
Gongsun Li membantu menguburkan jenazah gurunya.
Dia mulai berlatih tahap demi tahap, di mulai dengan ilmu dasar tenaga dalam putri giok.
Gongsun Li mengikuti petunjuk dari buku itu, melakukan perenggangan otot urat dan syaraf dalam tubuhnya.
Sebelum mulai duduk berlatih, mengikuti petunjuk dari dalam kitab tersebut.
Ilmu pelatihan tenaga dalam nya, terbagi dalam 10 tahap, Gongsun Li di sarankan setelah menginjak tahap ketiga.
Dia baru boleh menggunakan Ranjang inti Es itu untuk berlatih.
Gongsun mengikuti seluruh petunjuk di dalam kitab dengan patuh setahap demi.setahap.
Meski berjalan dengan sangat pelan, tapi Gongsun Li mengikuti petunjuk dari guru nya, belajar dengan tekun dan sabar.
Dia tidak mau ambil resiko terjadi kesalahan dalam berlatih.
Untuk makan sehari hari, demi bertahan hidup, Gongsun Li terpaksa makan daging kelelawar yang ada di dalam gua.
Meski bentuknya cukup menjijikkan mirip tikus, tapi setelah di bakar rasanya masih terhitung bisa di makanlah, di banding harus mati kelaparan.
Itu adalah satu satunya pilihan makanan tanpa pilihan.
Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, dia harus makan mahluk itu.
Gongsun Li awalnya tidak menyadari, tapi setelah hampir seminggu makan mahluk itu.
Dia mulai menyadari, ternyata daging kelelawar hijau itu, mengandung hawa dingin, yang bisa membantu meningkatkan tenaga dalam putri giok nya.
Selain itu tubuhnya juga menjadi jauh lebih ringan, saat berlatih ilmu meringankan tubuh tarian putri giok.
Tapi daging itu selain punya efek yang bermanfaat, dia juga memiliki efek buruk.
Gongsun Li yang tadinya cantik jelita, kini berubah sedikit aneh, alisnya menjadi lebih tebal.
Ketiaknya yang tadinya putih halus mulus tanpa bulu, kini mulai muncul bulu bulu kasar.
Bulu bagian bawah perutnya, juga semakin lebat, menyadari efek buruk itu.
Gongsun Li pun menghentikan konsumsi binatang itu, dia beralih menggunakan tombak naga putih, yang diikat dengan akar tanaman, untuk menombak ikan di bawah tebing sana.
Meski lebih repot, memerlukan keahlian ilmu ringan tubuh, dan ilmu permainan tombak.
Tapi Gongsun Li yang takut berubah menjadi mahluk aneh, dia lebih suka menggunakan cara itu, mengumpulkan bahan makanan sehari hari.
__ADS_1
Sementara Gongsun Li terus berlatih tanpa lelah.
Di markas camp militer Guo Yun, dia juga tidak berhenti melatih pasukan nya, agar bisa lebih tangguh saat berada di Medan perang.
Segala perlengkapan militer terus berdatangan, memenuhi camp militer Guo Yun.
Untuk memenuhi tuntutan Guo Yun, yang memerlukan 12 ribu unit bagi pasukan terbarunya.
3 hari setelah Wang Jian mengunjungi kemah Guo Yun,.dia benar di panggil dan di beri tugas oleh Ying Zheng.
Untuk pergi menahlukkan Chu, dengan membawa 600.000 pasukan, sesuai dengan pengajuan Wang Jian.
Wang Jian memang dari awal memberi syarat, bila ingin dia tahlukkan Chu, dia perlu 600.000 pasukan.
Wang Jian tidak mau tangung tanggung seperti Li Sin yang sok jagoan.
Karena tidak punya pilihan setelah Li Sin dan Meng Thian gagal, Raja Ying Zheng hanya bisa menyetujui permintaan Wang Jian.
Wang Jian dan pasukan besar nya dengan cepat berhasil merebut kota Dan Yang dan kota Cai tanpa kesulitan.
Baru saat mereka hendak merebut kota Chen, sebelum menahlukkan ibu kota Shoucun.
Pergerakan Wang Jian dan pasukannya tertahan oleh Xiang Yan, yang memimpin pasukan kurang lebih hampir sama dengan Wang Jian.
Xiang Yan mengerahkan hampir seluruh kekuatan Chu, untuk menyambut Wang Jian di pertahanan kota Chen.
Wang Jian yang tertahan oleh Xiang Yan di sana, dia menggunakan burung merpati mengirim kabar ke kota Xian Yang dan memohon bala bantuan.
Khusus nya, Wang Jian meminta Lu Bu Wei dan Ying Zheng, mengijinkan Guo Yun, membawa seluruh pasukan harimau hitam nya datang membantu.
Lu Bu Wei yang menerima surat yang di bawa oleh burung merpati.
Dia langsung berangkat ke istana, untuk mengadakan rapat darurat dengan Ying Zheng dan seluruh pejabat istana.
Hampir semua pejabat Qin hadir di sana, kecuali Guo Yun yang sengaja tidak di undang.
Sedangkan Bai Qi dan Fan Sui tidak hadir, karena mereka sedang menghadapi perang dengan Zhao, di perbatasan yang di pimpin oleh Lian Po, yang licin bagaikan belut, alot seperti karet.
Dalam perundingan tersebut akhirnya menghasilkan satu keputusan.
Guo Yun dan pasukan harimau hitam, akan di berangkat kan secepatnya, pergi membantu Wang Jian, sebelum situasi menjadi kacau.
Setelah mendapatkan keputusan, Raja Ying Zheng dan Lu Bu Wei secara pribadi, langsung pergi mengunjungi kemah utama Guo Yun.
Guo Yun yang sedang berada di lapangan, sedang memantau perkembangan pelatihan pasukan nya.
__ADS_1
Saat mendapat laporan dari pengawal penjaga markas, dia langsung bergegas meninggalkan lapangan pelatihan.
Tampuk pimpinan pelatihan, dia wakilkan ke Zhang Yi.
Tiba di depan kemah, Guo Yun buru buru berjalan masuk kedalam.
Melihat kehadiran Lu Bu Wei dan Raja Ying Zheng, sedang duduk menunggu di kemahnya.
Guo Yun buru buru maju memberi hormat dan berkata,
"Hormat Yang Mulia Raja Qin Shi dan Yang Mulia perdana menteri Lu.."
"Tak perlu peradatan, saudara Guo Yun.."
"Duduklah, kami ingin merundingkan sesuatu dengan mu.."
ucap Raja Ying Zheng mempersilahkan Guo Yun duduk di hadapan mereka berdua.
Guo Yun mengangguk, lalu ikut duduk di hadapan kedua orang itu dan berkata,
"Apa ada sesuatu yang bisa aku bantu..?"
Raja Ying Zheng menatap kearah Lu Bu Wei, meminta Lu Bu Wei untuk. berbicara.
Lu Bu Wei menatap kearah Guo Yun berdehem kecil, sebelum berkata,
"Tadi pagi aku menerima kabar berita lewat burung merpati ku."
"Wang Jian memberi kabar militer, bahwa pasukan nya tertahan di kota Chen.."
"Dia kesulitan bergerak maju, karena di hadang oleh Xiang Yan, dengan hampir seluruh kekuatan Chu, yang di perkirakan tidak kurang dari 800.000 pasukan.."
"Untuk itu Wang Jian secara khusus meminta bantuan, agar saudara Yun dan seluruh pasukan harimau hitam, bisa berangkat kesana membantunya, mengatasi situasi.."
Guo Yun hanya diam mendengarkan penjelasan Lu Bu Wei tanpa berkata apa-apa.
Setelah selesai dia baru berkata,
"Lalu bagaimana menurut perdana menteri Lu dan Raja Qin Shi."
"Hamba sendiri tidak ada masalah, asal di beri perintah hamba pasti akan berangkat.."
Lu Bu Wei mengangguk dan berkata,
"Kami semua sudah berunding, kami semua pada dasarnya setuju, saudara Yun memang adalah pilihan yang paling tepat, untuk berangkat membantu Wang Jian.."
__ADS_1
"Untuk itu aku juga memutuskan akan ikut maju mendampingi saudara Guo Yun, dan pasukannya, untuk ikut maju ke medan perang.."
"Untuk itu aku akan membawa 50.000 pasukan cadangan, sebagai pasukan pendamping.."