LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
TA LO SA BERTEMU LAWAN


__ADS_3

Untuk meningkatkan kekuatan tenaga sakti muridnya, dia sengaja mengunci tenaga sakti Li Ba.


Sehingga saat menerima hantaman cambuk petir, tenaga sakti Li Ba tidak bergerak melawan.


Tapi sebaliknya tenaga petir itu akan di serap oleh tubuh Li Ba, yang memilki kekuatan fisik alami yang spesial.


Lalu kekuatan cambuk petir akan di serap dan di kumpulkan kedalam Dan Tian Li Ba.


Semua itu sudah dalam perhitungan guru Zhuangzi, makanya, dia dengan tenang menghukum berat Li Ba, yang tidak sepenuhnya bersalah.


Kini semua terbukti, begitu turun gunung datang membantu Guo Yun.


Li Ba langsung bisa merasakan manfaat dari siksaan hukuman nya selama ini.


Tapi sehebat apapun Li Ba, tanpa bantuan dari Thio Siu Luan yang berkorban nyawa.


Mungkin pertempuran nya dengan San Lo Sa akan sengit dan lama.


San Lo Sa terpental hanya lebih di sebabkan kaget dengan ledakan petir dan ketidaksiapannya, menghadapi kemunculan Li Ba yang datang secara tiba tiba.


Kembali ke arena pertempuran, setelah menerima adu tapak dari Li Kui,


Tiba-tiba terdengar ledakan di tubuh Er Lo Sa.


"Tasss..! Tasss..! Tasss..! Tasss..!"


Tasss..! Tasss..! Tasss..! Tasss..!"


Blukkkk..!"


Setelah meledak kan seluruh pembuluh darah dan jantung Er Lo Sa.


Tubuh Er Lo Sa yang sama sialnya dengan San Lo Sa, langsung ambruk keatas tanah.


Dengan posisi terlentang, sepasang mata terlihat melotot, tapi bagian hitamnya mendelik keatas.


Sampai matipun, dia tidak bisa terima, dirinya bisa mati begitu mudah nya, di tangan seorang pemuda tak di kenal seperti Li Kui.


Bila dia tahu siapa mertua Li Kui, tentu dia tidak akan mati sepenasaran ini lagi.


Ta Lo Sa sendiri kini sedang beradu tanding menghadapi keroyokan gadis cantik, yang sepasang tangannya mengeluarkan sinar kabut merah.


Gadis itu adalah Sian Sian, di sebelah Sian Sian hadir gadis lain, yang tak kalah cantiknya, dia lah Cu Cu istri Li Kui, yang kini wajahnya sudah tidak terlihat bekas tompel nya lagi.


Wajahnya kini terlihat bersih mulus dan licin, seperti tidak pernah ada bekas di sana.

__ADS_1


Li Ba setelah turun gunung, dia langsung nekad pergi mengunjungi, saudara ketiganya, Li Kui di pulau neraka.


Dia mengikuti arahan cerita Guo Yun pergi mencari saudara angkatnya itu di pulau neraka.


Li Ba ingin mengajak Li Kui meninggalkan pulau, bersama sama mencari dan membantu Guo Yun.


Tapi tindakan nekad Li Ba yang penuh resiko itu hampir saja, membuatnya kehilangan nyawa di tangan Wu Ti Siaw Jen, yang menjadikan Li Ba sebagai Samsak latihannya.


Beruntung Cu Cu dan Li Kui cepat muncul, mereka langsung menghalangi tindakan paman kakek Cu Cu, yang semi brutal itu.


Sehingga nyawa Li Ba tertolong meski sedikit babak belur.


Setelah sembuh dari lukanya, Li Ba menyampaikan maksud tujuan kedatangannya.


Li Kui merasa serba salah, karena keputusan di pulau itu, bukan dia bilang langsung di hitung.


Untung Cu Cu yang maju meminta ijin ke kakek dan paman kakeknya, dengan alasan ingin mencari obat untuk wajahnya.


Baru kedua kakek itu memberi ijin ke mereka bertiga untuk meninggalkan pulau itu dengan syarat.


Dalam kurun waktu paling lama 5 tahun Cu Cu dan Li Kui harus kembali ke pulau neraka.


Di mana saat itu wajah Cu Cu harus bersih sembuh, selain itu mereka berdua harus kembali bawa cicit laki laki, untuk kedua orang tua aneh itu.


Bila tidak, mereka berdua akan keluar kedunia ramai, mencari dan menghukum Li Ba dan Li Kui..


Mereka hanya bisa membiarkan urusan nanti, di pikirkan nanti.


Untung nya setelah meninggalkan pulau neraka, mereka pergi menemani Li Ba menuju Peng Lai menemui Sian Sian.


Secara kebetulan Kakek Huang memilki resep pengobatan turun temurun yang berhasil menyembuhkan wajah Cu Cu pulih secara total.


Di samping itu Li Ba juga diambil sebagai mantu oleh kakek Huang, yang melihat hubungan Li Ba dan cucunya sangat spesial.


Setelah menikah mereka berempat baru diijinkan meninggalkan pulau Peng Lai, kembali ke daratan tengah untuk mencari Guo Yun.


Kembali ke arena pertarungan,


Cu Cu yang tangannya bisa memanjang memendek, juga bisa melakukan Tebasan telapak tangan setajam golok, ikut maju membantu bekerja sama dengan Sian Sian berusaha menahan Ta Lo Sa.


Tapi meski kedua wanita ini sangat kuat, tapi menghadapi Ta Lo Sa, mereka tetap bukan apa apa bagi Ta Lo Sa.


Perbedaan mereka terlalu jauh, Ta Lo Sa yang berada di tahap pendekar langit tahap akhir, di mana tenaga saktinya.


Hampir mendekati 3000 lingkaran, Sian Sian dan Cu Cu yang berada di Tahapan pendekar langit.

__ADS_1


Dengan Sian Sian berada di 2600 lingkaran tenaga dalam, sedangkan Cu Cu 2700 lingkaran tenaga dalam.


Mereka berdua jelas belum mampu menandingi Ta Lo Sa.


Ta Lo Sa hanya kaget di awal saja, perlahan-lahan dia mulai bisa menekan balik, mendesak kedua gadis cantik itu, hingga mereka hanya mampu main mundur saja.


Dalam keadaan yang semakin berbahaya bagi keselamatan Cu Cu dan Sian Sian.


Untung Li Ba dan Li Kui tiba tepat waktu di lokasi pertarungan Sian Sian dan Cu Cu melawan Ta Lo Sa.


Li Kui dan Li Ba melihat istri mereka terdesak oleh Ta Lo Sa.


Mereka hampir berbarengan melepaskan pukulan dahsyat jarak jauh mereka, kearah Ta Lo Sa sambil berteriak.


"Sian er mundurlah..!"


"Cu Cu mundurlah..!"


Ta Lo Sa yang cerdik tidak berani menyambut serangan kedua orang itu.


Dia memilih melompat mundur menjauh.


"Blaarrrr...!"


Blaarrrr...!"


Terjadi Ledakan dahsyat yang menimbulkan dua lubang besar di atas tanah.


Saat terkena sambaran pukulan Tapak petir Li Ba. dan Pukulan inti bumi Li Kui.


Sian Sian dan Cu Cu dengan aman berhasil melayang mundur, ke sisi suami mereka masing-masing.


Li Ba dan Li Kui langsung maju mengejar kearah Ta Lo Sa dengan serangan susulan mereka masing-masing.


Li Ba melepaskan pukulan Tapak petir 9 langitnya, sambil melindungi tubuhnya dengan Ilmu Genta Emas nya.


Sedangkan Li Kui sendiri, dia dengan gerakan asalnya melepaskan sepasang tapaknya yang mengandung hawa inti neraka.


Di mana tangannya bisa memanjang memendek sesuka hati.


Li Kui tidak khawatir, karena dia tahu kekuatan Ta Lo Sa masih di bawahnya.


Selain itu dia juga mewarisi ilmu kebal mertuanya, jadi dia tidak perlu takut menghadapi Ta Lo Sa.


Di tempat lain Guo Yun sendiri sedang terlibat saling serang dengan setitik merah dari daratan tengah.

__ADS_1


Masing masing sedang mengeluarkan puncak Kekuatan dan ilmu andalan masing masing.


__ADS_2