
Putaran mata tombak Liu Qin Lung membuat keempat lawannya harus melepaskan tombak di tangan mereka.
Mereka harus menarik tali kendali kuda mereka masing masing, untuk bergerak mundur kebelakang.
Mau atau tidak mau, tindakan ini mereka harus merelakan tombak mereka terinjak di bawah kaki Liu Qin Lung.
"Ini ku kembalikan senjata kalian..!"
Bentak Liu Qin Lung sambil kembali melompat keudara.
Keempat tombak itu terbawa keatas, mengikuti putaran tubuh Liu Qin Lung.
Satu persatu keempat tombak itu di retur oleh Liu Qin Lung dengan tendangan kaki nya.
"Wuttt..! Singggg..!"
"Wuttt..! Singggg..!"
"Wuttt..! Singggg..!"
"Wuttt..! Singggg..!"
Tombak meluncur deras mengincar Jendral Lung, Hu, Pa, Siang.
Keempat Jendral itu terpaksa melompat turun dari atas punggung kuda tunggangan mereka.
Kehilangan senjata juga kehilangan kuda, mereka berempat sudah tidak bisa berkata-kata.
Setelah menjura memberi hormat kearah Liu Qin Lung, mereka berempat langsung kembali kehadapan Meng Thian, untuk melaporkan kegagalan mereka.
"Kakak biar aku saja yang maju menghabisi Jendral pembelot itu.."
Ucap Meng Yu sambil memberi hormat kearah kakak nya.
Meng Thian mengangguk dan berkata,
"Baiklah,.. hati hati, kontrol emosi mu.."
Meng Thian tahu benar emosi dan sifat adiknya.
Bila tidak, mereka juga tidak akan pernah kehilangan aset berharga , seperti Liu Qin Lung ini.
Meng Yu mengangguk dan berkata,
"Aku akan perhatikan, kakak tenanglah.."
Selesai berkata, Meng Yu langsung memacu kudanya, keluar dari barisan bergerak ke arah Liu Qin Lung.
"Liu Qin Lung penghianat, serahkan nyawa mu..!"
Teriak Meng Yu sambil memacu kuda nya, dia mengacungkan tombak di tangan nya kearah Liu Qin Lung.
Liu Qin Lung juga melompat keatas punggung kudanya, lalu memacu kudanya melakukan tindakan yang sama sambil berteriak,
"Manusia sombong, hari ini akan ku balas semua perbuatan mu tempo hari..!"
Mereka masing masing memacu kuda mereka saling mendekati.
Hingga bertemu di tengah tengah lapangan yang luas.
"Trangggg..!"
Senjata mereka berdua beradu dengan keras diudara.
Mereka saling berpapasan, Liu Qin Lung merasa tangan nya yang memegang tombak sedikit kaku kesemutan, akibat benturan barusan.
Dia sambil mengendalikan kudanya untuk berbalik arah, dia meregang regangkan jari jemarinya yang memegang tombak.
__ADS_1
Untuk menghilangkan rasa kesemutan tersebut.
Sebelum kembali menerjang kearah Meng Yu bersama kudanya.
"Hieeehh..!"
Kuda Liu Qin Lung memekik keras, sebelum melompat kedepan.
Berpacu dengan cepat mengejar kearah Meng Yu dan kudanya.
Meng Yu juga melakukan hal yang sama.
Saat mereka berdua kembali saling berpapasan, Meng Yu langsung menyabetkan mata tombaknya untuk menyerang Liu Qin Lung.
"Wunggg...!"
Tombak Meng Yu lewat tepat di depan muka Liu Qin Lung yang sedang berbaring di atas punggung tunggangan nya.
Menghindari serangan Meng Yu.
Setelah serangan Meng Yu lewat, Liu Qin Lung, langsung balas memberikan tusukan tombak kearah bagian pinggir perut Meng Yu.
Meng Yu menghindar dengan menarik perutnya menjauh kesamping lainnya.
Tombaknya belum sempat dia tarik mundur untuk menangkis serangan cepat dan tak terduga dari Liu Qin Lung.
Tapi mata tombak Liu Qin Lung tiba tiba bisa bergerak memanjang.
Seperti mata tombak terbang, hal ini terjadi karena, Liu Qin Lung yang melihat senjata tombak pasukan harimau hitam yang bisa di terbangkan.
Dia juga ikutan merombak sedikit mata tombak nya, di mana mata tombak nya di buat bisa terbang dari batang tombaknya, bila tombol rahasia dia aktifkan.
"Breeet..!"
Baju kulit dan daging, perut bagian samping Meng Yu terluka mengucurkan dana segar.
Meng Yu sambil meringis menahan rasa nyeri, dia menggunakan sebelah tangan nya, memeriksa luka di bagian perutnya.
Meng Yu menyimpan tombaknya, di pelana kudanya.
Setelah itu dia merobek lengan bajunya, untuk dia gunakan menutupi luka bagian perutnya yang terbuka.
Setelah melakukan perawatan darurat sederhana seorang diri.
Meng Yu mengendalikan laju kuda nya.
Melakukan gerakan manufer, membalik lagi, mengejar kearah Liu Qin Lung.
Tapi sekali ini dia lebih berhati hati, dia tidak melakukan duel seperti tadi lagi.
Dia kini berduel secara langsung, saling Pepet dan saling serang secara langsung.
Tidak lagi saling menyerang saat berpapasan seperti sebelumnya.
Dengan memacu kuda saling bergandengan begini, Meng Yu lebih bisa memainkan ilmu tombak warisan keluarganya.
"Trangggg.! Tranggg.! Trangggg..!"
"Trangggg.! Tranggg.! Trangggg..!"
"Trangggg.! Tranggg.! Trangggg..!"
Terjadi benturan keras lawan keras kedua senjata mereka.
Dalam pertarungan seperti ini jelas Meng Yu yang memiliki jurus lebih bervariatif tenaga jauh lebih besar
Dia lebih unggul di bandingkan Liu Qin Lung.
__ADS_1
Dalam keadaan tertekan dan terdesak hanya bisa menangkis tanpa bisa balas menyerang balik.
"Ciaaaa..!!"
Teriak Liu Qin Lung memberi kode ke kuda tunggangan nya, sambil menjepit perut kuda tunggangan nya dengan kedua kakinya.
"Hieeehh..!"
Kuda tunggangan Liu Qin Lung meringkik keras, lalu melompat kedepan melarikan diri, dengan kecepatan penuh.
Meninggalkan kuda tunggangan Meng Yu yang jadinya tertinggal di belakang sana.
Meng Yu yang melihat Liu Qin Lung melarikan diri langsung berteriak dari belakang.
"Mau lari kemana kamu penghianat Liu..!!"
Dari tempat lain di kejauhan sana, Meng Thian yang tadinya tersenyum puas.
Melihat permainan tombak adiknya.
Tapi kini begitu melihat Liu Qin Lung melarikan diri, adiknya bersiap melakukan pengejaran.
Wajah Meng Thian langsung berubah tegang.
Dia langsung memacu kudanya keluar dari barisan dan berteriak keras kearah Meng Yu.
"Meng Yu tahan emisi mu,..!"
"Hati hati ada jebakan..!!"
Teriak Meng Thian khawatir.
Tapi Meng Yu yang sudah nanggung memacu kudanya melakukan pengejaran.
Dia mengabaikan peringatan kakaknya, dia semakin menambah laju lari kudanya, melakukan pengejaran lebih cepat lagi.
Di saat dia hampir berhasil menggapai bagian belakang kuda Liu Qin Lung.
Karena kuda Liu Qin Lung sendiri hanyalah kuda biasa, bukan kuda khusu seperti kuda dia.
Tiba tiba Liu Qin Lung membalikkan badannya, mengarahkan Crosbow ditangannya kearah Meng Yu.
Dengan cepat dan akurat, Liu Qin Lung menembakkan tiga anak panah beruntun kearah Meng Yu.
"Trangggg..!"
"Tringgg..!"
"Ahhhh..!"
Dalam sekejab mata, Meng Yu yang kaget, berhasil memutar tombaknya, menangkis dua dari tiga anak panah crosbow yang menyerangnya.
Tapi anak panah ketiga terlalu cepat lolos dari halauan tombak Meng Yu.
Sehingga menancap tepat di bahu Meng Yu, di saat Meng Yu sedang sibuk menangkis anak panah.
Liu Qin Lung tiba-tiba memberikan serangan cepat, tusukan tombak kearah dada Meng Yu.
Meng Yu yang terluka bahunya, sebisa mungkin memiringkan badannya menghindari tusukan tombak yang sangat cepat itu.
Laju kuda tunggangan Meng Yu, yang membuat serangan Liu Qin Lung menjadi kuat dan cepat.
Di saat Meng Yu berhasil menghindari tusukan tombak, tombak bergerak memukul kesamping dengan kuat.
"Singggg..!"
"Bukkkk...!"
__ADS_1
"Arggghhh..!"
Jerit Meng Yu yang terpelanting dari atas punggung tunggangannya.