LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
MENYAMBUT KEDATANGAN LU BU WEI


__ADS_3

Setelah mendapatkan kabar bahwa Lu Bu Wei tidak berada di Luo Yang.


Dia sedang kembali ke Xian Yang, sedangkan Wang Jian sedang di suruh berangkat ke Handan, begitupula putranya Wang Ben.


Mereka semua di suruh bersiap di Handan menunggu perintah untuk menyerang kerajaan Yan.


Termasuk dirinya juga mendapat pesan agar bersiap dan menanti di Handan.


Guo Yun tidak jadi menyusul ke Xian Yang, dia memilih berangkat menuju Chang Ping Kuan.


Menanti kedatangan Lu Bu Wei yang pasti akan melewati kota itu bila ingin ikut bergabung dengan pasukan besarnya di Handan.


Guo Yun sangat yakin dengan reputasi dan sikap Lu Bu Wei, dia pasti akan ikut maju dalam usaha penahlukkan kerajaan Yan.


Tidak mungkin dia akan memilih diam di istana menyerahkan semuanya kepada bawahannya.


Dan perkiraan Guo Yun tidak meleset, setelah masalah Ching ke di kota raja selesai.


Lu Bu Wei dengan di kawal oleh Bai Qi langsung berangkat menuju kota Handan.


Secepatnya mereka akan bergerak menyerang kerajaan Yan, sebagai tindakan penghukuman kepada Yan.


Yang berani mengirim pembunuh bayaran untuk membunuh Ying Zheng raja Qin.


Guo Yun melakukan perjalanan santai menggunakan kereta kuda menuju Chang Ping Kuan.


Bila sendirian tentu Guo Yun akan melakukan perjalanan dengan naik kuda, ataupun menggunakan ilmu berlari cepatnya.


Tapi berhubung dia membawa Min Min di sisinya, demi kenyamanan Min Min.


Guo Yun pun memilih menggunakan kereta kuda, sehingga Min Min bisa beristirahat dengan nyaman dan santai.


Guo Yun sudah memperhitungkan segala nya, dia tidak perlu khawatir, Lu Bu Wei akan melewati Chang Ping Kuan lebih cepat dari nya.


Karena ada perbedaan jarak tempuh perjalanan, yang mungkin akan menghabiskan waktu satu Minggu lebih, selisih waktu perjalanan nya.


Guo Yun akhirnya tiba di Chang Ping Kuan.


Dengan menggunakan Topeng Emas tentu dia disambut dengan meriah dan penuh hormat oleh seluruh pasukan Chang Ping Kuan.


Guo Yun memilih tinggal di kediaman utama kota Chang Ping sambil menunggu informasi kedatangan Lu Bu Wei.


Di mana mata mata yang dia sebarkan rutin setiap hari melaporkan pergerakan Lu Bu Wei dan rombongannya.


Lu Bu Wei berangkat di kawal oleh Bai Qi dan keempat orang ajudannya dengan 50.000 pasukan elite nya.


Guo Yun dan Min Min menunggu hampir satu bulan di Chang Ping Kuan hampir selama satu bulan.


Akhirnya mereka baru bisa bertemu.


Kedatangan rombongan Lu Bu Wei di sambut langsung oleh Si Topeng Emas bersama Min Min yang selalu setia menemani kemanapun Guo Yun pergi.


Selama hampir sebulan di Chang Ping Kuan, di mana pun Guo Yun berada Min Min tidak pernah luput dari sisinya.

__ADS_1


Kebersamaan keduanya sudah tersebar luas di kalangan militer pasukan Qin.


Bahkan Lu Bu Wei sendiri jauh jauh hari sebelum tiba di Chang Ping Kuan dia sudah mendengar hal ini.


Dia sangat khawatir dengan nasib putri kesayangannya yang terlalu dekat dengan Guo Yun.


Tapi dia juga tidak mampu berbuat apa-apa, selain berharap agar Guo Yun bisa memegang janjinya.


Tidak melakukan tindakan kelewat batas yang bisa mencelakai nyawa putri kesayangannya itu.


Meski Min Min hanya putri angkat, tapi Lu Bu Wei sudah menganggap nya sebagai putri kandungnya sendiri.


"Yun er memberi hormat kepada paman Lu, selamat datang di kota Chang Ping Kuan..'


"Min Min memberi hormat pada ayah.."


ucap Guo Yun dan Min Min secara bergantian sambil memberi hormat pada Lu Bu Wei.


Lu Bu Wei maju membantu mereka berdua untuk berdiri dan berkata,


"Bangunlah tak perlu peradatan.."


"Bagaimana kabar kalian berdua..?"


"Kelihatannya semakin akrab saja..?"


ucap Lu Bu Wei menyimpan rasa tidak sukanya.


Ada rasa bersyukur, yang berarti bajingan ini, setidaknya sangat menyayangi Min Min.


Tapi di saat bersamaan juga ada rasa kesal akan sikap egois bajingan tua itu.


Di mana dia hanya menganggap dirinya sebagai mesin perangnya saja.


Guo Yun berpikir dalam hati, saat mereka nanti berdua saja, itulah waktu bagi si bajingan tua ini berangkat ke bawah sana untuk mempertanggungjawabkan dosa dosa perbuatan nya selama ini..


Tapi Guo Yun bersikap sangat hati hati, agar jangan sampai apa yang menjadi pemikiran nya, tercium oleh serigala tua yang sangat licin dan cerdik ini.


Min Min hanya tertunduk tidak berkata apa-apa.


Guo Yun lah yang menjawabnya dan berkata,


"Keadaan kami berdua baik baik saja paman.."


"Terimakasih atas perhatiannya.."


"Aku dan Min Min secara kebetulan bertemu dalam misi penahlukkan ibukota Da liang.."


"Karena khawatir dengan keselamatan nya, aku mengawalnya hingga kemari untuk menyambut kedatangan paman.."


"Min Min tidak ingin kembali ke Xian Yang bila paman tidak berada disana."


"Agar tidak berselisih jalan, jadi aku membawanya, untuk menunggu paman di sini.."

__ADS_1


ucap Guo Yun memberi penjelasan.


Lu Bu Wei mengangguk dan berkata,


"Terimakasih banyak Yun er, kamu memang paling bisa ku percaya dan di andalkan.."


"Min Min sejak kecil terlalu ku manja, bila selama ini dia menyulitkan mu.."


"Aku harap kamu tidak mengambilnya di hati..."


ucap Lu Bu Wei sambil menepuk pundak Guo Yun.


Guo Yun mengangguk dengan kepala tertunduk dan berkata,


"Yun er tidak akan mengambil di hati paman.."


"lagipula suka Min Min cukup kooperatif selama ini, jadi bukan masalah.."


"Ohh ya,.."


ucap Lu Bu Wei sambil menoleh kearah Min Min dan berkata,


"Kamu jadi lebih pendiam dan dewasa sekarang.."


"Apa karena terlalu menyukai Yun er ? atau kamu memang semakin dewasa..?"


ucap Lu Bu Wei sambil tertawa,.sambil bertanya yang terlihat menggoda putrinya, sebenarnya dia juga ingin menyelidikinya.


"Min Min hanya tidak ingin mempermalukan ayah.."


ucap Min Min dengan kepala tertunduk.


Lu Bu Wei tersenyum, melirik Min Min putrinya sekilas.


Dia merasa ada yang lain dengan sikap putrinya yang biasanya sangat manja.


Kini berubah menjadi penuh hormat dan agak sedikit datar, tidak se akrab biasanya.


Tapi dia tidak berkata apa-apa, hanya menyimpan pemikiran itu untuk dirinya sendiri.


"Ayo mari kita masuk, malam ini kita menginap satu malam di sini.."


"Besok pagi pagi kita langsung berangkat bersama menuju Handan."


ucap Lu Bu Wei memberi instruksi pada semuanya.


Lalu dia berjalan di temani oleh Min Min dan si topeng besi, menuju kediaman utama di kota Chang Ping.


Si Topeng Emas hanya menemani hingga ruang tengah, setelah itu dia langsung pamit permisi menuju kamarnya.


Adalah Min Min yang tetap menemani Lu Bu Wei hingga tiba di depan kamar nya.


Sampai di sana, Min Min baru pamit permisi kembali ke kamarnya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2