, tidak ada yang tidak menatap bingung ke arah Guo Yun.


Mereka tidak bisa menebak apa yang ada dalam benak tuan mereka ini.


Tapi mereka semua yakin, pendapat tuan mereka pastilah sangat luar biasa.


Seperti semua rencana tuan mereka yang sering tidak masuk akal.


Tapi pada akhirnya selalu menghasilkan sesuatu yang luar biasa.


Guo Yun menyapukan pandangannya,. untuk melihat respon dari semua bawahan nya.


Setelah melihat tidak ada yang ingin protes membantah.


Dia kembali melanjutkan kata kata nya.


"Begini semuanya, menurut pendapat ku.."


"Sebelum memutuskan mengesekusi mereka semua nya.."


"Ada baiknya, kita hubungi Raja mereka, kita minta beliau untuk membuat perjanjian."


"Kembalikan Ibukota Gui Ji dan seluruh daerah di sekitar nya, kembali ke kita.."


"Sebagai imbal baliknya, kita akan lepaskan mereka semua kembali, ke Qin."


Perdana menteri Li Si, menatap kearah Guo Yun dengan tatapan mata tak percaya.


Sedangkan Meng Thian, dia menatap kearah Guo Yun dengan tatapan mata penuh terimakasih.


Bagi Meng Thian, keselamatan dia dan adiknya tidak penting, tapi keselamatan seluruh bawahan nya, yang mencapai ratusan ribu nyawa, itu bukan masalah sepele.


Asalkan Kerajaan Yue bersedia melepaskan seluruh bawahan nya, biarpun dia harus mati, dia tidak akan pernah menyesalinya.


Ketiga Jendral di belakang Meng Thian juga memilki pemikiran yang sama dengan Meng Thian.


Mereka tidak takut mati, yang mereka takutkan adalah nasib bawahan mereka itu.


Ucapan Guo Yun segera membuat semua yang hadir terkejut.


Liu Qin Lung adalah orang pertama yang maju memberi hormat dan berkata,


"Maaf Yang Mulia,, harap Yang Mulia pertimbangkan lagi keputusan ini.."


"Sisa pasukan Qin yang menjadi tawanan kita, mencapai 400.000 personil.."


"Ini bukan jumlah yang kecil, biaya makan minum mereka bukanlah hal sepele.."


"Selama proses negosiasi tentu saja membutuhkan waktu proses negosiasi yang panjang.."


"Selama kurun waktu itu, bagaimana kita akan menghidupi mereka.?"


"Kekuatan kita sendiri juga tidak kecil, dan semua butuh pembiayaan.."


"Shoucun tidak akan sanggup menahan beban ini.."


"Kota ini akan jatuh miskin karena nya.."

__ADS_1


Ucap Liu Qin Lung berani.


Guo Yun tersenyum sabar mendengarkan semua ucapan bawahan nya ini.


Setelah semua selesai di sampaikan, Guo Yun baru menanggapinya.


"Begini Jendral Liu, terimakasih atas masukannya.."


"Mengenai biaya pengeluaran mereka, aku sudah memperhitungkan nya.."


"Waktu proses negosiasi juga sudah ku perhitungkan.."


"Pulang pergi, hingga ada keputusan dari Raja Qin, mungkin makan waktu satu bulan.."


"Tiga hari lagi, dari wilayah Si Qi dan Pei Qi akan tiba ransum makanan, yang lebih dari cukup untuk kita semua bertahan lebih dari 1/2 tahun tanpa bekerja apapun.."


"Jadi masalah kesulitan makanan tidak perlu di khawatirkan.."


Liu Qin Lung mengangguk paham, dia segera mundur ke posisinya semula.


Li Ba kini yang bangkit berdiri dari tempat duduknya dan berkata,


"Yang Mulia, Jahanam Yin Zheng dan orang orang ini, terutama si Li Si anjing ini.."


"Mereka semua adalah orang nomor satu yang tidak pernah bisa di pegang janji nya.."


"Orang yang tidak bisa di pegang janjinya, buat apa kita kembali bernegosiasi, dan membuat perjanjian, yang pada akhirnya selalu mereka langgar..?"


Ucapan Li Ba seketika mendapatkan sambutan dukungan yang cukup banyak.


Meski tidak ada yang berani berterang dengan ucapan mereka, tapi dari ekspresi dan sikap mereka.


Guo Yun tentu paham jalan pikiran bawahan nya, sambil tersenyum sabar dia berkata,


"Mengenai hal ini, aku punya cara sendiri, aku tidak berani menjamin berapa lama mereka akan bersedia melakukan gencatan senjata.."


"Tidak akan kembali menyerang wilayah kita, tapi aku berani jamin tidak sampai satu bulan.."


"Raja mereka pasti akan penuhi semua tuntutan kita."


"Asalkan tuntutan kita terpenuhi, apa yang kita perlu takutkan, bila mereka kembali datang menyerang..?"


Tanya Guo Yun balik, sambil menyapukan pandangannya kearah semua nya.


Li Ba kembali bicara,


"Berapa besar tuntutan tebusan Yang Mulia, selain pengembalian Gui Ji ke kita..?"


Guo Yun tersenyum sabar dan berkata,


"Tentu saja sebanding dengan jumlah nyawa mereka yang ada di tangan kita ."


"Untuk mereka yang hadir di sini, tuntutan nya adalah 20 karung ransum makanan, 20 ekor ternak, serta uang 100 Tael emas per orang nya.."


"Sedangkan untuk prajurit Qin, perorang nya, adalah 1 karung ransum makanan, 1 Tael emas, dan 1 ekor unggas."


"Kalikan saja, itu adalah besarnya tuntutan kita, dan itu tidak bisa di negosiasi kan lagi.."

__ADS_1


"Setuju kita akan lepaskan orang, yang tidak setuju, mereka boleh lihat apa hasilnya nanti.."


Ucap Guo Yun yang wajahnya berubah menjadi dingin, saat menatap kearah Li Si dan yang lainnya.


Li Si sampai menelan ludahnya sendiri, saat beradu tatap dengan Guo Yun.


Li Ba menatap Guo Yun dan berkata,


"Yang Mulia kira kira berapa persen tingkat keberhasilan negosiasi ini..?"


"Apa Yang Mulia punya cara jitu, agar Si Keparat Yin Zheng, bersedia memenuhi tuntutan kita..?"


Guo Yun tersenyum dan berkata,


"Tingkat keberhasilan 90%, tapi cara untuk memaksa mereka penuhi tuntutan kita itu adalah misi rahasia.."


"Tidak bisa aku buka di sini.."


"Misi ini sepenuhnya nanti bergantung pada kerjasama Zhong San dan Zhang Yun.. sebagai kepala pengawas misi ini.."


Ucap Guo Yun penuh keyakinan.


Li Ba mengangguk tidak banyak bertanya lagi, dia memberi hormat lalu kembali ketempat duduknya dan berkata,


"Aku Li Ba mendukung sepenuhnya keputusan Yang Mulia.."


Ucapan Li Ba langsung di ikuti oleh Han Xin dan Zhang Liang sebagai kepala divisi biro rahasia.


Mereka berdua segera menjatuhkan diri berlutut dan berkata,


"Kami juga mendukung sepenuhnya keputusan Yang Mulia.."


Beberapa Jendral bawahan Li Ba juga ikut berlutut di sana, memberikan dukungan.


Zhong San dan Zhang Yun menjatuhkan diri berlutut, memberikan dukungan.


Maka tanpa ragu seluruh pejabat yang hadir, semuanya segera menjatuhkan diri berlutut, memberi dukungan mereka, atas pendapat Guo Yun.


Melihat kesepakatan telah di peroleh, Guo Yun pun berkata,


"Semuanya berdirilah, sebelum kita lanjutkan ke acara selanjutnya.."


"Tolong kembalikan mereka semua ketahanan, layani mereka dengan baik.."


Ucap Guo Yun tegas.


Beberapa pengawal istana, segera maju untuk membawa mereka semuanya, meninggalkan ruangan sidang.


Setelah mereka semua di bawa pergi, Guo Yun baru melanjutkan berkata,


"Acara selanjutnya adalah acara pengangkatan jabatan, sebagai penghargaan atas jasa jasa, yang kalian semua berikan untuk Kejayaan kerajaan kita.."


Ucapan Guo Yun segera mendapatkan sambutan tepuk tangan meriah dari semua yang hadir.


Guo Yun menoleh kearah Kasim Cao, Kasim Cao langsung mengerti.


Dia segera maju, menerima gulungan titah Raja dengan penuh hormat.

__ADS_1


Lalu dia mulai membacakan satu persatu jasa, setiap personil dan kenaikan jabatan mereka.


Sedangkan Guo Yun sendiri sudah kembali ke tempat duduk kebesarannya.


__ADS_2