Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 105 Kenapa Kamu Mau Menolongku


__ADS_3

Kang Yin yang berdiri di depannya itu pun menyimpan kembali serulingnya. Di dalam tatapan matanya itu terlihat perasaan campur aduk antara perasaan bahagia dan sedih. Dia pun melihat ke arah Qin Ruojiu selama beberapa saat lalu tersenyum. Dia seolah sedang melepaskan kesedihan dan kekhawatirannya yang sudah dia pendam beberapa hari ini.


Dia berkata, “Akhirnya kamu siuman juga, sekarang aku sudah bisa merasa tenang.”


Qin Ruojiu pun terkejut lalu menyipitkan matanya dan bertanya, “Aku sudah siuman dari hari itu, apakah selama ini kamu kira aku masih belum sadarkan diri?”


Kang Yin menganggukkan kepalanya, “Benar, tidak ada orang yang memberitahuku. Lagian aku juga tidak boleh sembarangan datang. Jadi aku cuman bisa menunggu di depan istana. Aku takut kamu tidak akan bangun lagi.”


Setelah mendengar itu, hati Qin Ruojiu mulai merasa sedih lalu dia bertanya, “Kenapa kamu begitu peduli denganku, kenapa kamu mau menolongku, kalau waktu itu aku mati, mungkin semua ini sudah berakhir.”


Ketika melihat air mata mengalir keluar dari mata Qin Ruojiu, hati Kang Yin pun ikut terasa perih. Lalu dia langsung berjalan ke depan dan memeluknya. Badannya itu terasa begitu lemah dan tidak bertenaga. Dia benar-benar tidak mengerti kenapa Kaisar mau memperlakukannya seperti itu.


Kang Yin berkata, “Jangan bodoh, kenapa harus mati. Mati tidak bisa menyelesaikan masalah. Itu hanya membuat orang yang ada di sisimu itu semakin sedih dan terpukul. Setiap orang pasti punya masalah yang tidak ingin dia tanggung atau ingin melarikan diri dari masalah itu. Aku tahu Kaisar memperlakukanmu seperti ini sangat tidak adil, tetapi kamu malah harus tetap hidup. Karena dengan begitu kamu baru bisa tahu arti kamu hidup itu apa. Pada suatu saat nanti ketika kamu bisa bangkit berdiri dan melihat semua orang yang ada di sekelilingmu. Saat itu kamu akan sadar sebenarnya tidak ada masalah yang tidak bisa kamu lewati.”

__ADS_1


“Benarkah? Apa aku bisa melarikan diri dari genggaman dia? Dia begitu kejam, dia itu iblis!” Qin Ruojiu pun terlihat begitu pasrah, dia merasa dia benar-benar tidak punya pilihan.


Kang Yin pun mengusap kepala Qin Ruojiu dengan lembut dan berkata, “Kamu tidak usah khawatir, mulai hari ini aku akan menggunakan seluruh tenagaku untuk melindungimu.”


Tatapan mata Qin Ruojiu itu pun dipenuhi dengan perasaan berterima kasih, lalu dia berkata, “Aku benar-benar berterima kasih dengan niat baik dari Pangeran ke-9, tetapi aku tidak ingin mencelakaimu.”


“Tidak, kamu tidak mencelakaiku. Aku bersedia melakukan semua itu.”


Wajah Kang Yin terlihat begitu putih dan bersih. Lalu dia mengangkat dagu Qin Ruojiu dengan lembut dan melihat ke wajahnya. Wajahnya yang tertutup cadar hitam itu adalah wajah yang cantik tidak tertandingi.


Kang Yin berkata, “Tidak ada tapi, meskipun dia adalah kakakku, tetapi aku juga sama tidak suka dengannya.”


“Kamu ….” Qin Ruojiu pun melihatnya dengan tatapan terkejut. Bagaimana dia bisa membiarkan Pangeran ke-9 yang begitu baik hati dan lembut ini melindunginya? Dia sangat baik hati dan tidak memiliki dendam pada siapa pun di dunia ini, sedangkan Qin Ruojiu, dia itu bukan siapa-siapa, dia hanya seorang wanita dari suku penyihir yang dibenci orang.

__ADS_1


“Aku serius, aku benar-benar bisa melindungimu.”


“Tidak, aku tidak pantas diperlakukan seperit itu oleh Pangeran ke-9.” Dia sendiri sudah menjadi orang yang sangat berdosa, kalau dia sampai menarik Kang Yin ke dalam masalahnya maka kedepan hubungan kakak beradik antara mereka berdua akan hancur. Itu tandanya dia benar-benar adalah seorang penjahat.


Melihat Qin Ruojiu yang menggelengkan kepala menolaknya, Kang Yin langsung memeluk pinggang Qin Ruojiu yang ramping itu dan melihatnya dengan tatapan yang dalam dan berkata “Aku tidak mengerti tentang masalah yang kamu alami, tetapi aku yakin dengan naluri hatiku. Kamu memiliki wajah yang cantik tidak tertandingi, tetapi jika kamu tidak berniat untuk memberitahukan orang lain, aku bersumpah aku akan membantumu merahasiakan hal itu.”


Setelah mendengar apa yang dikatakan Kang Yin, Qin Ruojiu benar-benar terkejut sampai badannya pun mulai gemetaran dan dia terkejut sampai tidak bisa mengatakan apa-apa.


Kang Yin pun langsung menenangkannya, “Kamu jangan khawatir, hanya aku yang tahu. Selain aku tidak ada orang lain yang melihatnya. Kamu tenang saja, asalkan kamu tidak setuju, tidak akan ada orang yang berani melepaskan cadar hitammu.”


“Benaran cuman kamu yang melihatnya?” Qin Ruojiu pun melihat ke dalam matanya dan bertanya dengan serius.


Kang Yin menganggukkan kepalanya dan menjawab dengan yakin, “Benar, cuman aku!”

__ADS_1


__ADS_2