Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 753 Pangeran Liang Akhirnya Akan Pergi


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Ye Wushuang berdiri diam di tempat dengan terkejut, setetes air mata mengalir dari sudut matanya…dirinya juga tidak tahu bagaimana perasaannya terhadap She Jingtian. Ye Wushuang memang dengan sengaja memprovokasi She Jingtian selama bersama dengan Pangeran Liang akhir-akhir ini, tapi setelah tujuannya tercapai, mengapa dirinya malah merasa seperti ini?


Melihat She Jingtian terluka, hatinya juga seakan meneteskan darah.


Hello! Im an artic!



She Jingtian pergi dengan marah, sepanjang jalan, tampilannya yang sudah seperti dewa pembunuh benar-benar mengejutkan cukup banyak orang.


Ke mana pun She Jingtian pergi, tidak ada yang berani menghalangi langkahnya, tampilannya itu sudah seperti hantu perenggut jiwa di mana semua orang akan bersembunyi ketika bertemu dengannya.


Tapi ada satu orang yang tidak takut padanya, dan lagi bahkan mencarinya kemana-mana.

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Orang itu bukanlah orang lain, melainkan orang yang memprovokasi kemarahan She Jingtian –Pangeran Liang, Fu Zhongrong.


Ketika melihat She Jingtian datang dari kejauhan, dia sudah berteriak kencang memanggil: “Kak She, tunggu…”


Meskipun pendengaran She Jingtian sangat luar biasa dan dirinya sudah mendengar panggilan itu sejak awal, tapi saat ini dirinya paling tidak ingin melihat orang itu, jadi She Jingtian berencana untuk pergi dengan mengambil jalan memutar. Tidak disangka, pihak lawan malah dengan cepat memblokir jalannya.


“Kak She, kamu kenapa? Aku memanggilmu, apa kamu tidak mendengarnya?”


Pangeran Liang lalu berkata dengan wajah tampan yang terlihat sedikit terkejut: “Kak She, kamu kenapa? Ekspresimu itu, apa kamu bertemu dengan musuh yang membunuh Ayahmu?”


Menghadapi pertanyaan Pangeran Liang, She Jingtian hanya meliriknya sekilas dengan matanya yang hitam kelam yang masih memancarkan rasa dingin yang membekukan.


Fu Zhongrong yang merasa itu tidak lucu kemudian mengangkat bahu dengan sedikit canggung dan berkata: “Tidak lucu? Sudahlah, anggap aku tidak pernah mengatakannya.”

__ADS_1


She Jingtian kemudian mengangkat tatapannya dan menatap Pangeran Liang dengan ekspresi dingin dan tidak bisa ditebak: “Kamu mencariku?”


Pangeran Liang merasa sedikit tidak nyaman ditatap seperti itu, bergumam di dalam hatinya, tidak tahu siapa yang sudah menyinggung orang ini, seolah-olah She Jingtian memiliki dendam padanya saja. Pada saat itu juga, Pangeran Liang melangkah maju dan menepuk pelan pundak She Jingtian, mengulas ekspresi ramah di wajahnya dan berkata: “Lihatlah, aku sudah cukup lama berada di Kota Wuyou ini, sepertinya beberapa hari lagi aku sudah harus kembali ke negaraku.”


Mendengar Pangeran Liang akan pergi, terlintas seberkas cahaya di tatapan mata hitam She Jingtian yang dingin dan suram, tapi dalam sekejap She Jingtian kembali bersikap tenang. Nada bicaranya sedikit dinaikkan: “Mengapa Pangeran Liang tidak tinggal lebih lama? Aku masih belum menjamumu dengan dengan baik.”


“Tidak perlu, kamu jangan memasang muka seperti ingin menagih hutang, itu sudah membuatku senang.”


Ucapan ini seketika membuat She Jingtian yang tadinya masih berada dalam suasana hati yang suram langsung tertawa, She Jingtian kemudian berkata dengan ceria: “Jika Pangeran Liang sudah menentukan kapan ingin pulang, maka Pangeran Liang harus memberitahuku sebelumnya, jadi aku bisa mengatur jamuan perpisahan untuk Pangeran Liang.”


“Kenapa? Melihat suasana hatimu yang tiba-tiba menjadi begitu baik, kenapa aku merasa kamu benar-benar sangat ingin mengusirku?” Fu Zhongrong menilai She Jingtian, merasa temperamen orang ini belakangan ini benar-benar sangat sulit untuk ditebak.


She Jingtian yang pemikirannya ditebak oleh Fu Zhongrong seketika menjadi sedikit canggung, melambaikan lengan pakaiannya dengan sedikit kaku dan berkata: “Pangeran Liang, meskipun kita memiliki identitas yang berbeda, tapi kita ini bersaudara. Kamu ingin pergi, tentu saja aku merasa tidak rela, tapi ketika memikirkan tujuan besar untuk menjadi kaisar milikmu itu masih belum tercapai, tidak peduli seberapa tidak rela diriku, aku juga tidak boleh mempertahankanmu di saat kritis seperti ini bukan.” She Jingtian tidak bisa menahan senyum dalam hatinya, Pangeran Liang akhirnya akan pergi, Ye Wushuang juga akan berhenti memikirkannya, akankah hubungan di antara mereka kembali menjadi sedamai dan seindah sebelumnya?


“Benarkah seperti itu?” Pangeran Liang mengangkat tatapan matanya, mata sipitnya itu dipenuhi dengan tatapan curiga.

__ADS_1


__ADS_2