
"Booommm..!"
"Booommm..!"
"Booommm..!"
Tiga sosok tubuh terlihat terbanting diatas tanah.
Hingga debu dan pasir terlihat mengepul ke udara.
Setelah debu pasir mereda, di tiga jurusan, beberapa puluh meter dari Guo Yun mendarat.
Terlihat Hei Pai Suang Koai dan Kwa Tin Siong hanya sanggup bangkit duduk.
Mereka terlihat terus memuntahkan darah segar dari mulut mereka.
Satu tangan di gunakan untuk menopang tanah, agar tubuh mereka tidak kembali terguling kebawah.
Tangan lainnya mereka bertiga gunakan untuk memegangi dada mereka yang terasa nyeri luar biasa.
Hingga sekedar untuk bernafas saja terasa nyeri.
Beberapa saat kemudian mereka bertiga menatap kearah Guo Yun dengan penuh dendam.
"Anak muda tidak ku sangka, usia mu masih begitu muda tapi hati mu begitu keji.."
"Mengapa tidak kamu bunuh saja kami..?"
"Daripada kami hidup menjadi manusia cacat tak berguna seperti ini.."
Ucap Kwa Tin Siong yang wajah dan rambutnya dengan cepat berubah mengeriput dan menjadi putih semua.
Sedangkan Hei Pai Suang Koai hanya bisa melotot penuh dendam tanpa berkata apapun.
Mereka bertiga telah terkena efek ilmu baru Guo Yun.
Ilmu baru ini, berbeda dengan Ilmu lamanya Shi Chi Hua Ming.
Di mana ilmu lamanya, akan dengan keji tanpa ampun menghisap semua tenaga dalam lawan, beserta roh kehidupan nya.
Hingga musnah seluruh tenaga dalam dan nyawa lawannya tersebut.
Ilmu baru ini tidak fokus menghisap hawa tenaga dalam orang.
Tapi dia akan menerima dan menyerap semua kekuatan serangan lawan, untuk di kembalikan lagi dengan kekuatan tambahan beberapa kali lipat.
Berfokus menghancurkan pusat penyimpanan kekuatan lawannya, memusnahkan dan merusak wadahnya.
Hingga seluruh hawa sakti di dalam tubuh lawannya buyar, tidak pernah bisa di kumpulkan lagi selamanya.
Karena wadah untuk mengumpulkan hawa sakti itu telah di rusaknya.
Ini adalah kelebihan dari ilmu baru Guo Yun, yang dia terima dari Wu Ming Lau Jen.
Karena belum sempurna, yang berhasil di rusak hanya Dan Tian, yang merupakan pusat wadah pengumpulan hawa sakti saja.
__ADS_1
Bila sudah sempurna maka daya rusaknya akan lebih luas.
Kerusakannya akan menyebar hingga ke Meridian jalan darah nadi dan otot.
Semua akan di rusaknya, sehingga lawannya akan sepenuhnya cacat total.
Tapi semua itu bisa di atur sesuka hati oleh pemilik ilmu itu, sejauh mana tingkat kerusakan yang si pemilik ilmu inginkan, semuanya bisa di atur sesuka hatinya.
Tapi untuk sampai ketahap ini, Guo Yun belumlah mampu.
Dia masih perlu banyak, yang harus di selami dan pelajari lagi, kitab mukjizat peninggalan gurunya itu.
Guo Yun di balik topeng nya tersenyum dingin dan berkata,
"Bila mau di salahkan, salahkan saja kalian salah pilih lawan.."
"Salahkan saja ketidak mampuan kalian.."
"Tak perlu menyalahkan orang lain, ini semua adalah karma yang pantas buat kalian.."
"Semoga dengan kejadian ini, kalian bisa menggunakan sisa waktu kalian untuk berpikir dan bertobat.."
Selesai berkata, Guo Yun sudah melangkah meninggalkan tempat itu.
Mengabaikan ketiga orang jagoan yang kini telah di ubahnya menjadi pendekar cacat abadi.
Selamanya tidak bisa angkuh dan sombong lagi dengan ilmu mereka.
Mereka akan menikmati menjadi kaum lemah, yang setiap saat bisa di injak injak orang lain, yang tidak suka dengan mereka.
Tapi langkah Guo Yun terhenti oleh kehadiran Kwee Lun, yang tiba tiba muncul di hadapannya, langsung menghadiahinya sebuah energi tebasan golok.
Sosok iblis berkepala tiga, berlengan enam, terlihat muncul membantu Kwee Lun menebaskan sebuah golok merah raksasa, yang terbentuk.dari energi iblis milik Kwee Lun.
Melihat kedatangan serangan dahsyat tersebut, Guo Yun tidak langsung menyambutnya.
Dia memilih melayang mundur menjauhi tebasan energi golok raksasa itu.
"Boooommm..!!"
Lokasi tempat Energi golok itu mendarat menimbulkan sebuah retakan besar, yang membentuk sebuah kawah raksasa.
Banyak pasukan kedua belah pihak, yang sedang berada di sekitar sana, langsung terjatuh kedalam sana, sambil menjerit ngeri.
Mereka semua terjatuh kedalam kawah magma yang berada di perut bumi.
Melihat Guo Yun masih berhasil menghindar, Kwee Lun pun bergerak cepat mengejarnya.
Kwee Lun terus melepaskan tebasan golok iblis yang memilki daya rusak alam yang tinggi.
Guo Yun sendiri terus bergerak menghilang kesana kemari, menghindari serangan Kwee Lun.
Guo Yun terus bergerak menjauhi pasukannya, agar pasukan nya tidak sampai menjadi korban keganasan serangan golok iblis Kwee Lun yang sulit di tahan.
__ADS_1
Sementara Kwee Lun dari Guo Yun terus saling kejar kejaran.
Di tempat Perdana menteri Li Si, dia terlihat sedang memimpin 200.000 pasukan Qin.
Bergerak menyerang kearah benteng kota Shoucun.
Gubernur Jendral Zhou Wei, Ling Wu, Liu Qin Lung masing masing memimpin pasukan mereka.
Mereka bergerak keluar dari dalam benteng kota Shoucun, untuk menyambut kedatangan pasukan Qin.
Semangat mereka sedang tinggi, karena Raja kebanggaan mereka, Guo Yun kini telah tiba.
khusus untuk menolong membebaskan mereka dari kepungan pasukan Qin.
Xiang Yu yang kedua telapak tangannya sudah di obati, dia segera kembali ikut dalam barisan Liu Qin Lung.
Meski usianya masih terhitung belia tapi kekuatannya tidak di ragukan lagi
Mengikuti komando dari Zhang Wei, mereka semua bergerak menerjang kearah pasukan Qin, yang berjumlah hampir imbang dengan mereka.
Pertempuran kedua pun pecah, kini tejadi tidak jauh di depan benteng kota.
Perdana menteri Li Si yang memimpin pasukan Qin melakukan penyerangan.
Tadi nya dia mengira pasukan harimau hitam, yang bertahan di Shoucun hanya ada di kisaran 100.000 personil.
Kini mendapati kenyataan kekuatan pasukan harimau hitam ternyata berimbang dengan sisa kekuatan pasukan nya.
Perdana menteri Li Si nyalinya mulai ciut, dia mulai terlihat cemas dan resah.
Apalagi setelah melihat Guo Yun sudah berhasil melumpuhkan 3 dari 4 jagoan undangannya.
Perdana menteri Li Si mulai berpikir cara, untuk melarikan diri.
Menyelamatkan nyawa nya sendiri.
Mumpung barisan depan pasukannya, sedang sibuk menahan pasukan harimau hitam, di bawah pimpinan Gubernur Jendral Zhou Wei.
Ini adalah kesempatan dia menyelamatkan diri.
Tapi baru saja rencana ini muncul di benaknya, tiba tiba muncul seorang bawahannya yang bertugas mengawasi barisan belakang datang melapor.
"Lapor Perdana menteri..!"
Ucap Komandan Pengawal itu sambil berlutut di hadapan nya.
Ada apa ? katakan saja, tak perlu peradatan.."
Ucap Perdana menteri Li Si, berusaha bersikap setenang mungkin.
Komandan Pengawal itu mengangguk, lalu bangkit berdiri dan berkata,
"Begini Perdana menteri, kami menangkap ada pergerakan pasukan harimau hitam, yang sedang bergerak mendekati kita dari arah barat.."
"Apa...!?"
__ADS_1
Teriak Perdana menteri Li Si tidak bisa menutupi wajah kaget nya lagi.
Dia memegang pinggiran kereta nya erat erat, agar tidak sampai terjatuh kebawah.