LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
KITAB MEMINDAHKAN HAWA, MEMUSNAHKAN JIWA


__ADS_3

"Justru hari ini, bila tidak ada kamu di sini.."


"Aku pasti akan tewas di tangan si kontet, yang tidak tahu menggunakan ilmu apa yang begitu aneh.."


ucap Guo Yun sambil membelai lembut kepala Min Min.


Min Min memeluk Guo Yun erat erat dan menangis seperti anak kecil, yang kehilangan permen atau tidak di belikan mainan yang di inginkan nya.


Guo Yun dengan sabar membiarkan Min Min menangis hingga tertidur dalam pangkuannya.


Di dalam hati Guo Yun juga sangat merasa bersalah dan bingung bagaimana harus menangani semua ini.


Bagaimana harus menghadapi kenyataan, dan memperbaiki kesalahannya terhadap 3 gadis yang sama berat sama penting yang muncul sekaligus secara bersamaan dalam hidupnya.


Dulu mau satu saja susah, kini malah muncul tiga.


Kalau akur masih baik, kalau tidak mampuslah dirinya.


Dia benar benar tidak bisa memilih nya, semuanya sama berat sama penting dan dia sangat mencintai mereka, juga dia wajib bertanggung jawab terhadap mereka.


Tidak boleh ada satu pun yang boleh di sia sia kan.


Dia pernah bertemu dengan Gongsun Li dan Si Si, melihat hubungan mereka.


Guo Yun yakin bukan hal sulit bila mereka harus hidup bertiga, rasanya Gongsun Li sudah mulai bisa menerimanya.


Tapi itu pun hanya perkiraan saja, belum.pasti, tapi kini dengan munculnya Min Min maka dia benar benar telah menggali lubang kubur buat dirinya sendiri.


Guo Yun sudah tidak tahu harus bagaimana menghadapinya.


Apalagi Min Min berkeras tidak ingin dirinya punya yang lain selain dia.


Ini menjadi semakin rumit, Guo Yun akhirnya hanya bisa menghela nafas panjang.


Untuk mengurangi rasa sesak di hatinya.


Guo Yun terus menatap wajah Min Min yang sedang tertidur pulas, dengan tatapan mata di penuhi rasa bersalah dan tidak berdaya.


Guo Yun akhirnya hanya bisa memilih memejamkan matanya fokus memulihkan tenaga dalamnya yang habis terkuras.


Karena lelah Min Min tertidur hingga keesokan paginya baru bangun.


Sedangkan Guo Yun sendiri, dia masih terlihat larut dalam latihan Thian Ti Sen Kung nya.


Saat fajar menyingsing, Guo Yun merasakan pergerakan Min Min dalam pangkuannya.


Guo Yun pun membuka kembali matanya,.dia baru memulihkan 1/4 dari kemampuannya sekitar 2500 lingkaran tenaga sakti.


Tapi itu sudah lebih dari cukup untuk sekedar bertahan hidup dan mencari bahan makanan.


Min Min terlihat sedang memguletkan badannya, merenggangkan otot.


"Min Min kamu lapar tidak, aku buatkan makanan ya..?"


tanya Guo Yun penuh perhatian.


Min Min menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Lebih baik kita bereskan dulu dia, mau kita apa kan dia.."

__ADS_1


"Atau kita cari tahu kedalam Gua tempat tinggalnya, siapa tahu di dalam sana ada petunjuknya.."


ucap Min Min sambil menatap kearah si kontet dan Gua tempat tinggal si kontet dengan penuh penasaran.


Guo Yun mengangguk dan berkata,


"Ayo kita periksa kedalam, biarkan saja dia di sana.."


"Dia tidak akan mungkin bisa kabur.."


Min Min dan Guo Yun akhirnya sama sama berjalan menghampiri gua tempat tinggal si kontet.


Setelah beberapa waktu memeriksa, Guo Yun dan Min Min saling pandang.


Mereka berdua dengan kompak saling menggelengkan kepala mereka.


"Selain tulang belulang, aku tidak menemukan apapun di dalam sana.."


ucap Min Min.


Guo Yun juga ikut mengangguk dan berkata,


"Benar aku juga sama.."


"Coba kita bertukar posisi, kamu periksa di sini, aku kesana.."


ucap Guo Yun mengusulkan.


Min Min mengangguk dan berkata,


"Tidak ada salahnya mencoba, toh waktu kita di sini juga banyak.."


Tapi setelah beberapa jam berlalu, mereka saling pandang dan sama-sama menggelengkan kepala mereka.


"Coba kita periksa tubuh si kontet itu.."


ucap Guo Yun.


Min Min mengangguk dan berkata,


"Tidak ada salahnya mencoba, siapa tahu ada petunjuk nya.."


Guo Yun dan Min Min keluar dari dalam Gua, langsung berjalan menghampiri si kontet.


Min Min jijik tidak mau bersentuhan dengan si kontet.


Jadi dia hanya mengikuti pergerakan tangan Guo Yun, yang sedang memeriksa seluruh tubuh si kontet.


Dari balik baju di bagian dada si kontet, Guo Yun menemukan selembar kulit kambing yang bertulisan kecil kecil.


Dan bentuk tulisannya, ini adalah jenis tulisan yang sangat kuno.


Tapi Guo Yun masih bisa membacanya.


"Kitab Ilmu Memindahkan hawa memusnahkan Jiwa..( Si Chi Hua Ming Sin Fa )."


Guo Yun setelah membaca judulnya, dia menatap kearah Min Min sejenak.


Min Min menganggukkan kepalanya dan berkata,

__ADS_1


"Teruskan Yun Ke ke, mungkin si cebol ini bisa ilmu aneh berasal dari kitab ini.."


"Mungkin dengan ilmu ini, Yun Ke ke bisa menghadapi ayah angkat ku.."


ucap Min Min sambil tersenyum pahit.


Dia sadar ayah angkatnya sangat jahat dan licik di mata Guo Yun.


Tapi di mata dia ayah angkatnya sangat baik dan menyayanginya, berada di tengah tengah di antara mereka berdua.


Min Min tidak bisa membela salah satu diantara mereka, dia hanya ingin mereka berdua baik baik saja, itu sudah lebih dari cukup.


Guo Yun mengangguk dan mulai membacanya agar Min Min juga bisa mendengarnya.


Bagian pertama,


Kitab ini adalah ilmu andalan Che You yang di tahlukkan oleh Kaisar kuning ribuan tahun yang lalu..


Bagi yang mempelajarinya, syarat utamanya adalah,


Pernah kehilangan tenaga dalam secara total, ataupun tidak mampu mengumpulkan energi tenaga dalam.


Ataupun dengan cara memusnahkan sendiri tenaga dalam yang di milikinya.


Bagi yang tidak memenuhi syarat ini, di larang keras mempelajarinya.


Bila memaksa resikonya, tubuh akan menciut menjadi manusia kontet, kehilangan akal dan pikiran akibat tersesat dalam latihan..


Untuk mempertahankan hidup, harus terus menerus menghisap Chi mahluk hidup di sekitarnya..


Atau tubuhnya akan meledak menjadi kabut darah.


Selamanya tidak akan bisa reinkarnasi karena roh dan jiwanya ikut musnah.


Selain itu juga tidak akan bisa mencapai puncak kekuatan dan intisari dari ilmu ini..


Selesai membacanya Guo Yun kembali saling beradu tatap dengan Min Min.


Min Min mengangguk dan berkata,


"Seperti dia ini contohnya, tersesat dalam latihan jadi begini nih.."


"Tapi gak pa pa kali Yun ke ke jadi begini, malah lebih baik.."


Guo Yun menatap Min Min dengan kaget.


Min Min sambil menutupi mulutnya menahan tawa berkata,


"Bila Yun ke ke jadi begini, mereka tidak akan mengenal mu.."


"Mereka juga tidak mau punya suami seperti ini, biar aku saja yang menemani mu.."


ucap Min Min bersemangat.


Guo Yun menggelengkan kepalanya sambil tersenyum berkata,


"Pertama aku memenuhi syarat, tidak akan bisa menjadi seperti dia.."


"Kedua meski aku jadi begini, aku yakin mereka juga tidak akan melepaskan ku."

__ADS_1


"Ketiga bila aku jadi begini, kalian semua akan menjadi tulang belulang ini menemani ku.."


__ADS_2