LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
BAYANGAN MASA LALU


__ADS_3

Zhang Yun berdiri diam di tepi dermaga, terus mengawasi proses evakuasi mayat pasukan Qin yang terbawa aliran sungai Yang Tze.


Tanpa di sadari olehnya, beberapa bawahannya mulai terkontaminasi virus, yang di bawa oleh mayat mayat yang berdatangan belakangan itu.


Tapi tidak ada yang merasakan nya, mereka semua terlihat baik baik saja.


Saat mereka mengobrol dan bersentuhan dengan rekannya yang lain.


Dengan cepat virus itu menyebar, bahkan Zhang Yun sendiri pun ikut terkontaminasi oleh virus tersebut tanpa di sadarinya.


Hal ini terjadi saat ada seorang komandan pengawas yang telah terkontaminasi virus lewat anak buahnya.


Dia datang memberikan laporan tertulis hasil kinerja mereka hari ini.


Dari surat yang di pegang di tangan nya itulah, Zhang Yun yang selesai membaca isi laporan menyimpan laporan kesakunya, lalu karena merasa matanya sedikit gatal.


Dia mencoba mengucek matanya, saat itulah virus berbahaya itu masuk kedalam tubuhnya.


Penyebaran berlangsung dengan cepat, saat pasukan harimau hitam berinteraksi dengan penduduk setempat yang ikut bergabung membantu mereka.


Penduduk setempat pun langsung ikut terjangkit virus wabah itu,


Di mana tanpa mereka sadari, saat mereka kembali kerumah masing masing, mereka juga telah membawa pulang virus itu ke keluarga mereka masing masing.


Virus berbahaya itu sendiri adalah virus reaksi lambat, di mana virus itu baru akan mulai bereaksi setelah 3 hari orang terkontaminasi.


Saat virus mulai bereaksi, tingkat penyebarannya akan semakin cepat dan ganas.


Virus bisa menyebar dengan sangat cepat lewat udara di sekitar mereka yang sakit.


Beberapa hari kemudian hampir seluruh penduduk di tepi sungai Yang Tze, termasuk hampir sebagian besar pasukan harimau hitam.


Mereka mulai batuk batuk dan terserang demam tinggi.


Bagi yang lemah fisiknya seperti orang tua dan anak anak.


Satu persatu mulai meninggal, Zhang Yun sendiri juga hanya bisa bekerja di dalam kemah nya.


Sambil terus batuk batuk, dia yang juga terserang demam tinggi dan mengigil tidak bisa lagi melakukan peninjauan dan pengaturan di lapangan.


Kini dia hanya bisa mengatur semuanya lewat perintah tertulis yang di delegasikan ke bawahannya yang masih sehat dan belum terkontaminasi.


Kelima komandan yang pergi menolong Liu Qin Lung bersama seluruh pasukan mereka.


Saat ini mereka lah yang paling bisa di andalkan, karena hanya mereka yang bebas dari virus wabah ganas itu.


Dalam waktu singkat 4 kota besar di bantaran sungai Yang Tze telah terjangkit virus wabah yang menyebar dengan cepat.


Kematian melanda di mana mana, bukan hanya penduduk pasukan harimau hitam juga banyak yang mati terjangkit wabah yang belum ada obatnya itu.

__ADS_1


Zhang Yun dalam sakitnya, berusaha sekuat tenaga menulis sepucuk surat.


Untuk di kirimkan ke Gui Ji mengabari Guo Yun.


Guo Yun yang akhirnya menerima kabar itu sangat kaget.


Tiada cara lain Guo Yun segera memerintahkan ke Li Ba agar segera di lakukan penutupan akses keluar masuk penduduk yang mau pergi maupun yang mau datang dari kota Hang Zhou, Jia Xing, Hu Zhou, dan Hai Ning, juga dari dermaga Wu Hu.


Guo Yun sendiri hanya di temani oleh Min Min, mereka berdua langsung pergi ke dermaga Wu Hu menggunakan kuda cepat.


Sambil melarikan kudanya, Guo Yun berkata,


"Min Min kamu dalam kondisi hamil muda, pergi ketempat seperti itu.."


"Aku benar benar merasa khawatir.."


Min Min tersenyum dan berkata,


"Itu sudah tugas ku sebagai tabib.."


"Kamu jangan khawatir, aku akan berhati hati.."


Guo Yun mengangguk dan berkata,


"Sebaiknya kamu jangan jauh jauh dari ku.."


"Kita cukup ambil sampel penyakit untuk di teliti, segera kita harus jauhi kota kota itu..'


"Semua menuruti pengaturan mu.."


Guo Yun terdiam sejenak sambil terus memacu kudanya di samping Min Min.


Otaknya terus berputar mencari solusi.


Beberapa saat kemudian Guo Yun tiba tiba menghentikan laju lari kudanya.


Dia berbelok arah tidak jadi kebarat melainkan mengambil arah selatan.


"Ehhh Yun ke ke kamu mau kemana..!?"


Tanya Min Min kaget


Guo Yun tanpa menoleh berkata,


"Lembah hantu,.. !"


"Aku rasa sudah saatnya, kita meminta pertolongan dari kakek mu.."


"Kui Yi Sian Seng, untuk membantu kita mengatasi kekacauan ini..'

__ADS_1


Min Min dengan wajah sedikit bingung, terpaksa ikut membelok arah.


Dia pernah dengar cerita Guo Yun tentang jati diri dan tempat asalnya.


Tapi dia saat ini tidak punya bayangan sama sekali tentang kakek nya dan lembah hantu.


Jadi saat ini dia hanya bisa mengikuti Guo Yun suaminya yang sangat dia percaya penuh itu, ikut dengan nya berbelok arah menuju lembah hantu.


Guo Yun yang hapal seluk beluk letak lembah hantu, setelah memasuki hutan selatan.


Mereka melanjutkan dengan menempuh perjalanan anak sungai kecil, menggunakan perahu yang tersedia di rumah pengasingan dia dan Min Min dulu.


Min Min hanya bisa menatap dengan di penuhi rasa penasaran ke rumah yang pernah menjadi kenangan indah nya bersama Guo Yun.


Bahkan Min Min pernah beberapa kali tinggal ditempat ini tanpa Guo Yun, hanya di temani oleh anak anaknya saja.


Pertama adalah saat dia bangkit dari kematian, kedua adalah saat Gui Ji di serang dan diambil alih oleh Qin.


Kesinilah waktu itu dia bersama anak anak mengungsi.


Sayang nya dia telah lupa semua nya, jadi kini selain menatap dengan penasaran dia benar benar tidak punya ingatan apapun tentang tempat itu.


Hanya ada rasa familiar dan hangat di hati nya saat melihat rumah itu.


Hanya perasaan itu saja yang kini masih tersisa di dalam dirinya.


Guo Yun yang cerdas, sudah bisa menebak dari sikap dan gerak gerik yang di tunjukkan oleh pasangan nya.


Tapi karena saat ini dia sedang ada pekerjaan yang jauh lebih penting.


Tidak ada waktu untuk mengurus yang lainnya, jadi dia kini hanya bisa memilih fokus untuk segera tiba di lembah hantu mencari pertolongan.


Mengenai Min Min yang mungkin bisa pulih ingatan nya, bila tinggal di rumah kenangan mereka.


Guo Yun akan mengurusnya nanti, setelah urusan wabah penyakit ini tuntas.


Guo Yun yakin wabah penyakit ini, pasti ada yang sengaja mengacau, tujuan utamanya adalah melumpuhkan kekuatan kerajaan nya dari dalam.


Setelah ini invasi besar besaran dari Qin.pasti datang.


Makanya sebelum mereka tiba, masalah ini harus beres tuntas.


Baru mereka bisa menghadapi invasi Qin dengan tenang.


Min Min yang terus menatap kearah halaman rumah penuh kenangan itu.


Tiba tiba dia melihat munculnya bayangan dirinya di depan halaman sana, dengan perut besar berdiri di depan pondok dengan wajah sedih.


"Ehh Yun Ke ke..aku teringat sesuatu.."

__ADS_1


Teriak Min Min tiba tiba.


__ADS_2