LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
ORANG PERTAMA WAKIL CHI SA MEN


__ADS_3

Panah beterbangan dari segala arah, mengepung pasukan harimau hitam, yang berjumlah 5000 orang.


Pasukan Harimau Hitam di bawah komando Gongsun Li dan Si Si, langsung membentuk pertahanan.


Mereka tidak takut terhadap anak panah, karena seluruh tubuh mereka di lindungi oleh seragam dan jubah anti senjata tajam.


Tapi para pengepung jumlahnya sangat banyak, di perkirakan tidak kurang dari 100 000 pasukan.


Bila tidak segera mundur, di perkirakan bisa membahayakan keselamatan, orang yang sedang mereka lindungi.


Tapi sialnya, kapal yang di siapkan oleh Gongsun Li untuk penyeberangan.


Kini sudah ditenggelamkan, secara licik oleh bawahan Fan Sui.


Mau tidak mau mereka hanya bisa bertahan di pinggir sungai menghadapi kepungan pasukan Qin.


Pertempuran dahsyat pun pecah tak terhindarkan.


Sebenarnya pasukan harimau hitam yang di bawa oleh Gongsun Li dan Si Si berangkat ke Zhao, untuk membantu Li Mu, jumlahnya tidak kurang dari 100.000 personil.


Tapi demi pertahan terakhir kerajaan Zhao, di Chang Ping Kuan.


Gongsun Li dan Si Si memutuskan, hanya membawa 5000 personil ikut dengan mereka, untuk melindungi Lian Po dan keluarganya, hingga tiba di Shoucun.


Sisa pasukan, sengaja mereka tinggalkan di Chang Ping Kuan, di atur oleh Ling Tong, untuk membantu Li Mu di sana.


Makanya kini mereka berada dalam situasi seperti saat ini.


Terkepung habis habisan, Si Si dan Gongsun Li, yang awalnya bertempur bersama, bahu membahu.


Akhirnya mereka harus terpisah, Gongsun Li di keroyok 5 orang wakil ketua Chi Sa Men.


Sedangkan Si Si di tempat terpisah di keroyok oleh Fan Sui. dan dua orang wakil Chi Sa Men lainnya.


Gongsun Li memutar tombak di tangan nya, memainkan tombak Naga putih, dengan ilmu tombak pengaduk langit dan lautan.


Lingkaran putih mengelilingi seluruh tubuhnya, untuk menahan serangan dari ke 5 pengeroyoknya, yang bekerjasama dengan sangat kompak dan teratur.


Serangan serangan, yang mereka lancarkan sangat sederhana tidak indah.


Tapi sangat efektif, dan mematikan, mereka berlima sengaja menggunakan senjata pendek, berbentuk bulan sabit di kedua tangan mereka.


Berusaha melakukan serangan pengepungan jarak dekat.


Tapi berhubung seluruh tubuh Gongsun Li, selalu di kelilingi oleh sinar putih yang bergulung-gulung.


Untuk sementara mereka belum mampu mendekati Gongsun Li, hanya bergerak gerak melakukan pengepungan.


Sambil menjaga jarak dan menunggu kesempatan, untuk menyerang balik


Di tempat lain, Si Si memainkan sepasang pedangnya, memainkan tarian pedang bidadari matahari dan rembulan.


Pedang kanan yang memainkan tarian pedang matahari mengeluarkan hawa panas, yang bisa menghanguskan benda apapun yang di lewatinya.


Sedangkan pedang di tangan kiri yang memainkan tarian pedang bidadari rembulan, mengeluarkan hawa dingin yang membekukan tulang.


Membuat semua area, yang di lewati oleh tebasan pedang nya langsung membeku.


Para pengepung yang awalnya menduga Si Si lebih lemah, mudah di tahlukkan, kini mereka kecele.


Bahkan Fan Sui sekalipun, terlihat takut untuk mendekat, dia memanggil 5 orang komandan pasukan, untuk datang membantu mengerubuti Si Si.

__ADS_1


Di pasukan harimau hitam sendiri, setelah pertempuran pecah.


Pasukan Qin yang datangnya bagaikan gelombang, berjatuhan tewas di bantai oleh anak panah Cross bow dan senjata rahasia mematikan di tangan mereka.


"Serrrrrrr..!"


Serrrrrrr..!"


Serrrrrrr..!"


"Arggghh..!"


Arggghh..!"


Arggghh..!"


"Doorrrr..!"


"Doorrrr..!"


"Doorrrr..!"


"Arggghh..!"


"Arggghh..!"


"Arggghh..!"


Tapi saat mereka kehabisan anak panah dan amunisi senjata rahasia.


Mereka terpaksa menggunakan tombak terbang mereka melanjutkan pembantaian.


Mayat pasukan Qin berserakan, tapi mereka terus menerjang tanpa rasa takut.


Mereka mulai menggunakan tameng,, untuk memaksa memperpendek jarak dengan pasukan harimau hitam.


Lalu dari sela sela tameng, mereka mulai bakas menyerang, dengan tombak berkait mereka yang panjang.


Pertempuran masih terus berlangsung sengit, yang terbagi dalam 3 arena pertempuran.


Lian Po sendiri dan keluarga nya, di lindungi dengan ketat di tengah tengah barisan pasukan harimau hitam.


Kembali ke arena pertempuran Gongsun Li melawan 5 wakil ketua Chi Sa Men.


Gongsun Li yang merasa senjata tombak kurang efektif, menghadapi keroyokan ke 5 orang itu, juga sangat menguras tenaga.


Dia akhirnya menggantinya dengan sepasang belati, yang bersinar kebiruan.


Gongsun Li memainkan jurus pedang tarian bidadari matahari dan rembulan, sama dengan yang di mainkan oleh Si Si.


Tebasan belatinya, menghasilkan hawa panas dan beku.


Pertarungan kini berlangsung dalam jarak dekat, hal ini menjadi lebih seru dan mematikan.


Bayangan belati berkeredep di mana mana, bunga api juga berulang kali berpijar, setiap senjata mereka bertemu.


Senjata kelima wakil ketua Chi Sa Men, sudah gompal gompal, saat harus beradu senjata terus menerus, dengan belati Gongsun Li, yang super tajam dan sangat kuat.


Untungnya senjata bulan sabit mereka, bukanlah terbuat dari bahan sembarangan.


Senjata mereka terbuat dari baja khusus, sehingga masih mampu bertahan, tidak sampai langsung putus atau patah di tebas oleh belati Gongsun Li.

__ADS_1


Setelah bertukar jurus saling serang cukup lama.


Pada satu kesempatan, orang pertama terbang menyerang dari udara kearah ubun ubun kepala Gongsun Li.


Orang kedua terbang menyerang kearah leher.


Orang ketiga terbang menyerang kearah tengkuk.


Sedangkan orang keempat dan kelima bergulingan diatas tanah, menyerang dari arah perut hingga ke kaki dari arah depan dan belakang.


Gongsun Li dengan ilmu ringan tubuh tarian bidadari, tubuhnya beterbangan ringan menghindar, kesana kemari.


Tapi karena terus di kejar dan di cecar, akhirnya Gongsun Li menjejakkan kedua kakinya keatas tanah, tubuhnya berputaran keatas dengan sepasang belati terpentang, di gunakan untuk menangkis serangan diudara.


"Trangggg,..!"


Trangggg,..!"


Trangggg,..!"


Bunga api berpijar pijar, saat belati dan senjata bulan sabit berbenturan di udara.


Kedua orang yang menyerang di bawah, otomatis menemui sasaran kosong..


Sedangkan ketiga orang yang menyerang bagian atas, menghadapi tangkisan belati Gongsun Li yang dahsyat, mereka bertiga terpental dengan senjata patah menjadi 3 potong.


Di saat mereka sedang mengganti senjata baru, memperbaiki posisi mereka untuk melakukan serangan ulang.


Di sana Gongsun Li yang melayang keatas, kini sedang terjun bebas kebawah, dengan kepala menghadap kebawah kaki menghadap keatas.


Dia memainkan sepasang belati matahari dan rembulan, mencecar kearah orang keempat dan kelima, yang sedang bergulingan diatas tanah.


"Singggg..!"


"Singggg.."


"Trangggg...!"


Trangggg...!"


"Crakkk,..!"


Crakkk,..!"


Akibat pertemuan serangan yang berlangsung dengan sangat cepat.


Pedang bulan sabit di tangan orang keempat dan kelima patah menjadi 3 potong.


Tubuh mereka yang terkena sambaran belati ditangan Gongsun Li.


Satu menjadi patung es, satu lagi hangus gosong terbakar.


Setelah berhasil membinasakan kedua lawannya, Gongsun Li yang baru saja mendarat di atas tanah.


Dia langsung berganti senjata menjadi Tombak naga putih.


Dia bergerak bagaikan berjalan di atas udara, dengan tombak naga putih, yang mengeluarkan bunyi berdengung di udara.


"Wunggg...!"


Mata tombak berputar seperti mesin bor, mengejar kearah orang pertama dari wakil ketua Chi Sa Men.

__ADS_1


__ADS_2