
Setelah mengantar dan mengatur Sian Sian di Su Yuan.
Guru Zhuangzi kembali lagi ketempat tinggal nya.
Sian Sian tentu merengek menangis, bahkan dia mencoba mengancam mogok makan, bila tidak diijinkan untuk menemui Li Ba.
Tapi di sana dia di abaikan, tidak ada yang memperdulikan dan memanjakan dirinya.
Dia dididik keras menjadi murid yang bertanggungjawab, mandiri dan tidak manja.
Ini adalah ujian berat bagi gadis manja dan keras kepala seperti Sian Sian.
Dia berulang kali harus bolak balik masuk ruang hukuman, airmata sampai mengering, luka fisik luka perasaan, tiada tempat mengadu , belum lagi mengalami penindasan dari para murid senior wanita, perlahan-lahan Sian Sian yang periang dan manja.
Berubah menjadi karakter yang pendiam dan tertutup, tapi dia cukup mandiri dan bertanggung jawab.
Dia berusaha bertahan dengan menjauhi keributan dan keramaian, berharap dan terus berharap, hari demi hari agar kakaknya Li Ba cepat datang menemuinya.
Tapi harapan tinggal harapan, setahun demi setahun, semua lewat begitu saja, hingga akhirnya hati nya pun menjadi tawar.
Tingkat kultivasinya sendiri juga sulit mengalami kemajuan, seperti yang di syarat kan oleh Guru Zhuangzi.
Jangankan 1000 lingkaran, untuk mendapatkan 500 lingkaran pun sulitnya minta ampun.
Semua ini karena minimnya sumberdaya.
Murid begitu banyak, masing-masing bersaing dengan segala cara, mencari koneksi agar bisa mendapatkan sumberdaya.
Dalam hal ini Sian Sian jelas tersingkir, karena dia selain Kakeknya yang telah pergi.
Li Ba dan Guo Yun yang tertahan di tempat latihan, dia sudah tidak punya koneksi siapapun, yang bisa dia harapkan pertolongannya.
Selama 5 tahun gadis itu bagaikan hidup diantara api dan es, bertahan dengan susah payah, dengan asa yang semakin lama semakin pudar.
Sedangkan di tempat lain, Guo Yun dan Li Ba juga terus berjuang menempa diri.
Masing masing dengan tujuan berbeda, Li Ba bertujuan ingin segera menyelesaikan semua latihannya.
Dia ingin secepatnya lulus ujian, agar bisa pergi menemui Sian Sian, yang sangat dia khawatirkan keadaannya, pasca di jauhkan dari sisinya.
Sedangkan Guo Yun berlatih dengan tujuan menjadi yang terbaik, minimal dia berharap agar bisa mencapai tahapan pendekar awan.
Bila perlu dia harus bisa mencapai tahapan pendekar langit.
Guo Yun masih berharap setelah dari sini.
__ADS_1
Dia bisa berpetualang mencari lembah hantu, meningkatkan lagi kemampuannya.
Sehingga dia memilki keyakinan diri, mencari musuh yang telah membunuh Fan Li ayahnya.
Sampai keujung dunia sekalipun, musuh itu tidak akan pernah dia lepaskan.
Selain itu, dia juga ingin kembali ke negara Lu, menemui pangeran Ji Ao, untuk bisa membalas Budi kebaikan pangeran itu.
Bila memungkinkan dia ingin melihat keadaan Gongsun Li, dia ingin melakukan yang terbaik, untuk melihat gadis pujaan hatinya bahagia.
Hal hal itulah yang menjadi pemacu semangat bagi Guo Yun untuk terus berlatih.
Berkat bantuan sumber daya langka yang tumbuh subur di tempat mereka berdua berlatih, baik Guo Yun maupun Li Ba, mereka mengalami kemajuan yang cukup pesat.
Terutama dalam pelatihan tenaga dalam 9 langit.
3 tahun berlalu, Li Ba telah berhasil menguasai secara sempurna tehnik pengendalian tenaga sakti 9.langit.
Kini tenaga dalam nya telah mencapai 1800 lingkaran.
Meski belum sampai 2000 lingkaran, dia tetap mulai di ajarkan ilmu Genta emas, sebagai ilmu pertahanan, yang akan membuat dirinya kebal senjata.
Selain itu, dia juga berlatih ilmu pukulan halilintar langit, sebagai ilmu penyeimbang.
Tapi meski begitu, dia tetap tidak di ijinkan untuk keluar dari tempat latihan tertutup nya, sebelum dia berhasil mencapai 2000 lingkaran tenaga dalam.
Guo Yun sendiri kini sudah memiliki tenaga dalam 2000 lingkaran.
Dia menerima ilmu yang jauh lebih komplit, hampir semua ilmu yang di kuasai oleh guru Zhuangzi, di warisi oleh Guo Yun.
Seperti Ilmu cakar 9 naga langit, yang merupakan ilmu andalan Guru Zhuangzi.
Ilmu meringankan tubuh menembus Mega, yang tingkatannya jauh lebih tinggi dari ilmu meringankan tubuh, berjalan di atas rumput miliknya.
Semua itu di lahap habis oleh Guo Yun, yang memilki bakat luar biasa dalam ilmu silat.
Bahkan dengan cerdik, Guo Yun lewat permainan catur, berhasil mendapatkan 3 tehnik pedang pemusnah, yang merupakan ilmu rahasia ciptaan Zhuangzi sendiri.
Itu adalah tehnik khusus yang sangat dahsyat, dan belum pernah di uji coba oleh Zhuangzi sendiri.
Dalam waktu singkat, walaupun Guo Yun berhasil menguasai dan menghapal semua ilmu itu di luar kepala.
Tapi dia tetap saja, perlu waktu dan pengalaman bertarung, untuk bisa menyempurnakan semua ilmu tingkat tinggi itu hingga 100% sempurna.
Tidak terasa 5 tahun berlalu, akhirnya Li Ba berhasil mencapai 2000 lingkaran sesuai target gurunya.
__ADS_1
Dia juga sudah menguasai ilmu Genta emas dan Pukulan halilintar langit hingga 80%.
Sedangkan Guo Yun berhasil mencapai tenaga dalam 2300 lingkaran.
Untuk ilmu cakar 9 naga langit, dan ilmu meringankan tubuh menembus Mega, Guo Yun berhasil menguasainya hingga 80%.
Sedangkan untuk ilmu 3 Tehnik pedang pemusnah, Guo baru menguasai tehnik pertama sebanyak 80%, sedangkan jurus ke 2 dan ke 3.
Guo Yun hanya menghapal teori dan gerakannya saja, tapi dia belum sanggup menyelesaikan rangkaian jurusnya.
Pagi itu Guo Yun masih sibuk dengan latihannya, sebaliknya Li Ba sudah pergi menghadap guru Zhuangzi.
Dia terlihat sedang berlutut di hadapan Zhuangzi dengan kepala tertunduk.
Guru Zhuangzi tersenyum lembut dan berkata,
"Aku sudah tahu maksud kedatangan mu,"
"Ini peta lokasi Su Yuan, dan sekitarnya, termasuk jalan untuk menuju kesana."
"Kamu bisa tunjukkan lencana ini.."
"Ini akan membantumu bergerak bebas di sana.."
ucap Guru Zhuangzi sambil menyerahkan sebuah peta dan plakat hitam ke Li Ba.
"Terimakasih banyak guru.."
ucap Li Ba sambil menerima kedua barang itu, lalu dia membenturkan kepalanya keatas tanah sebanyak 3 kali.
"Pergilah temui dia, bawalah dia kemari.."
ucap Guru Zhuangzi sambil membelai kepala Li Ba dengan lembut.
Li Ba menganggukkan kepalanya, setelah itu tanpa berkata-kata, Li Ba langsung meninggalkan tempat kediaman gurunya.
Li Ba sendiri, setelah mengkonsumsi banyak sumber daya langka, kini dia sudah tidak gagap.lagi, saat sedang bicara normal.
Dia hanya akan kambuh bila sedang panik cemas gugup dan emosi.
Li Ba dengan hati riang mengikuti arah petunjuk peta, hingga tiba di halaman Su Yuan.
Li Ba yang juga di ajari ilmu ringan tubuh menembus Mega, meski baru berhasil menguasai 50%, itu sudah membuatnya bisa bergerak bebas saat melewati berbagai rintangan di tebing Ling San.
Di depan halaman Su Yuan, langkah Li Ba di hadang oleh 4 murid penjaga di sana.
__ADS_1