LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
SIDANG ISTANA


__ADS_3

"Selamat datang Zhong San, Zhang Yi silahkan duduk.."


ucap Li Ba sambil tersenyum lebar.


Sikapnya tidak sedingin pertemuan mereka sebelumnya.


Zhang Yi dan Zhong San langsung memberi hormat ke semua yang hadir.


Dengan kompak mereka berdua berkata,


"Hamba pejabat yang berdosa, datang menerima hukuman dari Yang Mulia.."


Mereka berdua menjatuhkan diri berlutut dengan kepala tertunduk malu.


Mereka lebih baik mati, daripada hidup menanggung malu seperti saat ini.


Sian Sian langsung maju membangunkan mereka berdua dan berkata,


"Kemarin kita sudah membahasnya, yang sudah berlalu tidak perlu di bahas lagi.."


"Hari ini kami mengundang kalian berdua kemari, karena ada hal penting untuk di bahas, dan kami memerlukan bantuan dari kalian berdua untuk menyelesaikan tugas ini.."


Zhong San dan Zhang Yi dengan kepala tertunduk berkata,


"Yang Mulia berdua katakan kami pasti akan berusaha melaksanakannya dengan baik.."


Sian Sian memberikan dua buku kecil ke Zhong San dan Zhang Yi masing masing satu dan berkata,


"Buku yang ku berikan berisi daftar nama pejabat di bawah kalian, yang melakukan tindakan korupsi merugikan rakyat dan kerajaan ini, untuk kepentingan pribadi."


"Buku yang di tangan Zhong San adalah daftar nama pejabat Wen yang melakukan korupsi.."


"Sedangkan buku di tangan paman Zhang Yi adalah berisikan daftar nama pejabat Wu yang melakukan korupsi."


"Aku harap kalian berdua bisa menasehati mereka yang bisa di nasehati untuk berubah.."


"Tapi yang tidak bisa di nasehati langsung di tindak saja, hukum ditempat tanpa perlu sidang.."


ucap Sian Sian tegas.


"Kami berdua siap menjalankan titah.."


ucap kedua orang itu sambil memberi hormat.


"Aku akan berikan waktu 7 hari, 7 hari kemudian, kita akan bertemu di ruangan aula sudang istana."


"Silahkan nanti kalian berdua memberikan pertanggungjawaban atas tugas ini.."


ucap Sian Sian.


"Hamba siap melaksanakan nya.."


ucap mereka berdua masih dengan kepala tertunduk.


Sesaat kemudian mereka berdua berkata,


"Yang Mulia apa masih ada tugas lainnya, ? bila tidak ijinkan hamba pamit permisi untuk pergi jalankan tugas.."

__ADS_1


Sian Sian dan Li Ba menoleh kearah Gongsun Li, menunggu pendapat nya.


Setelah Guo Yun tidak ada di tempat, Gongsun Li lah yang memegang kekuasaan tertinggi di kerajaan Yue.


Jadi segala keputusan bila dia ada, harus dengarkan pendapat nya.


Gongsun Li dari awal hanya diam tidak berkata apa-apa.


Dia membiarkan Li Ba dan Sian Sian menyelesaikan tugas dan rencana mereka.


Setelah pembicaraan selesai, tiba gilirannya dia baru berkata dengan suara dingin.


"Zhong San, Zhang Yi, meski yang terjadi bukan kalian pelakunya langsung.."


"Tapi karena mereka adalah keluarga dekat kalian sedikit banyak, kalian juga tidak bisa lepas dari masalah itu.."


"Mengingat jasa kalian selama ini terhadap kerajaan, sekali ini aku akan berikan perkecualian.."


"Tapi bila terulang kembali, hukum pasti akan di jalankan secara adil.."


"Apa kalian paham.."


Zhong San dan Zhang Yi mengangguk pelan tanpa berani mengangkat wajah mereka.


Mereka berdua sadar, hukuman ini sudah termasuk sangat ringan dengan karakter ratu mereka yang selalu tegas ini.


Bila dia sudah putuskan, bahkan raja Guo Yun hadir sekalipun, beliau tidak akan bisa berbuat apa-apa.


"Terimakasih Yang Mulia Ratu, hamba paham.."


jawab mereka berdua dengan punggung basah keringat.


Mereka takut ratu menjatuhkan hukuman penggal sembilan keturunan marga mereka, maka kiamat lah sudah nasib seluruh keluarga mereka.


Baik yang berdosa maupun tidak, semua akan kena imbasnya.


Hal ini bukan tidak mungkin, karena ratu dingin ini sudah pernah beberapa kali melakukan hal itu.


Jadi bukan hal baru bila Ratu itu kembali menjatuhkan keputusan tersebut.


"Baiklah kalian berdua boleh mundur, jadi kan ini sebagai pelajaran berharga ."


ucap Gongsun Li kembali mengingatkan mereka sekali lagi.


"Terimakasih nasehatnya Ratu, hamba berdua akan selalu mengingatnya.."


ucap mereka berdua memberi hormat kemudian mundur dari sana.


Zhang Yi maupun Zhong San kedua nya sering ikut di sampingnya.


Tidak sedikit mereka berdua berjasa membantunya menangani kerajaan Yue, saat Guo Yun sedang tidak berada di tempat.


Mengetahui mereka berdua ikut terlibat dalam kasus korupsi, hati Gongsun Li lebih sakit dari siapapun.


Dia juga punya rasa berat lebih dari siapapun, untuk pergi menghukum mereka.


Jadi dia hanya memutuskan untuk memberi mereka berdua peringatan keras.

__ADS_1


Bila kemudian hari masih terulang, dia akan lebih ringan hatinya, bila harus jatuhkan hukuman berat pada mereka berdua sebagai contoh bagi yang lain nya.


Setelah Zhong San dan Zhang Yi pergi, Gongsun Li langsung berkata,


"Paman kedua, tujuh pejabat kita yang terlibat dengan Ying Zheng, jangan sampai mereka meloloskan diri."


"Tangkap dan penjarakan mereka semuanya, keluarga mereka jadikan tahanan rumah.."


"Tujuh hari kemudian kita baru putuskan nasib mereka di sidang besar istana.."


ucap Gongsun Li sambil menoleh kearah Li Ba.


Li Ba mengangguk dan berkata,


"Aku akan serahkan tugas ini ke biro rahasia.."


"Sekalian menguji kemampuan kerja mereka.."


ucap Li Ba, sebelum dia dan Sian Sian beranjak dari hadapan Gongsun Li.


Gongsun Li mengangguk pelan mengijinkan Li Ba pergi segera melaksanakan perintahnya.


Begitu tugas di sampaikan ke kepala biro rahasia, kepala biro rahasia segera menggerakkan anak buah mereka bergerak.


Tidak sampai satu hari, ketujuh pejabat itu beserta keluarga dekat mereka yang terlibat, semuanya sudah di kirim ke penjara istana.


Mereka tidak sempat melarikan diri ataupun melawan.


Anggota biro rahasia yang cepat pergerakannya, dan sangat terlatih.


Tanpa kesulitan berhasil meringkus mereka tanpa perlawanan.


Total ada belasan orang yang di jebloskan kedalam penjara istana.


Menteri Yang Song dan putranya yang menjadi menantu kesayangan Ibunya Zhong San juga di seret paksa oleh pasukan biro rahasia.


Dari kediaman mewah Ibu Zhong San.


Ibu Zhong San dan adik perempuan nya Zhong Ting berkali kali mohon menghadap ke rumah Zhong San.


Tapi Zhong San memilih mengurung diri, tidak mau menerima bertemu mereka.


Zhong San tidak mau ikut campur dalam urusan tersebut.


Dia hanya mengutus pembantu kepercayaan nya Liu Cong Kuan untuk menemui mereka.


Menasehati Ibu dan adik perempuannya untuk pulang kerumah mereka masing masing.


Atau bila mereka memaksa, Liu Cong Kuan menyediakan tempat peristirahatan buat mereka.


Tapi berhubung rumah Zhong San benar benar sangat sederhana, sedangkan mereka terbiasa hidup mewah dan enak.


Ibu dan anak nya itu, akhirnya terpaksa pulang kembali kerumah mereka yang mewah dan nyaman.


Mereka berdua tidak betah menunggu di rumah Zhong San yang kecil sumpek dan panas.


Akhirnya hari yang di tentukan tiba, tujuh hari telah berlalu.

__ADS_1


Kini di depan aula utama kerajaan Yue,.sidang pagi istana sedang berlangsung.


__ADS_2