LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
KABAR DARI XIAN YANG


__ADS_3

Pasukan Qin meski berjumlah beberapa kali lipat lebih banyak.


Tapi setelah kejadian terkena ledakan meriam sendiri.


Mereka barisannya sedang agak kacau balau belum stabil sepenuhnya.


Melihat kedatangan pasukan harimau hitam, mereka semakin kalut dan kacau balau.


Melihat keadaan pasukannya, Li Si pun bangkit berdiri diatas kereta nya.


Mengibarkan bendera kuning di kibaskan ke kanan kiri, lalu ditunjukkan kearah depan.


Itu adalah kode militer pengaturan barisan, para komandan regu, hingga Jendral bawahannya, langsung mengerti apa yang harus mereka lakukan segera.


Pasukan tameng dan tombak langsung membentuk formasi yang bila di lihat dari atas.


Membentuk sebuah barisan yang terlihat cekung kedalam, bagian tengah melengkung kedalam.


Bagian sisi kanan kiri terus bergerak maju mengepung dari samping.


Pasukan harimau hitam di biarkan terus bergerak maju menuju bagian tengah.


Baru setelah mereka bentrok dengan barisan pasukan tengah, pasukan Qin dari samping kiri kana baru bergerak datang menjepit.


Liu Qin Lung memimpin sebagian pasukan harimau hitam menghadapi bagian kanan.


Ling Wu memimpin barisan tengah menerobos ke titik pusat.


Zhou Wei memimpin barisan pasukan harimau hitam menahan tekanan pasukan Qin dari sisi kiri.


Dengan cara ini,.meski pada akhirnya mereka terkurung, tapi Ling Wu terus bergerak menerjang ketitik tengah barisan pasukan Qin.


Sedangkan Liu Qin Lung dan Zhou Wei akhirnya bertemu dari dua arah menghalangi pasukan Qin menyerang barisan belakang pasukan harimau hitam di bawah pimpinan Ling Wu.


Pada awalnya strategi ini berjalan cukup baik buat Qin, mereka seolah olah berhasil mengepung pasukan harimau hitam dari segala arah.


Tapi begitu bentrokan pertempuran pecah, keadaan menjadi berbeda.


Pasukan harimau hitam yang bertempur dalam kelompok kecil terlalu tangguh buat mereka.


Pasukan Qin dengan mudah di hancurkan kepingannya.


Jendral Luo dan Jendral Shin dari Qin juga tidak berdaya, membantu mencegah jatuhnya korban di pihaknya.


Karena pasukan harimau hitam, secara kualitas, memang masih menang di bandingkan dengan kualitas pasukan Qin.


Jumlah lebih banyak, tapi kurang terlatih, karena mereka adalah rekrutmen mendadak, yang Li Si lakukan, sebelum dia memimpin mereka, berangkat menyeberangi Sungai Han, dalam misi penyelamatan Meng Yu.


Li Si yang mengamati dari jauh, bila pertempuran ini di lanjutkan hanya akan menghancurkan pasukan besarnya.


Dia segera mengibarkan bendera, agar pasukan nya yang berhadapan dengan pasukan harimau hitam bergerak mundur.

__ADS_1


Sedangkan pasukan lapis belakang membentuk pasukan tameng pertahanan bergerak maju, dalam barisan rapat berlapis lapis.


Hanya pasukan Qin yang mundur yang di beri ruang untuk masuk kedalam barisan.


Bila ada pasukan harimau hitam yang datang mengikuti dari belakang.


Mereka secara ramai ramai akan menahannya dengan tameng mereka.


Berusaha memaksa mundur pasukan harimau hitam, dengan dorongan tameng, dan tusukan tombak.


Untuk membalas, sekaligus mendesak pasukan harimau hitam, agar mau bergerak mundur menjauh.


Pasukan panah Qin juga akan terus menembakkan panah keudara.


Kemudian semua anak panah itu, jatuh kebawah bagaikan hujan menyerang pasukan harimau hitam.


Setelah berhasil menarik mundur, sisa pasukan barisan depan nya.


Barisan pasukan tameng perlahan lahan baru bergerak mundur dan terus mundur menjauhi pasukan harimau hitam.


Pasukan panah terus menembakkan panah keudara, untuk di jatuhkan kearah pasukan harimau hitam.


Mencegah pasukan harimau hitam terus melakukan pengejaran.


Melihat pasukan besar Qin, terus bergerak keluar dari wilayah perbatasan lembah Shoucun.


Liu Qin Lung pun berkata,


"Sebaliknya jangan di kejar, rubah tua Li Si itu, kemampuan tidak ada, tapi ajal licik segudang."


"Kita tidak boleh kehilangan Shoucun.."


Mendengar ucapan Liu Qin Lung yang sangat masuk akal, Ling Wu pun menembakkan kode kembang api ke udara.


Seluruh pasukan harimau hitam, berhenti melakukan pengejaran, mereka semua bergerak mundur kembali ke benteng pertahanan Shoucun.


Hari ini mereka termasuk mengalami kemenangan besar.


Dengan hanya 100.000 pasukan, mereka telah berhasil memukul mundur 500.000 pasukan Perdana menteri Li Si.


Belum lagi Perdana menteri Li Si harus kehilangan ketiga Jendral andalannya, yang di buat cacat oleh Liu Qin Lung, dan harus kehilangan 5 senjata meriam mereka yang harganya tidaklah murah.


Ling Wu Liu Qin Lung dan Zhou Wei merayakan pesta kemenangan dengan gembira bersama pasukan mereka.


Sedangkan Perdana menteri Li Si, dia harus memimpin pasukan nya keluar dari perbatasan lembah Shoucun.


Mencari tempat yang luas, untuk membangun perkemahan, dan membuat rencana ulang.


Sebelum kembali bergerak maju, mencoba penahlukkan Shoucun.


Beberapa hari berkemah di luar lembah Shoucun, pagi itu terlihat seorang prajurit pengawal berlari cepat menuju kearah perkemahan Perdana menteri Li Si, sambil berteriak,

__ADS_1


"Laporan...! Laporan mendesak dari Xian Yang..!"


Prajurit itu setelah masuk kedalam kemah Perdana menteri Li Si, dia sambil berlutut dengan kepala tertunduk.


Dia menyerahkan ke Perdana menteri Li Si, sebuah tabung kecil, yang dia dapatkan dari kaki burung merpati.


Perdana menteri Li Si dengan buru buru mengeluarkan isi tabung dan membacanya.


Sepasang matanya langsung berbinar, saat membaca isi surat di dalam tabung tersebut.


"Ahhh akhirnya Tuhan datang membantu ku.."


"Termasuk tidak sia sia, aku memutuskan menyerang kemari.."


"Ternyata Yang Mulia juga memilki maksud dan pemikiran yang sama dengan ku..."


"Kini tinggal menunggu saja, begitu bala bantuan orang sakti itu tiba.."


"Mendapatkan Shoucun tinggal tunggu waktu saja.."


Gumam Perdana menteri Li Si di dalam hati.


Perdana menteri Li Si menatap kearah prajurit yang sedang berlutut di hadapan nya dan berkata,


"Tolong sampaikan titah ku ke semua nya, agar segera menyebarkan kabar cepat.."


"Segera sebarkan ke Shoucun, bahwa Raja muda Guo Yun, sudah wafat beberapa hari yang lalu.."


"Kini iring-iringan jenazahnya, sedang bergerak dari Xin Cheng kemari.."


"Ini kabar penting harus segera di sebarkan dengan cepat.."


Ucap Perdana menteri Li Si, berpesan dengan sangat serius.


"Siap Perdana menteri, hamba akan segera melaksanakan nya dengan baik.."


"Baiklah kamu boleh mundur."


Ucap Perdana menteri Li Si, sambil memberi kode, agar prajurit itu boleh segera bergerak meninggalkan kemahnya.


Setelah prajurit itu pergi, Perdana menteri Li Si sambil tersenyum lebar berkata seorang diri.


"Kini aku hanya perlu duduk tenang menunggu, bintang bintang penolong ku itu tiba.."


"Dengan bantuan Jendral Meng Thian, Meng Yu, Jendral Luo Jendral Shin dari Zhang Han, aku tidak yakin, aku tidak bisa menahlukkan Shoucun.."


"Kalian tiga pimpinan kota Shoucun, kalian sekarang boleh bergembira.."


"Bila waktunya tiba, ingin menangis pun, kalian tidak akan pernah bisa lagi.."


"Kita lihat dan tunggu saja.."

__ADS_1


"Ha..ha..ha..ha..ha..!"


Ucap Li Si sambil tertawa dan bicara sendiri, seperti.orang kurang waras.


__ADS_2