LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE

LEGENDA PANGERAN NEGARA YUE
STRATEGI PERDANA MENTERI LI SI


__ADS_3

"Booommm...!!" Booommm...!!"


"Booommm...!!" Booommm...!!"


"Booommm...!!" Booommm...!!"


"Booommm...!!" Booommm...!!"


"Booommm...!!" Booommm...!!"


Terdengar letusan dengan suara menggelegar memenuhi, bagian tengah sungai yang tertutup kabur.


"Booommm...!!" Booommm...!!"


"Booommm...!!" Booommm...!!"


"Booommm...!!" Booommm...!!"


Menyusul terjadi ledakan beruntun di tepian sungai, di mana barisan pasukan harimau hitam yang sedang berbaris rapi kini buyar kacau balau.


Tubuh mereka terpental kesegala arah, dalam kondisi tewas mengenaskan.


Pasir pasir tepi pantai ikut berhamburan bersama tubuh tubuh yang terpental ke udara.


Sebelum akhirnya tubuh tubuh itu jatuh berserakan diatas tanah, dalam keadaan tidak bernyawa.


Di saat situasi sedang panik dan kacau balau.


Dari arah sungai kembali melesat anak panah berhamburan memenuhi udara.


Hingga sekejab, langit yang tadinya terlihat terang benderang tiba tiba menjadi gelap.


Tertutup oleh anak panah yang datang bagaikan hujan deras dari angkasa.


"Creebbbb,,..! Creebbbb,,..!"


"Arggghhh..! Arggghhh..! "


"Creebbbb,,..! Creebbbb,,..!"


"Arggghhh..! Arggghhh..! "


"Creebbbb,,..! Creebbbb,,..!"


"Arggghhh..! Arggghhh..! "


"Creebbbb,,..! Creebbbb,,..!"


"Arggghhh..! Arggghhh..! "


Satu persatu pasukan harimau hitam yang selamat dari ledakan, tumbang tergeletak di atas tanah.


Dengan tubuh tertembus anak panah yang datang nya bagaikan hujan.


"Gunakan Tameng,..!"


"Jauhi tepi sungai..!"

__ADS_1


"Buat pertahanan..!"


Teriak Si Si, Zhang Yi, Ling Tong dan Zhou Tai, berusaha mengingatkan bawahan mereka.


Sesuai instruksi mereka sisa pasukan harimau hitam, akhirnya berhasil mempertahankan diri dengan tameng tameng pelindung diri mereka.


Si Si, Zhang Yi, Ling Tong dan Zhou Tai sendiri terlihat memutar senjata mereka, untuk menangkis serangan anak panah, yang datang bagaikan hujan lebat.


Mereka sambil bertahan memimpin pasukan mereka bergerak menjauhi tepi sungai.


Menjauhi jangkauan serangan meriam yang di tembakkan dari atas kapal perang Qin yang bersembunyi di balik kabut.


Sekaligus menjauhi jangkauan serangan anak panah yang di lepaskan oleh pasukan Qin dari atas geladak kapal.


Di balik kabut perlahan lahan kapal perang Qin mulai terlihat keluar dari balik kabut.


Kapal perang yang berbaris rapi, itu bergerak mendekati tepian sungai.


Memperpendek jarak jangkauan tembak mereka, karena pasukan harimau hitam telah bergerak keluar dari jangkauan tembak mereka.


Setelah kapal kapal ini muncul dari balik kabut, kini terlihat pasukan Qin dalam jumlah yang tidak sedikit.


Mereka masing-masing terlihat sedang mementang kan busur untuk melepaskan anak panah dengan cara aneh.


Di mana pasukan Qin terlibat semuanya mengambil posisi duduk diatas geladak kapal.


Sepasang kaki mereka di gunakan untuk menahan gendewa yang menghadap ke atas dengan derajat kemiringan. 45™.


Saat tali busur dan anak panah direntangkan, tubuh mereka terlihat berbaring kebelakang.


Dengan cara seperti orang melakukan sit up inilah mereka berulang kali melepaskan anak panah anak panah yang ukurannya jauh lebih besar dari anak panah biasa.


Saat jatuh kebawah, di bantu daya gravitasi bumi, anak panah anak panah berukuran sepesial itu menjadi sangat kuat.


Sehingga tanpa kesulitan anak panah anak panah itu, mampu menembus pakaian rompi anti senjata barisan pasukan harimau hitam.


Pasukan harimau hitam yang memilki baju perisai rancangan khusus yang membuat mereka kebal senjata.


Sudah lama di perhitungkan oleh pihak Qin, yang terus mengundang pihak ahli, merancang berbagai senjata yang mampu menembus baju perisai kebal senjata yang mereka kenakan.


Hal ini menjadi tidak sulit, karena disain pakaian kebal ini pertama kali di buat oleh para ahli di Xian Yang untuk memenuhi permintaan Guo Yun.


Sehingga baju perisai kebal senjata ini, bukan milik tunggal pasukan Guo Yun.


Melainkan pasukan Qin sejak di bawah Lu Bu Wei sudah banyak yang menggunakan nya.


Ying Zheng dan para menteri kepercayaannya, hanya perlu mengerahkan para ahli untuk melakukan riset teknologi, yang lebih canggih dan lebih maju, dari desain pakaian dan peralatan tempur pasukan harimau hitam.


Semua ini terbukti, dalam beberapa kali bentrokan terakhir, kehebatan pasukan harimau hitam dalam hal kebal senjata.


Sudah tidak bisa mereka andalkan lagi, mereka hanya bisa mengandalkan seni bela diri dan kemampuan atasan mereka mengatur barisan perang, untuk memperoleh kemenangan demi kemenangan.


Di saat pasukan harimau hitam sedang kalut menahan serangan dari arah sungai yang terus mengejar mereka.


Perdana menteri Li Si dari atas bukit sana, sudah mengangkat pedangnya tinggi tinggi keudara.


Saat pedangnya di turunkan menghadap kearah rombongan pasukan Si Si di bawah sana.

__ADS_1


Diawali dengan 30.000 pasukan kuda besi, langsung menerjang dari 3 arah, menyerang pasukan harimau hitam di bawah sana.


Menyusul kemudian 50.000 pasukan tameng dan tombak bergerak menyusul berlarian menerjang kebawah.


20.000 sisanya adalah pasukan pedang dan golok yang berbaris rapi bergerak cepat mengawal perdana menteri Li Si menyusul dari arah belakang, bersama 4 orang Jendral bawahan nya.


Melihat pasukan Perdana menteri Li Si sudah mulai bergerak menuruni bukit.


Komandan pasukan yang memimpin diatas kapal, segera mengerahkan fokus tembakan meriam dan lesatan anak panah mengincar barisan paling belakang pasukan harimau hitam.


"Boomm..! Boomm..! Booomm..!"


"Seeer..! Seeer..! Seeer..! Seeer..! "


"Boomm..! Boomm..! Booomm..!"


"Seeer..! Seeer..! Seeer..! Seeer..! "


"Boomm..! Boomm..! Booomm..!"


"Seeer..! Seeer..! Seeer..! Seeer..! "


"Arggghhh..! Arggghhh..!"


"Arggghhh..! Arggghhh..!"


"Arggghhh..! Arggghhh..!"


"Arggghhh..! Arggghhh..!"


Jerit ngeri pasukan harimau hitam yang berhamburan terkena ledakan meriam dan serangan anak panah memenuhi tempat itu.


Korban tewas kembali berjatuhan di pihak pasukan harimau hitam.


Benturan keras lawan keras di barisan depan yang bercampur aduk pun terjadi.


Masing masing berusaha saling menghabisi sebanyak banyaknya.


Pasukan harimau hitam di barisan depan yang di dukung oleh Si Si Zhang Yi Ling Tong dan Zhou Tai.


Mereka unggul jauh, mereka dengan mudah membantai barisan pasukan tameng Qin yang bergerak secara individu.


Sedangkan barisan pasukan harimau hitam mereka bergerak dalam kelompok formasi kecil yang terdiri dari 10 orang setiap regunya.


Mereka lebih bisa bertahan dan menyerang dengan baik.


Perdana menteri Li Si yang melihat peperangan tidak menguntungkan terjadi di pihaknya.


Dia buru buru mengibarkan komando, agar barisan pasukan Qin merapat.


Membentuk barisan pertahanan bersama, bergerak pelan pelan menekan kebawah.


Sedangkan pasukan berkuda, Li Si tidak ikut campur, dia membiarkan mereka bergerak bebas menabrak kesana kemari mengacaukan dan memporak porandakan barisan pertahanan pasukan harimau hitam.


Tapi pasukan harimau hitam di bawah pengarahan Si Si Zhang Yi Ling Tong dan Zhou Tai, juga bukan pasukan yang sedang bermalas malasan menunggu mati.


Mereka dengan cepat mengepung, mengait kaki kuda agar roboh kebawah.

__ADS_1


Setelah itu mereka akan menghujani penunggang diatasnya dengan hujan tombak.


Dengan cara ini, mereka membantai satu persatu barisan pasukan kuda besi Qin, yang bergerak menerjang kesana kemari mencoba membongkar barisan pertahanan mereka.


__ADS_2