
Si topeng emas dan pasukannya, akhirnya langkahnya terhenti oleh kepungan 100.000 pasukan Zhao.
Perang brutal dalam jarak dekat pecah, Si Topeng Emas terus memutar tombak cagak tiganya, berusaha membuka kepungan.
Tapi pasukan Zhao yang berani mati, tak gentar terus mengepungnya.
Tiba-tiba si Topeng Emas, sambil menyerang mengeluarkan suara tawa yang mengelegar.
"Ha,..ha..ha,..ha..! ha...ha .ha .ha..!"
"Ha,..ha..ha,..ha..! ha...ha .ha .ha..!"
"Ha,..ha..ha,..ha..! ha...ha .ha .ha..!"
"Ha,..ha..ha,..ha..! ha...ha .ha .ha..!"
Suara tawanya membuat seluruh pasukan pengepungnya, jatuh terguling bergelimpangan diatas tanah.
Mereka menggunakan kedua telapak tangan mereka, menutupi lubang pendengaran mereka, yang terasa nyeri luar biasa.
Kejadian ini hanya terjadi pada pasukan Zhao, sedangkan pasukan Qin bawahan Guo Yun terlihat tidak terpengaruh.
Karena mereka semua sebelum berangkat, sudah menggunakan pelindung lubang telinga.
Mereka mengikuti instruksi si Topeng Emas dengan membaca kode gerak tangan si Topeng Emas, dan bendera kecil perintah pasukan dari komandan komandan mereka.
Pasukan Zhao, yang bergelimpangan berguling guling di atas tanah, tidak bertahan lama.
Bila tidak pingsan, mereka pasti tewas dengan panca indera mengeluarkan darah.
Karena pembuluh darah dan jantung mereka pecah, tidak kuat menahan tekanan suara tertawa si Topeng Emas.
Si Topeng Emas terus bergerak membuka kepungan, dengan mengandalkan Suara tawa, yang tidak putus, di sertai serangan serangan mematikan ayunan tombak cagak tiganya.
Si Topeng Emas mengandalkan Thian Ti Sen Kung, untuk menghasilkan Chi, yang bisa dia gunakan untuk menghasilkan serangan suara gelak tawa, yang tidak putus putus.
Pasukan Zhao yang berada di Tahapan pendekar besi, mana sanggup menahan efek suara tersebut.
Bahkan pendekar awan dan langit sekalipun sedikit banyak akan terpengaruh oleh suara itu.
Bila mereka tidak menggunakan tenaga sakti, mereka cepat cepat melindungi organ tubuh mereka.
Dengan cara tersebut Si topeng Emas akhirnya kembali berhasil membuka kepungan menjauhi Agahai dan Chan Kiev, yang berusaha mengejarnya.
Sedangkan pasukan yang mengikuti Si Topeng Emas dengan mudah, mereka membantai dan melangkahi tubuh tubuh pasukan Zhao, yang tergeletak tak berdaya.
Saat si topeng emas berhasil bergabung dengan Bai Qi dan pasukannya.
Dia menghentikan suara tawanya dan berkata,
"Jendral Bai,..segera mundur tinggalkan Shangdang..!"
__ADS_1
"Mari ikut dengan ku..!"
ucap Si Topeng Emas, sambil menunjukkan token Naga emas di tangannya, lalu dia bergerak memberikan tebasan mematikan.
Cahaya merah berkelebat kesana kemari, menghabisi semua pasukan Zhao, yang sedang melakukan pengepungan, terhadap pasukan Qin di bawah pimpinan Bai Qi.
Sebelum Bai Qi meninggalkan tempat tersebut, Si Topeng Emas melemparkan sebuah kantung kain kearah Bai Qi dan berkata,
"Jendral Bai, sampai tiba di E Yu baru di buka kantungnya..!"
Bai Qi mengangguk cepat, tanpa banyak membantah, dia memimpin pasukannya, bergerak mundur meninggalkan Shangdang.
Dia sadar si topeng emas yang suaranya sedikit familiar, adalah orang sakti kepercayaan perdana menteri.
Bila bukan orang yang sangat di percaya, mustahil token Naga Emas bisa ada bersamanya.
Jadi dia tidak perlu meragukan perintahnya, dan menimbulkan masalah tak perlu di internal mereka sendiri.
Si Topeng Emas, lalu memberi kode agar pasukan nya, juga menyusul barisan belakang pasukan Bai Qi, meninggalkan tempat tersebut.
Si Topeng Emas sendirian yang terus menerus beterbangan, sambil melepaskan tebasan tombak nya, di bantu dengar suara gelak.tawa nya.
Menghancurkan pasukan lawan yang berani mencoba mendekati area' yang di jaganya.
Karena Si Topeng Emas terus bertahan di sana, akhirnya Agahai dan Chan Kiev berhasil menyusul nya.
Begitu tiba, dari dua sisi Chan Kiev dan Agahai, masing masing melepaskan tapak cahaya hijau mereka secara beruntun.
Mengejar kearah Si Topeng Emas, yang sambil menangkis, dia terus bergerak mundur menghindar.
Tanah yang terkena pukulan kedua orang itu, meledak menimbulkan tanah pasir batu beterbangan di udara.
Menghalangi jarak pandang mata orang yang sedang memperhatikan pertarungan dahsyat mereka bertiga.
Termasuk Lu Bu Wei, yang melakukan pengamatan dari atas gunung sana, ditempat persembunyian nya.
Dia juga selanjutnya tidak bisa melihat dengan jelas pertempuran di balik kabut asap sana.
Hanya sesekali terlihat sinar hijau berpijar, terkadang sinar merah yang berpijar, lalu di susul dengan sinar biru.
Adalah di balik kabut asap sana, Si Topeng Emas menggunakan Jit Ye Sen Cang ( pukulan rembulan mentari ) ilmu rahasianya, untuk menghadang kedua lawan beratnya itu.
Terutama terhadap Chan Kiev, yang memiliki kemampuan tidak berbeda jauh dengan nya.
Si Topeng Emas sedikit lebih unggul, adalah berkat pengorbanan ke 7 gadis yang melayaninya, di malam bulan purnama.
Sehingga memberikan ledakan lingkaran energi, yang cukup pesat bagi dirinya.
Si Topeng Emas sengaja membuat pertarungan dalam kabut debu, karena dia tidak ingin ada orang lain.
Selain kedua lawan di hadapannya ini, yang melihat ilmu Jit Ye Sen Cang, yang merupakan ilmu rahasia pusaka lembah hantu.
__ADS_1
Setelah beberapa jam bertempur, di mana pasukan Zhao pimpinan Lian Po, sudah tidak terlihat lagi di lokasi.
Mereka sudah melakukan pengejaran kearah kaburnya pasukan Qin.
Melihat di sana, hanya tersisa pasukan Xiongnu yang jumlahnya hanya kisaran 200.000 personil.
Mereka semua terlihat lengah, hanya asyik menonton pertarungan dirinya melawan pimpinan mereka.
Dalam satu kesempatan, Si Topeng Emas menghimpun energi langit bumi tanpa batas memasuki tubuhnya.
Lalu dengan gerakan mendadak, Si Topeng Emas, fokus menerjang kearah Chan Kiev.
"Pukulan cahaya mentari tanpa batas.."
"Pukulan cahaya rembulan tanpa batas.."
Tangan kanan memainkan pukulan matahari maha panas,. sedangkan tangan kiri memainkan pukulan rembulan maha dingin.
Melihat serangan berbahaya datang, Chan Kiev juga mengerahkan puncak kekuatannya.
Untuk meyambut serangan Si Topeng Emas yang datang.
Seluruh tubuh Chan Kiev mengeluarkan cahaya hijau, yang sangat pekat.
Sedangkan Si Topeng Emas dari kedua telapak tangannya, muncul masing masing, sebuah bola matahari dan sebuah rembulan.
"Boooom...!"
Terjadi benturan dahsyat menggetarkan seluruh arena pertarungan.
Di mana tubuh Chan Kiev terlihat terpental keluar dari balik kabut debu dan pasir.
Di saat bersamaan Guo Yun tubuhnya juga terlihat terpental keluar dari balik kabut.
Dia terpental terbang kearah Agahai.
Agahai melihat kesempatan datang di depan mata.
Tentu dia tidak mau menyia nyiakan kesempatan, yang jarang ada dan terlihat jelas di depan matanya.
Ini adalah kesempatan langka, menurut Agahai, bila dia tidak mengambil kesempatan langka ini.
Itu adalah tindakan yang sangat bodoh, oleh karma itu tanpa banyak berpikir lagi.
Agahai langsung menghimpun seluruh kekuatan, yang di dapatkan dari meditasi Yoga.
Dengan seluruh tubuh mengeluarkan cahaya keemasan, juga di lengkapi sepasang Cakra, yang berputaran di sekeliling tubuhnya.
Agahai bergerak menyerang Si Topeng Emas dengan kedua Cakra emas nya
Baru di susul dengan sepasang tangannya yang di rapat kan menjadi satu, membentuk mudra.
__ADS_1
Lalu di tusukkan ke bagian punggung Si Topeng Emas yang sedang terlempar kearahnya..