
Hello! Im an artic!
Su Qianhua entah mengapa malah merasa Putri Yongping tidak begitu menyedihkan, sebaliknya, dirinya malah merasa ini sangat lucu. Su Qianhua berpikir dalam hati, orang yang bisa membuat Putri Yongping hingga menjadi seperti ini benar-benar sangat hebat. Mengalihkan tatapannya, pandangan matanya beralih ke arah Ye Wushuang.
Ye Wushuang berdiri diam di sana dengan acuh, rambut hitamnya sedikit berantakan tapi hal itu sama sekali tidak mempengaruhi kecantikannya yang anggun. Sepasang mata yang dingin dan berkabut itu sudah seperti bulan terang misterius yang tertutup awan, begitu indah tapi juga terdapat jejak kesepian dan kedinginan.
Hello! Im an artic!
Mengabaikan amarah di mata Pangeran Ping, Ye Wushuang seakan sudah memenuhi seluruh tugasnya, sama sekali tidak merasa bersalah ataupun takut. Ye Wushuang berdiri tegap, tatapan matanya menatap lurus, memiliki keberanian seorang wanita yang tidak bisa diremehkan.
Su Qianhua memandangi tatapan mata Ye Wushuang, dirinya menjadi semakin terpana. Wanita ini sungguh sangat luar biasa. Hanya berdasarkan temperamennya yang seperti ini saja sudah sangat mengesankan.
“Ye Wushuang, apa kamu tahu apa yang sudah kamu lakukan?”
Meskipun Ji Xingfeng sedari awal sudah mengetahui temperamen Ye Wushuang yang keras kepala dan aneh, tapi dirinya tidak pernah menyangka bahwa Ye Wushuang bisa begitu berani. Bahkan Ye Wushuang juga berani bertindah ingin membunuh Putri Yongping, wanita ini, apa dia benar-benar lupa siapa dirinya?
Hello! Im an artic!
__ADS_1
Melihat Ji Xingfeng sedikit memicingkan mata hitamnya dengan tatapan dingin, Ye Wushuang hanya menggerakkan bibir tipisnya dengan datar dan berkata: “Aku tahu.”
“Kalau begitu katakan, apa yang kamu lakukan?”
“Putri Yongping ingin membunuhku, aku hanya membalas dengan cara yang sama saja.”
Ye Wushuang berbicara dengan raut tenang, tapi nada bicaranya malah menyembunyikan sumpah bahwa dirinya tidak akan pernah menyerah.
Wajah Putri Yongping sudah sangat pucat, air matanya sudah menetes seperti hujan yang turun dengan deras, membuat orang lain merasa kasihan padanya.
“Kakak Sepupu… bukan seperti itu, jelas-jelas gadis sial ini yang tidak mengerti aturan dan sengaja menabrakku. Aku hanya ingin memberinya pelajaran saja, siapa tahu dia malah ingin membunuhku dengan menggunakan tongkat itu. Kakak harus menegakkan keadilan untukku, bagaimana bisa aku yang merupakan Tuan Putri dari Negara Qi malah dipermalukan seperti ini?”
“Ye Wushuang, apa lagi yang ingin kamu katakan?”
Ji Xingfeng mengerutkan kening dan bertanya dengan dingin, Ji Xingfeng menatap Ye Wushuang dengan tajam, tatapan matanya menjadi sangat dingin.
Tidak disangka, Ye Wushaung yang biasanya selalu pandai menyangkal malah hanya menarik sudut bibirnya dengan dingin, memicingkan matanya lalu menjawab dengan tenang: “Aku tidak memiliki apa-apa lagi untuk dikatakan!”
__ADS_1
Ya, dengan statusnya saat ini, kualifikasi apa yang dimilikinya untuk berbicara? Tidak peduli apa pun yang dikatakannya, itu semua sia-sia belaka.
Tidak peduli sebanyak apapun penjelasannya, itu juga tidak akan sebanding dengan tangisan dan rengekan Putri Yongping. Dibanding bersusah payah berbicara, lebih baik Ye Wushuang menghadapinya dengan diam.
“Kakak Sepupu, dia itu memang harus mati. Kakak lihat tanganku … dan juga bahuku…”
Putri Yongping berkata sambil mengangkat lengan pakaiannya untuk memperlihatkan lukanya pada Ji Xingfeng.
Melihat kulit yang putih dan lembut itu sudah dipukuli hingga memar, tatapan mata Ji Xingfeng menjadi semakin dingin, nada bicaranya membuat orang lain sangat ketakutan: “Pengawal, bawa wanita ini ke gudang kayu bakar, tanpa perintahku, tidak ada yang boleh membiarkannya keluar.”
“Baik!”
“Aku akan pergi sendiri!”
Bahkan hingga akhir pun Ye Wushuang tidak akan membiarkan martabatnya diinjak-injak oleh orang lain. Pada saat Ye Wushuang membalikkan punggungnya, sudut bibirnya yang indah itu malah menarik senyum mengejek. Ekspresi itu, tidak tahu apa itu karena ketidakpuasan akan perintah Ji Xingfeng, atau karena keengganannya pada takdir yang diterimanya.
Su Qianhua melihat semuanya, hatinya sedikit merasa sesak.
__ADS_1
Ye Wushuang, kamu adalah bidak catur yang sangat penting di sisi Pangeran Ping, sebenarnya selama kamu memohon belas kasihan, Pangeran Ping sudah pasti akan melepaskanmu. Tapi kenapa kamu bahkan tidak meninggalkan jalan hidup terakhir untuk dirimu sendiri?