
Ucap Gongsun Yan sambil membelai rambut adiknya yang halus dengan lembut.
Gongsun Li menurunkan kedua tangannya, lalu memeluk kakaknya dan berkata,
"Terimakasih kak,.. Li er akan memikir ulang semuanya, saat ini Li er putuskan hanya akan fokus pada pelajaran Su Yuan.."
"Tidak akan memilih siapa pun diantara mereka berdua.."
ucap Gongsun Li penuh tekad dan penuh semangat.
"Semua terserah pada mu, pilihlah yang terbaik, kakak akan selalu mendukung mu.."
ucap Gongsun Yan sambil tersenyum penuh pengertian.
"Terimakasih kak, Li er mau pulang dulu ke Su Yuan, kapan kapan Li er baru datang menemui kakak lagi .."
ucap Gongsun Li sambil melepaskan pelukannya .
Di tempat lain Guo Yun dan Li Ba yang meninggalkan Su Yuan,
Mereka berdua sambil bercanda dan tertawa terus melangkah, tanpa terasa mereka berdua sudah kembali ke pusat kota.
"Adik Ba hari ini kakak akan ajak kamu ke restoran terbesar di kota ini, mari kita makan enak kesana.."
ucap Guo Yun sambil menunjuk kearah sebuah restoran besar yang terlihat sangat ramai.
"Ka,..kakak tung.. tunggu, makan enak aku paling suka.."
"Ta,..tapi apa kita pu,..punya uang.."
"Te..terus terang, aku cuma bisa ma.. makan, a..aku tidak pu.. punya uang kak.."
ucap Li Ba sambil menunjukkan semua kantongnya yang kosong .
Melihat aksi saudaranya, Guo Yun pun tertawa dan berkata,
"Kamu lupa kita pernah jadi raja 5 hari di kota raja Song, masa buat makan saja, bisa tidak punya uang.."
Li Ba menatap Guo Yun dengan kaget dan berkata,
"Ka,..kakak men..mencuri di istana Song..?"
"Hushh,..! sembarangan,.. aku cuma ambil apa yang jadi hak kita,..itu bukan mencuri.."
ucap Guo Yun sambil tersenyum canggung.
"Tapi ka..kakak kan ambil tanpa i..ijin keluarga Ra..Raja Huan Ju..juga tan..tanpa ijin Pangeran Ji Ao.."
ucap Li Ba polos.
"Jadi kamu mau tidak ikut pergi makan..?"
"Kalau gak mau, aku mau pergi makan sendiri..?"
__ADS_1
ucap Guo Yun berpura-pura ingin meninggalkan Li Ba.
"A..aku tentu ikut..mau itu men, .mencuri me..merampok menjarah atau me..mengambil hak kita, aku akan selalu ikut ka..kakak..!"
ucap Li Ba polos.
"Hussss, .! jangan teriak teriak,nanti orang orang mengira kita perampok dan pencuri beneran ."
tegur Guo Yun, sambil mencekik leher Li Ba dan menutupi mulutnya.
Hingga Li Ba mengangguk-angguk, Guo Yun baru melepaskan cekikan dan tangannya yang membekap mulut Li Ba.
Sesaat kemudian Guo Yun dan Li Ba, terlihat sudah duduk di dalam restoran mewah itu.
Di hadapan mereka terlihat sebuah meja besar, yang penuh dengan berbagai macam jenis masakan mewah.
Guo Yun tentu tidak mengenal nama setiap jenis masakan itu.
Dia tadi hanya berpesan kepada pelayan sambil menunjukkan uangnya.
Dia memesan agar pelayan itu mengeluarkan semua menu andalan terbaik dari restoran ini.
Maka jadilah tercipta masakan satu meja penuh ini.
"Kakak a..apa, a..aku boleh mu..mulai makan..?"
ucap Li Ba dengan gayanya yang polos.
"Makan aja, mana yang kamu suka, bebas,.."
ucap Guo Yun mengingatkan.
Li Ba memiliki tenaga alami yang sangat luar biasa, Guo Yun khawatir bila dia mabuk dan berulah.
Guo Yun akan sulit mengendalikannya, apalagi bila sampai anak itu mengamuk, itu akan semakin celaka.
Li Ba hanya menyengir kuda dan menganggukkan kepalanya, dia terlihat mulai sibuk menikmati masakan di atas meja.
Gua Yun yang juga mulai mencicipi satu dua jenis masakan di atas meja, diam diam dia harus akui masakan di atas meja semua sangat lezat.
Ada uang sungguh enak, uang tidak pernah menipu..ada harga ada barang..pikir Guo Yun sambil melanjutkan makan.
Dari kecil hingga besar bersama Ayah angkatnya, mereka hanya makan makanan sederhana.
Ketika mulai meninggalkan hutan selatan pun, karena khawatir uangnya habis sebelum tiba di tempat tujuan.
Dia menggunakan nya dengan hati hati dan berhemat.
Kali pertama makan enaknya, adalah saat di rumah pangeran Ji Ao, tapi untuk menjaga adat kesopanan, dia terpaksa menahan diri.
Kali kedua adalah masakan Gongsun Li, sewaktu perayaan penerimaan dirinya menjadi murid Su Yuan.
Tapi waktu itu, dia terlalu gugup, karena harus duduk berdekatan dengan Gongsun Li.
__ADS_1
Jadi di sana dia juga cuma makan dikit.
Sebenarnya di istana kerajaan Song, dia bisa saja makan enak sepuasnya.
Tapi karena sedang dalam tugas berbahaya, dimana sedang berada di sarang musuh, dia harus hati hati dan khawatir di racun.
Jadi waktu itu, dia memilih makan ransum kering, berbagi dengan pasukan penjaga kota dan istana.
Hari hari di Su Yuan yang selalu makan masakan sederhana setiap hari.
Kini di sini Guo Yun dan Li Ba yang merasa bebas, mereka berdua terlihat makan dengan sangat nikmat.
Di saat mereka sedang asyik makan, tiba-tiba dari arah pintu muncul seorang kakek tua berjenggot dan berambut putih panjang.
Kakek tua yang memakai pakaian berbahan kain kasar, dia berjalan masuk kedalam restoran.
Lalu dia melangkah ingin menghampiri meja Guo Yun dan Li Ba.
Tapi langkah kaki kakek itu tertahan oleh dua pelayan bertubuh kekar, yang menghadang jalannya.
"Kakek tua silahkan keluar, jangan menganggu tamu kami yang sedang makan.."
"Bila ingin makanan sisa, kebelakang sana mintanya, jangan di sini, kakek bisa menganggu selera makan tamu istimewa kami.."
ucap kedua pelayan muda itu kasar.
Tidak cukup sampai di situ, mereka juga mengulurkan tangan mereka yang kekar, untuk mendorong tubuh kakek yang tua dan ringkih itu, hingga mundur terhuyung-huyung kebelakang.
Melihat keributan yang terjadi, Guo Yun yang merasa kasihan dengan kakek tua itu, dia pun berteriak,
"Hei kalian berdua jangan kasar, biarkan dia kemari, dia itu kakek ku..!"
Ucapan Guo Yun seketika membuat kedua pelayan muda itu kaget.
Dengan tubuh terbungkuk bungkuk, mereka segera memberi hormat meminta maaf dan segera memberi jalan agar kakek itu bisa lewat.
Sambil tersenyum lebar kakek itu, berjalan cepat menghampiri meja Guo Yun dan berkata,
"Terimakasih anak muda,..aku sudah 3 hari belum makan.."
"Aku tidak punya uang, bolehkah aku ikut numpang makan, makanan sisa kalian..?"
"Kenapa harus sisa kek,..? sekarang saja kita makan sama sama, jangan sungkan.."
"Anggap saja kami berdua ini cucu mu, makanlah sepuasnya.."
"Pelayan..!"
panggil Guo Yun kearah dua pelayan yang tadi menghadang kakek itu.
"Ya tuan,..ada yang bisa kami bantu tuan..?"
tanya kedua pelayan itu dengan sopan dan ramah.
__ADS_1
"Tolong cepat siapkan peralatan makan, tambahan 3 mangkuk nasi putih dan beberapa macam lauk baru segera ya,..jangan pake lama.."