LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
PERTOLONGAN LING WU


__ADS_3

"Bukkk..!"


"Bukkk..!"


Tombak Liu Qin Lung bersarang dua kali di dada Nuhaci dan Temulin yang sedang terjungkal di udara.


"Brukkk..!"


Brukkk..!"


Kedua orang itu terbanting keras diatas tanah, hingga debu mengepul ke udara.


Liu Qin Lung terlihat memutar tombaknya dengan cepat melintasi pergelangan kaki dan tangan kedua lawannya.


"Arggghhh..!!"


Arggghhh..!!"


Jerit ngeri kembali terdengar dari balik debu yang mengepul di udara.


"Dessss..!'


"Dessss..!'


Tubuh kedua orang itu terlempar keras, hingga menabrak kearah barisan pengawal yang membentengi Perdana menteri Li Si.


"Brakkkk..!!"


"Ahhhhhh..!"


Jerit pasukan pengawal, yang tertimpa tubuh kedua Jendral itu dengan kaget.


Barisan itu sedikit tercerai berai, tertimpa tubuh Nuhaci dan Temulin.


Saat pasukan yang tadi tertimpa hingga tumpang tindih, hendak bangun.


Sebatang golok terlihat melesat cepat kearah Perdana menteri Li Si.


"Singggg..!"


Golok itu terbang dengan sangat cepat, dengan bagian ujung yang tajam terarah ke Perdana menteri Li Si.


Beberapa pasukan pengawal, reflek menggunakan tameng mereka untuk menghalangi laju golok itu.


"Brakkkk..!"


"Crasssh..!"


Tameng pecah, salah satu pengawal yang sial tubuhnya tertembus Golok.


Jatuh terjungkal ke hadapan Perdana menteri Li Si dalam kondisi tak bernyawa.


Kejadian ini, membuat Perdana menteri Li Si, wajahnya sedikit pias.


Dia segera memberi kode agar barisan pasukan besarnya bergerak maju.


Sedangkan dia bergerak mundur menjauh, di kawal oleh 3 dari 5 jendral nya yang tersisa.


Sisa yang dua lagi, segera memimpin pasukan besar, bergerak menyerang kearah Shoucun secara besar besaran.


Nuhaci dan Temulin yang terlempar menabrak barisan pasukan pengawal.


Kedua orang itu sempat memuntahkan darah segar, sebelum kemudian terjatuh tidak sadarkan diri.


Bawahan mereka, buru buru mengevakuasi kedua orang itu, pergi meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


Menyusul Perdana menteri Li Si, yang sedang bergerak mundur ke barisan tengah.


Nuhaci dan Temulin terluka cukup parah oleh pukulan keras ujung tombak Liu Qin Lung.


Tulang dada dan tulang rusuk mereka banyak yang remuk, bisa hidup saja mungkin itu sudah rejeki mereka.


Setelah sembuh pun, mereka berdua bakal bernasib sama dengan Kim Ju Seon.


Mereka bertiga akan mendapatkan gelar Jendral cacat abadi, kalau tidak di eksekusi oleh Li Si, karena mereka bertiga kedepannya hanyalah sampah yang tidak berguna lagi.


Selain menghajar kedua orang itu dengan keras, Liu Qin Lung juga menendang golok Nuhaci pergi kearah Perdana menteri Li Si.


Sayangnya kekuatannya Liu Qin Lung terbatas, golok yang di kirimkan nya tidak sampai tujuan.


Terhalang oleh seorang prajurit pengawal yang apes nasibnya.


Menggantikan Perdana menteri licik itu pergi mati.


Melihat pasukan besar Li Si, mulai bergerak datang sambil mendorong 5 buah meriam yang berdaya ledak tinggi.


Bersiap untuk di tembak kearah benteng kota Shoucun.


Liu Qin Lung yang tahu akan bahaya besar, yang akan di bawa oleh benda dari negeri Thai Yang itu.


Tanpa memperdulikan keselamatan dirinya sendiri, Liu Qin Lung yang bergerak cepat, melayang maju kedepan.


Dia langsung melemparkan tombaknya sekuat tenaga, ke arah pasukan Qin, yang sedang bergerak mencoba menghalangi langkahnya, mendekati senjata maut mereka.


""Cuiiitttt..!"


"Creebbbb..!"


"Creebbbb..!"


Tombak Liu Qin Lung berhasil menebus tubuh lima pasukan Qin, sebelum kemudian menembus tubuh komandan yang menjadi pimpinan regu pasukan meriam itu.


Tinggal tunggu waktu saja, sebelum meriam itu meledakkan target, dengan peluru bola hitam, berisi bubuk mesiu itu.


Liu Qin Lung dengan gerakan cepat melepaskan dua pukulan cahaya hijau menghantam kearah kedua meriam itu.


Satu meriam terpental menghadap kearah pasukan Qin.


Meriam kedua terpental menghadap kearah sisa tiga meriam lainnya.


"Booommm...!"


"Booommm...!"


Terjadi dua kali ledakan dahsyat satu di tengah tengah pasukan Qin yang terlihat berhamburan kesegala arah.


Terpental oleh daya ledak peluru meriam yang nyasar ke arah mereka.


Ledakan kedua jauh lebih dahsyat lagi, karena Ledakan kedua, membuat meriam ketiga keempat dan kelima, ikut mengeluarkan ledakan beruntun di tempat.


"Booommm..!"


"Booommm..!"


"Booommm..!"


Seluruh regu pasukan Qin, yang di tugaskan untuk menjaga dan mengurus kelima meriam itu.


Semuanya tergeletak malang melintang tak bernyawa lagi.


Akibat terkena daya ledak luar biasa kuat dari meriam meriam itu.

__ADS_1


Liu Qin Lung juga ikut terpental oleh daya ledakan dahsyat tersebut.


Dia jatuh bergulingan di atas tanah.


Zhou Wei yang melihat kejadian itu, dia langsung berkata,


"Adik Wu kamu tunggu di sini.."


"Aku harus pergi menolongnya.."


Belum selesai ucapan nya, tubuh Zhou Wei sudah melayang turun dari atas tembok menara pengawas.


Begitu mendarat di atas tanah, dia langsung berlari cepat pergi menghampiri Liu Qin Lung yang sedang berusaha bangun berdiri.


Ling Wu tentu tidak diam saja, dia setelah mengatur memberi instruksi pada beberapa komandan bawahan nya.


Dia segera memimpin 100.000 pasukan harimau hitam bergerak keluar dari pintu gerbang benteng pertahanan Shoucun.


Kedatangan mereka tepat waktu, karena baik Zhou Wei dan Liu Qin Lung.


Sudah terkepung oleh pasukan Qin, pasukan Qin berbaris rapi Menggunakan tameng, dan tombak, berusaha menjepit kedua Jendral yang sedang terpojok itu.


Liu Qin Lung terlihat menggunakan sepasang tinjunya yang mengeluarkan cahaya hijau berusaha membuka kepungan.


Sedangkan Zhou Wei terlihat memutar tombaknya, berusaha menghalau pasukan Qin agar tidak mendekatinya.


Untungnya situasi itu tidak berlangsung lama, pasukan harimau hitam di bawah pimpinan Ling Wu telah tiba di sana.


Ling Wu yang bergerak terdepan, dengan sepasang pedangnya, dia bergerak menebas prajurit Qin yang menghalangi langkahnya.


"Trangggg..!" Trangggg..!"


"Singggg..!!" Singggg..!!"


"Sraaat..!" Sraaat..!"


"Brakkk,..! Brakkk,..!


"Bressss..! Bressss..!"


Seiring dengan pergerakan cepat Ling Wu yang bagaikan malaikat maut.


Pasukan Qin tanpa sempat berteriak, satu persatu bertumbangan, terkena tebasan tusukan tendangan maupun tabrakan tubuh Ling Wu yang kekar.


Mengikuti Ling Wu, 100.000 pasukan harimau hitam yang terbagi dalam kelompok kecil yang terdiri dari 10 orang.


Mereka dengan cepat juga bergerak melakukan pembantaian terhadap pasukan Qin yang sedang mengepung Liu Qin Lung dan Zhou Wei.


Kedatangan pasukan harimau hitam dan Ling Wu akhirnya berhasil membuka kepungan.


Hingga Liu Qin Lung dan Zhou Wei berhasil di selamatkan.


Sisa pasukan Qin yang tidak kuat melawan pasukan harimau hitam, mereka segera kabur melarikan diri.


Ling Wu Zhou Wei dan Liu Qin Lung saling pandang, mereka bertiga mengangguk sepakat.


Ling Wu pun berteriak,


"Kejar serang habisi Qin,...!"


"Tangkap Li Si,..! Tangkap kakek yang duduk di kereta itu..!"


"Cepat kejar...!!'


Teriak Ling Wu.

__ADS_1


Lalu dia berlari di tengah di temani oleh Liu Qin Lung di kanan dan Zhou Wei di kiri.


Mereka bertiga berlari terdepan memimpin pasukan harimau hitam menerjang kearah pasukan utama Qin.


__ADS_2