LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
MIN MIN MENYUSUL


__ADS_3

"Ti,...!"


Huruf kuno Yin Shang, muncul dari atas tanah, menyatu dengan tubuh Guo Yun.


Saat kedua telapak tangan Guo Yun di dorongkan kedepan untuk menyambut serangan tapak Lu Bu Wei.


Muncul bayangan bulan di tangan kiri, dan bayangan matahari di tangan kanan.


"Blaarrrr...!"


Terjadi ledakan dahsyat saat kedua kekuatan raksasa bertemu di udara.


Lu Bu Wei saat benturan terjadi dia membelah diri menjadi 10 bayangan.


Menyarangkan serangannya kearah tubuh Guo Yun, dari sepuluh penjuru.


"Dessss..! Dessss,..! Dessss..!"


"Dessss..! Dessss,..! Dessss..!"


"Dessss..! Dessss,..! Dessss..!"


"Brakkkk...!"


Tubuh Guo Yun terpental mundur jatuh bergulingan di atas tanah, hingga mendekati pinggiran jurang.


Guo Yun terlihat berusaha bangkit berdiri, tapi dia harus mengakui kekuatan Lu Bu Wei jauh lebih unggul darinya.


Sambil bertekuk lutut di atas tanah, Guo Yun satu tangan menahan tanah satu lagi memegangi dadanya yang terasa nyeri luar biasa.


"Critt..!"


Mulut Guo Yun yang tertutup rapat masih menyemburkan darah segar memenuhi dagunya.


Sebagian lagi bercipratan di atas tanah di hadapannya.


Guo Yun hanya bisa menatap Lu Bu Wei penuh dendam, tapi dia tidak berdaya untuk memberikan perlawanan lebih lanjut.


Lu Bu Wei sambil tertawa keras, selangkah demi selangkah.


Dia berjalan menghampiri Guo Yun dengan sikap penuh ancaman.


Tapi sebelum dia berhasil mendekat, Guo Yun sambil tertawa keras, melempar dirinya kebelakang.


"Tak perlu merepotkan mu, aku bisa sendiri..!"


Sebelum gema suara Guo Yun menghilang, terlihat sesosok lain berlari ikut melompat menyusul Guo Yun.


"Ayah...! maafkan.. ! Min Min..!"


"Min Min....!"


teriak Lu Bu Wei kaget.


Dia ingin bergerak pergi menolong Min Min, tapi tiba tiba sirkulasi hawa di dalam tubuhnya kacau.


Ini adalah efek dari pil yang di minumnya, bisa meningkatkan kekuatan..

__ADS_1


Tapi tidak bisa lama, dan bila efeknya muncul harus segera di tenangkan, bila tidak tubuhnya akan meledak menjadi kabut darah


Lu Bu Wei sudah di ingatkan oleh Xu Fu, tabib dewa istana Qin.


Soal efek samping dari obatnya ini.


Tapi dia tidak punya pilihan lain, untuk menghadapi Guo Yun yang sakti, dia mau tidak mau harus menggunakan nya, bila tak ingin mati konyol.


"Min Min mengapa kamu begitu bodoh..?"


Desis Lu Bu Wei pelan, sambil memejamkan matanya.


Dia sedikit putus asa dan menyesal tidak bisa menyelamatkan nyawa putri kesayangannya.


Tapi mau bagaimana lagi, keadaan dirinya sendiri saat ini, tidak memungkinkan nya untuk bergerak.


Bai Qi sendiri yang memimpin pasukannya mencoba menyusul, seperti rencana cadangan yang di atur oleh Lu Bu Wei.


Dia menghadap kesulitan terjebak dalam barisan formasi labirin pohon Pinus.


Dia bersama 200.000 pasukannya yang di bawa dari Chsng Ping Kuan.


Hanya di buat berputar putar, tanpa arah.


Mereka selalu hanya berputar putar di situ saja.


Kemana pun mereka melangkah selalu kembali ketitik asal, tidak mampu menyusul kearah puncak Hei Feng San.


Sebenarnya semua ini sudah dalam prediksi Guo Yun dan sudah di rancang dengan sangat rapi jauh jauh hari sebelumnya.


Makanya dia menggunakan Min Min untuk memancing kepanikan serigala tua itu menyusulnya ke Hei Feng San.


Sedangkan di Hei Feng San dia sudah membuat jebakan formasi di jalur pendakian jalan normal.


Sedangkan dirinya saat melarikan Min Min ke puncak Hei Feng San, dia mengambil jalan khusus.


Jalur ini sangat sulit dan agak tidak mungkin di lewati oleh orang biasa.


Jalannya sangat curam dan terjal, jurang jurang dalam siap menyambut.


Bila ada kesalahan sedikitpun dalam menempuh perjalanan menunju puncak gunung.


Guo Yun sepanjang jalan menabur untaian mutiara Min Min, untuk memancing Lu Bu Wei menyusulnya lewat jalur itu.


Sehingga Lu Bu Wei tidak akan bertemu dengan formasi labirin dan merusaknya.


Formasi itu hanya di khususkan untuk menahan pasukan Qin dan Bai Qi.


Guo Yun sengaja menjadikan puncak Hei Feng San sebagai tempat ideal untuk mengesekusi Lu Bu Wei tanpa ada gangguan.


Juga tidak ada kesempatan untuk serigala tua itu melarikan diri.


Selain itu Guo Yun bisa mengawasi dari puncak sana, bila Lu Bu Wei datang membawa bala bantuan orang sakti tersembunyi.


Guo Yun bisa melihatnya, bila itu terjadi, dan tidak sesuai dengan hitung hitungan kemenangannya.


Guo Yun akan merubah dan memundurkan rencananya.

__ADS_1


Tapi begitu melihat semuanya berjalan lancar sesuai rencana dia pun menjadi tenang.


Tapi satu hal yang tidak di perhitungkan Guo Yun, dia terlalu meremehkan kemampuan Lu Bu Wei.


Dia tidak menyangka Lu Bu Wei ternyata masih memilki kartu dewa yang belum dia keluarkan.


Sedikit meleset hancurlah satu papan permainan catur yang sudah dia siapkan.


Bahkan dia harus membayar mahal untuk semua ini.


Lu Bu Wei setelah berhasil menormalkan kembali keadaan tubuhnya.


Dia berdiri termenung sedih di pinggir puncak tebing Hei Feng San.


Beberapa saat kemudian sambil menghela nafas panjang, Lu Bu Wei terlihat berjalan dengan lesu meninggalkan tempat itu.


Dalam sekejap wajahnya terlihat jauh lebih tua banyak.


Guo Yun adalah senjata pusaka, yang sangat di sayanginya, sedangkan Min Min adalah permata hatinya.


Dalam sekejap di waktu bersamaan dia harus kehilangan keduanya.


Tentu dia sulit menerima kenyataan tersebut.


Lu Bu Wei saat turun dari puncak Hei Feng San, dia mengambil jalan normal.


Sehingga menemukan formasi labirin yang di siapkan oleh Guo Yun untuk mengurung pasukannya.


Sambil tersenyum kecewa, Lu Bu Wei merusak formasi tersebut dari luar.


Begitu formasi di rusak, terbukalah jalan buat Pasukan Qin.


Bai Qi maju kedepan memberi hormat dan berkata,


"Maaf Perdana menteri kami terjebak di sini, tidak berhasil menunaikan tugas dengan baik.."


"Sudahlah,.. kalian mana mungkin sanggup melawannya.."


"Bila kalian sanggup, tentu dia tidak akan secepat itu bisa menjadi atasan kalian.."


"Ayo kita kembali ke Chang Ping Kuan.."


Bai Qi memberi hormat, lalu dia memimpin pasukannya kembali ke Chang Ping Kuan.


Dia tidak berani banyak tanya, meski hatinya penasaran ingin tahu apa yang terjadi di puncak sana.


Bai Qi sudah lama mengikuti Lu Bu Wei, dia sangat hapal dengan sikap dan kebiasaan atasan nya itu.


Bila tidak bercerita jangan di tanya, bila dia bercerita dengarkan dengan baik jangan di sela.


Itulah prinsip yang selalu dia pegang teguh, selama mengikuti tuan nya ini.


Di tempat lain Guo Yun yang sedang melayang jatuh ke dalam jurang.


Melihat ada sosok yang ikut melompat menyusulnya, dia sangat kaget.


Padahal dia sudah menotok jalan darah Min Min, agar tidak muncul ikut campur dalam permasalahan dirinya dan Lu Bu Wei.

__ADS_1


__ADS_2