
“Bagaimana mungkin, apakah kemampuan bermain kecapi para pemain alat musik profesional itu bisa mengalahkan kemampuan Ratu? Ratu bahkan sudah sering dipuji memiliki kemampuan bermain kecapi yang tidak biasa, kenapa tidak mau memainkannya di depan umum? Memangnya, kemampuan itu beneran harus disimpan dan tidak boleh dipersembahkan pada Pangeran Funing? Ataukah, Ratu sama sekali tidak ingin memainkan kecapi karena Ratu sama sekali tidak menghargai saya dan para pejabat yang hadir di sini?”
Setelah mendengar kata-kata itu, dari ruangan itu terdengar suara bisikan dari para pejabat yang ada di bawah. Mereka mulai berbisik dan membicarakan pendapat mereka.
Di dalam kata-kata yang diucapkan Pangeran Funing itu tersimpan tiga tujuan utama. Pertama, dia ingin memancing emosi Qin Ruojiu. Tidak peduli bagaimanapun juga, Qin Ruojiu tetap bisa merasakan rasa benci dan pria ini. Kedua, di dalam kata-katanya itu juga terdapat peringatan untuk Qin Ruojiu, kalau saja dia berani menolaknya, itu berarti Qin Ruojiu sudah terlalu angkuh dan tidak menghargainya. Ketiga, seolah dia sedang mengingatkan Qin Ruojiu secara diam-diam.
Kalau saja dia tidak menyetujui permintaannya ini, itu berarti Qin Ruojiu sama sekali tidak menghargai Beifeng Funing. Dengan kata lain, acara persahabatan yang mereka lakukan ini sama sekali tidak tulus.
Qin Ruojiu benar-benar tidak tahu kesalahan apa yang pernah dia buat sampai Pangeran Funing begitu benci dengannya. Dari setiap kata-kata yang dia ucapkan padanya, semua itu dipenuhi dengan konspirasi dan kemarahan. Awalnya, Qin Ruojiu tidak bermaksud untuk melakukan apa-apa, tetapi pria ini sengaja membuat sebuah jebakan untuk menangkapnya.
__ADS_1
Pada saat ini, Kang Yin juga sepertinya mengerti apa yang dimaksud dengan kata-kata Pangeran Funing. Kemudian, dia langsung berdiri. Kang Yin tersenyum sinis dan berkata dengan datar, “Kata-kata yang diucapkan Pangeran Funing ini bukannya sedikit keterlewatan?”
“Benarkah? Kalau keterlewatan kenapa saya tidak sadar? Kalau Ratu tidak ingin mempersembahkannya, maka acara kita hari ini sampai di sini saja!” Selesai bicara, Beifeng Funing pun tersenyum licik dan menunjukkan tatapan mata yang acuh tak acuh. Kelihatannya, kali ini dia sengaja datang untuk mencari masalah dengan Qin Ruojiu.
Su Zhener yang melihat itu pun merasa puas. Kali ini pertempuran tanpa senjata akan segera dimulai. Dia tersenyum licik sambil menunjukkan tatapan mata yang sinis. Kali ini, dia benar-benar ingin melihat bagaimana Qin Ruojiu menyelesaikan masalah ini. Jika dia memenuhi permintaan Pangeran Beifeng, jelas hal itu akan menjatuhkan martabat dirinya sebagai seorang Ratu. Memainkan alat musik di depan para pejabat istana dan Pangeran dari negara lain itu jelas akan menjatuhkan harga dirinya. Jika dia tidak menyetujuinya, itu berarti dia beneran tidak pantas untuk menjadi seorang Ratu. Hal itu menunjukkan bahwa dirinya tidak tahu aturan dan sama sekali tidak menghargai para pejabat istananya. Setelah itu, status dan posisinya sebagai seorang Ratu akan terus diperdebatkan. Maka dari itu, sekarang dia berada di posisi yang sangat sulit.
“Ratu, anda bersedia memainkan alat musik kecapi untuk Pangeran kerajaan Beifeng tidak? Lagian hubungan dua kerajaan kita ini juga sudah seperti keluarga, apakah menurut anda kita boleh mengabaikan orang seperti itu?”
Saat Kang Yin belum selesai menyelesaikan perkataannya, Kaisar Zhaolie tiba-tiba menaikkan alisnya dan memalingkan wajahnya. Tatapan matanya yang dingin dan gelap itu langsung tertuju pada Qin Ruojiu.
__ADS_1
“Ratu, anda ….” Mendengar hal itu, Kang Yin merasa kesal sampai hendak beranjak maju.
“Tutup mulutmu, Kaisar ada di sini, bagaimana kamu bisa berbicara lantang seperti itu?” Ketika mengatakan kata-kata itu, suara Kaisar Zhaolie terdengar begitu arogan dan marah. Kemarahan, kebencian dan kecemburuan yang ada di dalam hatinya itu terlihat jelas di dalam matanya. Saat itu dia benar-benar terlihat seakan kehilangan kesadarannya. Benar, sebagai seorang Kaisar, bagaimana mungkin dia membiarkan Ratu menerima penghinaan seperti itu. Bagaimanapun juga, dia tetap tidak akan menyetujui permintaan ini.
Tetapi perkataan Kang Yin yang tidak segan-segan menyinggung Pangeran Beifeng demi wanita itu membuat dia merasa terpukul dan memaksanya untuk berbuat terbalik dari apa yang dia pikirkan.
Benar, dia mau membiarkan Kang Yin tahu, wanita ini hanya boleh mengikuti semua permintaannya dan tidak ada orang lain yang bisa membantunya bicara.
Kang Yin tidak menyangka Kaisar akan berbuat seperti itu padanya. Di dalam matanya itu terlihat api yang sedang membara, wajahnya dipenuhi dengan rasa kecewa, marah dan benci. Benar, dia bukan Kaisar dari kerajaan, dia tidak ada hak untuk melakukan semua ini. Dia hanyalah rakyat biasa, tetapi kewajibannya untuk terus menjaga hati wanita itu selamanya tidak akan pernah berubah.
__ADS_1