LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
PUTRA PEJABAT


__ADS_3

"Siapa mereka ?"


tanya Guo Yun hati hati.


"Mereka adalah putra keluarga Li dan putra keluarga Fan, di Xian Yang semua orang tahu, siapa Fan Sui dan siapa Li Xin."


"Siapa yang berani berurusan dengan mereka, pasti tidak ada yang berakhir dengan baik.."


ucap pak tua pemilik perahu, mencoba mengingatkan Guo Yun.


Guo Yun tentu hapal siapa Li Xin Siapa Fan Sui.


Di tepi sungai lembah Huai, dia juga pernah berhadapan dengan mereka dan terpaksa mempermalukan mereka.


Karena mereka terlalu menindas nya, dan sudah kelewatan menginjak injak harga diri pasukan nya.


Waktu itu setelah Lu Bu Wei tampil sebagai penengah semua masalah baru selesai.


Kini dia kembali di hadapkan dengan pilihan sulit, menolong berarti ribut, kedepannya semakin banyak musuh.


Keadaan nya semakin berbahaya dan tidak bakalan bisa tenang.


Tidak menolong, itu sangat bertentangan dengan hati nurani, dan bertentangan dengan apa yang di ajarkan oleh gurunya Zhuangzi di Ling San.


Selagi Guo Yun sedang meragu, kembali terdengar lagi teriakan dari perahu di luar sana..


"Xiao Tie jangan keras kepala lagi, kemarilah hibur kami..!"


"Atau ayah dan adik mu kami tenggelam kan kedalam sungai..!"


"Tuan, aku mohon jangan tuan,.. lepaskanlah kami tuan,.."


terdengar suara seorang pria yang agak serak, sedang memohon di luar sana.


Mendengar suara itu, sepasang mata gadis itu terbelalak ketakutan.


"Kakak tolong..! kakak tolong..! jangan..! jangan...! hu..hu..hu..aku takut..aku takut...!"


kini kembali terdengar suara anak kecil, yang menjerit jerit ketakutan sambil menangis.


Wajah gadis itu semakin pucat, dia menatap kearah Guo Yun dengan airmata bercucuran.


Dia menggunakan lengan bajunya yang indah menghapus air matanya dan berkata,


"Mungkin sudah nasib, jaga kekasihmu baik baik tuan, jangan sampai terlihat oleh mereka.."


"Sampai jumpa.,.!"


Selesai berkata dengan wajah putus asa, gadis itu mencabut sebuah pisau belati kecil dari balik bajunya.


Lalu dia berlari keluar meninggalkan bilik perahu, di mana Guo Yun dan Gongsun Li berada.


"Bajingan kalian,..! aku akan beradu nyawa dengan kalian,..!"


teriak gadis cantik itu didepan ujung perahu, dengan pisau di tangan.


"Wow..wow...lihat galaknya,..semakin menarik..!"


"Cepat tangkap dia,.. yang galak gini kalau di tunggangi pasti luar biasa..ha...ha..ha..!"

__ADS_1


"Aku jadi tidak sabar,..pengawal cepat bawa dia kemari..!"


"Baik tuan..!"


Guo Yun di dalam bilik perahu sudah tidak tahan lagi, dia menoleh kearah Gongsun Li dan berkata pelan,


"Aku akan menolongnya, kamu di sini saja..'


"Ingat jangan keluar.."


ucap Guo Yun mengingatkan Gongsun Li.


"Pergilah,..aku akan tunggu di sini.."


ucap Gongsun Li sambil mengangguk penuh pengertian.


Melihat dukungan kekasihnya, perasaan Guo Yun menjadi mantap.


Dia segera keluar dari bilik perahu, saat dia keluar.


Dia melihat 4 orang pria bertubuh besar, sedang mengepung gadis pemain kecapi, yang bernama Xiao Tie itu.


Gadis itu dengan nekad, menggunakan belatinya, untuk menyerang siapa saja yang berani mendekat.


Sehingga keempat pengawal itu juga terlihat kesulitan mendekatinya.


Di perahu sebelah, tiba tiba terdengar suara bentakan.


"Lepaskan belati mu atau aku ceburkan dia kedalam sungai..!"


Sambil berkata dia melaksanakan niatnya, dengan memegang kerah baju seorang anak kecil, yang kedua tangan dan kakinya terikat.


Anak itu dia gantung di luar perahu, dengan kaki sebatas lutut sudah di masukkan kedalam air.


Dia adalah putra pertama Fan Sui, kepala koordinator menteri istana, namanya Fan Heng.


Anak yang sedang di cengkram nya, dengan wajah pucat ketakutan berteriak,


"Kakak tolong..Kaakkk...!"


Mendengar suara teriakan adiknya, wajah gadis itu menjadi pucat ketakutan, tangannya yang memegang belati terlihat gemetaran.


Di saat dia hampir melepaskan pisau kecil di tangannya.


Di saat itu juga, terlihat Guo Yun beraksi, dengan langkah ajaib, dia muncul diantara gadis itu, dan keempat pengawal yang mengepungnya.


Dengan satu gerakan tendangan putar, yang merupakan salah satu jurus dari 9 naga langit.


"Naga sakti mengibaskan ekor.."


Keempat pengawal itu langsung terlempar keluar dari perahu.


"Byuur..!"


"Byuur..!"


"Byuur..!"


"Byuur..!"

__ADS_1


Tubuh mereka menimpa air sungai.


Sehingga air sungai yang tenang, kini airnya melompat tinggi keudara.


Sebelum Fan Heng yang terkejut sempat berbuat sesuatu, tangannya terasa mati rasa, terkena totokkan satu jari Guo Yun.


Cengkraman nya pada kerah baju anak itu terlepas.


Sebelum anak itu terjatuh kedalam sungai, dia sudah berpindah kedalam pelukan Guo Yun.


Fan Heng sendiri tubuhnya terlempar menimpa beberapa rekan dan saudaranya.


Karena dadanya di dorong oleh telapak tangan Guo Yun yang lain.


Tanpa memperdulikan mereka yang terjatuh tunggang langgang.


Guo Yun memutuskan ikatan di tangan dan kaki anak itu.


Dia menyerahkan anak itu ke seorang pria setengah tua, yang hadir tidak jauh dari sana.


"Bawa dia pergi, pindah saja ke perahu ku."


ucap Guo Yun mengingatkan.


Lalu dia berbalik menghadapi kelima anak muda, yang baru saja bangun dari posisi tumpang tindih, termasuk Fan Heng si hidung bengkok.


"Kalian berlima segera tinggalkan tempat ini, bila sayang nyawa..!*


bentak Guo Yun dingin.


Salah seorang dari mereka yang berwajah bulat dengan tompel besar di pipi dan ada bulunya, berkata,


"Siapa kamu besar sekali nyali mu..!?"


Si tompel berbulu terlihat sangat marah, dia menegur sambil menunjukkan ujung jari telunjuknya kearah wajah Guo Yun.


Tapi ujung jarinya malah di tangkap dan di pelintir oleh Guo Yun, sehingga dia menjerit kesakitan.


"Aduhhh,..duhhh,..Keparat lepaskan..! Aduhhh..duhh..sakit..!"


"Kamu tak perlu tahu siapa aku, ku ingatkan sekali lagi, bila sayang nyawa pergilah dari sini.."


ucap Guo Yun sambil melepaskan cengkraman nya, dari ujung jari si tompel, dan menendang dadanya.


Hingga si tompel jatuh terduduk kesulitan bernafas di depan keempat teman sekaligus saudaranya itu.


"Kau berani melukai dan menghina putra Jendral Li dan putra Menteri Fan,..!"


"Kamu tunggu saja masalah ini tidak akan selesai begitu saja..!"


Bentak seorang pemuda yang wajahnya mirip dengan Li Sin.


Guo Yun menebak orang ini pasti berhubungan dengan Li Sin.


Tebakan Guo Yun tidak salah, dia memang benar putra pertama Li Sin.


Namanya Li Tek, sedangkan di tompel adalah Li Pai adiknya.


Disebelah Fan Heng berdiri dua orang pemuda lain yang satu berkumis tipis dia adalah Fan Si, putra kedua dari koordinator menteri Fan Sui.

__ADS_1


Orang kelima adalah putra tunggal hartawan Wang, Hartawan Wang adalah orang terkaya di Xian Yang penyokong dana terbesar, bagi negara Qin .


Ayahnya Wang Sa adalah sahabat baik perdana menteri Lu Bu Wei.


__ADS_2