LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
LAPORAN PALSU


__ADS_3

"Cara apalagi ? tentu hanya ada satu cara, bukan dia yang mati kita yang mampus.."


Ucap Li Si santai, sambil berjalan mengambil tempat duduk.


Zhao Gao dan Zhao Guang ikut mengambil tempat duduk di hadapan Li Si.


Mereka berdua menatap Li Si dengan serius.


Melihat keseriusan di mata Li Si, Zhao Gao langsung bertanya,


"Lalu apa rencana mu ?"


Li Si mengangkat bahu dan berkata,


"Kalau itu harusnya kamu yang jauh lebih tahu, karena semua aktivitas dan kegiatan nya ada di tangan mu.."


"Yang lebih penting lagi, apa yang paling menarik minat dan keinginannya, kamu pasti lebih tahu dari siapapun.."


"Kamu saja yang pikirkan, aku akan berusaha mengimbangi mu menyukseskan rencana itu.."


Zhao Gao hampir saja meludahi wajah Li Si.


Dia begitu kesal dengan rubah tua yang malah melemparkan semuanya ke dia.


Tapi kini berada di satu perahu yang sama, sebagai dia jelas memilki kesabaran di atas rata rata manusia pada umumnya.


Apa yang menjadi pemikiran dan apa yang dia rasakan di dalam hati.


Tidak pernah terlihat diwajahnya, apapun yang ada di pikiran dan perasaannya, wajahnya bila tidak datar tanpa ekspresi tentu akan selalu tersenyum, meski sedang semarah apapun dia.


Bahkan dia bisa menyimpan tatapan mata tidak sukanya, saat hatinya sedang kesal dan marah sekalipun.


Inilah keunggulan yang di miliki oleh seorang Kasim seperti Zhao kung kung ini.


Makanya bisa memanjat hingga ke posisi ini, di samping seekor rubah ganas seperti Ying Zheng.


Zhao Kung Kung sambil tersenyum berkata,


"Baiklah bila perdana menteri begitu meninggikan hamba yang seorang pelayan rendah dan bodoh ini.."


"Hamba akan coba memikirkan dan merencanakan jalan terbaik, segera bila sudah ada rencananya.."


"Bawahan ku nanti akan menghubungi perdana menteri untuk membantu dan mendukung rencana di ini.."


Ucapan Zhao Gao yang merendahkan diri ini, justru adalah sindiran buat Li Si.


Seorang perdana menteri yang punya jabatan tinggi, kecerdasan yang tentunya juga tidak rendah.


Kini harus menyerahkan sebuah misi yang tidak mampu dia tangani, ke seorang hamba rendah dan bodoh.


Hal ini tentu sangat memalukan dan merontokkan reputasi nya.

__ADS_1


Tapi Li Si adalah orang seperti apa, sindiran seperti ini mana mempan.


Bila dia begitu gampang di pancing, tentu dia tidak bisa bertengger aman di posisinya saat ini.


Sambil tersenyum tenang, Li Si berkata,


"Zhao Kung Kung tidak perlu menyindir, aku hanya bicara jujur saja.."


"Siapa yang tidak tahu reputasi Zhao Kung kung yang di panggil Umur 9000 tahun.


Artian umur 9000 tahun ini adalah Kaisar Umur 10.000 tahun, sedangkan orang nomor dua nya tentu di panggil Umur 9000 tahun.


Jadi Zhao Kung Kung posisinya adalah diatas semua orang di bawah satu orang saja.


Kurang lebih begitulah arti dari kata Ciu Cian Sui dan arti dari kata Wan Sui untuk seorang kaisar.


Selesai berkata, Perdana menteri Li Si langsung bangkit berdiri.


Memberi hormat, lalu mengibaskan jubah nya, dan berjalan tenang meninggalkan tempat itu.


Tentu saja putrinya Li Meng Meng di ikuti oleh Zhao Guang ikut memberi hormat lalu meninggalkan tempat tersebut.


Zhao Kung Kung hanya menanggapinya dengan anggukan kecil, lalu menghabiskan isi cawan di hadapannya.


Selepas mereka semua pergi, Zhao Kung Kung segera bergegas menuju Istana kediaman Ying Zheng.


Saat Zhao Kung Kung tiba di depan kamar peristirahatan Ying Zheng.


Ying Zheng sangat menyukai selir barunya ini, sehingga sudah tiga hari ini, dia tidak menghadiri sidang istana.


Semua urusan dia titipkan ke Li Si dan Zhao Gao untuk pengawasan nya.


"Yang Mulia...! Yang Mulia...! Yang Mulia..!"


"Yang Mulia saya mohon menghadap, membawa kabar dari Tabib Fu Su untuk anda.."


Ucap Zhao Kung Kung dengan suara sedikit di keras kan.


Sesaat kemudian terlihat pintu kamar terbuka dari dalam, Ying Zheng berjalan keluar dari dalam kamar, dengan pakaian agak sedikit kedodoran.


Setelah keluar dari dalam kamar, Ying Zheng segera menutup kembali pintu kamarnya.


Agar apa yang terjadi di dalam sana tidak ada yang melihatnya.


Dia sambil tersenyum puas dengan wajah sedikit pucat dan agak lelah, dia memberi tanda agar Zhao Kung Kung bangkit berdiri dan mengikutinya menuju ruangan kerjanya.


Setiba di ruangan kerja dia baru berkata,


"Ada laporan apa dari Fu Su ceritakan saja cepat.."


Ying Zheng duduk di kursi kebesaran nya bersandaran santai sambil menatap tajam kearah Zhao Gao yang berdiri di tengah ruangan yang terletak di bawah beberapa undakan anak tangga.

__ADS_1


Sehingga posisinya lebih rendah Ying Zheng yang duduk diatas sana lebih tinggi.


Zhao Gao dengan kepala tertunduk dan tangan memberi hormat kedepan dia berkata pelan,


"Lapor Yang Mulia, obat panjang umur kekal abadi dari Tabib Dewa Fu Su sudah selesai.."


"Kini Meng Yu sedang bergegas membawa obat itu kemari."


Ying Zheng tersenyum gembira dan berkata,


"Itu kabar bagus sekali.."


"Ha..ha..ha..! bagus..bagus...!"


"Kamu segeralah berangkat pergi menyambut, dan bawa Meng Yu dan obatnya kembali ke istana dengan aman.."


"Kalian semua akan mendapatkan hadiah besar, atas jasa kalian.."


Ucap Ying Zheng yang tidak bisa menutupi kegembiraan dan rasa antusias nya.


Zhao Gao masih dalam posisi nya menjura kearah Ying Zheng dia melanjutkan berkata,


"Yang Mulia Jendral Meng kali ini bukan hanya membawa obat umur panjang kekal abadi saha."


"Dia juga bertugas mengawal putri Ok Soo, putri tercantik di seluruh kerajaan Goguryeo, yang di kirimkan ke Yang Mulia, sebagai bukti Kerajaan Goguryeo mengakui kedaulatan kerajaan Qin."


Ying Zheng sepasang matanya langsung berbinar dan berkata,


"Itu adalah kabar yang sangat bagus, aku jadi penasaran seperti apa kecantikan putri itu..?"


"Apa bisa mengalahkan putri Seiko dari kerajaan Thai Yang?"


"Maaf Yang Mulia tadi nya itu adalah berita baik, tapi berita baik itu justru kini berubah menjadi buruk.."


Ucap Zhao Gao.


"Apa yang terjadi ?"


Tanya Ying Zheng dengan alis berkerut.


"Begini Yang Mulia, kabarnya dulu dulu sekali Jendral Meng Yu pernah di tolong kekasih nya, seorang tabib wanita yang wajahnya sangat mirip dengan putri Ok Soo itu.."


Ucap Zhao Gao menjelaskan.


Ying Zheng sedikit mulai bisa menebak arah cerita nya, karena dia orang yang sangat cerdas.


Tapi dia tetap masih penasaran dan ingin mendengar nya dengan lebih jelas.


"Lalu apa hubungannya..?"


Tanya Ying Zheng dengan mata berkilat, dan sepasang alis berkerut.

__ADS_1


__ADS_2