Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 833 Aku Ingin Melihat Lebih Dekat


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Su Qianhua sedang sedikit terpesona dikarenakan pemandangan ini, kemudian sebuah panggilan lembut dan pelan terdengar dari arah belakang: “Tuan Muda…”


Suara yang terdengar begitu mesra membuat Su Qianhua seketika berbalik dengan cepat.


Hello! Im an artic!


Di belakangnya entah sejak kapan sudah berdiri seorang wanita yang mengenakan pakaian berwarna biru kehijauan dengan pola rumput hijau dan bunga serta kabut. Wanita itu sepertinya berusia sekitar 17 atau 18 tahun, dia mengenakan selendang berwarna biru kehijauan, leher putih jenjangnya tampak begitu ramping dan transparan di bawah sinar matahari yang terik. Pada saat ini, wanita itu menatap dirinya dengan tatapan mata jernih yang malu-malu, mata itu sudah seperti mata air dengan riak yang jernih, rambutnya memakai aksesoris jepit emas yang disisipkan secara diagonal, rambutnya juga dihiasi dengan aksesoris batu giok berwarna ungu, benar-benar mencerminkan kecantikannya.


“Kamu adalah?” Su Qianhua memicingkan matanya, meskipun dirinya suka mengagumi wanita cantik, tapi dirinya masih memiliki kewaspadaan terhadap wanita cantik yang tidak diketahui asalnya.

__ADS_1


“Aku Qiushui, gadis penghibur dari rumah bordil Qihong yang diundang oleh Pangeran Ping, aku memberi salam pada Tuan Muda.” Qiushui berkata sambil memberi hormat pada Su Qianhua, Qiushui lalu mengangkat tatapan matanya dan mengulas senyum yang menawan. Terutama di bawah pemandangan hijau seperti ini, pesonanya itu benar-benar sangat menawan dan sulit untuk dideskripsikan.


“Ternyata gadis penghibur dari rumah bordil Qihong, memang seperti yang dibicarakan, benar-benar sangat secantik air musim gugur dan tampak seperti lukisan.” Su Qianhua berkata memuji sambil tersenyum samar, dirinya lalu berkata dalam hati, tindakan Pangeran Ping benar-benar sangat cepat, dirinya hanya memberikan usul padanya dan dia sudah menemukan wanita yang cantiknya luar biasa seperti ini.


Hello! Im an artic!


Namun, meski wanita ini cantik, penuh pesona dan juga berani, tapi wanita ini bukan tipe yang disukai oleh Su Qianhua. Wanita cantik yang disukainya harus memiliki mata yang bersih dan jernih, tidak boleh terlihat ingin menyenangkan dirinya seperti wanita yang ada di hadapannya ini. Ketika memikirkan mata yang jernih… dalam benaknya, entah mengapa malah terlintas sepasang mata hitam yang jernih, bercahaya serta tenang milik Ye Wushuang.


“Tuan Muda…” Qiushui memanggilnya pelan dengan raut malu-malu, karena dia tidak bisa menebak pikiran Su Qianhua, hanya saja Qiushui menyadari bahwa Su Qianhua sedang menatap dirinya sambil melamun. Hati Qiushui merasa senang dan di saat bersamaan dia juga bergumam pada dirinya sendiri, ternyata Su Qianhua yang memiliki gelar Tuan Muda berwajah Giok ini hanya seperti ini saja. Begitu cepat dia sudah dikalahkan oleh kecantikannya.


Su Qianhua yang menyadari dirinya berlaku tidak sopan, akhirnya dia hanya mengatupkan bibirnya dan tersenyum samar, menoleh lalu menatap ke kejauhan dengan sepasang matanya yang indah, dia lalu berkata: “Nona Qiushui, bagaimana bisa kamu muncul di sini?”

__ADS_1


Tadi Qiushui merasa bangga karena Su Qianhua menatap dirinya sambil melamun, dalam sekejap mata, Qiushui lalu melihat Su Qianhua yang menatap ke kejauhan dengan acuh, hatinya merasa sebal dan di saat bersamaan dia membuat kebohongan: “Aku melihat pemandangan di sini sangat indah, jadi aku ingin berjalan-jalan di sini, tidak disangka aku malah bertemu dengan Tuan Muda di sini. Jika Tuan Muda tidak keberatan, maukah menikmati pemandangan ini bersamaku?”


Qiushui menatapnya, diam-diam sedang mengamati reaksi Su Qianhua.


Su Qianhua bukanlah tipe orang yang berhati sempit, dia tersenyum lugas dan berkata: “Tidak masalah.”


“Kalau begitu aku berterima kasih pada Tuan Muda.” Qiushui menanggapi dengan gembira, di saat bersamaan matanya yang menawan itu sedang merencanakan pergerakan berikutnya.


“Tuan Muda, lihatlah, sebenarnya tidak hanya pohon willow saja yang terlihat indah di pinggir danau ini, tapi teratai di tengah danau juga sangat indah.”


“Bunga teratai memang indah, tapi postur dan pesonanya tidak bisa menandingi pohon willow hijau itu!” Sama seperti beberapa orang yang selalu peduli pada penampilan luar dan mengabaikan beberapa hal yang paling nyata. Su Qianhua berkata sambil tersenyum tipis, dirinya tidak bermaksud untuk menjelaskan artinya.

__ADS_1


“Benarkah? Aku ingin melihat lebih dekat.” Qiushui berkata lalu melangkah maju sambil mengulas senyum di wajahnya, tidak disangka saat melewati Su Qianhua, tubuh Qiushui miring tak terkendali dan mengarah ke dada Su Qianhua.


__ADS_2