
Guo Yun duduk diam mendengarkan Kasim Cao membacakan titah darinya.
Satu persatu personil maju secara bergantian, untuk menerima kenaikan jabatan, dan anugerah seragam baru, dan hadiah yang sudah di persiapkan oleh Gongsun Li dan Si Si sebelum nya
Kini semua tinggal di serahkan langsung oleh Kasim Cao, di bantu oleh dua orang Kasim muda kepercayaan nya.
Kasim muda pertama bertugas mengambil seragam dan hadiah yang sudah di persiapkan di setiap baki, yang di susun berurutan sesuai dengan nama yang tertera di titah Guo Yun.
Kasim muda kedua bertugas, menerima dari Kasim pertama, kemudian menyerahkan langsung kepada pejabat yang bersangkutan.
Semua proses pengangkatan jabatan dan hadiah penghargaan, berjalan dengan mulus dan lancar, karena semua sudah di atur dengan rapi dan teliti oleh Gongsun Li dan Si Si.
Selesai acara tersebut, Guo Yun pun kembali berbicara,
"Sampai di sini acara pengangkatan dan penghargaan saya anggap selesai.."
"Bila ada yang kurang berkenan dan kurang puas dengan keputusan hari ini.."
"Silahkan kalian buat laporan tertulis untuk di sampaikan keatasan kalian.."
"Lain waktu, saya akan mempelajari dan melakukan pertimbangan ulang.."
Ucap Guo Yun.
Semua pejabat yang hadir memberi hormat dan mengucapkan terima kasih mereka.
Guo Yun menyapukan pandangannya, hingga suasana hening kembali.
Dia baru melanjutkan berkata,
"Baiklah bila begitu, acara hari ini saya cukupkan sampai di sini saja.."
"Sidang hari ini kita tutup, semuanya boleh kembali ketempat masing masing untuk melanjutkan tugas kalian.."
"Zhong San, Zhang Yun dan Liu Qin Lung kalian bertiga ikut ke ruangan kerja ku.."
Ucap Guo Yun berpesan, sebelum meninggalkan ruangan aula sidang istana melalui pintu samping.
Sedangkan semua pejabat meninggalkan ruangan tersebut melewati pintu utama.
Hanya para Kasim dan dayang, yang menyertai Guo Yun Gongsun Li dan Si Si melewati pintu samping.
Beberapa saat kemudian di dalam ruang kerjanya, Guo Yun memberikan sepucuk surat bersegel ke Zhong San dan berkata,
"Zhong San kamu berangkat di kawal oleh Liu Qin Lung, langsung menuju ke istana Kerajaan Qin.."
"Wakili saya serahkan surat ini ke Ying Zheng langsung.."
"Setelah itu kamu boleh langsung kembali, apapun yang di tanyakan oleh Ying Zheng jawab saja sesuai yang kamu tahu, yang tidak tahu jangan di jawab.."
"Begitu saja, semoga semua berjalan lancar.."
Ucap Guo Yun.
Guo Yun kemudian menoleh kearah Liu Qin Lung dan berkata,
"Qin Lung, keselamatan perdana menteri aku titipkan pada mu.."
"Hati hatilah di jalan.."
Ucap Guo Yun sambil menepuk pelan bahu Liu Qin Lung.
__ADS_1
Liu Qin Lung mengangguk memberi hormat ke Guo Yun.
"Maaf Yang Mulia, perlukah aku membawa pasukan pengiring.."
Guo Yun menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Tidak perlu Qin Lung, bila Yun Zheng punya niat buruk, kamu bawa seluruh pasukan kita juga tidak akan berguna.."
"Itu hanya akan menimbulkan pertumpahan darah tidak perlu, menghabiskan keuangan dan persediaan makanan negara kita.."
"Bawa pasukan besar, hanya akan menimbulkan pemborosan, resikonya akan ada perang besar, inti dari pekerjaan ini tidak akan berhasil."
"Bawa pasukan kecil, masuk kedalam Ibukota Xian Yang, bila terjadi sesuatu juga akan percuma.."
"Menurut ku, kamu Zhong San dan seorang kusir kereta sudah cukup.."
"Sedikit orang akan lebih mudah bergerak dan menyusup, bila dalam bahaya lebih mudah meloloskan diri.."
"Tidak akan menarik perhatian.."
"Intinya pekerjaan ini tidak mudah dan mengandung bahaya, bila kalian tidak siap, aku akan mencari yang lain.."
Ucap Guo Yun serius.
Zhong San dan Liu Qin Lung langsung menjatuhkan diri berlutut dan berkata,
"Kami berdua siap menerima tugas ini dan melaksanakan dengan baik.."
"Kami tidak akan mundur meski nyawa kami menjadi taruhannya.."
Ucap keduanya kompak.
"Bagus kalian tidak mengecewakan harapan ku.."
"Berdirilah tak perlu peradatan.."
"Segeralah berangkat jalankan tugas kalian.."
Ucap Guo Yun cepat.
"Siap Yang Mulia.."
Jawab kedua orang itu, lalu mereka segera bergerak meninggalkan ruangan tersebut.
Kini di ruangan tersebut hanya tersisa Zhang Yun, yang sedang menanti tugas.
Guo Yun menatap Zhang Yun dengan serius dan berkata,
"Zhang Yun selang satu hari dari keberangkatan rombongan pertama, kamu berangkat menyusul.."
"Bawalah Zhang Liang dan Han Xin menyertai mu, mereka bisa membantu mu.."
"Kamu bawa juga puluhan bawahan pilihan dari pasukan elite Harimau Hitam.."
"Menyamar lah menjadi penduduk biasa.."
"Tugas kalian adalah membantu melindungi Zhong San dan Liu Qin Lung secara diam diam.."
"Selain tugas itu, tugas utama kalian adalah.."
Ucap Guo Yun sambil mendekati Zhang Yun, berbisik di telinga nya.
__ADS_1
Memberikan pengarahan langsung secara detil.
Setelah itu dia baru berkata,
"Bagaimana kamu mengerti..?"
"Mengerti Yang Mulia.."
Ucap Zhang Yun penuh keyakinan.
Dia tidak membantah juga bertanya, dia hanya mendengarkan dengan baik semua petunjuk dan pengarahan dari Zhang Yun.
Guo Yun mengangguk pelan dan berkata,
"Pergilah jalankan tugas mu dengan baik, berhati hatilah.."
"Pulang dengan selamat, jangan membuat ku semakin berdosa dan malu bertemu dengan ayah mu kelak.."
Ucap Guo Yun sambil menatap Zhang Yun dengan sepasang mata yang sedikit berkaca kaca.
Karena melihat Zhang Yun, dia selalu teringat dengan almarhum saudara seperjuangan nya Zhang Yi, yang telah berangkat duluan mendahuluinya.
Satu persatu kenangan nya bersama Zhang Yi Ling Tong dan Zhou Tai.
Langsung muncul di depan pelupuk matanya.
Zhang Yun juga menghapus dua titik bening yang mengalir turun dari kedua sudut matanya.
Setelah itu dia berkata,
"Yang Mulia ingat jaga kesehatan, jangan terlalu banyak berpikir.."
"Semua itu tidak ada hubungannya dengan Yang Mulia.."
"Itu adalah pilihan ayah dan kedua paman Ling dan Zhou.."
"Mereka memang menginginkan hal itu, mereka selalu bilang, mereka akan merasa puas dan bangga, bila di akhir hayat mereka.
"Mereka bisa melayani Yang Mulia, hingga gugur di Medan laga, daripada mereka harus mati karena tua sakit setelah pensiun.."
Ucap Zhang Yun dengan sepasang mata berkaca-kaca.
Guo Yun langsung maju memeluk Zhang Yun dengan erat, dia lalu menepuk punggung Zhang Yun dengan lembut.
"Terimakasih,.. terimakasih..Yun er jaga diri mu baik baik.."
Ucap Guo Yun penuh haru.
Beberapa saat kemudian, setelah mampu menguasai perasaannya.
Guo Yun melepaskan pelukannya dan berkata,
"Yun Er kamu tolong sampaikan ke Zhong San dan Qin Lung, kalian tidak boleh ada yang membawa Xiang Yu dalam tugas.."
"Anak itu meski luar biasa, tapi emosinya sangat tidak stabil dan sulit di atur.."
"Membawanya hanya akan menimbulkan masalah buat kalian.."
Ucap Guo Yun mengingatkan.
Zhang Yun memberi hormat, setelah itu dia segera bergegas pergi menyampaikan pesan Guo Yun sebelum terlambat.
__ADS_1