LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
KWA TIN SIONG DAN KWEE LUN


__ADS_3

Perdana menteri Li Si yang awalnya tersenyum puas mendengar laporan anak buahnya.


Perlahan-lahan wajahnya berubah menjadi tidak enak di lihat, setelah anak buahnya mengakhiri cerita.


Dengan kesal dia membanting gulungan bambu bertulis yang berada di tangan nya keatas meja.


"Brakkk..!"


"Keparat..! Keparat,..! para manusia tidak berotak, keras kepala seperti kerbau..!"


"Bodoh seperti ba BI..!"


"Bersiaplah kalian semua untuk mampus, bila waktunya tiba..!"


"Kita tunggu dan lihat saja..!"


Umpat Li Si penuh kekesalan.


Dia tidak menyangka ketiga badut di Shoucun itu, mengambil langkah seperti itu.


Dia tadinya berpikir mereka akan bersedih dan berkabung, setelah berita itu tersebar.


Sehingga dia punya kesempatan untuk pergi menyerang mereka.


Perdana menteri Li Si tidak sadar, justru tindakan Zhou Wei dan kedua rekannya itu mencegah dia untuk di hancurkan.


Bila yang di hadapi adalah Guo Yun, Guo Yun justru akan pura pura berduka dan terlihat kacau.


Tapi begitu pasukan besarnya tiba, dia pasti bisa datang jangan pernah berharap bisa kembali lagi.


Setelah strateginya di gagalkan, keadaan pasukan harimau hitam malah semakin bersemangat.


Perdana menteri Li Si langsung menurunkan perintah,


"Sebar anak buah mu awasi dengan ketat pergerakan pasukan di Shoucun.."


"Jendral Zhang Jendral Luo, Jendral Shin, kalian bertiga dengar perintah.."


"Penjagaan di perkemahan tidak boleh lengah sedikitpun.."


"Buat kesan kita tidak siaga, bila mereka berani datang jangan kasih kesempatan untuk kembali.."


"Kalian bertiga paham..?"


"Paham Yang Mulia Perdana menteri .."


Jawab ketiga jendral itu sambil memberi hormat.


Sejenak kemudian semua yang hadir segera meninggalkan tempat tersebut.


Hanya Perdana menteri Li Si, seorang yang tersisa di tempat tersebut pada akhirnya.


Dia duduk diam sejenak, setelah itu dia baru meraih kembali gulungan bambu di atas meja, melanjutkan membaca.

__ADS_1


Setelah setengah bulan berlalu, akhirnya rombongan yang Perdana menteri Li Si tunggu tunggu akhirnya tiba.


Di luar perhitungan Perdana menteri Li Si, selama 25 hari ini, perkemahannya melewati hari hari dengan sangat aman.


Pasukan harimau hitam di Shoucun tidak pernah sekalipun, bergerak datang menyerangnya .


Jadi dia benar benar melewati hari hari dengan sangat tenang.


Perdana menteri Li Si keluar dari kemahnya pagi pagi sekali, setelah semalam dia menerima kabar dari mata matanya.


Bahwa rombongan yang dia tunggu tunggu selama ini akhirnya tiba juga.


Kedatangan rombongan yang membawa perbekalan cukup banyak itu, ternyata di kawal tidak sampai 3000 personil.


Meng Yu dan Meng Thian terlihat hadir di sana dengan 4 orang jendral kepercayaan mereka.


Selain Meng Yu dan Meng Thian, di sana juga terlihat hadir Hei Pai Suang Koai, sepasang kakek berpakaian hitam putih.


Di samping Hei Koai terlihat seorang pria bertubuh sedang, berusia sekitar 40 an, sepasang matanya mencorong tajam.


Kumis tipis dan Jenggot pendeknya, di cukur dengan rapi dan terawat.


Di belakangnya hadir 4 gadis berpakaian putih, menggunakan topi yang ada tirai tipisnya, sehingga wajah mereka berempat tidak begitu jelas terlihat.


Tapi dari perawakan mereka yang tinggi langsing, dengan bentuk badan sempurna.


Hampir bisa di pastikan mereka berempat adalah gadis muda yang pastinya berparas cantik rupawan.


Ini hanya menunjukkan bahwa mereka berempat gadis yang menguasai ilmu bela diri, tidak boleh di buat main main.


Pria yang berbaju hijau dan terlihat berusia 40 an itu.


Dia adalah Si Pedang Naga Biru, Kwa Tin Siong.


Sebenarnya usianya tidaklah semuda penampilannya, Jawa Tin Siong ini sewaktu masih di puncak kejayaannya.


Bahkan sepasang kakek pulau neraka belum muncul.


Dewa Naga Gurun pasir dan Ling Yun Lao Jen pun, saat itu masih berusia belia.


Dia terlihat masih awet muda karena tenaga sakti Naga Biru yang di latihnya telah mencapai puncak kesempurnaan.


Dia telah mengalami beberapa kali lahir kembali, berganti tulang otot darah daging dan sum sum.


Makanya dia bisa terus terlihat awet muda.


Keempat wanita berpakaian putih itu, semuanya adalah pelayan merangkap murid, juga menjadi gundik nya, kapan pun dia membutuhkan nya.


Di masa mudanya Kwa Tim Siong ini adalah seorang playboy kelas kakap yang sangat terkenal.


Ketampanan kekayaan dan kesaktian nya tidak tahu sudah membuat berapa banyak gadis baik baik celaka di tangannya.


Dia tidak pandang bulu dalam melakukan aksinya, bahkan banyak perguruan besar dan terkenal.

__ADS_1


Murid wanitanya tetap di jadikan target olehnya, hingga suatu hari ketua dunia persilatan, putrinya pun ikut dia culik.


Dia nodai hingga gadis malang tersebut memilih bunuh diri.


Tindakan ini akhirnya membuat ketua dunia persilatan saat itu murka.


Dia segera mengumpulkan kekuatan beramai ramai mereka mengepung dan mengeroyok Kwa Tin Siong, hingga dua terluka parah dan terjatuh kedalam jurang.


Sejak kabar kematian nya, yang jatuh kedalam jurang tersebar.


Dunia persilatan pun kembali tenang.


Tapi tiga tahun kemudian Kwa Tim Siong kembali muncul untuk balas dendam.


Tidak tahu bagaimana caranya kekuatannya menjadi lebih dahsyat.


Dengan jurus pedang Naga birunya, dua mengalahkan sang ketua dunia persilatan.


Seluruh anggota keluar sang dunia persilatan besar kecil, beserta murid dan pelayan nya.


Total 300 jiwa di bantai nya tanpa sisa.


Setelah itu satu persatu ketua partai yang pernah ikutan mengeroyoknya, semua juga ditemukan tewas terbantai, beserta seluruh anggota keluarga dan murid mereka.


Baru setelah Kwa Tin Siong secara kebetulan bertemu dengan seorang kakek tua tanpa nama.


Dia dipecundangi habis habisan oleh kakek tersebut.


Saat dia sedang terluka dan hampir saja di bunuh oleh orang orang dunia persilatan yang membencinya.


Waktu itu Hei Pai Suang Koai kebetulan lewat tempat itu, kedua kakek itu turun tangan menolong nyawanya.


Lalu dia diantar ke Lembah Mestika Naga, oleh kedua kakek itu, dia di sembunyikan di sana.


Akhirnya dia memilih bersembunyi di Lembah Mestika Naga.


Selamanya tidak pernah muncul lagi di dunia persilatan.


Itulah sekelumit masa lalu pria berbaju hijau itu.


Di samping Pai Koai, berdiri seorang pria yang terlihat berusia sekitar 50 an.


Tubuhnya tinggi besar, wajahnya penuh brewok, bulu tangan nya panjang panjang dan lebat.


Tapi anehnya kepalanya pelontos tidak berambut.


Sepasang matanya yang tajam mencorong, selalu terlihat terbelalak lebar jarang berkedip.


Dia adalah si Golok Iblis Kwee Lun dari lembah iblis, masa kejayaannya hampir sama dengan Hei Pai Suang Koai dan Kwa Tin Siong.


Hanya saja Kwee Lun ini hampir tidak pernah keluar dari Lembah iblis, bila sedang tidak sangat perlu.


Satu kali dia muncul, adalah karena putrinya tewas membela suaminya Wen Zhung, sebagai pejabat tertinggi era dinasti Shang akhir Raja Di Xin.

__ADS_1


__ADS_2