Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 80 Kamu Benar-benar Tidak Boleh Menyentuhnya


__ADS_3

Pada saat itu, Kaisar Zhaolie tidak bisa mengatakan apa-apa dan hanya melihat ke dalam mata Kang Yin untuk waktu yang lumayan lama. Tatapan matanya itu tampak tajam tetapi juga ada sedikit rasa sedih dibalik itu.


Kang Yin pun mulai berjalan pergi, tetapi Kaisar Zhaolie masih terpaku di sana, menatap adiknya yang pergi meninggalkannya. Lalu dia teringat dengan adik kesembilannya yang penurut saat kecil itu. Dia tidak suka pada orang lain dan hanya mau mengikuti Kang Yong, dan terus memanggilnya, “Kakak kedua … kakak kedua ….”


Ia berkata dalma hatim “Maaf, bukan kakak tidak mau mengabulkan permintaanmu, tapi ini karena kamu benar-benar tidak boleh menyentuh wanita ini.”


“Permaisuri, apa kamu mau beristirahat?” Melihat Permaisuri yang terus berdiam diri di kamar sejak pulang tadi. Lu’Er pun merasa khawatir dan bertanya padanya.


Qin Ruojiu pun menggelengkan kepalanya dan menjawab, “Aku tidak lelah.”


“Permaisuri, apa kamu sedang memikirkan Pangeran kesembilan?” Lu’Er pun bertanya.


Setelah mendengar itu, Qin Ruojiu pun termenung dan bertanya balik, “Pangeran kesembilan?”

__ADS_1


“Benar, pria yang berpakaian putih tadi itu adalah Pangeran ke-9 yang paling disayangi Kaisar Zhaolie. Dia adalah salah satu pangeran yang tinggal di dalam istana.”


“Benarkah?” Qin Ruojiu pun menjawab dengan pelan. Di dalam hatinya dia berpikir, kenapa dua kakak beradik itu bisa memiliki karakter yang begitu berbeda. Kaisar Zhaolie sangat dingin dan tidak berperasaan sama sekali, setiap orang yang mendengar namanya saja pun pasti sudah ketakutan. Tetapi, Pangeran ke-9 ini bukan hanya lembut dan baik hati, dia juga memiliki perawakan yang tampan. Hal ini benar-benar membuat orang tidak habis pikir, tidak ada yang akan menyangka kalau dia adalah Pangeran ke-9 dari Negeri Kangqing dan adalah adik yang paling disayangi Kaisar Zhaolie.Selain itu dia juga mahir bermain seruling, musik serulingnya itu bisa menghipnotis setiap orang yang mendengarnya.


Tapi mengapa tatapan matanya itu begitu sedih dan kesepian? Apakah di dunia ini tidak ada sesuatu yang bisa membuatnya merasa bahagia?


Lu’Er pun tersenyum lembut, “Benar, Pangeran Ke-9 baik sekali. Dia bukan hanya terlahir tampan, tetapi dia juga tidak pernah marah pada orang lain. Tetapi dia sedikit aneh, dia itu jarang berbicara dengan orang lain. Dia menghabiskan waktunya dengan serulingnya saja. Kadang-kadang orang bahkan melupakan keberadaannya. Hehe, tetapi mungkin itu karena di dalam tubuhnya ada sesuatu yang membuatnya berbeda dengan orang biasa!”


“Apa dia tidak melewati hidupnya dengan bahagia?” Dari tatapan matanya saja, Qin Ruojiu sudah bisa tahu kalau dia sudah kesepian selama bertahun-tahun, kalau tidak tatapan matanya itu tidak akan seperti itu.


Setelah mendengar itu, Qin Ruojiu pun menghela nafas. Betapa bagusnya kalau saja dia tidak bertemu dengannya di dalam istana. Mereka bisa bermain musik bersamanyam mengetahui semua isi hatinya dan melihatnya tersenyum.


“Kenapa? Apa karena Kaisar menghalangimu, jadi kamu merasa kecewa?”

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar suara Kaisar Zhaolie dari depan.


Lu’Er pun terkejut dan langsung bersujud, “Kaisar.”


“Keluarlah!” Kaisar Zhaolie pun menatap ke arah Qin Ruoqiu dan berteriak untuk menyuruh Lu’Er pergi.


“Baik, Kaisar!” Lu’Er yang mendengar perintah itu pun langsung meninggalkan tempat itu.


Qin Ruojiu pun melihat ke arah Kaisar Zhaolie dengan tatapan tidak senang, dia sedikit terkejut dengan kedatangannya dan memanggilnya, “Kaisar.”


“Kenapa? Apakah Permaisuri ada masalah?”


“Tidak!” Qin Ruojiu pun mengalihkan pandangannya dan menjawab dengan datar.

__ADS_1


“Kelihatannya kemampuanmu menggoda pria itu lumayan hebat juga. Kaisar sudah meremehkanmu selama ini!” Kaisar Zhaolie pun berkata dengan nada dingin dan tersenyum dingin.


Setelah mendengar itu, Qin Ruojiu pun menatap ke arah Kaisar Zhaolie dengan tatapan dingin dan berkata, “Aku tidak mengerti dengan maksud pembicaraan Kaisar!”


__ADS_2